Ice Boy [Part 11]

Hi 🙂 double update for today *edisibaik

enjoy~

~~~~ ~~~~ ~~~~

Part 11

Seohyun tengah berjalan melewati bagian loker di koridor saat ia melihat seseorang.

“Yul Oppa?”

Ia tersenyum dan mengendap-endap di belakang laki-laki yang sedang sibuk mengemasi barang-barangnya di loker.

Setelah ia berhasil mendekat, ia menutup matanya dengan tangan kosong. “Tebak siapa ini?”

Laki-laki itu terdiam sejenak dan menjawab. “Uhm…maaf, Nona. Suara Anda tidak terdengar familiar.”

Mendengar suara yang tak dikenalnya, Seohyun segera menarik tangannya dari mata laki-laki itu.

Laki-laki itu berbalik dan menatapnya.

“Oh, mianhamnida. Saya kira Anda Yul Oppa. Maafkan saya.” Ia membungkuk berulang-ulang sebelum melangkah pergi, meninggalkan laki-laki itu tercengang.

“Yah, Yoong-ah!”

Yoong kembali tersadar saat ia mendengar seseorang meneriakkan namanya.

“Kenapa kau lama sekali?” kata Soo jengkel.

Yoong menatapnya. “Hei teman, apakah sekarang kita berada di surga?”

“APA-APAAN?” temannya mengernyit.

“Kurasa aku baru saja melihat seorang bidadari.”

“Ada apa denganmu?” Soo memukul bagian belakang kepalanya dengan pelan. “Cepatlah! Kita akan terlambat.”

Dia tidak terlihat familiar. Yoong menutup pintu lokernya.

Sebelum pergi, ia melihat sesuatu di lantai.

Mengambil benda itu, ia membacanya.

Seo Ju Hyun

Guru paruh waktu.

“Dia seorang guru?!”

~~~:~~~:~~~

Jessica sedang berjalan bersama teman-temannya untuk makan siang. Ia tengah menggandeng lengan sahabatnya ketika ia mengenali Yul di antara kerumunan siswa yang berjalan berlawanan arah dengan mereka.

Hanya dengan melihat laki-laki itu bisa membuatnya tersenyum seketika.

“Hei, Tiff. Bisakah kau pergi duluan? Aku mau berbicara sebentar dengan seseorang.”

“Oke. Cepatlah.”

“Baiklah.”

“Dan Jessi, kumohon jangan menghindari kami lagi.” Pinta Tiffany.

Jessica tersenyum meyakinkan. “Aku akan makan siang denganmu. Tunggu aku.”

Ia melambaikan tangan pada temannya dan pergi menghampiri Yul.

“Yul-ah!”

Yul menoleh ke arahnya. “Hei.”

“Kau mau pergi ke mana?” tanyanya, membuntuti di belakangnya; DAN masih dengan senyumnya yang takkan pernah lenyap.

“Ke mana saja.”

“Oh. Kau tidak akan pergi makan siang?”

“Tidak.”

Jessica tiba-tiba cemberut, merasa sedikit tertolak.

Lalu sebuah ide muncul di kepalanya. “Aku tahu! Bagaimana kalau kau bergabung makan siang dengan kami?”

Ia tidak menunggu jawaban laki-laki itu dan menariknya secara paksa.

“Jung!”

~~~:~~~:~~~

“Di mana papan identitasku?”

Kelas terakhirnya di pagi hari telah selesai dan Seohyun berada sendirian di ruang kelas. Ia mencari papan identitasnya dengan bingung.

“Di mana aku menyimpannya?”

“Mencari ini?”

Sebuah tangan menyerahkan papan identitas di depannya.

“Papan identitasku! Oh, kukira aku menghilangkannya.” Seohyun  berteriak dengan sukacita dan mengambil benda itu.

Ia melihat orang yang memberikan benda itu kembali padanya dan membungkuk berterima kasih. “Kamsahamnida.”

“Tidak masalah, Ms. Seo.”

“Panggil saja Seohyun.”

Laki-laki itu tersenyum. “Oke, Seohyun. Omong-omong, aku Im Yoong dari kelas 6-A.”

“Hai, Yoong Oppa. Senang bertemu denganmu.”

Yoong terkekeh. “Kau benar-benar memanggil seorang siswa dengan sebutan Oppa?”

Seohyun mengerucutkan bibirnya sambil berpikir. “Kau murid kelas tiga, bukan?”

Yoong mengangguk.

“Kalau begitu aku lebih muda darimu jadi aku harus memanggilmu Oppa.” Seohyun menatapnya dengan polos.

Dia benar-benar seorang bidadari. Kyeopta~ Yoong tersenyum mengagumi. “Aku tidak keberatan juga.”

Seohyun balas tersenyum. “Terima kasih, Yoong Oppa.”

“Sekarang waktunya istirahat makan siang. Apa kau mau bergabung makan siang dengan kami?”

Seohyun tidak langsung menjawab.

“Jika kau tidak keberatan.” Tambah Yoong segera.

“Oke.” Ia menyetujui dan mulai berjalan, dengan Yoong mengikuti di belakangnya.

“Aku tidak tahu kau seorang guru di sini.” Kata Yoong.

“Aku baru saja bekerja dua hari yang lalu.”

“Oh, itulah sebabnya kau tidak terlihat familiar.”

Seohyun menunduk dan wajahnya memereah, mengingat apa yang dilakukannya pada laki-laki itu tadi.

“Tadi kau menyebut nama Kwon Yul. Kau mengenal dia?”

“Ya, dia Oppa-ku.”

~~~:~~~:~~~

“Jessi, di sini!” Tiffany memanggilnya begitu ia melihat sahabatnya memasuki kantin sekolah.

“Teman-teman, Yul akan bergabung makan siang dengan kita, kalian tidak keberatan kan?” tanya Jessica.

“Tidak masalah. Semakin banyak orang, semakin meriah.” Kata Tiffany.

“Ya, dan semakin banyak makanan, semakin meriah!” Soo menyetujui dengan sukacita.

“Di mana Yoongie?” tanya Jessica lagi, menyadari temannya yang lain tidak terlihat.

“Hai teman-teman!” tak laman kemudian Yoong dan Seohyun datang. “Kau mencariku, Sica?”

“Ya, Yoong. Dari mana kau?”

“Sica Unnie!” Seohyun menyapanya.

“Oh, SeoHyun-ah!”

Yoong melihat keduanya. “Kalian berdua sudah saling mengenal?”

“Ya.” Seohyun membenarkan. “Aku bertemu Unnie dua hari yang lalu.”

“Yah, aku tidak terkejut kau sudah bertemu dengan siswa yang paling populer…” Yoong mencubit pipi Jessica. “DAN yang paling memikat di sekolah ini.”

“Yah! hentikan, Yoong-ah.” Ia memukul lengan Yoong dan memelototinya sementara Yoong hanya menunjukkan tawa alligatornya.

“Yul Oppa!” Seohyun melihatnya saat dirinya tengah memandang berkeliling.

Laki-laki itu duduk dengan diam sambil memperhatikan mereka lekat-lekat.

“Semakin banyak orang, semakin meriah, eh?” kata Yoong, melihat 6 orang lainnya yang berbagi meja dengannya.

Jessica tersenyum dan duduk di samping Yul. “Hei teman-teman, dia Seo Ju Hyun. Dia guru baru di sini.”

“Guru?!” seru Tiffany, Sunny, dan Soo bersamaan.

“Senang bertemu dengan kalian, Unnie, Oppa.” Ia membungkuk hormat. “Panggil saja aku Seohyun.”

“Seohyun-ah, mereka Tiffany Hwang, Lee Soon- Uhm…Sunny, dan Choi Shikshin.” Tunjuk Jessica sambil memperkenalkan mereka.

“Yah!” Soo menuntut setelah mendengar perkenalan temannya.

“Hyoyeon Unnie!” Hyoyeon tengah berjalan melewati meja mereka ketika Seohyun melihatnya.

“Oh! Seohyun-ah!” Hyoyeon melambai padanya.

“Unnie, bergabunglah dengan kami.”

“Uhm…kalian tidak keberatan?”

“Tentu saja! Bergabunglah!” Yoong membenarkan.

Hyoyeon tersenyum dan duduk di samping Seohyun. “Hai semuanya!”

Ia melihat Yul dan menyapanya. “Kwon Yul di sini juga? Hai Yul!”

Bahkan sebelum Yul bisa mengucapkan sepatah kata, Jessica segera menyapanya. “Hyoyeon-ah!”

“Hai Sica!” mereka tersenyum satu sama lain sementara Yul mengamati Jessica.

“Seohyun-ah, bagaimana bisa kau menjadi seorang guru tapi kau maknae di antara kita?” Sunny memulai.

“Sejujurnya Unnie, aku tidak tahu juga. Aku hanya mencoba keburuntunganku. Lagipula, aku hanya guru paruh waktu.”

“Apa kau masih sekolah?” tanya Tiffany.

“Ya, Unnie. Aku home-schooling di Jepang.”

“Jepang? Kenapa kau di sini?”

“Aku sedang berlibur.” Seohyun tersenyum.

“Oh, senangnya menjadi siswa home-schooling.” Komentar Soo.

“Maknae pasti berasal dari keluarga kaya.” Hyoyeon menduga-duga.

“Sebenarnya Unnie, kami memiliki sebuah rumah sakit di Jepang.”

“Ohhh.” Mereka semua kecuali Yul terkagum-kagum.

Dia pasti sekaya Yul. Jessica menerka-nerka.

Keluar dari topik, Soo mengatakan sesuatu. “Hajimemashite, Choi Soo desu. Doozo yoroshiku.”

Doozo yoroshiku.” Jawab Seohyun dan tersenyum.

“Kau bisa bahasa Jepang?” tanya Yoong kagum.

“Tentu saja! Aku pernah tinggal di Jepang selama dua tahun.” Soo menyombongkan diri.

“Whoa! Aku tidak mengetahui hal itu?”

“Bagaimana kau akan tahu, Yoong? Kau tidak bertanya.” Ia mencemooh.

“Yah, aku tidak peduli juga.” Gumam Yoong malas dan kembali makan.

Menyadari dirinya diabaikan, Soo menjepit sumpitnya erat-erat dan dengan cepat mengambil makanan Yoong.

“Yah!” Yoong kembali menuntut.

Soo mengunyah makanan itu dan memberinya ‘merong’.

Yoong menoleh ke Jessica dan mulai merengek seperti anak kecil. “Sicaaa!”

Tidak tahan melihat apa yang dilakukan temannya, Jessica mengomel. “Yah Shikshin! Jangan mencuri makanan Yoongie.”

Soo tersenyum licik dan mengambil beberapa makanannya juga.

“Hei!” Jessica mencoba menghentikannya namun laki-laki itu terlalu cepat.

“Itu makan siangku.” Jessica merengek.

Jessica hendak memakan makan siangnya yang tersisa namun ia melihat Yul menaruh beberapa makanannya di piring miliknya.

Teman-temannya yang melihat itu memerhatikan mereka.

“Aww~ Yul manis sekali.” Celoteh Sunny kagum.

“Aku juga bisa bersikap manis.” Kata pacarnya dengan nada cemburu.

“Benarkah? Lihat apa yang baru saja kau lakukan.” Sunny memutar bola matanya dan kembali makan.

Jessica tidak bisa menahan senyumnya melihat tindakan manis Yul. “Te-terima kasih.”

“Habiskan.” Perintah Yul saat ia selesai memberikan semua makanannya.

Tiba-tiba, Soo meledak dalam tawa. “Ya ampun, Sica! Wajahmu benar-benar merah?”

“Benar, Jessi.” Sahabatnya setuju dan teman-temannya yang lain tersenyum lebar.

“Mungkin dia menyukai Yul.” Tambah Hyoyeon tanpa diduga dan itu membuat Jessica tersedak.

“Sica, kau tidak apa-apa?” Yoong menyerahkan sebotol air padanya namun Yul lebih cepat sehingga ia hanya menepuk-nepuk lembut punggungnya.

Jessica meneguk air itu dan mengangguk menandakan bahwa ia baik-baik saja.

Yul menatap mereka sesaat dan kembali makan.

“Oh, Yul Oppa. Seseorang telah jatuh cinta dengan pesonamu.” Goda Seohyun.

Jessica melirik Yul dan melihat laki-laki terdiam. Mungkin dia tidak suka digoda.

Ia menoleh pada teman-temannya dan menuntut. “Hei, hentikan teman-teman.”

Ia berusaha menahan mereka untuk semakin menggoda dirinya dan Yul.

Tapi kenyataannya, suara-suara di dalam benaknya memberitahu mereka. ‘Kalian memang yang terbaik teman-teman. Terus goda kami.’

“Sayangnya, kurasa woori Sica akan lebih bahagia kalau laki-laki itu adalah Donghae.” Kata Yoong setelah ejekan mereka berhenti.

“Apa?!” sahut Jessica kaget.

“Jessica sekarang menyukai Donghae?” tanya Hyoyeon, sama-sama terkejut.

“Tidak, aku tidak menyukai dia.” Jessica membela diri.

“Oh, ayolah Jessi. Jangan menyangkalnya lagi.” Tiffany memaksa.

“Tiff!” Jessica memberikan tatapan apa-yang-kau-katakan pada sahabatnya.

“Ya, Sica. Dua hari yang lalu kami melihatmu sedang makan siang dengan dia.” Sunny membenarkan.

“Tapi kami hanya makan siang bersama. Itu saja.” Ia mencoba membela dirinya lagi.

“Uhm…apakah ‘Donghae’ yang kalian bicarakan itu siswa dari kelas 6-B?” tanya Seohyun penasaran.

“Ya. Sudah bertahun-tahun dia mengejar Sica.” Kata si Shikshin.

“Dan aku senang usahanya terbayar sudah.” Hyoyeon melihat ke Jessica dan tersenyum lebar. “Aku yakin Donghae akan mati dengan bahagia kalau dia mengetahui hal ini.”

“Permisi.” tiba-tiba Yul beranjak dari kursinya.

“Kau sudah selesai, Oppa?” tanya Seohyun.

“Ya. Aku akan pergi duluan.” Ia terdengar kecewa.

“Tunggu-” Jessica mencoba menghentikannya namun malah diabaikan.

Ia memandangi Yul pergi. Aku tidak menyukai Donghae.

Ia menghela napas sedih dan menoleh ke meja mereka. Hanya Yul.

~~~:~~~:~~~

Kelas mereka baru saja berakhir. Kelas terakhir sebelum akhir tahun.

“Sampai jumpa, Yul Oppa! Selamat menikmati liburanmu!”

“Bye, Ju Hyun-ah. Take care.”

“Sampai jupa, Ju Hyun-ah. Hati-hati.”

Seohyun dan Yul saling berpamitan.

Yul hendak pergi ketika Jessica melihatnya.

“Yul!” serunya.

Yul berhenti sejenak namun tidak menoleh padanya.

“Yul…” Jessica mengembuskan napas keras-keras setelah ia berada di hadapannya.

“Apa?” tanyanya dengan suara rendah dan dingin.

“Uhm…” ia berhenti sejenak. Apakah aku benar-benar harus meminta maaf padanya?

“A…uh…aku minta maaf.” Gumamnya.

Pernyataan itu membuat Yul menatapnya dengan bingung. “Untuk apa?”

“Karena…” ia berhenti lagi. Oh, Jess. Kenapa kau harus merasa menyesal padanya? Ini tidak seperti dia memberitahumu kalau dia juga suka padamu.

“Karena…karena tadi aku menyeretmu untuk makan siang dengan kami. Aku tahu kau merasa tidak nyaman dengan mereka.”

“Teman-temanmu baik-baik saja.” Kata Yul memastikan.

Dan pernyataan itu membuat Jessica bahagia.

“Itu saja?” tanya Yul.

“Selamat menikmati liburanmu, Yul dan…” ia menunduk. “Aku akan merindukanmu.”

Yul tidak melepaskan tatapannya dari gadis itu. “Watashi mo.”

“Huh?” Jessica mendongak dengan bingung.

“Sica!” seseorang menyela.

Keduanya menoleh ke arah suara itu berasal.

Orang itu adalah Donghae, berjalan menghampiri mereka.

Merasa terkejut, dengan tiba-tiba Yul meraih pergelangan tangan Jessica. “Ayo, Jung. Aku akan mengantarmu pulang.”

Ia mulai berjalan namun Donghae telah berhasil menghampiri mereka dan menggenggam lengan Jessica juga.

“Ikutlah denganku, Sica. Aku ingin menghabiskan hari denganmu.”

Yul menatapnya. “Permisi. Kami buru-buru.”

“Diamlah, teman. Aku tidak berbicara padamu.” Donghae balas menatapnya.

Saat itu adalah pertama kalinya mereka saling bertemu dan tenyata tidak berjalan dengan baik.

“Lepaskan dia.” Yul memperingatkan; keduanya masih memegang lengan Jessica.

“Siapa kau menyuruh apa yang harus aku lakukan?”

“Dan siapa kau untuk menariknya pergi?”

Suasana kian memanas dan Jessica yang terjebak di antara keduanya tidak bisa berbuat apa-apa selain menonton mereka.

“Apa kau benar-benar bertanya siapa aku?” Donghae mendesis. “Yah. aku akan menjadi suami Sica di masa depan.”

“Kalau begitu ambil dia di masa depan, jangan sekarang. Kita ada di masa sekarang.”

Percekcokan mereka semakin memanjang dan Yul tidak ingin berdebat lagi.

Ia menarik Jessica dengan paksa namun genggaman Donghae di lengannya terlalu erat.

“Aku tidak akan membiarkanmu membawa dia pergi dariku. Lepaskan!” kata Donghae tegas; bahkan tidak berpikir untuk segera melepaskannya.

Melihat bahwa Jessica akan tersakiti oleh tindakan mereka, Yul perlahan melonggarkan genggamannya di lengan gadis itu.

Oh tidak, Yul. Jangan coba-coba melepasku. Jessica menatapnya dengan mata melebar.

Seolah-olah mendengar apa yang dikatakan oleh benaknya, Yul balas menatapnya dengan lembut. Maafkan aku, tapi aku harus.

Yul lalu melepaskan lengannya.

Donghae tersenyum licik. “Kau hanya membuang-buang waktuku. Ayo, Sica.”

Ia menarik Jessica pergi.

Yul menatap tangannya dan menghela napas. Lebih baik seperti ini.

Ia melihat sekilas dan memperhatikan Donghae yang membawa Jessica darinya.

“Sehingga tidak ada yang akan tersakiti.”

~~~:~~~:~~~

Yul hendak melajukan mobilnya ketika tanpa diduga seseorang membuka pintu sisi penumpang dan masuk ke mobilnya.

“Kau bilang kau akan mengantarku pulang tapi kau pergi tanpa aku?” kata Jessica dengan nada aku-tidak-bisa-memercayaimu.

Yul menatapnya dengan terkejut. “Apa yang kau lakukan di sini?”

Jessica memutar bola matanya dan memasang sabuk pengamannya.

Tidak menerima tanggapan apa pun, Yul hanya membiarkannya dan memutuskan untuk melajukan mobilnya.

Di perjalanan, Jessica melirik Yul.

Ia berdeham dan berbicara. “Kenapa kau melepasku?”

Jessica berhenti sejenak dan melanjutkan. “Aku tidak menyukai apa yang sudah kau lakukan.”

“Sudah berapa lama kau mengenal Lee Donghae?”

Pertanyaan itu membuatnya terkejut namun ia menjawabnya juga. “Sejak tahun pertama.”

“Kalian berteman?”

“Ya. Dia selalu berbicara padaku sejak hari pertama kami bertemu dan sejak saat itu, dia mulai…”

Ia melanjutkan dengan ragu-ragu. “Mengejarku.”

Yul tidak mengatakan apa-apa lagi dan hanya terfokus ke jalanan.

Setelah beberapa menit, mereka tiba di apartemen Jessica.

Yul turun dari mobil dan membukakan pintu untuknya.

“Terima kasih.” Hanya itu yang bisa digumamkan Jessica dan ia mulai berjalan menuju apartemennya.

“Jika aku tidak melepaskanmu, kau akan terluka.” Yul berbicara, membuat gadis itu berhenti berjalan.

“Si ikan itu terlihat tidak ingin melepaskanmu.” Tambahnya.

Jessica berbalik dan memandangnya.

Yul kembali menatap ke arahnya; matanya penuh perhatian.

“Selamat malam, Jung. Dan selamat menikmati liburanmu juga.” Ia kembali ke mobilnya dan melaju pergi.

“Selamat malam, Yul.” Gumam Jessica dan tersenyum.

“Terima kasih sudah perhatian padaku.”

~~~:~~~:~~~

TBC

Thanks ya yang udah bantu do’a kemaren ^^

IMG03525-20130524-1510

credit : Juri @SSF

boiboi~

Advertisements

71 thoughts on “Ice Boy [Part 11]

  1. waaahh .. setidaknya dengan update ice boy bisa ngurangin rasa sedoh gara2 my j ..

    ahh yul appa sica eomma makin dekatt .. yeeeeyyy senengnya .. hahaha

    waahhh .. kamu jga lulus thor?? hahaha selamat yahh .. kalau gitu tinggal nungguin pengumuman SNMPTN dan tes SBMPTN yahh ..

    okk lanjutt .. jngan lama

  2. annyeong…

    ecciie yg udah LULUS haha,chukkae 🙂 *edisibaik narsis ye,d sini nongol d twitt jg nongol..

    itu knape malah ng rumpi + nggoda Jessica masalah si ikan d depan Yul,dy kan jd gedeg sendiri ckckck…
    ddiihh Yul ma Hae rebutan tangan Jessica,kek piala bergilir aja :p tp Yul knpa g langsung d gendong aja,biar gampang 😉
    Udah ahh segitu aja comment ku 🙂

  3. Ternyata update lagi 🙂

    Bikin greget pas rebutan tuh sica sama yul + hae ckck…… Tapi, untung jadinya sama yul hehe~……. Apa yul dah mulai ke sica? Penasran, ditunggu next chap nya.^^……Yoong udah nemuin bidadarinya nih ehemm =]

  4. yaaa
    chukae thor lulus ujian tahun ini 🙂

    it tmn2 sica mrusak mood yul aj dah gra2 bhas ttg donghae.
    pdhal sikap yul lg so sweet bgt ke sica pas mkan siang itu.
    huft!

    d tnggu next chap ya, smga yul cpet nembak sica hahaha

  5. chukkae thor ud lulus 🙂
    hadeh kapan yulsic jadiaaannnn buruan thor hehe

    thor buat yulsic chatting lagi y seru baca nya xoxo

    lanjut thor 🙂

  6. Tuh kan bener seo sama yoong u,u ahh mereka ber 8 udah ngumpul, kurang taeyeon tuh. jessica kayaknya gamau banget lepas dari yul haha tiba2 nongol ajaa.
    ciye lulus cieeee hahaha selamat ya 🙂 mau lanjut kemana kak? *cielahkakak*

  7. Waahh chukkae thor udah lulus^^

    ini aku sukaa ><
    yulsic unyu2 sumpeh u.u
    Yul kaga nembak2 ah, kapan jadiannya nih ? Cuma kasih sinyal2 (?) cinta buat sica aja…

  8. yeah yoongie kau betul sperti.a tdi kau baru bertemu dgn bidadari kekeke
    ecieee ada yg cemburu nih kaya.a *lirik yul oppa
    hehehe

  9. Huaaaaa selamat ya thor… Cieee lulus!
    Pasti seneng bget udh plong!
    Ahahaha….
    Semoga tahun we UN bener” udh lenyap dri muka bumi ini.! #jiaaMalahanCurcol

    hemmz tdi sempet belon bisa bedaain nieh kirain ini tadi My J
    sampek pertengahan cerita bru ngeh. Klo ini Ice Boy ahaha
    masih nyesek sich sama END nya My J. T,T sudah lah. Hiks,hiks masih ada Ice Boy wkwkw semoga ini lebih baik. #plak

  10. chukkae tar….

    yoong lngsung terpana liat hyunie…
    cie…cie… yul perhatian kali sma sica

    pertarungan yg seru antara yul n si ikan kakap itu

  11. pertama: saya ucapkan selamat atas kelulusan nya dek tarra yg… 🙂
    ini yul perhatian nyamah udah tapi tetep tiis na teu lengit..
    Harusnya yulsic lburannya bareng biar seru..

    Udah ah met bobok nyenyak tarra Bye mumumuach. 😀

  12. ehem ehem yg udah lulus, chukhaeee
    eh kita sama loh djurusan bahasa..#kagananya

    gw jg msih sedih nich dngn brakhir’y My J..huwaaaaaa
    iih yul sweeeet, soebang kece pas bilang jika aku tdk melepasmu, kau akn trluka..ckckck
    makin tmbah dket aja nich yulsic…
    lanjut, sesemangaaaat…

  13. selamat lulus ya. akhirnya lega ya. jessica pilih yul ketimbang donghae. bagus jessica. mana taeng krn kasian tiffany sendirian hehehe.
    ku tunggu selanjutnya dan hwaiting

  14. DI SAT DA MOMENT YG PAS WAT NYATUIN YULSIC NAPA MALAH BAWA2 FISHY~ku CE????? YUL~APPA JADI BAD MOOD KAN!!! v_v….sabar ea ujian tuhan.

    Hyunie, nae si alien pluto yg cantik maniz imoet lucu polos nan menggemaskan ne gak setuju hyunie ma appa pha lagi my yoongie cozz appa hanya milik eomma and my yoongie cuma milik nae titik gak pake koma dsb….arrasoyoo!!!

    Ahhh….fishy~ku jgn ganggu yulsic my parent donk harus na fishy~ku lebih peka dong sama eomma, pha fishy~ku gak liat kalo sica~eomma itu suka na…..ahhh aniiiii cinta na cuma wat yul~appa oeh? So, jgn ganggu yulsic moment gi arrasoo!!! Please…buink…buink….

    Pay…pay…chu~
    ^_~

    http://www.alienMANIEZZZT@gheBADmOod.com

  15. Waaahhh kapan nih yulsin jadiannya,,,
    Jngn lama2 ya thor,,, hehehheh,,,
    Love Ice boy n My J…
    Ditunggu kelanjutan ff nya,,,
    Author slamat buat kelulusannya,,,
    Yulsic Jjang,,,
    AUtho Jjang…

  16. Annyeong ,,,,,,,,

    Wwwwaaah,,, YULSIC Mkin” dah ,,,
    Sprtinya Yul sdah memprlhatkan kcemburuan nyah,,,kkee
    Aissh,,, namja tu nyeblin dah,,,
    Yul mkin perhtian ,,,smoga cpat” Yul hatinya mncair 100% ,,,

    Waaaah,, cukkaae ,,,LULUS ,,,,
    D tunggu Next chapter nyah,,,,
    SEMANGAAAAAAT

  17. Author lulus ya, selamat ya thor.. Aq bgg mau komen apa ya, liat yul sm donghae rebutan jessi.. Btw taeng kok gak ada thor

  18. Cieeee lulus :3
    berikutnya giliran angkatan gue nih yg dag-dig-dug ._.

    Kwon yul romantis ah, cool tp so sweet gitu :3
    oke, tippany, yoong, de el el berhasil bikin suasana gak enak banget dgn pembicaraan OOT mereka -..- please lah, udah tau ada yul masih aja nyinggung yg kurang penting :p

    sebenernya sih rasanya kurang lengkap kalo tanpa taeng ToT

  19. Huaa thor q jga lulus lho ..
    Xeexeexee …
    Dagi dig dug bner rsa ea nggu pngumuman klulusan …
    Haahahaa …
    Yulsic gx jdian2 nie …
    Yuls dah mulai bner2 nunjukin prhtian ea ma sica ..
    Xeexeexe ..
    Lanjut ..

  20. ciee…yul cemburu denger sica ma donghae 🙂
    aw aw aw ,yoong kayanya jatuh cinta pada pandangan pertama ma seo nih…wkwkwk

  21. Wah chukae author tarra lulus #tebar bias author.

    Ih psngn yulsic gmesin. Kpan sih ungkpin prasaan msig2. Greget sndri aq.
    Eh taeny mna nih taeny #jiwa LS kmbuh.

    Edisi baik, double post.
    Bsok baikhati dan taat membyar pajak, kwartet post.yiahaaa…*di jitak author.

  22. Buat manas2in ea?? Phi, napa pake org unn?# nae si alien pluto pasang wajah se_innocent mungkin v_v
    kalo mau cepet panas mah masukin oven jha unn??# lama2 w biza gila beru2san sama alien ne /_-

    okkk unn, fish~ku nae ambil ea….gomawoyo….phi,, gak bakal nyesel kan fish~ku nae ambil ntar mewek gi ngakbek gi kabur dari rumah gi bunuh diri di pu’un toge gi??# DA YG PUNYA KARUNG GAK??% What pha unn??% what buankkk loe kejurang yg paling dalemmmm% xixixixi….peace…^u^…

    Pay…pay…chu~
    ~_^

    http://www.alienINNOCENT@missBOSSY.com

  23. Masih ga ngerti sama jalan pkiran Yul. Dia tau Sica suka sama dia n dia jg kn suka sama sica. Tapi knp dy ga mau ngungkapin prsaan’a?

    Ciyeee author LULUS un, traktir dong. Heeeee

  24. Slamat ya ats klulusanna,, jngn lupa traktirany *modus* 😀

    Yul so sweeeettt,, cuek2 bkin geumeeeeeezszzz,,, hihihiiiiii….

  25. Wuahh, seru bgt tuh mkan siangnya. Sica pzti malu bgt dkerjain tmen2nya gt.
    Yoonhyun uda ktmu neh!
    Yulsic, uda jlz zlg care gt. Tp blum jga official. Fiuh, geregetan deh!

  26. wah momentny YoonHyun so sweet 🙂
    akhirnya mreka brtemu., 😉
    wah Yoong kau mulai terpesona pda Hyunie 😀
    wah mreka smua sdg berkumpul 🙂
    sayang tdk ada Taeng tpi tak apalah 😉
    yah Sica ternyata kta dri mulutmu tdk sesuai dgn kta htimu 😀
    yow bro Yul dan Donghae sdg beragumen memperebutkan Sica
    Sica putusan yg baik kau memilih Yul pda akhirnya untuk mengantarmu plg 🙂
    wow perkembangan yg baik untuk YulSic 🙂
    next part 🙂

  27. Congrats buat kelusan ny Tar..
    Biarpun telat kagak nape ye, gw kesian ajjh liat tu poto cantik nangkring kgak d komen…hah a #plak..dzigh..bletak

    Kesan ny sica jadi kyak anak alay, “Guys, goda’n kita dong”..wakakaka *^O^*

  28. aw! yul gentle bgt ga kyk donghae. Yul ga mau sica knp2, yaampun …. teman2 sica awalnya bikin melayang tbtb diakhir sakit serasa jatuh dr langit keberapa gitu -,-

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s