My J [Chapter 9]

Hi !! woah double updates for today 😀

enjoy~

~~~~ ~~~~ ~~~~

Chapter 9

 

Yul mengangkat alisnya ketika melihat dua kotak bekal makan siang yang disiapkan Jessica. Gadis itu menyadari raut wajah Yul.

“Yang satunya lagi untuk Yoong.” Kata Jessica dengan seulas senyum.

“Yoong?” tanya Yul, gadis itu mengangguk. Ketika itu suara dari belakang membuat Yul menoleh.

“Selamat pagi, hyung.” Sapa Yoong lalu melihat ke Jessica. “Pagi Sica.” Alis Yul berkerut.

“Sica?”

“Pagi, Yoong.” Sapa Jessica dengan seulas senyum cerah.

Yul semakin kebingungan ketika ia melihat Yoong memakai setelan. Lagi-lagi Jessica menyadari reaksinya.

“Dia akan pergi ke kantor.”

“Kantor?”

“Ya, hari ini aku akan pergi ke Kwon Enterprise. Aku sudah memberitahu ibu dan ayah. Jessica akan mengajariku.” Kata Yoong sambil menggigit roti yang dipegangnya.

Yul memijat-mijat pelipisnya. Mendengar berita itu pagi-pagi sekali terasa cukup berat.

“Kemarin aku dan Sica pergi ke Jung Corp. dan sepertinya sekarang aku sudah menyukai kantor. Bagaimana penampilanku? Sudah pasti lebih tampan darimu ‘kan, Hyung?” gurau Yoong membuat Jessica tertawa.

“Dia tidak memukulmu agar kau pergi bekerja, kan?” tanya Yul yang kini tersenyum. Bagaimanapun ini adalah berita yang baik. Yul menerima tamparan di dada dari sang ice princess.

“Seharusnya kau berterima kasih padaku.” kata Jessica sambil cemberut.

“Bersiap-siaplah untuk cemburu, kakakku.” Pikir Yoong.

“SELESAI.” Kata Jessica saat ia telah selesai menyiapkan bekal makan untuk mereka. Ia merentangkan tangannya untuk memberikan bekal makan siang itu pada Yul. Jessica tersenyum lebar yang mana membuat dirinya terlihat sangat lucu. Yul tertawa kecil.

“Terima kasih.” Kata Yul sambil mengambilnya. “Aku harus pergi sekarang, selamat bersenang-senang.” Kata Yul.

“Dah, Hyung. Aku akan menjaga putrimu dengan baik.” Kata Yoong dengan seulas senyum penuh arti membuat Jessica tersipu.

“Baiklah. Dah.” Kata Yul sebelum pergi. Ia duduk di mobilnya sejenak.

“Sejak kapan mereka menjadi sedekat itu?” pikir Yul. Ia menghela napas lalu menyalakan mesin mobil dan melajukan pergi.

+++

“Jessica membuat Yoong pergi bekerja?” tanya Taeyeon dengan pandangan tak percaya.

“Ya.” Jawab Yul singkat.

“Wow! Gadis itu benar-benar bukan main.” Kata Taeyeon tersenyum.

“Ya.” Kata Yul pelan.

Taeyeon memperhatikan temannya yang tak berdaya. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Omong-omong, Soo bilang selama beberapa hari kedepan dia akan datang ke sini setelah makan siang.” Kata Taeyeon.

“Kenapa?” tanya Yul.

“Sunny.”

“Kurasa gadis itu tidak akan membiarkan dia pergi semudah itu.” Kata Yul dengan nada yang masih serius.

“Tentunya.” Kata Taeyeon yang kini menatap Yul yang tengah melamun. “Kalau begitu aku mau pergi, aku mau berkencan.”

Yul mengangkat kepalanya setelah mendengar Taeyeon. “Dengan siapa?” tanyanya.

“Cukup rahasia, dah!” kata Taeyeon lalu beranjak dari sofa dan pergi ke pintu.

“Bagus! Sekarang aku harus makan sendirian.” Kata Yul lalu membuka bekal makan siangnya. Tak berapa lama, ponselnya berdering. Yul mengeluarkan ponselnya dan membaca pesan masuk.

From: Yoong

Hai, Hyung! Kami sedang makan siang sekarang! Selamat menikmati makan siangmu juga. Sica bilang HAI!

Sebuah foto terlampir di bawahnya. Foto itu adalah foto Yoong dan Jessica yang menunjukkan bekal makan siang mereka. Melihat foto tersebut hati Yul terasa perih. Apakah dia cemburu? Yul lalu menutup kotak bekal makan siangnya dan bersandar di kursi putarnya. Ia kehilangan nafsu makan.

+++

“Ayo kita makan sekarang, aku lelah dan kelaparan.” Yoong memohon pada Jessica.

Jessica tertawa kecil mendengar keluhannya. “Oke.”

Mereka pergi ke kafe terdekat. Yoong mengeluarkan bekal makan siangannya namun Jessica menghentikannya.

“Apa?” tanya Yoong.

“Kau akan memakan itu di sini?” tanya Jessica dengan pandangan canggung.

“Uhm…ya.” Kata Yoong. “Ayo kita berfoto dan mengirimkannya pada Hyung.”

“Oke.”

Setelah mengirim pesan pada Yul, Yoong tersenyum sinis. “Kau bisa sangat kekanak-kanakkan saat kau cemburu. Itu kelemahanmu.”

“Ayo kita makan.”

+++

Yul mengembuskan napas keras saat ia beranjak dari kursinya, jam menunjukkan pukul 1.30. Yul menggelengkan kepalanya sebagai bentuk kekecewaan.

“Dia bahkan tidak menanyakan kalau aku makan atau tidak? Bahkan satu SMS pun tidak!” Yul merasa sangat kesal seolah-olah ia kehilangan kontrak senilai satu juta dollar.

“Oke, kalau begitu aku juga tidak akan berbicara satu kata pun padanya!” Yul kini menghadap ke pintu.

“AIISSHH!” ia menendang pintu tersebut dengan sekuat tenaga.

“OOWWW!!” suara erangan terdengar dari balik pintu. Yul membuka pintu tersebut dengan cemas. Ia melihat Sooyoung yang tengah memegang dahinya; mencoba menahan sakit.

“Ya ampun! Maafkan aku, Soo!” kata Yul sambil menuntunya masuk ke dalam kantor.

“Apa yang kau lakukan, Yul!” seru Sooyoung.

“Maafkan aku!” Yul meminta maaf lagi. “Kau sudah makan?”

Raut wajah Sooyoung bersinar ketika mendengar pertanyaan Yul.

“Ya, tapi kalau kau mau mentraktirku, aku tidak akan menolaknya.” Kata Sooyoung antusias.

“Aigoo! Oke! Ayo kita pergi.” Kata Yul lalu berjalan ke pintu. Sooyoung mengikutinya namun ia melihat sebuah kotak bekal makan siang.

“Kau tidak memakan itu?” tanya Sooyoung. Raut wajah Yul berubah gelap.

“Lupakan!” Yul meninggalkan kantor.

“HAHA! Sudah kubilang, dia bukan koki yang baik!” ejek Sooyoung lalu mengikuti Yul.

“Mister Kwon, seseorang mengirimkan ini pada Anda.” Kata sekretaris Yul lalu memberikan sebuah kotak padanya. Yul mengangkat alisnya, ia mengambil dan membuka kotak tersebut. Di dalamnya terdapat secarik kertas, ia mengambil kertas tersebut dan terkejut setelah melihat kertas yang bertuliskan:

“Aku akan memberikan sesuatu yang menegangkan di hidupmu yang membosankan Mister Kwon! Bersiaplah untuk merasa takjub!”

Kata-kata itu ditulis dengan darah.

“Siapa yang mengirimkan itu padamu?” tanya Sooyoung cemas. Ketika itu ponsel Yul berdering. Ia menjawab panggilannya.

“Halo?”

“Salam Mister Kwon! Kau sudah melihat hadiah kecilku? Hadiah itu hanyalah sedikit bocoran dari pertunjukkan kehidupan nyata yang menakjubkan! HAHAHA!”

“Siapa kau? Apa yang kau inginkan?” tanya Yul.

“Belum saatnya Mister Kwon! Silakan tunggu teaser selanjutnya. Omong-omong kau mendapatkan istri yang seksi!” kata laki-laki di ujung sana yang lalu menutup teleponnya.

“HALO?….HALO??” teriak Yul.

“Kita telepon polisi, Yul.” Sooyoung menyarankan.

“Kalau begitu ayo kita pergi ke sana.”

+++

“Apakah baru-baru ini Anda pernah terlibat perkelahian?” tanya Polisi pada Yul.

“Tidak, Pak.”

“Bagaimana dengan masalah bisnis?”

“Saya rasa tidak, Pak. Kami tidak mengambil proyek dari orang lain. Kami hanya menerima proyek yang datang pada kami.” Jelas Yul.

“Kalau begitu kami akan menyelidiki lebih lanjut. Untuk saat ini kami akan mengirimkan beberapa orang untuk mengawasi Anda dan keluarga Anda.” Kata si polisi.

“Baiklah Pak. Terima kasih.”

+++

“Aku mau pulang sekarang, beritahu Tae.” Kata Yul pada Sooyoung. Mereka kini berada di depan KCK.

“Oke kawan, hati-hati.” Kata Sooyoung.

Yul langsung pergi menuju rumah mereka. Ia merasa gelisah karena keluarganya mungkin sedang dalam bahaya. Ia melirik jam tangannya, sudah pukul 5 sore, Seohyun akan pulang sebentar lagi, Yoong dan Jessica akan pulang pukul 6. Ketika itu pintu terbuka. Yul merasa sedikit lega setelah melihat Seohyun.

“Kau sudah pulang.” Kata Yul, dengan cepat ia beranjak dari sofa.

“Ya oppa, tapi oppa baik-baik saja?” tanya Seohyun cemas.

“Ya.” Yul memaksakan seulas senyum.

“Aku akan pergi ke kamarku, Oppa.” Kata Seohyun, Yul hanya mengangguk.

Satu jam kemudian, Yoong dan Jessica akhirnya tiba di rumah.

“Hyung! Kenapa kau sudah pulang?” tanya Yoong.

“Bisakah kita bicara?” kata Yul serius.

“Tentu.” Kata Yoong. Yul berbalik dan melangkah pergi, Yoong mengikutinya. Jessica merasa bingung. Ia tahu pasti ada sesuatu yang terjadi. Matanya mendarat pada sofa di mana kotak bekal makan siang Yul berada. Ia mengambil kotak tersebut dan terkejut ketika kotak itu masih berat. Jessica membukanya dan melihat makanan di dalamnya bahkan tidak tersentuh. Ia cemberut.

+++

“Apa maksudmu, Hyung?” tanya Yoong.

“Seseorang mengancam aku dan keluarga kita. Apa baru-baru ini kau terlibat perkelahian?”

Yoong memalingkan muka untuk membangkitkan ingatannya.

“Sebenarnya, kemarin malam aku memukul seseorang.” Aku Yoong.

“Sial!” umpat Yul, ia mengepal erat tinjunya. Yoong terkejut melihat reaksi Yul.

“Sekarang kau benar-benar marah, kan?” tanya Yoong.

“Astaga, Yoong! Apa yang kau perbuat? Kau menyebabkan dirimu dan keluarga kita dalam bahaya! Jessica dan Seohyun! Apa kau menggunakan otakmu?” bentak Yul.

Sekarang Yoong merasa lebih terkesan. Yul memarahinya! KEMENANGAN! Ia tersenyum memikirkan hal itu.

“Kau masih bisa tersenyum? Apa kau mengerti jelas apa yang sedang terjadi saat ini?” lanjut Yul, suaranya menggema.

“Hei, apa yang terjadi?” tanya Jessica.

“Tidak ada, Sica. Hanya saja…bisakah kau memberi kami waktu sendiri?”

“Oke, aku ke sini hanya untuk-”

“JESSICA, KUMOHON.” Suara Yul semakin keras, mengejutkan Jessica dan Yoong.

“Oke, maafkan aku.” Suara Jessica bergetar saat ia berusaha menahan tangisnya. Ia lalu segera pergi.

Yul terduduk lemah di kursi. “Aku hanya tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa kalian! Aku tidak mampu lagi kehilangan anggota keluarga yang lain!”

+++

Jessica berlari ke kamarnya setelah Yul berteriak padanya. Ia benar-benar terluka.

“Aku hanya ingin memeriksa apakah dia sudah makan atau belum.” Pikir Jessica sambil terus menangis.

“SEOBANG BODOH!”

Jessica mendengar ketukan di pintu, dengan cepat ia berbaring dan menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya dan berpura-pura tidur.

“Sica.” Panggil Yul dari luar. Dengan perlahan Yul memutar kenop pintu. Untungnya pintu itu tidak terkunci.

“Aish! Kenapa aku tidak menguncinya?”

Yul melihat Jessica yang ditutupi selimut.

“Sica…” panggil Yul lagi. Gadis itu tidak bergerak namun ia yakin Jessica belum tidur.

“Sica, maafkan aku.” Kata Yul ketika ia mencapai tempat tidur Jessica.

“Kau berteriak seperti itu pada orang-orang dan meminta maaf dengan mudahnya?”

“Aku tahu kau belum tidur, princess.” Kata Yul sekali lagi.

“TIDAK, SEOBANG BODOH!” Jessica bicara tanpa berpikir yang mana ia sesali akhirnya. Harusnya ia sedang ‘tidur’. Yul tersenyum melihat kelucuan Jessica. Ia berlutut dan kembali berbicara.

“Kau tidak tidur atau kau tidak suka dipanggil princess? Yang mana, baby?” gurau Yul.

“SEOBANG BODOH!” jawab Jessica.

“Ya, aku memang bodoh. Maafkan aku, sayang. Bisakah kita makan sekarang? Aku belum makan apa-apa sejak pagi tadi.” Kata Yul.

“Karena kau tidak memakan apa yang sudah aku siapkan! SEOBANG BODOH!”

“Aku cemburu.” Kata Yul sambil cemberut. Jessica menurunkan selimut yang menutupi kepalanya dan memandang Yul.

“Apa?” tanya Jessica.

“Kau berfoto bersama Yoong dan aku harus makan sendirian. Kau bahkan tidak mengirim SMS padaku dan menanyakan apakah aku sudah makan atau belum.” Jelas Yul yang masih cemberut. Hati Jessica mencair setelah mendengar penjelasannya.

“Maafkan aku, Seobang-ah.” Kata Jessica sambil mencubit kedua pipi Yul.

“Maafkan aku karena berteriak padamu, sayang.” Kata Yul lalu mengecup kening Jessica. Jessica membalasnya dengan seulas senyum.

“Dimaafkan. Ayo kita makan.” Kata Jessica sambil bangun dari tempat tidur.

“Suapi aku, Sicababy.” Pinta Yul dengan lucu membuat gadis itu terkekeh.

“Oke seobang.”

+++

“Rencanaku berjalan dengan cukup baik.” Pikir Yoong.

+++

“Apa rencanamu selanjutnya, hyung?” laki-laki bertubuh kecil itu bertanya pada kakaknya.

“Membalaskan dendammu, adikku. tunggu saja.” Ucap pria yang bertubuh besar dengan seulas senyum sinis.

 ~~~~;~~~;~~~~

TBC

i’m sleepy

credit: samHolmes @AFF

boiboi

Advertisements

59 thoughts on “My J [Chapter 9]

  1. Q cneng bgt xma kterbukaan yul dcni. Jd xmua bza trzampaikan. Cmburu ya blg cemburu. Jd kan xmuanya jlaz & slesei. Y0ong cramu ckup mnjur. Daebak!
    Wadauw, ne acr dndam dndaman uda m0w mlai neh. Lnjt!

  2. hihihi, yul cemburu nie yeh…
    kyaaa yulsic bner” slalu bkin melting daah…
    yoong bkal ngegoda yul lgi kek’y agar cmburu.. ckckck
    omo, awas kluarga kwon dah ada yg neror, bhya nich…
    lanjut lanjut, zZZZzeeemangaaatt…

  3. bendera peperangan dibentangkan .. balas dendam dimulai dan untuk orang yang balas dendam jangan berani2 nyentuh yoong oppa ataupun yul appa ..

    yul lucu yahh kalau cemburu .. wkwk

    wooww tae kencan?? kemajuan tuhh ..

    part selanjutnya bakalan lebih menengngkan ..

    okk lanjutt ..

  4. annyeong…

    ddiihh si neng,apdet ga bilang-bilang =,=

    YUL CEMBURU!!!astagahhh lucu bangettttttt >.<

    tapi itu siapa sih yg lagi ng bahas balas dendam?
    Klo Yoong kaya nya ga mungkin bgt deh…hmmmm *mikir

  5. Anyeong,,!!
    Suka cra yul mnta mf sm sica,,

    Yoong jgn brulah lg kasian yul,,

    Mudhan orng yg blz dndm ma kel.kwon
    gk da hubungannya sm yoong,,

    Jngn lma2 ya tarra updatenya,,!!!

  6. yul cemburu usaha yoong sukses..
    Next part tegang”n kah??
    Msalah yg yoong buat kali ini ribet neh..
    Lanjutkan chemungut 🙂

  7. Yeahhh kembali menegangkan diakhir chapter ini -..-
    Salut buat yul yang ngaku cemburu. Lucu buat sikap sica yang lupa harusnya pura pura tidur haha. Yoong daebak lah. Wkwkwk~
    Siapa sih sebenernya tuh yang ngancam ngancam? :/
    Taeny + soosun belum ada yah? Hehe

  8. yup
    seorg cowok bs sangat kekanak-kanakan saat dia sdg cemburu, tetapi terkadang hal itu tdk disadari oleh pasangannya
    #kok curhat?

  9. haha…..yul cemburu….pinter yoong rncnax brhasil…tp skrg ada mslh bru tu…pke ngancem2…tmbh seru oi…..lnjut y thor next chapter…soon…thx.

  10. Yahhh,, itu org yg kirimin pesan ganggu amat sihh
    Udh lgi sweet bgt yulsic momentnya eh ada yg ganggu ckck

  11. Ceillahh yul cembukur nie ..
    Haahaahaa …
    Moment yulsic asik bgt nie …
    Pnsran spa yg neror si yul ea ?
    Lanjut lanjut …

  12. yuri cemburu
    yang neror itu ada kaitannya ya sama yoong?
    semoga yang balas dendam ga ngelukain siapa-siapa

    lanjut thor,, semangat 😀

  13. Wow…. Yulsic muanis benjet!
    Ahaha
    tapi koq we rada curiga sama yoong?
    Tpi masa iya sich yg ngasih ancaman itu yoong gak mungkin kan,
    trus iitu lagi yg di bawah…. Apa maksud nya hyung. Apa emang orang yg di pukulin yoong itu. Jiaaaa jdi kepo we.

  14. Annyeong ,,,,,,,,

    Yeeyeeh ,,, Yoong berhsil buat Yul cmbukur ,,,kkkkeee

    Hmmm,, Taeyeon kencan sma Fany psti ,,,,yakin dah ….,,

    Waah,, akan ada mslah d next ,,,
    D tunggu ,,,,
    SEMANGAAAAAAAT

  15. ah akhrnya yul ngaku jg kalo cemburu hehe yoong pinter jg..keke btw blh nta pw yg my j di proteck ga,reader baru nh.hehe

  16. Knp 2’2 nya jd pd minta maaf. Pasangan yg lucu. Hehe

    ciyeeeee Taeng udh pya tmn kencan bahagia bgt 😀

    . Kayk’a chap slnjut’a bakal ada sesuatu yg wew :/
    d tggu chap slnjut’a #SEMANGAT#

  17. Eciee…ciee…yulsic.
    Chukae yoong usahamu brhsil,,skrg tgl kau dketin si seo trz pikat htiny…
    Ah tae appa kncan ma spa tuh,fany omma kah??syg yah g’ da momentny.soosun jga g’ ada.
    Itu spa sih yg neror kwon family.pnsaran,,lanjo…t.

  18. wah ada sapa tuh yg mau balas dendam???
    cicicuwit YULSIC..hehe
    semangaaaaaaaaaaaaat thor lanjut update ^^

  19. 2 laki-laki misterius itu siapa ya???
    n mau balas dendam k siapa coba?? di antara salah satu kwon bsaudara ato kah dua2nya..
    haduuh,, sumpah bikin penasaran >.<

    d tunggu next part-nya thor,
    hwaiting 🙂

  20. aku bingung thor mau komen apa soalnya aku penasaraan sma chapter selanjutnya
    di tunggu lanjutannya

  21. Betul kata yoong.. kalo yul cemburu lucu hahaha
    Yul manja yee dama sica haha
    Itu siapa yg neror yul?
    Keluarga lee dongwook kah?
    Rencana apa lagi tuh si yoong haha

  22. Kyanya pndek bnget part ini :p
    kyaa~ yoong nappeun bkin yul cemburu keke tp gpp jstru bkin seru haha
    siapa tuh yg neror kwon family?? #penasaran
    lanjutt 🙂

  23. Siapa ea kira2 org yg ngancem yul appa?? Phakah bener, tu org yg yoongie pukul di bar??# dah deh nae gak sah sok mikir w tau koq otak loe dah loe gadein

    iiihh yoongie, kamu tu iseng bgd ce ma yul appa…..phi nae suka saat yul cembrutu cozzt stelah ntu da yulsic moment yg suiiiiit bgd pake minta di suapi s’gala gi..!!¤_^!!!

    Tarra eonnie gomawo dah ngabulin my promise…mian nae ru coment abz di tempat camping nae atit so nae gak bz buka ff dah…-_-…#GAK DA YG NANYA U6 X

    PAY…PAY…CHU~
    ~_^
    PELUKCIUMYOONYULSICMASUKINkarungWATDIBAWAPULANGKEPLUTO xdxdxd…

    http://Www.alienANEH@GHEatit.com

  24. Kakaaaaa ,, aku hadir looo .*nongol.dari.rumah.yoonsic(?) ahaha

    katamu aku panggil’y kaka aja,, umm ok,, kaka tara annyeong~ aku reader lama ko,, cuma dkit ganti ID aja#beladiri hkhkhk

    ne kaya’y kaka line’y bbrapa tingkat diatasku..so,im still innocent *seret.seobebeh 😉

    aku lupa mau coment apa di part ini,, and aku gamau baca ulang,coz takut sesak nafas lagi hahaha ..

    Yang penting coment kann jhaha

  25. Ihhihihi sica lucu bangetttttt. Buset si yoong, tega bener bikin yul jd gitu -_- siapa sih itu yh ngirim tulisannya

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s