My J [Chapter 8]

HI 🙂 i have nothing to say

enjoy~

~~~~ ~~~~ ~~~~

Chapter 8

 

Jessica terkekeh saat memandangi Yul yang masih tertidur; laki-laki itu menjulurkan lidahnya. Jessica memandangi wajah lucunya dengan penuh cinta.

“Seobang-ah, bangun!” kata Jessica pelan. Ia cemberut saat Yul tidak menanggapinya, ia mencolek pipi Yul; masih berusaha membangunkannya.

“Fakta nomor 11. Jessica Jung sangat suka tidur.” Kata Yul dengan mata masih terpejam. “Kenapa kau selalu bangun lebih dulu?” lanjut Yul. Jessica tersipu dan memalingkan muka.

“Aku bersikap seperti ini hanya padamu.” Jawab Jessica malu-malu. Ia telah dua kali mengatakan itu pada Yul. “Bangunlah, aku akan membuatkan sarapan.”

Yul membuka matanya. Alisnya berkerut dan tangannya meraih tangan Jessica.

“Syukurlah kau tidak kehilangan tanganmu.”

“Yah!” Jessica memukul pelan lengan Yul. Yul tertawa kecil dan bangun dari tempat tidur dengan masih memegang tangan Jessica.

“Kau terlihat lucu saat kau marah, sayang.” Kata Yul lalu mengecup keningnya. Jessica kembali cemberut.

“Ayo kita pergi.”

Tidak seperti kemarin, suasana sarapan mereka kali ini terasa menyenangkan. Mereka tertawa, saling menyuapi dan beberapa kali terlihat bersentuhan. Para pelayan pun tidak bisa menahan senyum mereka. Sudah lama sekali mereka tidak melihat tuan rumah mereka sebahagia ini. Mereka merasa bahagia karena akhirnya bisa melihat Yul kembali ceria. Setelah makan sarapan, Yul bersiap-siap untuk berangkat kerja. Sebelum ia pergi, Jessica memanggilnya.

“Yul!” panggil Jessica membuat laki-laki itu menoleh. Yul melihat Jessica berlari ke arahnya.

“Aku membuatkan ini, kuharap kau memakannya.”

Yul menatap kotak bekal dan Jessica bergantian. Ia mengambil kotak tersebut tanpa melepaskan pandangannya dari wajah Jessica. Seulas senyum manis tersungging di bibir Jessica yang diakui Yul sebagai kelemahan barunya.

“Terima kasih.” Kata Yul dengan seulas senyum.

+++

Alis Sooyoung dan Taeyeon berkerut ketika mereka melihat Yul memasuki perusahaan.

“Apa yang dia bawa?” tanya Taeyeon.

“Kotak bekal! Apa kau buta?” kata Sooyoung tanpa melepaskan pandangannya dari makanan Yul.

“Aissh! Si shikshin ini pasti tahu kalau ada makanan di sekitarnya!” kata Taeyeon sambil geleng-geleng kepala. “Tapi Yul tidak pernah membawa makanan dari rumah.”

“Kau tidak tahu kalau sekarang Jessica tinggal di rumah keluarga Kwon? Mungkin dialah yang membuatnya.” Kata Sooyoung.

“Hai Taeng, Soo!” sapa Yul semangat.

“Apakah akhir pekanmu menyenangkan?” goda Taeyeon.

“Mungkin.” Kata Yul dengan seulas senyum penuh arti.

“Akhir pekanku tidak menyenangkan! Si pendek itu menyuruhku membersihkan rumah, mobil dan bahkan kandang anjingnya!” omel Sooyoung. “Astaga! Minggir!” teriak Sooyoung pada para karyawan yang lagi-lagi mengerumuni mereka.

“Aigoo! Kau benar-benar sedang jatuh cinta, Yul?” tanya Taeyeon pada Yul yang sedari tadi tersenyum seperti orang bodoh. Yul hanya mengangkat bahunya.

“Ck, Ck. Dia membuatku ngeri.” Kata Sooyoung sambil menunjuk Yul.

Setelah mereka tiba di kantor masing-masing, Yul langsung pergi ke kursi putarnya dan menaruh kotak bekal itu di meja. Ia memandangi sebuah benda perak sambil melamun.

“Apa yang terjadi dengan melarikan diri darinya? Aish, gadis itu terlalu sulit ditolak.” Pikir Yul. “Yoong, cepatlah cari gadismu!” lanjutnya.

+++

Yoong duduk di sofa dengan malas. Ia sangat bosan.

“Kenapa semua orang harus pergi?” Yoong mendengus. Ketika itu ia melihat Jessica telah berpakaian rapi dan kelihatan seperti akan pergi keluar.

“Kau mau pergi juga?” tanya Yoong.

“Ya.”

“Bisakah kau membawaku?” tanya Yoong lagi membuat mata Jessica melebar.

“Aku mau pergi ke kantor.”

Yoong terkesiap setelah mendengar tempat tujuan Jessica.

“Baiklah kalau begitu! Aku sangat bosan dan aku harus pergi keluar sebelum aku melakukan sesuatu yang gila lagi.” Kata Yoong.

“Kau yakin?” tanya Jessica.

“Ya.”

“Baiklah, sebelum kau menikahi seseorang lagi.” Gurau Jessica.

“Oke, ayo kita pergi!” seru Yoong antusias.

+++

“Aku tidak mengerti kenapa kalian senang berada di sini? Maksudku, tempat ini penuh dengan kertas-kertas, berbau kertas, dan semuanya putih! Sangat membosankan.” Kata Yoong sambil berjalan mengikuti Jessica, mereka baru saja tiba di Jung Corp. Jessica hanya tertawa kecil mendengar pernyataan Yoong.

“Aku tidak punya pilihan. Aku anak sulung.” Kata Jessica.

“Jadi kalau kau bukan anak sulung, kau tidak akan bekerja?”

Jessica kembali tertawa kecil. Yoong benar-benar bertolak belakang dengan kakaknya.

“Tidak, mungkin aku akan menjadi penyanyi.”

“Lalu kenapa kau tidak menjadi penyanyi?” tanya Yoong lagi.

“Seperti yang aku katakan tadi, aku tidak punya pilihan.” Kata Jessica, ia lalu berhenti di depan pintu. Ia membuka pintu tersebut dan lima orang yang berada di dalam menyapa mereka.

“Selamat pagi, Ms. Jung!” sapa salah seorang gadis.

“Pagi! Tolong bawakan dua gelas kopi ke dalam.” Perintah Jessica.

“Baik, Ma’am.”

Yoong melihat sebuah pintu lain dan seorang gadis berjalan ke sana, membukakan pintu tersebut untuk mereka.

“Terima kasih.” Kata Jessica. Ketika mereka tiba di kantor Jessica, Yoong tidak bisa menahan kekagumannya.

“Lima sekretaris itu terlalu banyak.” Kata Yoong.

“Aku juga malas, tahu.” Kata Jessica lalu memusatkan perhatiannya pada dokumen-dokumen di mejanya.

“Butuh bantuan?” tanya Yoong. Kali ini giliran Jessica yang kagum.

“Apa aku benar-benar sedang bersama Kwon Yoong?” ejek Jessica.

“AIGOO! Aku tidak pernah mengerjakan satu dokumen pun di perusahaan Kwon, jadi sebaiknya kau bersyukur!” kata Yoong sambil tersenyum. Jessica membalasnya dengan gelak tawa.

+++

PAAAK.

“OOWW!!!” Sooyoung mendengking. Yul menutupi kotak bekalnya dari shikshin yang tengah mengamuk.

“YAH! aku minta sedikit!” kata Sooyoung sambil mengusap-usap tangannya yang dipukul Yul.

“Tidak! Aku akan menghabiskannya. Sica menyuruhku untuk memakannya.” Kata Yul dengan masih melindungi bekal makan siangnya.

“Aigoo! Terserah, lagipula makanan itu tidak enak! Jessica tidak bisa memasak! Aku pernah membacanya di majalah!”

Taeyeon memberikan pandangan tidak percaya pada kedua sahabatnya lalu beberapa saat kemudian ia kembali mengalihkan perhatiannya pada ponselnya. Ia sedang sibuk mengirim SMS.

“Omong-omong, aku tidak pernah melihat Victoria lagi. Apa kau sudah berhasil menyingkirkanya?” tanya Sooyoung.

“Kurasa begitu.” Kata Yul.

“WOW, Jessica benar-benar hebat!”

Yul membuka bekal makan siangnya dan tersenyum ketika ia melihat makanan itu. Jessica mencoba menyusun makanan tersebut agar terlihat seperti dirinya. Ia mengeluarkan ponsel dan memfoto makanan tersebut.

“Gila!” kata Sooyoung.

+++

“Aku mau pergi ke toilet.” Kata Yoong pada Jessica, mereka sedang berada di sebuah restoran untuk makan siang sekaligus bertemu dengan Tiffany dan Sunny. Jessica mengangguk pada Yoong dan menghampiri kedua sahabatnya.

“Hai!” sapa Jessica.

“Di mana adik iparmu?” tanya Sunny.

“Toilet.” Jawab Jessica, ia lalu memandang Tiffany yang sedang sibuk dengan ponselnya.

“Sejak tadi pagi dia tidak bisa diganggu.” Kata Sunny.

Jessica geleng-geleng kepala dan kemudian ponselnya berdering. Ia mengeluarkan ponsel dan tersenyum ketika ia melihat SMS dari Yul. Sebuah pesan multimedia. Sebuah foto bekal makan siang yang ia buatkan untuk Yul.

From: Kwon Seobang

Terima kasih untuk makan siangnya! Kau juga harus makan siang sekarang, baby. 🙂

Jessica terkekeh dan baru saja akan membalas ketika Yul meneleponnya.

“Hei.” Kata Jessica dengan aegyo yang membuat Sunny memandangnya dengan aneh, Tiffany mengangkat kepalanya setelah mendengar suara Jessica.

“Ya, aku sedang makan siang sekarang. Apa kau menyukai makanannya?” lanjut Jessica masih dengan aegyo.

“Sama-sama, Seobang-ah. Oke, dah, sampai nanti.” Kata Jessica lalu menutup teleponnya. Ia sedang tersenyum lebar ketika ia menyadari sahabatnya memandang ke arahnya dengan aneh. Senyumnya memudar.

“Apa?” tanyanya dingin.

“Dia kembali.” Kata Tiffany tanpa melepaskan pandangannya dari Jessica.

“Mata yang bersinar, senyum lebar dan aegyo. Kau sedang jatuh cinta!” kata Sunny.

“Bisakah kalian berhenti menatapku?” kata Jessica dengan nada jengkel.

“Seobang?” bisik Tiffany.

“Itu berarti suami, Fany-ah.” Kata Sunny.

“Diamlah dan ayo kita pesan makanannya.” Kata Jessica mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Hai?” sapa Yoong kikuk membuat ketiga gadis itu mengangkat kepala mereka.

“Yoong! Duduklah.” Perintah Jessica. “Teman-teman, dia Yoong, saudara kembar Yul.”

Kedua gadis itu melongo.

“OMO! Mereka sangat mirip!” komentar Sunny. Yoong mengangguk malu-malu.

“Lucunya.” Kata Tiffany membuat Yoong tersenyum.

“Hai, aku Kwon Yoong dan koreksi, aku lebih tampan daripada Yul!” gurau Yoong. Mereka bertiga tertawa.

“Aku menyukainya.” Kata Sunny lalu memanggil pelayan.

+++

Yul masih memegang ponselnya meskipun Jessica telah menutup teleponnya dari beberapa menit yang lalu. Ia menyukai saat-saat ketika Jessica bersikap manis dan perhatian padanya.

“Mungkin kali ini aku akan mengambil risikonya. Aku akan mencoba menjelaskannya pada Yoong.” Pikir Yul dengan seulas senyum.

~~~;~~~;~~~

“TIDAK! Aku tidak mau lagi menjadi budakmu, pendek! Kalau kau tidak mau memaafkanku, OKE, SIAPA PEDULI? Aku akan menutup teleponnya sekarang, SAMPAI JUMPA KERDIL!” Sooyoung mengibas-ngibaskan tangannya di udara saat ia berteriak pada seseorang di ujung sana. Dengan kasar ia kembali menaruh ponselnya di saku celananya.

Yul dan Taeyeon menertawakan laki-laki yang sedang marah tersebut.

“Aku akan membuatnya jatuh cinta padaku semudah aku menelan makananku.” Kata Taeyeon menirukan Sooyoung.

“Kali ini apa yang terjadi?” Taeyeon terus menggodanya. Yul tertawa.

“Kenapa aku bahkan setuju untuk menjadi budaknya? Lagipula siapa yang peduli, ini tidak seperti aku membutuhkan dia atau semacamnya! Aishh bodoh sekali.” Keluh Sooyoung.

*Tok Tok…

Pintu terbuka dan menampilkan sekretaris Yul.

“Rapat akan dimulai satu jam lagi, Pak.”

“Baiklah, terima kasih.” Kata Yul pada sekretarisnya.

“Dengar, kita harus mengesahkan kontrak ini karena jika begitu proyek ini akan menjadi proyek terbesar kita tahun ini. kalian mengerti?” kata Yul pada teman-temannya.

“Tenang Yul, KCK Design menawarkan pelayan dan kualitas desain terbaik di seluruh Korea dan mungkin di seluruh Asia.” Kata Sooyoung bangga.

“Kalau begitu haruskan kita pergi sekarang?” kata Taeyeon.

“Baiklah! Fighting!” seru Yul dengan penuh semangat.

Setelah memeriksa presentasi mereka untuk kali terakhirnya, mereka bertiga berjalan menuju ruang rapat untuk bertemu dengan klien mereka. Dari mereka bertiga, Sooyoung lah yang paling percaya diri. Mereka berjalan memasuki ruangan dan menyapa eksekutif perusahaan yang mereka harapkan bisa diajak bekerja sama. Setelah saling menyapa, mereka pergi ke depan untuk memulai presentasinya.

“Haruskan kita mulai sekarang, tuan-tuan?” tanya Sooyoung sopan.

“Saya minta maaf, tapi kita tidak bisa memulainya sekarang. Kami masih menunggu CEO kami, beliau akan tiba di sini beberapa menit lagi.” Kata salah seorang pria.

“Tidak perlu, saya sudah ada di sini sekarang.”

Semua mata tertuju pada seorang gadis yang baru saja datang. Mata Taeyeon terbelalak, sementara Yul memalingkan muka dan bahkan Sooyoung pun membeku. Kepercayaan diri yang dimilikannya beberapa saat yang lalu mencair seperti bongkahan es yang terkena panas.

“Apa nama proyek ini?” tanya Sooyoung tanpa sadar.

“Lee SooMan Arena.” Jawab Taeyeon.

“Bagus! Bunuh aku sekarang!” gumam Sooyoung.

+++

“Aku benci mengatakan ini tapi aku harus pergi sekarang, aku ada rapat satu jam lagi.” Kata Sunny dengan nada meminta maaf.

“Rapat dengan KCK Design?” tanya Tiffany membuat Yoong mengangkat kepalanya.

“Ya.” Jawab Sunny.

“Jangan terlalu keras dengan mereka, aku tahu kau membenci Sooyoung tapi dua laki-laki yang lainnya sangat baik padamu.” Kata Tiffany. Sunny merasa bingung. Sejak kapan Tiffany peduli pada mereka? Ia mengerti dengan Yul tapi dengan Taeyeon?

“Oke Sunny-ah, tolong jangan terlalu keras pada suamiku.” Gurau Jessica.

“Aku setuju.” Kata Yoong sambil tersenyum.

“Aku akan pergi sekarang.” Kata Sunny lalu pergi. Di perjalanannya menuju mobil, ia menelepon Sooyoung untuk memberitahu laki-laki itu kalau mereka akan melakukan bisnis dengannya namun ia menerima sebuah teriakan sebagai balasannya.

“TIDAK! Aku tidak mau lagi menjadi budakmu, pendek! Kalau kau tidak mau memaafkanku, OKE, SIAPA PEDULI? Aku akan menutup teleponnya sekarang, SAMPAI JUMPA KERDIL!” kata laki-laki di ujung sana lalu menutup teleponnya.

“Apa-apaan?” kata Sunny jengkel. “Laki-laki ini benar-benar membuatku kesal!”

+++

Sooyoung berjalan mondar-mandir. Mereka kini berada di dalam kantor Yul dan baru saja selesai rapat.

“Astaga! Bisakah kau tenang? Kau membuatku pusing!” kata Yul.

“Apa yang dia maksud dengan ‘kami akan memikirkannya’? Apa dia sungguh-sungguh?” kata Sooyoung marah.

“Sayangnya, ya.” Kata Taeyeon.

“Permohonanmu terkabul, sekarang kau membutuhkan dia.” Goda Yul membuat Sooyoung semakin frustrasi.

“Aku butuh udara segar.” Kata Sooyoung lalu meninggalkan kedua laki-laki itu sendiri. Setelah hening beberapa saat, Taeyeon berbicara.

“Ada apa di antara kau dan Jessica?” tanya Taeyeon tanpa basa-basi. Yul hanya menghela napas.

“Aku tidak tahu, Tae.”

“Kau tidak tahu?” Taeyeon mengangkat alis. “Bagaimana perasaanmu padanya?”

“Spesial.” Jawab Yul.

“Kalau begitu nyatakanlah.”

“Bagaimana dengan Yoong? Aku sudah berjanji untuk tidak bahagia sebelum Yoong bahagia.”

“Kau berjanji pada dirimu sendiri. Maksudku, ayolah kawan, Yoong juga laki-laki. Dia bisa menangani dirinya sendiri karena jika tidak dia mungkin sudah berada di penjara atau menjadi pecandu narkoba dan lebih parahnya lagi meninggal, tapi dia tidak.” Jelas Taeyeon. Yul tidak meresponnya. Terlihat jelas dari raut wajahnya, Yul merasa tertekan.

“Kau juga pantas bahagia, Yul. Untuk kali ini saja, cobalah mengutamakan dirimu sebelum orang lain.” Lanjut Taeyeon. Yul masih merasa bingung, beberapa saat yang lalu ia merasa yakin kalau dirinya telah siap untuk memberitahu Yoong, namun sekarang ia berubah pikiran. Mengingat saat-saat Yoong menangis di atas kuburan Gyuri cukup membuat hatinya terasa sakit. Setiap kali ia melihat adiknya merasa sakit melebihi apa yang ia rasakan, ia juga tidak pantas mendapatkan kebahagiaan.

“Aku tidak tahu, Tae. Aku benar-benar tidak tahu.” Kata Yul sambil berusaha menahan tangisnya.

“Asal kau tahu, laki-laki terlihat seksi saat menangis, keluarkan saja Yul.” Gurau Taeyeon.

+++

“Yoong, kurasa ini bukan ide yang bagus, Yul sedang sibuk sekarang.” Kata Jessica, ia membiarkan dirinya ditarik oleh Yoong, mereka berada di KCK Design. Yoong menyarankan untuk mengejutkan Yul.

“Sibuk apanya.” Kata Yoong sambil tertawa. “Ayolah, dia akan merasa senang.”

Mereka tiba di kantor Yul dan disambut oleh sekretaris Yul. Yoong menghentikan sekretaris yang hendak memberitahu Yul, ia menjelaskan bahwa mereka akan memberikan kunjungan kejutan.

“Tunggu di sini.” Kata Yoong pada Jessica, ia pergi menuju kantor pribadi Yul. Ia memutar gagang pintu dengan hati-hati dan tanpa sepengetahuan orang-orang di dalam. Ia bisa mendengar pembicaraan Taeyeon dan Yul dan ia mendengar semuanya. Genggamannya pada gagang pintu itu pun menguat. Napasnya terasa berat. Ia perlahan menjauh dari pintu itu. Sebelum ia kembali menghampiri Jessica, ia memastikan seulas senyum tersungging bibirnya.

“Kau boleh masuk sekarang, aku harus pergi ke suatu tempat. Aku akan segera kembali.” Kata Yoong sambil tersenyum cerah.

“Tapi-” ucapan Jessica terputus saat Yoong mendorongnya ke pintu.

“DAH.” Yoong melambaikan tangan.

“Dasar Choding!” kata Jessica sambil geleng-geleng kepala.

+++

Yoong mengepalkan tinjunya erat-erat. Inilah alasan sebenarnya mengapa ia melarikan diri. Ia benci diperlakukan seperti itu. Ia merasa seperti orang yang tidak berguna dan sama sekali tidak mempunyai kekuatan. Namun tidak, ia tidak membenci kakaknya, ia hanya membenci apa yang dilakukan kakaknya.

Yoong mendapati dirinya berada di sebuah kelab, minum-minum seperti tak ada hari esok.

+++

Yul dan Taeyeon terkejut melihat Jessica.

“Sica?” alis Yul berkerut.

“Hai.” Sapa Jessica canggung.

“Sudah berapa lama kau ada di sana?” tanya Taeyeon sambil menunjuk ke pintu, Jessica memandang Taeyeon dengan anehnya.

“Baru saja.” Jawab Jessica. “Aku sedang bersama Yoong, dia bilang dia harus pergi ke suatu tempat dan akan segera kembali.”

+++

PAAAKK.

Seorang pria menggeram kesakitan saat tubuhnya terjatuh di lantai. Yoong meludahkan darah lalu menyeka darah yang menetes di dagunya.

“Sampah!” kata Yoong lalu berjalan pergi. Ia memanggil taxi dan memberikan alamatnya. Ia yakin ia terlalu banyak minum. Ia harus segera tidur.

Ketika memasuki rumah, secara otomatis kakinya melangkah ke ruang duduk. Ia mengempaskan tubuhnya di sofa.

“Yul bodoh!” gumamnya. Yoong memejamkan matanya saat air matanya menetes. Tak berapa lama, ia menangis pelan. Ia merasakan sesuatu yang ditaruh di atas dadanya membuat dirinya mengangkat kepala. Ia melihat wajah yang polos.

“Kau mungkin membutuhkan dia untuk malam ini.” kata gadis itu.

Yoong kembali memejamkan matanya dan memeluk erat boneka tersebut.

“Terima kasih, Seohyun-ssi.”

“Tolong jaga Keroro.” Kata Seohyun sebelum pergi.

Yoong membuka matanya dan sebuah ide muncul dalam benaknya.

+++

“Sudah kubilang, dia meninggalkan kita.” Kata Yul pada Jessica.

“Mungkin.” Jawab Jessica.

“Aigoo. Aku kelaparan, bisakah kita makan sekarang?” tanya Yul.

“Oke.” Kata Jessica antusias.

+++

Seiring malam yang semakin larut, bermacam-macam pemikiran berkelebat dalam benak orang-orang yang sepertinya tengah dipermainkan oleh takdir.

“Jessica bisakah kau menungguku? Karena aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini. kumohon, aku tidak bisa kehilanganmu.” – Yul.

“Terima kasih karena telah membuatku mengenalmu, Yul…” – Jessica.

“Oppa itu pasti sedang sakit hati. Kurasa mulai sekarang aku akan bersikap lebih baik padanya.” – Seohyun.

“Aku harus menemukan cara untuk membangunkan kakakku yang bodoh! Merebut Jessica darinya bisa jadi sebuah ancaman baginya.” – Yoong.

+++

“SIAPA YANG MELAKUKAN INI PADAMU?” tanya seorang pria besar pada laki-laki yang lebih kecil yang sedang terluka. Mereka berada di sebuah gudang, di mana terlihat beberapa orang yang tengah berjudi, minum-minum dan yang lainnya terlihat berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang. Terlihat jelas, mereka adalah orang-orang yang tidak baik.

“Kwon…Yo…ong.” Jawab laki-laki itu dengan susah payah. Pria yang lebih besar itu pun menggertakkan giginya.

“Dia akan membayar perbuatannya!”

 ~~~;~~~;~~~

TBC

sweet eh?? well, NO. gue takut kalian diabetes 😀 *peace ._.v

BUT YEAH!! it’s Sunny day !!! HAPPY BIRTHDAY LEE SUNKYU, the evil midget on this fanfic lol thanks for giving me the best aegyo in my life 🙂 and one thing that i miss about you is your long hair in genie era! PLEASE GRANT MY WISH to see your beautiful long hair again !!

credit: samHolmes @AFF

boiboi~

Advertisements

63 thoughts on “My J [Chapter 8]

  1. auka bangwt pokonya sama part ini .. walaupun sebelum TBC rada2 menegangkan ..

    aahhh yul appa sica eomma yoong oppa kalian benar2 membuat aku seperti orang gila . gimana tdak tengah malam senyum senyum sendiri baca adegan yulsic + lagi yoong chodingnya udah keluar .. ahh senengnya ..

    aku harap sihh sikap yoong oppa akan tetap seperti tdi, aku ngga suka yoong oppa yang dingin dan pendiam ..

    YAH!! untuk orang yang d sana jangan berani sentuh yoong oppa atau kau akan babak belur d tangan yul appa ..

    okk .. lanjutt thor .. dan saya rasa next chap bakal ada adegan kurang mengenakkan ..

  2. aduhhh
    it kok tbc ya thor, lg sru2 nya pdhal .
    kira2 laki tua it siapa y? kyny ad hbunganny dgn yoong n yul.
    mngkinkah appa ny?
    pnasarannnn
    d tnggu next chap nya 🙂

  3. Wiih,, pas awal nyamper pertengahan bikin senyum senyum sendiri dah. Eh, pas akhir malah disediain yang bakal tak mengenakan -..-

    Next nya ajah lah yang ditunggu 😉 semoga sweet moment lagi. Gak kayak diakhir sebelum tbc -..-

  4. annyeong…….

    yeyeeeeeeee,, yulsic nya sweet bget siii…
    waassh,,yoong sdah mlai mngakrabkan dri,,tpi bntaran lgi dis blik kyak dlu,ckck
    ksian dah. , untng keroro ada, ,,

    ishhh,soosun bner” yeh,,soo nya bkin ngkak yng ada……
    d tunggu next chapter nyahhh…
    SEMANGAAAAAAT

    ——–)–
    and sunny day….kkke

  5. sunny…hihi soo sampai frustasi gitu…XD

    cie cie yulsic udah skur… awas loh yul jangan sampai lepasin sica..u,u

    taeny jiah udah smsan mulu aja nih.. padahal kemaren masih kaku..

    seo ko aku ngerasa km kaya anak autisz yah di sini..wkwkXD

  6. annyeong…

    yulsic moment nya menggoda iman bangettttt eeeuuyyy 🙂

    taeny udah sedikit terikat benang 😉
    soosun ya gitu ajj masih mandek,ga maju ga mundur 😦
    yulsic????AMAZING!! 🙂
    yoonhyun msh jauh dr harapan 😦 tp KERORO bisa mjd perekat mereka nantinya haha 🙂

  7. kayanya mesti cek kesehatan abis ini takut kena diabetes juga.hahahaha..*lebay*ada
    apa dengan yoong.
    Ckckck penasaran ah.
    Lanjut tarra 🙂

  8. Gileee yulsic T.O.P bgt. Ah sica manis bgt klo dkt yul.
    Ntu si yoong sbnr’a gk bnci yul ya? Cma bnci sma apa yg yul lakuin??
    Si yoong psti bkln deketin sica biar yul brgerak cepet wat dptin sicaa???
    Oh iya ngemeng2 mksh ya kmrn Pw’a. Maaf gk bisa komen. Tp wkt baca part yg di protec jd ngeh sma yg trjdi gtu. Trs SooTae koplak bgt. Aplgi soo yg knciin Vic di toilet. Hadewhh Parahh abis pke BANGET dhhh.
    Ywdh Tara di tnggu klnjutannya yaa

  9. Yul… Sdarlah. Yoong mendukungmu. Sica, truz dkati yuri yah. Biar dya luluh atz pndirianya.
    Seo, ay0w bntu yoong kluar dri mzalahny.
    Soosun, ya ampun. Ga capek brantem mulu. Aig0o,,,
    0mmo, tu cpa yg m0w blez dendam ke y0ong? Lnjt2!

  10. Yeay yulsic sweet bgt nie …
    Yoong ma seo aja ea …
    Mdah2han yulsic tmbh lngket dan yoong sama seo sling jatuh cinta ..
    Haahaahaa ..
    Sunny unnie HBD ea moga mkin sukses,canti,lucu,makin kompak ma soshi dan SNSD makin sukses dan kompak ..
    Amin …..
    SNSD Jjjang …

  11. kyaaaaa yulsic cwiiit buaangeet…
    haha soo jdi ciut…
    wah wah kwon family akan kna masalah nich…

    Happy Birthday Lee Sunkyu, Sunny Bunny…
    wish u all the best…
    yeyey happy sunny day…

  12. Jiaaaaaahhhh bnr2 so sweeet. . .hehehe. . .yulsic emng deh achh. . .tappiiii itu sica unnie tmben bsa masak. . .hihihi. . .
    Eemm. . .kasian skali soo slalu sja. . .tnggu ya soo, z doakan dirimu ma sunny bunny cpt jadian bila perlu lngsung nikah. . .biar gk menderita lagi. . .heheheheh*apaini. . .

    Waaahh. . .apa sbnrx rncana yoong?. . .truss siapa itu yg di akhir blng ‘kwon yoong’. .?jngn2 dia. . .hahahahahaha*tauach. . .next part psti kejawabkan thor. . .hehehe

    ok ttp smngt. . .lnjuuut. . .

    Mksh

  13. wow sica ud blak2 an bgt ma seobang na hihi
    ntu kok ppany sms an na ga d jabarin??
    sooyoung koplak ga bsa jauh2 dri makanan untung yul bsa nyelamatin haha
    saengil chukae lee sunkyu…

  14. ah thor gua ga ngerti maksud ” Aku harus menemukan cara untuk
    menyadarkan kakakku yang bodoh!
    Mengambil Jessica pergi bisa menjadi
    ancaman baginya. – Yoong” wkwk.

  15. yulsic so sweet
    semoga next chapter ada yoonhyun+taeny moment
    next chapter kayanya ada yang kurang mengenakan buat yoong
    tolong jangan lukai yoong

    lanjut thor,, semangat 😀

  16. -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ thor dah update lg, makin pnasaran ni crtnya.. Yulsic sweet dah, TaeNy gmn ni thor :pђέ:Dºђέº:pђέ:D lanjut thor

  17. Yes, yulsic moment is so sweetttt ^^

    yoongie napa kau mau membantu jung corp sedang kau tak mau membatu KCK ,, IHH kasih pilih deh!!!!

    Yoongie ayo dong move on kan masih da nae yg slalu siap sedia menggantikan posisi gyuri,, lihatlah yoong, gara2 loe lom bahagia yul appa u6 gk mau bahagia dulu dia malah niatan nolak sica~eomma..~_-…

    Yoongie dah dong jgn mabuk2an gi…nae jd sakit tau liat u terpuruk kaya gono!!! Phi, sp ea org2 jhd itu?? Pha yg bkal mereka lakukan pd yoongie ea??? Ahjusi nae mohon jgn lukain my yoongie….sebelom loe lukain my yoongie chocing langkahi dulu mayat TARRA EONNIE# lah2 ngapain w di bawa2 coba? *mian eonnie, nae kan takut kalo harus ngelawan ahjusi2 ntu jd gak pa2 ea tarra eonnie jd perisai nae hehehe #MAKSUD L -_-

    pay…pay…chu~
    ~_u

  18. Wow chapter ini keren, seneng pas sica manja manjaan sama yul >.<
    curiga nih ko tiffany kaya biasa aja ke taeyeon jangan jangan di balik cerita ini mereka udah deket terus jatuh cinta 'o'

  19. kalau sampai yul appa babak belur .. mereka bener2 akan mati .. aku udah siapin mental buat next chap thor .. bakab hanya mental tapi tissue ember dll udah aku persiapkan takutnya akan terjadi hal yang bener2 buat nangis *lebay

  20. Ye..ye..yulsic…
    Ada apa dgn prasaan yoong,trz spa tu yg d pkuli yoong?
    Wah hyunie psen ma yoong”tlong jga keroro”, klo ma keroro ny blg ‘tlong jga yoong appa’.kekeke…
    Duh soosun mkin gmna tu.ckckck…
    Udh ah,,ayo author lnjut….

  21. ya ampun, knapa soosun kyak tom n jerry ya,, gk pernah ada akur2nya…. #geleng2 kepala

    waaahhh yulsic makin lengket aja, kayak prangko.. ^.^

    d tunggu next story-nya…
    hwaiting ^^

  22. Kalo yang ini aku inget juga ..*makin.nyengir 🙂

    seingat ku, seingat ku looohh hahaha,, chapt ini bener2 bikin diabetes, coz sweet nya pake bangett nget ngett loh kak*udah.tau* ..huuff tapi dibagian akhir’y membuat aku langsung diem,, and masalah’y juga blum mnemui penerangan smpe chapt yg terakhir kaka update , dan ini sukses ngebuat aku frustasi,, huuufftt*ga.ada.yang.nanya

    aku tunggu next dari my j nya loh,, malam ini kann kak?

  23. oohhhh, yoong ga mau kloe yul trus mersa bersalh ma yoong,..
    “yul bodoh”
    itu yoong brantem sm siapa?.
    jangn nyampe ntar yg blas dendam bukan yoong tp mlh k.yul
    keep writing
    fighting(Y)

  24. Apakah semua ny akan brjalan dgn baik? Yuri sllu mlakukn hal yg tak di sukai yoona, dia kurang peka. Ayo kluarin sosok teyon yg dorky.

  25. Kadang terlu di bela dan terlalu banyak mendapatkan pengorbanan itu sangat menyebalkan, aku tau apa yang kamu rasai kok yoong #ngerangkul yoong *untung nyampek hahahahaha

    Yoonhyun kikuk abis^^

  26. Part ini pada somplak semua, yg Soo mau mnghindar dri Sunkyu eeh malah krja breng, yg muka Sica cerah gara2 nelpon Yul lngsung brubah dngin dtnyain tmen nya itu lucu bingit..

  27. Sica lucu klo udh ktemu yul. Seo udh mulai baik nih sama yoong. Itu tbc nya gitu amat thor, yoong bakal di apain itu? Wkakkw

  28. Dibeberapa scene nyedihin banget yak, nelangsa banget liat kwon twins kek gitu 😢
    Hmm roman2nya bakalan ada pertumpahan darah lagi nih
    Gue yakin habis ini pasti yul ngorbanin diri buat yoong hoho

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s