My J [Chapter 2]

My J’ part 2 is here *clap clap clap !! 😀

enjoy~

~~~ ~~~ ~~~

Chapter 2

 

“Uh oh! Victoria si nenek sihir datang! Yul, sembunyi!” kata laki-laki terpendek di antara mereka, menyebabkan ‘suami’ Jessica merasa gelisah. Yul menatap lurus ke mata Jessica dan berkata.

“Sica baby!” Yul lalu mendekat dan memberikan ciuman penuh gairah. Mata Jessica terbelalak, tubuhnya gemetar dan lututnya melemah.

“Sica baby?” Seru Taeyeon, Sooyoung, dan Victoria bersamaan.

“Apa yang kau lakukan Yu-” kata Jessica sambil berusaha mengembalikan kekuatannya namun ucapannya terpotong Yul yang membawa dirinya keluar dari perusahaan.

“Yah! Kwon Yul! Kau tidak bisa lari dariku!” jerit Victoria.

“Yah! Yul, makan siangku!” teriak Taeng.

“Akhirnya kau mengatakan hal yang benar, Taeng.” Kata Sooyoung.

+++

“Yah! Kau mau membawaku ke mana? Lepaskan!” kata Jessica sambil mencoba melepaskan genggaman Yul.

Yul berhenti di depan sebuah mobil dan membukakan pintunya.

“Masuk.” Katanya tegas.

“Tidak mau.” Jessica memberikan tatapan dingin pada ‘suaminya’.

“Apa aku harus menggendongmu?”

“Oke!” kata Jessica dan masuk ke dalam mobil. Pandangannya mengikuti sosok Yul yang juga masuk ke dalam mobil. Ketika Yul duduk di kursi pengemudi ia mendekat ke Jessica, mengakibatkan gadis itu mengeluarkan jeritan lumba-lumbanya.

“EEEEKKK!!! Apa yang kau lakukan!?” kata Jessica sambil mendorong Yul.

“Yah! telingaku! Aku hanya mau memasangkan sabuk pengaman!”

“Aku bisa memasangnya sendiri! Mesum!”

“Aku kelaparan, ayo kita makan dulu lalu kita akan bicara.” Kata Yul dan melajukan mobilnya.

+++

“Rumah.” Yoong tersenyum lebar, ia berdiri di depan rumah keluarga Kwon.

Yoong menghela napas dalam-dalam ketika ia memandang ke sekeliling rumah. Semua kenangan masa kecilnya bersama saudara kembarnya berkelebat di dalam benaknya. Cara mereka berlarian ketika mencoba untuk melarikan diri dari pengasuh mereka karena tidak mau mandi. Tempat persembunyian rahasia mereka di mana Yul selalu menyuruh ia bersembunyi setiap kali mereka tertangkap karena tipuan bodoh mereka, pada akhirnya Yul menanggung semua hukuman itu seorang sendiri. Sebuah pohon di mana mereka mendapatkan banyak luka akibat memanjatnya.

Yoong tertawa kecil. Namun segalanya berubah ketika ia mulai melarikan diri dari keluarganya, saudaranya, dari segalanya.

Ya, betapa ia mengharapkan segalanya kembali normal seperti ketika mereka masih kanak-kanak. Lalu mungkin ia akan berhenti menjadi orang yang menyebalkan.

“Yoong, kau kembali.”

Yoong tersenyum ketika melihat seorang wanita setengah baya yang masih terlihat cantik.

“Ibu!” Yoong berlari menghampiri ibunya dan memberinya pelukan.

“Bagaimana kabarmu? Apa kau masih-”

“Ibu, aku baik-baik saja. Ibu tidak usah mengkhawatirkanku.”

“Ibu senang mendengarnya, sayang.”

“Ibu.” Kata Yoong setelah melepaskan pelukannya.

“Ya?”

“Aku lapar…”

~~~;~~~;~~~

“Tunggu sebentar! Maksudmu bukan kau yang menikah denganku? Mungkin aku mabuk tapi aku sangat yakin kalau orang itu adalah kau! Dengar, aku tidak menginginkan apapun! Sebenarnya aku ingin bercerai!” Jessica berusaha untuk tenang namun ia gagal.

“Aku mengatakan yang sebenarnya! Kau menikah dengan saudara kembarku! Aku memiliki bukti kalau aku bekerja semalaman dengan sahabatku Kim Taeyeon.”

“Kau tahu? Terserah! Aku hanya ingin bercerai, itu saja!” Jessica mengangkat kedua tangannya untuk menunjukkan ia tidak punya waktu untuk mendengarkan alasan lain.

“Tentu! Kita berdua hanyalah korban di sini. Jangan khawatir! Aku akan menangani semua dokumennya dan…” sebelum Yul selesai berbicara, ia melihat Victoria tengah berjalan memasuki restoran, pandangannya menjelajahi seluruh tempat, terlihat jelas sedang mencari Yul.

“Tapi aku akan sangat menghargai sedikit bantuan darimu sekarang!” kata Yul sambil menyembunyikan dirinya.

“Kau sangat aneh! Aku tidak akan jatuh ke dalam tipuanmu lagi!” Jessica memutar bola matanya dengan jengkel.

“Kumohon! Perceraian tidak murah, tahu!”

“Oke! Bantuan apa?”

“Bersikaplah manis dan kita berpura-pura seperti pasangan pengantin baru dalam 3…

2…

“Apa?”

…1”

Yul menggenggam tangan Jessica dan tersenyum manis padanya.

“Sica baby, kau mau makan apa?”

“Dia mulai lagi! Senyum itu! Kenapa kau harus begitu tampan!”

Jessica balas tersenyum.

“Aku mau pesan-”

“Apa aku tidak berhak mendengar penjelasan darimu?” kata Victoria dengan keras, membuat keributan.

Yul memalingkan muka dan menghadap Victoria.

“Tidak ada yang harus dijelaskan, kau sendiri yang berselingkuh. Hubungan kita sudah berakhir dan sekarang aku sudah BAHAGIA menikah.”

“Tapi Yul-”

“Dengar…” Jessica memotong ucapannya, membuat alis Yul berkerut. “…apa pun yang pernah terjadi di antara kau dan ‘SUAMIKU’ itu semua masa lalu, dia sudah melupakannya dan sekarang kami bahagia. Aku sangat mencintai dia dan aku tidak akan mungkin melepaskan dia, bukan begitu Seobang?”

“Tentu saja, Sica baby!” kata Yul tanpa mengalihkan pandangannya dari Jessica.

“Kau tidak bisa menyingkirkanku dengan semudah itu! Kita akan saling bertemu lagi nanti!” kata Victoria lalu mengentakkan kakinya keluar dari restoran.

Yul masih menatap Jessica yang mana membuat gadis itu lengah.

“Aku kehilangan nafsu makan! Siapkan dokumennya lalu hubungi aku, aku harus pergi sekarang!” Jessica meninggalkan kartu namanya di atas meja.

“Aku sangat mencintai dia dan aku tidak akan mungkin melepaskan dia, bukan begitu Seobang?”

Kenapa kata-kata itu terdengar sangat manis darinya

~~~;~~~;~~~

Jessica menghela napas berat yang mana membuat si sopir taksi berulang-ulang melirik ke arahnya.

Ini sungguh keterlaluan! Terbangun dengan keadaan sudah menikah dengan orang asing dan ciuman itu…

Tanpa sadar Jessica menyentuh bibirnya ketika mengingat ciuman yang ia lakukan dengan ‘suaminya’ beberapa saat yang lalu. Tapi ciuman itu terasa…benar!…Yah! Jessica! Paboya! Bagaimana mungkin kau berpikir seperti itu? Kau bahkan tidak mengenal dia! Jessica mengomeli dirinya sendiri.

*ring~…ring~… suara ponselnya mengembalikannya ke kenyataan.

“Nomor tak dikenal?”

“Halo?”

“Hei, ini aku, Yul. Aku hanya memastikan kalau nomor yang kau berikan benar-benar ada.”

“Tentu saja nomornya ada! Kenapa kau mengira aku akan memberimu nomor palsu?” kata Jessica jengkel.

“Oke kalau begitu, dah.” Yul menutup teleponnya.

Aisshh! Sungguh menyebalkan.

*ring~…ring~.. Jessica menjawab teleponnya dengan marah, mengira Yul meneleponnya lagi.

“YAH! Sudah kubilang-”

“Jessie? Kau tidak apa-apa?”

“Fany-ah…”

+++

Kira-kira apa rasa lip-glossnya? Strawberry? Bukan, mungkin ceri.

“Jadi kita harus memantapkan semua gambarnya sehingga sekarang kita bisa memulai presentasinya. Omong-omong contoh skala itu, bagaimana perkembangannya?” tanya Taeyeon tanpa menyadari bahwa Yul tidak memerhatikan.

Sooyoung dan Taeyeon memandang Yul, menanti responnya.

“Ehem, Yul. Kau masih bersama kami?” tanya Sooyoung sambil menjentikkan jarinya di depan wajah Yul.

“Uhm…ya. Kau bilang apa?” tanya Yul sambil memandang Taeyeon dan Sooyoung bergantian.

“Uhm…kau baru saja setuju untuk meminjamkanku satu juta dollar.” Kata Sooyoung sinis.

“Uhm…aku?” tanya Yul bingung.

“Pulanglah Yul, untuk sekarang kami akan mengerjakan semua ini.” kata taeyeon sambil mendorong Yul keluar dari ruang rapat. “Kau benar-benar harus istirahat, yah mungkin jangan datang ke mari selama seminggu.”

“Aku tidak bisa melakukan itu, banyak hal yang harus aku kerjakan di sini.” Kata Yuri, menghentikan Taeyeon.

“Kami bisa menutupinya, atau kami bisa memanggil Hyo ke mari untuk menggantikanmu selama kau tidak ada.”

“Ya, kau benar-benar harus istirahat.” Sooyoung menyela.

“Kalau begitu aku akan pergi, sampai nanti kawan.” Kata Yul dalam kekalahan.

Yul langsung pergi ke pelataran parkir dan menuju mobilnya. Ia duduk di balik kemudi dan tidak melakukan apa-apa.

“Aroma strawberry.” Yul memejamkan matanya dan menghirup aroma yang tidak asing.

“Aissh! Apa yang kulakukan?” Yul memukul kepalanya untuk menyingkirkan bayangan gadis berambut cokelat itu dari benaknya. Ia menyalakan radio untuk membantunya melupakan ‘istrinya’.

“…dan sekarang kita akan mendengarkan lagu keluaran terbaru dari album ‘Twinkle’, lagu  berjudul Love Sick ini dinyanyikan oleh Tiffany Hwang.”

Nan cheoeumieotjyo ireon gibun

(Baru pertama kali merasakan hal seperti ini)

Da ppaetgyeo beoryeotjyo ontong mameul

(Seluruh hatiku telah terambil)

nan eojjeojyo nan eojjeom johayo

(Apa yang aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan)

“Apa-apaan?”

Naege dollyeo jwoyo, geudaega mollae humchyeogan nae mam

(Kembalikan padaku, hatiku yang kau ambil tanpa sepengetahuanku)

Heoragdo eobsi yego eobsi deureowa wae heundeureo nwa

(Mengapa kau masuk ke dalam kehidupanku tanpa seizinku, tanpa peringatan dan mengguncangku?)

“Oke, lagu ini sama sekali tidak membantu!” Yul mematikan radio dengan kasar. Ia kembali melajukan mobilnya, satu-satunya hal yang ingin ia lakukan saat ini adalah tidur. Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan baginya.

+++

Jessica tengah duduk sambil menonton sahabatnya yang saat ini menjadi tamu di salah satu radio untuk mempromosikan albumnya yang baru dirilis.

“…dan sekarang kita akan mendengarkan lagu keluaran terbaru dari album ‘Twinkle’, lagu  berjudul Love Sick ini dinyanyikan oleh Tiffany Hwang.”

Nan cheoeumieotjyo ireon gibun

(Baru pertama kali merasakan hal seperti ini(

Da ppaetgyeo beoryeotjyo ontong mameul

(Seluruh hatiku telah terambil)

nan eojjeojyo nan eojjeom johayo

(Apa yang aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan)

Jessica mengangkat alisnya ketika mendengar lagu tersebut.

Yul.”

Nan eoreumi doejyo ape seomyeon

(Di hadapanmu, aku menjadi beku)

Da mangchyeo beorijyo motnan malman

(Aku merusak pertemuan itu dengan kata-kata yang tak berarti)

Nal eojjeomyeon baborago saenggag haesseul jido molla

(kau mungkin mengira bahwa aku adalah orang bodoh)

Wae ireoke nal mandeun geojyo

(Mengapa kau membuatku seperti ini)

“Aku butuh udara segar.” Jessica berdiri dan meninggalkan studio.

Kenapa aku tiba-tiba memikirkan dia…TIDAK! Aku hanya merasa stress dan ini karena dia! Kalau saja dia tidak mengambil kesempatan saat aku mabuk mungkin kita tidak akan berada dalam keadaan seperti ini.

“Jessie…” kekhawatiran dalam nada suara Tiffany menyadarkannya.

“Kau baik-baik saja? Kau terlihat kacau.”

“Aku tidak apa-apa, Fany-ah. Jadwalmu sudah selesai?”

“Ya, ayo kita pulang supaya kau bisa beristirahat.” Kata Tiffany, menampakkan eyesmile-nya.

~~~;~~~;~~~

“Ibu, aku pulang.” Kata Yul sambil menutup pintu. Ya, dia masih tinggal di tempat orangtuanya. Bahkan sejak saudara kembarnya melarikan diri, ya bukan melarikan diri dalam arti sebenarnya, Yoong masih suka pulang ke rumah namun sangat jarang. Ibu mereka meminta Yul untuk tinggal di rumah mereka karena ibunya merasa kesepian untuk tinggal sendiri sejak ayah mereka seseorang yang gila kerja.

“Yul! Makan malam sudah siap, pergi ganti pakaianmu lalu kita makan.” Kata Mrs. Kwon gembira.

“Ya ibu, tunggu sebentar.” Kata Yul, ia pergi ke lantai atas di mana kamarnya berada.

Setelah mengganti pakaiannya, Yul langsung pergi ke ruang makan ketika ia mendengar suara yang tak asing lagi.

“Hai Ayah! Yoong?”

“Kau di sini! Duduklah dan kita makan dulu, ibu tahu banyak yang ingin kalian bicarakan.” Mrs. Kwon menyela.

Selama makan malam, Yul hanya duduk tenang, ia mengamati adiknya.

Aku ingin tahu apakah dia bahkan tahu apa yang telah dilakukannya?

Setelah makan malam mereka Mr. Kwon meminta untuk berbicara dengan Yul, ia mengetahui tentang pernikahan putranya.

“Apa yang kau rencanakan, nak?” tanya Mr. Kwon.

“Kami sudah membicarakannya. Aku menjelaskan kalau pernikahan ini hanyalah sebuah kesalahan, dia sendiri yang memintaku untuk bercerai.” Kata Yul sungguh-sungguh.

“Terima kasih sudah memahami saudaramu, Yul.” Kata Mr. Kwon sambil menepuk pundak Yul.

“Ini sudah tanggung jawabku.” Yul tersenyum.

Tentu saja, dia akan memaafkanku! Dasar Yul bodoh!

Kedua pria itu tidak mengetahui bahwa sebenarnya Yoong tengah mendengarkan obrolan mereka.

+++

“Unnie!” Seohyun berlari menghampiri Jessica sambil menangis.

“Apa yang terjadi di sini?” tanya Jessica cemas. Rumah mereka sangat berantakan seolah-olah telah kemalingan.

“Dongwook datang ke sini dan mengancam ayah. Dia bilang dia menginginkan uang ayah karena dia tidak bisa memilikimu.” Kata Seohyun.

“Di mana ayah?” tanya Jessica.

“Di kamarnya.”

“Tunggu di sini, aku akan berbicara padanya.” Jessica meninggalkan Seohyun dan langsung pergi ke kamar ayahnya.

“Ayah…”

“Sooyeon-ah, maafkan ayah.” Kata Mr. Jung.

“Kita akan cari jalan keluarnya, ayah. Jangan khawatir.” Meskipun Jessica tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah mereka, setidaknya ia bisa sedikit mengurangi beban ayahnya.

+++

“Permintaan maaf tidak dibutuhkan, bukan begitu Hyung?” tanya Yoong pada kakaknya.

“Dengar, memahami dan memaafkan itu dua hal yang berbeda.” Kata Yul sambil tersenyum.

“Sebenarnya aku berharap kau membunuhku.”

“Yoong…” Yul menatap adiknya.

“Aku sama sekali tidak bermaksud apa-apa.” Kata Yoong setelah menyadari bahwa ia tidak seharusnya mengatakan itu. “Aku sudah baikan sekarang, sungguh. Berhentilah memperlakukanku seperti itu! Kalau kau marah pukul saja aku. Aku akan lebih menghargai itu!” kata Yoong sambil lalu namun ia tiba-tiba berhenti. “Omong-omong istrimu sedang dalam situasi yang buruk, sebaiknya kau memeriksa dia. Selamat malam!”

Yul tercengang kebingungan.

Situasi yang buruk?

Yul mengambil ponselnya dan mulai mengetik.

+++

Jessica telah berbaring di tempat tidur selama berjam-jam namun ia masih tidak dapat tertidur.

“Bagaimana mungkin aku bisa membayar Dongwook? Kenapa ayah meminjam uang darinya? Seharusnya ayah menutup perusahaan kita saja.”

~Keobi naseo shijakjocha anhae bwattdamyeon Geudaen tudeoldaeji mara jom!

“Huh? Siapa ini?”

From: Kwon Yul

Temui aku dan pengacaraku di kantor besok.

Jessica membalasnya.

To: Kwon Yul

Baiklah, aku akan pergi besok pagi.

Jessica menaruh ponselnya, mengira Yul tidak akan membalas pesannya lagi, namun ia terkejut ketika ponselnya kembali berdering.

From Kwon Yul:

Baiklah kalau begitu, sampai nanti. Selamat malam. Semoga tidurmu nyenyak. 🙂

Alis Jessica berkerut.

“Haruskah aku membalasnya? Aishh!! Kenapa aku harus membalasanya?” Jessica menaruh ponselnya di meja samping tempat tidur dan memejamkan matanya.

+++

Yul masih memegang ponselnya, menunggu pesan balasan dari Jessica, namun sudah 5 menit sejak pesan terakhirnya terkirim.

“Aissh! Dia tidak akan membalasnya!” Yul melempar ponselnya dan berbaring dengan kasar.

Ketika itu ponselnya berdering. Yul lekas bangun dan membaca pesan tersebut.

From: Jessica Jung.

Sampa nanti, selamat malam.

Yul tersenyum lebar. Ia kembali berbaring dan memejamkan mata dengan seulas senyum di bibirnya.

“Selamat malam, Sicababy.”

~~~;~~~;~~~

TBC

credit: samHolmes @AFF

boiboi~

Advertisements

51 thoughts on “My J [Chapter 2]

  1. annyeong
    makasih thor udah dikasih link-nya
    kagak sabar jadinya udah baca yg di aff-nya hehe
    author semangat

  2. new update ..

    yul yul yul .. kau bener2 hyung yang baik buat yoong .. yull appa jjang!!

    yul appa sica eomma jangan cerai dong .. please #pasangMukaMelas ..

    yoong oppa punya masalah apa sih ?? kenapa yoong oppa sikapanya ke gitu?

    okk .. lanjutt thorr .. jangan lama yee ..

  3. sbnrna yul ma sica udh slg knl blm thor??
    ppany dsini jd pnyanyi ya??trz nanti na jd pcr taeng kan??haha ngarep..
    bsk aj thor update ice boy na dah pnsaran bgt nie…

  4. Greget bgt nie liat yulsic …
    Xeexeeexe ..
    Moga yulsic gx jdi cerai …
    Lanjut thor …
    D tnggu ice boy ea …

  5. sica berubah jd manis dlm hitungan 3..2..1..
    seobang n sicababy….
    spertinya yoong pngen dmarahin y …ampk buat ulah gtu
    d tnggu lanjutan ny tar…

  6. udah mulai ngerti sama alur ceritanya kok:)
    semoga Yul gg cerai sama Sica kan gg bgus bgt itu
    di tunggu lanjutannya:D

  7. annyeong….

    hiyyyaaa!! suka bgt pas adegan yulsic pura” mesra d depan vic,lucu bangettttttt….bikin ngakak hehehe…

    yulsic sehati yah,pas dengerin lagu ‘lovesick’ mereka keinget satu sama lain,aaaaiiiihhh co cuiittt….

  8. Kenapa noh yoong bilang gitu? Punya masalah?
    Yul.. Baek deh mau tanggung jawab yang emang buka kesalahannya ckck
    Sica jangan ngajak cerai donks :/
    Hmm.. Noh fany jadi penyanyi. Terus tae #plakkk
    Mengikuti alur ajah dah haha
    *kecampur bingung nih*

  9. Annyeong ,,,,,

    Yeeey lanjut,,kkkee
    Jngan ceraaaii,,,
    YulSic sling memikirkan satu sama laen,, cieeeeeh,,,

    Alasan yoong blom terjwab,, U,u
    D tunggu next chapter nyaah,,
    SEMANGAAAAAAT

  10. untk prtama kali’y aku mrasa sperti ini
    knapa kmu dtang tnpa prmisi..
    tnpa mmberitahu dn mngguncangku?
    di dpanmu, aku mnjadi es..
    knapa kmu mmbtku sperti..
    Omooo yulsiic, mncurigakn dnger lgu love sick jdi salting., moga brlanjut daah jngn ampe pisah…
    yul baek bnget ma dongsaen’y, bner” kk idaman…

  11. Hai thor. . . .

    Jiaaaaaahh. . .akhrx fany unnie mncul jga. . .hehehe. . .
    Itu lagi. . .yul. .kykx udah mcul itu kecambah(?) cintax. . .hehehe. .
    Hemm, , ,vic unnie gk malu ya. . .udh ktauan slingkuh, msh aja ngjr2 yul . . .ckckckckckc. . .

    Ok dh thor. . .ttp smngt. . .lnjuutt. . .
    Mksh. . .

  12. Hahaha aku juga bingung kenapa aku harus nyengir sepanjang part ini., 🙂

    oww..aku ngerti sekarang,, yoong nikahin sica atasnama yul ntu krna dia pgen bantuin sica kan? tpi krna dia tdak mungkin jadi dia m’gunakan yul untk mlakukan’y.. Gotcha! Aku benar kan unn?#gaya.songong 😉

    hehe semoga mreka ga cerai amiin,, dan oh, jangan jangan yoong suka sica yah?

    Penasaran nwehh, cpet dilanjut yah unn
    annyeong~

  13. sebenarnya aku udah baca ff ini ampe habis yang versi inggrisnya, tapi kalau vers indo belum hehehe ^^vv kasihan amat si vic dikatain nenek sihir, ~ huah… semangat thor buat translatenya.

  14. Eomma…eomma mending eomma gak ush cerai ama appa dech?% maksud loe nae??%
    iiih eomma~ku lemot plus o2n bgd ce!!! Eomma, eomma kan butuh money wat ngelunasi hutak ke dong wook kunyuk noh!!%iya truss…??%
    aduh eomma appa kan kaya so eomma tinggal minta jha donk uang na ama appa kan eomma anae na appa ne??% ahh your brilliant idea nae…nae emg anx eomma yg paling the best dech^^

    yøongie s’bner na ente punya masalah pha ce ma your family…koq bz yøongie sakit hati truz kabur2an kya gitu…?? Klo btuh t’man curhat nae siap koq pha 6i klo jd t’man hidup yoongi alias soulmate geto!!!%wink…wink…nae mengerling pd yoongie

    pay…pay.,.chu~
    ~_^
    pelukciumyoonyulsic~masukin kantongDORAEYMONNNwatdiBawapulangkepluto%poor abaikan alienSWEET yg menyebalkan ini% http://www.alienNAEcuteKIND@GheKELAPERAN.com

  15. jgn biarin dongwook ngambil jessica. juga jgn biar yulsic bercerai. taeyeon itu sungguh sahabat terbaik di dunia.
    ku tunggu lanjutan ya.
    hwaiting.

  16. Iya aku bingung sama ceritanya haha
    msih pnuh teka teki yang ku tak mengerti
    tapi seru ffnya..ahh penasaran cerita selanjutnya. Ciyee kya@ yul udh lgsug suka sma sica #brhrp smsny dbles kekeke
    ditunggu ne next partnya

  17. Waaah yulsic pnya iktan batin yak. Cma lwt k0ntak mta ja uda mudenk hruz gmn2nya. Sica aktingnya pnter deh. Victoriaa jauh2! Hus…hus…
    Yul, kmu baek bgt xm adek km. Bza lgsung memaafkn. Sbnernya yoong knapa cih? Kuq kyanya da pa gt.

  18. jangan ceraikan yulsic 😦
    yulsic kayanya udah saling menyukai bahkan mencintai 🙂
    yul, lunasin sana hutang ‘istri’mu.
    jangan biarin dongwook ngambil jessica

    lanjut thor,, semangat 😀

  19. Yul baek bgt sih sama yoong… jadi pingin punya oppa kaya dia hehehe
    Kayanya yulsic udah ada pencerahan dah… haha
    Pairingnya tae udah muncul noh si fany. Moga aja kadar byun nya tambah aku -.- haha #ehh

  20. sebenarnya ada maslah apa sih yoong sm yul?.
    asyikkkk udah mulai kasmaran nihhh yulsic ^^
    maksud yoong apa tuh?.
    “Istrimu sedang dalam situasi yang sangat buruk, sebaiknya kau memeriksanya. Selamat malam!”
    apa yoong udah tau masalah sica?.
    dr pd penasran mending lajjt.
    keep writing
    fighting(Y)

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s