Ice Boy [Chapter 5]

enjoy 😀

~~~ ~~~ ~~~ ~~~

Ketika musik mulai dimainkan, ia membuka matanya perlahan.

Saat ia menghadap penonton, ia melihatnya.

Jessica tersenyum lebar ke arahnya, memberikan pose ‘hwaiting’.

Akhirnya Yul merasa tenang dan menampilkan penampilan yang terbaik.

          Sexy Lady – Wooyoung

Musik berhenti.

Siswa-siswa di dalam aula bersorak dengan keras.

“Yul Oppa! Saranghae~”

“Menikahlah denganku, Hyung!”

Yul bernapas terengah-engah. Ia melirik Jessica sekilas sebelum turun dari panggung.

“Itu saja untuk hari ini. Kalian sudah melakukan yang terbaik.”

Juri-juri berdiri.

“Silakan periksa papan buletin besok. Kami akan mencantumkan nama-nama mereka yang lulus audisi. Terima kasih atas kerja keras kalian.”

Setelah audisi berakhir, Jessica bergegas mencari Yul.

Ia melihat laki-laki itu berdiri di pojok.

“Sica!”

“Donghae.”

Laki-laki itu mendekatinya. “Kau menontonku? Penampilanku hebat, bukan?”

“Jessica?”

“Taecyeon.” Sapanya.

“Kau melihatku? Aku mendedikasikan tarian audisiku untukmu.”

“Maaf, kawan. Tapi kurasa Sica tidak menontonmu karena matanya hanya tertuju padaku selama audisi tadi.” Kata Donghae.

Taecyeon mendengus. “Menurutku tidak begitu. Kenapa dia akan menontonmu? Tarianmu sangat membosankan.”

Kedua laki-laki itu mulai saling adu mulut.

Jessica berdeham, menyela mereka. “Permisi. Donghae, Taecyeon, maafkan aku, tapi aku tidak sempat menonton penampilan kalian.”

Mereka berdua melihat ke arahnya dan tersenyum menenangkan.

“Tidak apa-apa, Sica.” Ucap mereka berdua bersamaan.

Donghae memelototi Taecyeon dan laki-laki itu juga melakukan hal yang sama.

+++

“Hi, Yul!”

Ia menolehkan kepalanya ke samping dan melihat gadis yang ia temui kemarin.

“Aku tidak tahu kau penari yang baik.”

Yul mengangguk singkat dan memalingkan wajahnya.

“Ngomong-ngomong, aku tidak sempat memperkenalkan diriku. Aku Kim Hyoyeon, ketua klub dance saat ini.”

Ia mengulurkan tangannya dan Yul kembali menatapnya.

Melihat laki-laki itu tidak akan menjabat tangannya, Hyoyeon malah memegang tangan Yul dan menjabatnya.

“Senang bertemu denganmu.”

+++

“Permisi.” Yoong dan Soo berjalan ke arah Jessica dan mendorong dua laki-laki menjengkelkan itu menjauh darinya.

“Sica! Kau melihat kami?” tanya Yoong antusias.

“Aku harap tidak karena menurutku tarianku tidak bagus.” Tambah Soo.

Jessica tersenyum meminta maaf. “Maafkan aku, teman-teman. Tapi aku tidak sempat menonton penampilan kalian berdua.”

“Oh, begitukah?” gumam Yoong.

“Di sini kalian rupanya.” Panggil Tiffany.

Soo melihat pacarnya dan memeluknya. “Maafkan aku, bunny. Kurasa aku tidak berusaha dengan baik.”

Gadis pendek itu balas memeluknya. “Jangan bilang begitu. Penampilanmu sangat hebat. Dan bagiku, kau yang terbaik.”

Mereka berdua menarik pelukan dan saling tersenyum.

“Tentu saja, dia pacarmu.” Tiffany memutar bola matanya dan Jessica terkekeh.

“Ayolah, teman-teman. Ayo kita pergi makan. Aku lapar.” Sela Yoong.

Jessica hendak pergi ketika ia tiba-tiba mengingat Yul.

Ia kembali melihat ke arah laki-laki itu dan melihat seseorang, memegang tangannya.

Ia tahu laki-laki itu bukanlah miliknya, namun melihat seseorang yang sangat dekat dengan laki-laki itu sedikit mengganggunya.

Ia menyipitkan matanya untuk melihat gadis itu lebih jelas. Kim Hyoyeon?

“Sica, ayo kita pergi!”

“Ne!”

Ia melirik mereka untuk yang terakhir kalinya dan pergi.

~~~:~~~:~~~

Keesokan harinya.

“YUUUL!” teriak Jessica dan berlari menghampiri Yul.

Ia meraih lengannya dan menariknya ke papan buletin.

“Hei!” Yul mencoba melepaskannya namun gadis itu terlalu bersemangat sehingga genggamannya terlalu erat.

“Lihat! Lihat!” ia melompat-lompat kegirangan dan menunjuk salah satu pengumuman di papan. “Kau lulus audisi!”

Selamat datang di klub dance :

1.) Kwon Yul

2.) Lee Donghae

3.) Im Yoong

4.) Ock Taecyeon

5.) Choi Soo

“Dan namamu berada di urutan pertama!” Jessica terus berteriak dengan senang. “Kau tidak senang?”

“Kau terlihat lebih antusias daripada aku.” Kata Yul sambil menatap ke arahnya.

“Aku hanya ikut senang. Chukahae~” kata Jessica dengan suara termanis dan senyum terbaiknya.

Yul agak terkejut oleh ekspresinya dan segera mengalihkan tatapannya.

“Jessica.” Ms. Kim berjalan ke arahnya. “Tadi saya lihat kau berlari di koridor.”

Mata Jessica melebar. Oh, tidak.

Ia terlalu bersemangat sehingga tidak sadar ia berlari.

“Maafkan saya, Ms. Kim. Saya terlalu bersemangat.” Ia membungkuk minta maaf.

“Tidak apa-apa. Kali ini saya memaafkanmu tapi, jangan melakukannya lagi. Kau harus menjadi panutan bagi siswa-siswa yang lainnya.”

“Saya mengerti, Ms. Kim. Terima kasih.” Ia meminta maaf sekali lagi dan guru mereka pun pergi.

“Babo.” Ia mendengar Yul berbicara.

“Apa kau bilang?”

Yul tidak mengatakan apa pun dan mulai berjalan.

Jessica bergegas mengikuti di belakangnya dan memukul belakang kepalanya dengan main-main.

Yul sedikit tersandung ke depan dan berhenti berjalan.

Ia melihat ke arah Jessica dan melihatnya berjalan menjauh sambil melakukan ‘merong’.

Ia mendesah dan menggelengkan kepalanya. Sangat kekanak-kekanakkan.

++

“Akhirnya! Kelas terakhir untuk hari ini!”

“Shikshin, tolong pelankan suaramu.” Jessica memberitahunya.

“Maaf, aku tidak bisa menahannya. Aku bahagia tahu.”

Ketika itu, Ms. Lee masuk ke ruangan.

“Ms. Lee?” Jessica melihatnya memasuki ruangan dan langsung menyuruh teman-teman sekelasnya untuk duduk ke tempat masing-masing.

“Selamat siang, anak-anak. Saya di sini untuk mengumumkan sesuatu.”

Seluruh siswa di kelas tersebut menjadi diam dan memfokuskan perhatian mereka pada Ms. Lee.

“Seperti yang telah kalian ketahui, Ms. Yoon tidak hadir. Untuk sementara beliau tidak akan mengajar kalian dikarenakan alasan pribadi.”

Seluruh siswa bersorak.

“Tenanglah, anak-anak. Saya belum selesai. Jika seperti, tentu saja, akan ada guru pengganti sementara.”

Lalu, seluruh siswa cemberut.

“Beliau sepupu saya. Dia akan mengganti Ms. Yoon untuk sementara. Mungkin satu atau dua minggu.”

“Dia? Seorang pria?”

 “Masuklah, Dongwook.” Panggil Ms. Lee.

Seorang pria, usianya mungkin sekitar pertengahan dua puluhan, memasuki ruangan.

“Selamat siang, anak-anak. Saya Lee Dongwook. Saya akan menjadi guru pengganti Ms. Yoon untuk sementara. Ini adalah kali pertama saya mengajar jadi tolong bantu saya.” Ia tersenyum dan membungkuk hormat.

Mata dan mulut Jessica terbuka lebar.

“Wookie Oppa?” ia terkejut.

“Wookie Oppa?!”

Dongwook mendongak. “Sooyeon-ah?”

“Sooyeon-ah?!”

Ia terlihat kaget juga.

Ms. Lee melihat ke arah mereka berdua. “Kalian saling mengenal?”

Mereka berdua mengangguk.

~~~:~~~:~~~

*Flashback – 4 tahun yang lalu*

Jessica melirik jam tangannya dan menghela napas. Dia terlambat lagi.

Ia telah menunggu laki-laki itu selama hampir setengah jam yang lalu.

“Sooyeon-ah!”

“Oppa, kau terlambat lagi.” Nada suaranya terdengar sedikit kecewa.

“Ya, aku tahu. Maaf.” Napas pemuda itu terengah-engah saat ia duduk di samping Jessica. “Aku ada-”

“Latihan baseball.” Jessica menyelesaikan ucapannya dan Dongwook mengangguk ragu. Ia menoleh ke Jessica dan melihat gadis itu cemberut.

“Aigoo~ apakah Sooyeonie marah?” ia terkekeh, mencubit hidung gadis muda itu.

Jessica segera melepaskan tangannya dan mengigitnya main-main.

“AAH! Baiklah, aku mengerti! Kau marah.” Ia segera menarik tangannya dan mengusap-usapnya dengan lembut. “Tanganku yang malang.”

Jessica melirik ke arahnya dan mendengus. “Aku tidak marah, Oppa. Tapi kalau kau akan selalu terlambat setiap kali kita bertemu, aku rasa aku tidak punya pilihan lain selain marah padamu.”

Sejujurnya, si pemuda itu tidak ingin terlambat lagi. “Aku janji aku tidak akan terlambat lagi.”

“Lihat, aku menang!” teriaknya dan menunjukkan sebuah tropi. Pelat emas yang bersinar di bawah sinar rembulan.

Singing Contest ‘1ST PLACE’ – Jessica Jung Sooyeon

“Aku tahu kau akan menang.” Dongwook tersenyum bahagia dan Jessica balas tersenyum dan menyerahkan tropi itu padanya. “Ini.”

“Kau memberikan tropimu padaku?”

“Ya, ini untukmu. Ambilah.”

“Sungguh?”

Jessica mengangguk antusias.

“Wow, terima kasih! Aku rasa aku akan menambahkannya di koleksi tropi baseball-ku.” Ia terkekeh.
Tanpa diduga, Jessica merangkulkan lengannya pada laki-laki itu, memeluknya erat-erat. “Terima kasih, Wookie Oppa.”

Tingkah laku gadis itu mengejutkannya namun kemudian ia balas memeluknya. “Sekarang kau semakin gombal?”

Perlahan ia melepaskan pelukannya dan menatap lembut matanya lurus-lurus. “Oppa, ada yang harus aku katakan padamu.”

Dongwook menyadari nada suara gadis itu berubah serius.

“Apa?”

“Aku…”

Ia melihat Jessica, mendengarkan apa yang akan dikatakan gadis itu.

“Aku…Aku mencintaimu, Dongwook Oppa.” Kata Jessica terus terang.

Pemuda itu mengerjap-ngerjapkan matanya terkejut sambil bibirnya menyunggingkan seulas senyum, memberikan tepukan kasih sayang di puncak kepala gadis itu. “Aku juga mencintaimu, Sooyeonie.”

Melihat Oppa-nya tidak mengerti apa yang benar-benar ia maksud, ia menyambar tangan laki-laki itu dan memegangnya erat-erat.

“Tidak, Oppa. Aku mencintaimu! Aku ingin menjadi pacarmu. Aku ingin menjadi istrimu. Aku ingin menjadi satu-satunya orang yang akan merawatmu selama sisa hidupmu.”

Kali ini giliran wajah Dongwook yang berubah serius.

“Sooyeon…” ia memulai. “Aku tidak tahu kau akan memiliki perasaan untukku dan aku berterima kasih atas itu.”

Ia berhenti sejenak, menarik napas, dan melanjutkan, “Tapi…maafkan aku, aku tidak bisa mencintaimu seperti yang kau inginkan. Aku juga mencintaimu, tapi cinta yang dimiliki seorang kakak untuk adik kecilnya.”

Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya dalam penyangkalan. “Tapi kau selalu merawatku lebih dari siapa pun.”

Seulas senyum kecil perlahan tersungging di bibir Dongwook. “Tentu saja, kau Dongsaeng favoritku.”

Dongsaeng? Air mata mulai membayang di matanya. “Oppa, kenapa kau tidak bisa mencintaiku? Kau hanya delapan tahun lebih tua dariku. Tidak ada yang salah dengan itu.”

“Ya, tidak ada yang salah dengan itu. Tapi kau lihat, mungkin kau hanya salah paham dengan semua perhatianku padamu.”

Jessica tetap diam namun terus menggeleng-gelengkan kepalanya dalam penyangkalan.

“Dengar, Sooyeon-ah. Kau masih muda dan suatu saat nanti kau akan menemukan seseorang yang akan mencintaimu lebih dari aku mencintaimu.” Katanya sambil menatap matanya lurus-lurus.

“OPPA!” Jessica tiba-tiba meninggikan suaranya yang sudah bergetar. “Kenapa kau tidak bisa mengerti? Aku tidak menginginkan orang lain selain kau!”

Air matanya mulai jatuh tak tertahankan.

Dongwook mencoba menghapus air matanya namun dengan keras kepala Jessica mendorong tangannya.

“Mungkin kau mencintai orang lain. Kau hanya tidak ingin memberitahuku.” Ia berdiri dengan marah dan segera pergi, meninggalkan Dongwook sendiri.

“Jessica…” gumamnya, mengalihkan tatapannya pada tropi yang beristirahat di tangannya.

Jadi selama ini kau memiliki perasaan padaku?

Itulah kenapa kau selalu menungguku.

Itulah kenapa kau tidak pernah marah padaku.

Dan itulah kenapa Jessica memberikan tropi berharganya kepada laki-laki itu.

Perasaan datang dan pergi, apakah kita menyukainya atau tidak; perasaan itu tidak dapat terelakkan.

~~~ ~~~~ ~~~

TBC

Nah kan gak ada Taeng lagi, yang dateng malah Dongwook 😦

credit : juri @SSF

boiboi~

Advertisements

45 thoughts on “Ice Boy [Chapter 5]

  1. Anyeong….#dadah ala miss.univ
    Tar ko yg nongol si dongwook si? Trs si yulsic’a jg dkt bgt . Sica getol bgt dktin si yul. Aigooo… Orng yg di tnggu taeng mlh die yg nongol. Apakah nntinya dongwook & sica trlibat CLBK?#pkegayasilet..
    Peuulissss fanny pasangin ma taenggg…
    Yawdh Tar.. W selalu menunggu mu. Sbnrnya ff lo si.
    :-P. Saranghaeeeeeeeee

  2. Akhirnya update yg SESUNGGUHNYA …
    xeexeexee …
    Yul dah ada glagat suka thu ma sica …
    Jgn klmaan mikir yul ntar sica ma si ahjushi itu lahi …
    Yulsic jjang …
    D tnggu lnjtannya thor …

  3. annyeong…

    aihh ssica “merong”?pengen liat dunnkkk….
    ternyata dongwook yg jd cast baru?*lemes*
    apakah lee dongwook akan mnjadi “bumbu penyedap” antara yulsic?kekekek…
    Thanks for updet Tarra,Fighting!!

  4. wah makin banyak aja saingan yuri…
    hmm…ni bang yul, kapan cairnya…dingin mulu…
    mekin penasaren ajeh…
    semangaaat terus translate-nya ^^

  5. Annyeong ,,,,,,,,

    Puas bnget ya Udah ngjaillin readernyaaah,,,,, U,u

    Yaaah,, dateng Ahjussi tuh,,,psti pnghlang lgi Buat YulSic ,,kkeeke
    Mkin bnyak namja nya,,,,u,u
    Tpi Untung Sica udh lope (?
    Sma Kwon Yul Si Ice Boy ,, U,u
    Cieeh, Yul udh melirik gtu,,,,

    Mkin penasran lnjutan nyaaah,,,
    D tunggu,,,
    SEMANGAAAAAAT

  6. Oh, no! Udah donghae,taecyeon! Sekarang si dongwook pula hadir….!
    Bikin panas aja nieh. ><!
    Yul berat banget cobaanya #plak

  7. kemarin taecyeon dan donghae sekaramg yang muncul dongwook.. cinta pertama jessi lagi .. mudah”an dongwookasih memganggap jessi dongsaengnya …

    masalah bakalan bertambah nihh ..

    lanjutt thor ..

  8. Oh god!!
    Cobaan bertambah 1 lg
    Lee dong wook
    Orng yg sembarangan nyium jessica
    Huaaaa…..
    Udh ada 3 noh, donghae, taecyeon, sekarang dongwook
    Bgs bgt
    D’tunggu lanjutan’a

  9. Hh.. Ternyata dia toh pemeran barunya? Ckck
    Walah noh sica tetap saja ngejar yul.. Tanpa, ada kata nyerah hehe
    Hehe thor tarra sorry nih haha masih berharap ajah noh taeng muncul. Mungkin nyampe the end juga ditunggu dah walau mungkin harus menelan kekecewaan *lebayyy*
    Hahay buat yulsic kalau bener noh dongwook jadi bumbu mereka jangan buat pisah ajah deh *memelas*
    Lanjutkan thor 🙂
    Hh.. Dikit kemarin kaget lah -_-

  10. waah..knpa ada doongwok???wae??wae tarra??seharusnya yg muncul tuh taetae atau gk hyunnie…ksaian fanny sma yoong..hiks:(
    mkin banyak tuh yg suka ma sica..ahhihihi..yul seobang cptlah mencair..(?)

  11. wah gra” Yul, Sica jdi terlalu bersemangat 😀
    haduh Sica brtemu dgn Dongwook x_x
    jdi Dongwook cinta prtmany Sica 😮
    wah biasany klau cinta prtma itu sulit untuk di lpkan.,
    tpi moga jja htinya Sica sdh move on 🙂
    next part., 🙂

  12. Aaah gereget’n gw, Taeng kemana sihh. Lama amat ngilangnyaa..
    Tarraaaa, lu umpet’n dimanaa Taeng gw(?)… └(^o^)┘
    Gw jadi kyak gak leduli ama story ny nih, sibuk ama Taeng #plak
    Nggak gitu sihh, gw suka epep ny. Tapi ttep jiwa gw masih nyari’n taeng..ha haha *^O^*♡♡♡♡ #ngotot lope

  13. haha.. taeng keknya muncul di ending deh. takut yul kalah saing kali lol~ keknya doongwok bakal jd angin topan baru deh.,tp bisa jg jd angin segar haha

  14. banyak banget sich boyfriend sica unnie…
    lee dong hae, taeyonn, so doongwok,
    omo..omoo…ben” primadona….
    tp pastinya hti sica tuk yul seorang …hihi

  15. Yaelah saingan yul nambah lagi,
    Gw kira taengil yg bkal jd guru.
    Brpapun saingan.ny tetep yul the winner d.hati kaka gue jenong

  16. yaampun sica, knp banyak bgt “laki” lu… Gmn ama yul, cobaan yoo cobaan. Jgn blg lee dongwook balik suka ama sica asdfghjkl

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s