My J [Chapter 15]

hi…almost done 🙂

enjoy~

~~~~ ~~~~ ~~~~

Chapter 15 

 

Jessica terbangun dengan rasa sakit yang menyerang kepalanya.

“Aissh!! Gara-gara alkohol sialan itu.” Ia menggerakkan tubuhnya dan merasa sakit di setiap gerakannya.

“Apa yang-” Jessica mulai panik setelah menyadari bahwa dirinya tidak mengenakan apa pun.

“Apa yang kulakukan tadi malam?” Jessica menutup matanya mencoba mengingat kejadian tadi malam.

Ia ingat kalau dirinya minum di bar, lalu Yoong mengantarnya pulang. Mimpinya bersama Yul…

“Tapi kenapa aku telanjang dan merasa sakit?” tanya Jessica. Pandangannya mendarat pada meja kecil, selembar catatan di samping segelas air dan aspirin terletak di sana. Jessica mengambil dan membaca catatan tersebut.

Untuk sakit kepalamu, Sicababy. ♥

Jessica merasakan debar jantungnya meningkat setelah membaca nama panggilan sayang yang tak asing lagi.

“Siapa yang menulis catatan ini?” Jessica bangun dari tempat tidur meskipun sekujur tubuhnya terasa sakit, ia mengambil pakaian dan memakainya. Saat ia tengah melihat ke bawah untuk mencari sandalnya, ia melihat sebuah kotak yang menarik perhatiannya. Ia membuka kotak tersebut dan melihat sebuah boneka laki-laki kecil yang sedang duduk. Keningnya berkerut bingung, lalu ia melihat selembar catatan yang bertuliskan:

Semuanya terlihat sangat gelap, aku sendirian dan ketakutan. Tapi saat aku mendengar suaramu, aku tak bisa menahan senyumku dan merasa bahagia karena untuk pertama kalinya kau mengatakan kalau kau mencintaiku.

“Apa ini?” Jessica mengangkat kepalanya dan melihat sebuah panah di samping pintu. Ia berjalan dan melihat panah yang juga ditempeli selembar catatan.

Jika bukan karena suaramu, aku tidak mungkin akan berada di sini…

Kepalanya mengikuti ke mana arah panah itu tertuju. Ia membuka pintu dan melihat sebuah boneka lain yang duduk di kursi roda, di depan boneka itu terdapat sebuah pesawat terbang.

Aku mencoba untuk mengikutimu tapi tubuhku terlalu lemah.

Napas Jessica mulai terasa berat. Ia telah merasakan sesuatu yang janggal dengan semua ini. ia melihat panah lain yang mengarah pada boneka laki-laki yang tengah duduk di sebuah tempat tidur, boneka itu mengenakan pakaian rumah sakit.

Tanpa kau di sisiku memang terasa sangat sulit tapi aku lebih memilih untuk tetap seperti itu daripada membiarkanmu melihatku dalam keadaan seperti ini. Aku memang egois tapi aku hanya ingin kau melihatku sebagai orang yang kuat yang bisa melindungimu.

Dengan otomatis Jessica mengikuti panah yang berada di setiap anak tangga.

Bulan pertama…aku sangat merindukanmu.

Bulan kedua…aku sekarat! Aku harus bertemu denganmu

Bulan ketiga…semoga ada keajaiban dan semoga aku bisa berjalan kembali. Aku membutuhkan Sicababy-ku.

Bulan keempat…kuharap dia tidak melupakanku.

Bulan kelima…akhirnya aku bisa berdiri! Tunggu aku, Sica. Kuharap kau masih menungguku…

Bulan keenam…Bulan ketujuh…Bulan kedelapan.

Bulan kesembilan…

Mata Jessica kini mulai berkaca-kaca. Hatinya mulai mengharapkan sesuatu yang selalu ia harapkan.

Pada anak tangga terakhir, ia melihat sebuah maket (miniatur bangunan). Sebuah maket yang tak asing lagi, kafe milik Hyoyeon. Ia bisa melihat dirinya duduk dengan laptopnya. Dan di luar kafe tersebut terdapat miniatur seorang laki-laki. Laki-laki itu memandang ke arahnya. Di samping miniatur itu terdapat selembar catatan.

Setelah hampir satu tahun, akhirnya aku dapat melihatmu lagi. Kau masih terlihat sangat cantik kecuali matamu. Matamu terlihat sangat sedih. Aku ingin mendekatimu. Aku ingin berlari dan memelukmu…tapi apa yang akan kau katakan? Aku takut, sayang.

“Yul…” panggil Jessica.

“Yul, kau ada di sini?” Jessica mengedarkan pandangannya; berharap untuk melihat laki-laki itu. Pandangannya mendarat pada catatan di pintu.

Aku senang kau tidak menyukai si Daniel Henney itu.

Jessica tersenyum meskipun air matanya tak mau berhenti mengalir.

“Seobang bodoh!” ia membuka pintu dan melihat mobil Yul, di atas mobil itu terdapat sebuket bunga. Ia mengambil bunga itu dan membaca catatannya.

Aku bodoh karena membuatmu menangis dan aku membenci diriku sendiri karena terlalu banyak menyakitimu. Kumohon maafkan aku, aku akan melakukan apa saja agar kau memaafkan aku dan aku tidak peduli jika aku harus menghabiskan sisa hidupku hanya untuk membuatmu bahagia, setidaknya aku bisa menghabiskan saat-saat itu bersamamu. Aku tahu apa yang telah aku perbuat memang sulit dimaafkan tapi bisakah kau mencobanya? Bisakah kau memberiku kesempatan? Dan tidak, aku tidak hidup karena aku tidak bersamamu. Kau adalah hidupku, sayang. Aku ingin berkata lebih tapi kertas ini tidak akan cukup memuatnya. Kalau kau memberiku kesempatan, aku akan berada di Menara Namsan, aku akan menunggumu…kuharap kau akan datang.

Aku mencintaimu…

Seobang bodohmu

“Yul…” Jessica merasa jantungnya berdebar tiga kali lebih cepat dari biasanya. Ia merasa hidup kembali. Ia cepat-cepat masuk ke dalam mobil dan melihat catatan di roda kemudi.

Hati-hati, sayang.

Jessica melirik jam mobil dan mengumpat setelah mengetahui jam berapa saat itu.

“AAIISSHH! Kenapa aku tidur terlalu lama?” katanya setelah mengetahui jam yang menunjukkan pukul 7 malam. Ia melajukan mobilnya secepat mungkin.

+++

Yul menggosok-gosok kedua tangannya untuk mengurangi rasa dingin di tubuhnya. Ia bahkan tidak dapat merasakan tangannya. Ia sudah menunggu di sana sejak pagi tadi.

“Sica, kumohon datanglah…”

Ia berusaha keras untuk menghentikan dirinya agar tidak kembali ke rumah mereka di mana ia meninggalkan Jessica.

“Sayang, kumohon…”

Yul melirik jam tangannya, sudah pukul 7 malam. Ia belum makan apa-apa. Lalu hujan pun mulai turun.

+++

Hujan mulai turun dan menyebabkan kemacetan.

“Aishh!! Kenapa harus sekarang?” Jessica memukul roda kemudi dengan frustrasi.

Waktu berlalu begitu cepat, ia terjebak di tengah kemacetan selama satu jam…satu jam lagi…dan satu jam lagi…

Hingga ia tidak bisa menahannya lagi dan memutuskan untuk pergi jalan kaki. Ia mengambil payung dan mulai berlari ke tempat Yul berada.

“Seobang-ah. Aku datang!”

+++

Hujan masih belum juga berhenti. Yul telah basah kuyup dan tubuhnya gemetar. Ia berdiri di belakang menara.

“Sica…kumohon…” ia masih mengharapkan kedatangan gadis itu dan ia akan menunggunya bahkan jika ia harus menunggu selamanya.

Karena cuaca yang tidak mendukung, tak ada lagi orang-orang yang berlalu lalang di sana dan hanya tersisa Yul sendiri. Ia mengeluarkan sebuah cincin dan memandanginya namun tangannya terlalu dingin sehingga ia menjatuhkan cincin tersebut.

“Aisshhh!!! Bodohnya!” gerutu Yul lalu membungkuk untuk mencari cincin tersebut, ia tidak menyadari bahwa dirinya tersembunyi di balik menara.

+++

“Jessica, kau bisa melakukannya! Hanya tersisa beberapa anak tangga lagi!” Jessica menyemangati dirinya. Setelah melewati beberapa anak tangga, hanya tersisa satu anak lagi. Dengan cepat Jessica menginjak anak tangga tersebut dan dengan antusias memandang berkeliling.

…hanya untuk melihat pemandangan kosong; tidak ada orang di sana. Senyumnya memudar. Ia menjatuhkan payungnya dan memandang berkeliling, ia tidak peduli jika dirinya basah kuyup karena hujan.

“Apa dia berhenti menunggu?”

“Seobang…” katanya dengan lemah. Air matanya mulai mengalir. Ia tetap berlari mencari laki-laki yang ia harapkan berada di sana.

“SEOBANG!” teriak Jessica.

+++

“Di sini kau rupanya!” Yul tersenyum penuh kemenangan setelah melihat cincin yang dicarinya dan kemudian ia mendengar teriakan.

“SEOBANG!” ia mendengar suara yang tak asing lagi. Suara yang membawanya kembali hidup.

“Sica…”  ia berdiri perlahan untuk melihat gadis yang telah ditunggunya.

+++

Jessica kini menangis habis-habisan, air matanya mengalir tanpa henti seperti hujan yang terus mengguyurnya. Lalu ia melihat sosok yang keluar dari balik menara.

Pada awalnya ia tidak bisa bergerak, ia merasa jantungnya ingin melompat keluar dari tubuhnya. Di sanalah laki-laki itu, laki-laki yang sangat ia rindukan, kekuatannya, hidupnya. Dia sungguh ada di sini.

+++

“Sica…” Yul merasakan cairan hangat yang mengalir di pipinya.

Ia berjalan mendekat, ia kini semakin dekat dengan gadis itu. Langkah kakinya mengikuti irama detak jantungnya. Lalu ia melihat gadis itu berlari menyebabkan ia menghentikan langkahnya.

Mereka kini berdiri di hadapan satu sama lain. Wajah mereka hanya terpaut beberapa senti saja.

“Sica….”

+++

Jessica melihat Yul berjalan ke arahnya. Ia menangis bahagia sehingga ia tidak bisa bergerak.

Hingga kakinya secara otomatis berlari ke arah laki-laki itu. Dan kini laki-laki itu berada di hadapannya.

“Sica…” panggil Yul pelan.

PLAAAKKK.

Yul terkejut dengan tingkahnya. Lalu gadis itu memeluknya kuat-kuat.

“Seobang bodoh! Kukira kau sudah pergi.” Kata Jessica disela-sela tangisnya.

Yul tersenyum sambil mengusap-usap punggungnya.

“Kenapa kau melempar payungmu? Lihat, kau basah kuyup! Aku tidak mau kau sakit.”

“Kukira kau sudah pergi!” ulang Jessica. “Dari mana saja kau?” tanyanya seperti seorang anak kecil.

Yul tertawa kecil melihat kelucuannya. Ia memegang bahu gadis itu dan melihat wajahnya.

“Aku sedang mencari ini.” kata Yul lalu mengangkat tangannya yang memegang sebuah cincin.

Jessica hanya dapat tersenyum sambil menangis.

“Kau ke sini untuk memberiku kesempatan, bukan?” tanya Yul. Karena Jessica tengah menangis, ia hanya bisa mengangguk seperti gadis kecil.

“Udara di sini semakin dingin dan aku tidak mau kau sakit, jadi aku akan mempersingkatnya.” Kata Yul sambil berlutut.

“Jessica Jung Sooyeon, aku mencintaimu. Aku tahu kau marah padaku atas apa yang sudah kuperbuat tapi aku akan tetap menanyakan ini padam.” Yul meraih tangan Jessica sambil tetap memegang cincinnya.

“Maukah kau menikah denganku? Kali ini aku, Yul yang sebenarnya.”

Meskipun Jessica tidak bisa berbicara, ia berusaha untuk mengatakan sesuatu.

“Ya…”

Yul melompat kegirangan dan berteriak sekeras mungkin!

“YYEEEEESSSSSSSSSSS!!!!” ia menangkup wajah Jessica lalu mencondongkan tubuhnya untuk mencium gadis itu.

“Aku mencintaimu, Sicababy.” Kata Yul. Wajah mereka masih berdekatan. Jessica dapat melihat mata Yul yang berkaca-kaca.

“Aku juga mencintaimu, Seobang.” Kata Jessica lalu menutup celah di antara mereka untuk kembali menciumnya.

Ketika mereka melepaskan ciuman, Jessica yang bersin-bersin membuat Yul tertawa. Jessica cemberut padanya, Yul mencubit hidungnya.

“Ayo kita pergi sebelum kau benar-benar sakit.” Kata Yul lalu menggandeng tangan Jessica dan menuntunya ke arah di mana mobilnya terparkir.

Ketika mereka berada di dalam mobil, Yul menatap Jessica.

“Apa?” tanya Jessica.

“Tidak pernah berlari tak peduli seberapa terlambatnya kau.” Kata Yul sambil tersenyum penuh arti, gadis itu tersipu.

“Aku hanya seperti ini padamu, Seobang bodoh.” Kata Jessica dengan wajahnya yang semakin memerah. Yul menertawakan istrinya yang lucu.

+++

Yul tidak melepaskan tangan Jessica hingga mereka kini berdiri di depan pintu kamar mandi.

“Pergi mandi lalu setelah kau giliran aku.” Kata Yul sambil membukakan pintunya. Jessica masuk tanpa melepaskan tangan Yul. Yul mengangkat kepalanya dengan bingung.

“Seobang-ah, tadi malam itu bukan mimpi, kan?” tanya Jessica sambil melihat ke lantai.

“Sica…maafkan aku…aku…” seperti tadi malam, ucapan Yul terpotong karena ciuman Jessica.

Ciuman mereka mulai memanas. Tangan mereka pun bergerak agresif di tubuh masing-masing. Yul baru saja akan melepas pakaian Jessica saat suara keras yang berasal dari pintu terdengar. Yoong datang mengamuk.

“YAH! KENAPA KAU TEGA MENGUNCIKU SEHARIAN DI RUANG BAWAH TA-” Yoong menghentikan dirinya setelah melihat apa yang telah ia ganggu.

“Aku akan kembali besok.” Kata Yoong lalu keluar dari kamar.

Kedua orang di dalam kamar tersebut pun hanya dapat berdiri dengan kikuk. Tak ada yang berani bergerak ataupun berkata hingga pintu itu kembali terbuka.

“Silakan lanjutkan kembali.” Kata Yoong lalu kembali pergi.

~~~;~~~;~~~

TBC

ngerti kan kenapa Yul bikin Yoong pingsan?? yah itu dia 😀

next chap will be the last chap/final 🙂 should i protect it?? 😀

credit: samHolmes @AFF

boiboi~

Advertisements

66 thoughts on “My J [Chapter 15]

  1. annyeong…

    ahh Neeeeeeennnngggggg coo cuuuiiitttt bgt sih yulsic moment nya u,u #si tante terharu 🙂

    tapi kocak juga sih pas Yul bilang ‘Nah!’ ntah kenapa pengen ketawa aja Pppffftttt XD
    Protect aja lah buat next chap nya Neng 😉

  2. Hallo tarr..
    Udh lm gk comment jd kagok..!!

    Yulsic super duper romantis..
    Yoong datengnya gk tepat bgt,,ngeganggu yulsic aj..!!!jd gk trjadi sesuatu yg di inginkan dech hee heee,,!!!

    Jngn d protect dong tarra..!!

  3. Annyeong ,,,,,,,,

    Wwwwwaaaaw ,,,, aku senaaaaaang,akhirnya stelah mnunggu skian lamaaa,,,,
    YulSic gw ,,,,hhhaay
    Tak tau mau comment apa lgi,,kkkee

    Yoong sdikit dpt tontonan gratis,,kkkee
    Next chap final ?? D tunggu Aj deh,,
    SEMANGAAAAAAAT

  4. hHHahahaha
    poor yoong, yul tega bgt kuinciin yoong d ruang bwah tanah.

    yulsic sweet bgt, bkin senyum2 sndiri bcany.

    next chap ending? jgn d protect thor. klo d protect tp bgi2 ya wp nya hehehe
    i’m waiting next chapter thor 🙂

  5. so sweet deh yulsic bener”ya manis nya ngalahin dek tarra.hahaha
    dooh byk love di part ini liat surat”yul…
    Ngakak pas bagian terakhir yoong ganggu aja deh.. 😀
    blm END next part seru neh.
    Thanks dn semangat y tarra. 🙂

  6. ahhh so cheesy seobang bodoh ~ 😀
    kyaaa thorr kamu bener2 yahh .. ahh speechless banget dah ma chap ini gegara keromantisan yul appa. bener2 sweet ..

    ehh .. yoong oppa datang2 langsung nyerocos .. ganggu aja ..wkwkwk

    okk lanjutt .. serah deh next chap mau d protect atau kaga ..

  7. Woah sweet.. Sweet .. Sweet dah haha
    Yulsic akhirnya ckck bersatu juga 🙂
    End? Oke,, ditunggu^^
    Oh ya.. Member yang lain koq yang kebagian lagi??

  8. Uwaaaaa, cenengnya. Yul kmbali dan sica memaafkanya. Mzqipun cheesy tp r0mantiz kuq. Pzti sica deg2an disco tuh paz bcanya. Aish, ga da kta2 yg paz u/ mngungkapkn kbhagiaan ini. Plak!
    Haha, poor y0ong. Dsekap smaleman, dbwah tanah. Hehe…. Sprti kta y0ong, silahkan lnjutkan!!

  9. Akhirnya yul brani muncul lfi d hdpan sica …
    Fiuhhh bner2 nie Yulsic …
    Yoong lgi ngamuk2nya mlah liat adegan*** haahaahaa ..
    Lanjut lanjut

  10. Umma…..kau keterlaluan …..bagaimana bisa kau menjadi sleepy head….sedang appa menunggumu dari pagi sampai malam di namsan tower ……cekcekcekcekcek…..clumsy girl!!!! # Yah Yah!!! Dimana sopan santunmu nae aku adalah umma mu bagaimana bisa kau mengatakan itu pada umma mu sendiri eoh???# molla….kata2 itu keluar begitu saja dari hidungku….

    Yeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeyeye
    yulsic~moment again……wuuuhvvvvvvvv

    appa, tega sekali kau mengurung NaeYoongie seharian eoh?? Kau tak ingat HE IS YOUR TWINS AND HE MADE YOU MEET SICA UMMA…. How can you cruel with him eoh?? I’m very disspoint with you appa!!!

    Unnie….#aegyo
    next part mau di protect ea?? Leh jha ce, sal jgn lupa jha kirim pw na ke nae arraso!!!! Kirim na ke gmail nae yg itu lho yg da shiksindeer nya otthokee??

    Pay…pay…cup~
    b_q

    http://www.SWEETYgirl@comeBECK.com

  11. hai.hai.hai. baru nemu wp ini lagi, setelah dlu thn kmrn sempet ga apdet”.. lgsg komen d chap ini saja yaaaaa.
    duhhhhh ternyata ad yg translit ini ff. thanks ya ud d translit.
    hahaahahhhaa poor yoong. yulsic jd kikuk gt kepergok yoong. emang dah si yoong ini penggangu. lol

  12. Jiaaaaaahh. . . .trxtaaaa. . .aaaacchh. . . .bingung. . .hahahah. .bcndaaa. . .eemm. . Baaaaaahh, trxta itu alsn yul ngebuat yoong pingsan?, , ,ckckckck. . .msa iya smpe sgtux. . .hahahaha. . .ksian yoong. . .emm. . .

    Btw mau kreksi secuil aj, ntu wktu bgian tlisan2 yul buat sica. . .yg bagian ini ‘ angat sulit. . .’ thor. . .disembunyikan kmna ntu ‘s’ nya. . . .hehehehehehe. . . .
    Oke deh. . .

    Ttp smngt thor. . .lanjuuutt. . .

    Mksh. . .

  13. bener-bener ehem menyentuh, hampi nangis lagi tapi gara-gara ada kata PLAKK. ga jadi nangis deh 😀 di tunggu next chapnya 🙂

  14. Astagaaaaaaa -_-
    ternyata alasan yul membuat yoong pingsan itu super amat sangat simple!
    Ha…ha…hahaha 😀
    gue bahkan berpikiran jauh di luar nalar, betapa ribetnya pikiran gue u,u

  15. ngerti bnget dah knapa yoong dbkin pingsan ma yul appa.. hihi
    huwaaaaa aku ikt mewek breng sica eomma, tpi pas akhir jdi senyum2 gaje gtu..
    hehe.. yulsiiic aku pdamu, aih co cwiiit abiz dah…
    aduh ga sbar untk ending part’y…

  16. Euuw yoong so cute!*nyengir.bareng.seo

    ahh untung bagian akhir itu ga berlanjut ahahaha..*sok.innocent ahaha

    aku ga tau m0 coment apa hehehe..terlalu diabets karna sepanjang chapter ini bener sweet & cheesy , dipenuhi love2 n pink2 hahaha

    terserah kaka,, di protect juga boleh^^ asal aku dibagi otte*kabur.bareng.vicjuma ..

    Hwaitting kaka! Annyeong~

  17. hahaha yoong pengganggu suasana , yeeah akhirnya yulsic bersatu dan mau menikah 🙂 thanks udah update 🙂

  18. Yeyeye…
    Yulsic Soooooo sweeeeeeett..
    Yul gentle bgt..
    Paraah w suka bgt wkt yul lamar sicca.
    Romantiss Meenn…
    Udh ujan2n.. Yul jongkok gtu..
    Mo di proteck yaa ??
    Bagi2 ye tara pw’a

  19. Akhirnya Yulsic brsatu.. -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶. Thor dah update.. Btw Taenynya mana thor gak ada ya , lanjut thor

  20. Aaa, aku ngerti knpa si yoong di kurung hahaha…
    J cieee
    ehem sica ketemu seobang nya lagi. Ahaha asli yg terakhir ngakak bget. Mati kutu bget tuh pasti yulsic ke pergok sama yoong.
    Dan.. Dan.. Dan… Yg tdi bunyi PRANNGG….!
    kirain sica knpa? Ternyata itu bunyi payung toh. Ehehe

  21. wuiiihhhh akhir na yulsic bertemu juga…..
    thor lum ngerti knp yoong na di kunci d ruang bawah….
    klo d protect mnta pw na ya thor

  22. Unnie…% aegyo buing buing p_q
    ko geto ce, nae kan anx yg baik imoet lucu maniz cantik innocent polos lugu nan menggemaskan masa gak di kasih pw na ce….ntar nae guling2 loh di depan gedung putih sambil teriak2 kata lady gaga inget bukan org gila loh!!!

    Don’t forget me, send your pw arraso!!!/narik2 leher yoongi

  23. sekarang udah ngerti kenapa Yoong di buat pingsan:)
    romantis bgt thor
    akhirnya YulSic bersatu kembali
    tunggu lanjutannya thor:)

  24. ye..ye.. akhirnya…
    setelah perjuangan yang panjang untuk yul opppa akhir bisa bersatu juga dengan sica onnie…
    walaupun harus basah dan kedinginan, terus malahan dapat tamparan lagi sekali tetapi tetap bahagia jugak akhirnya…
    yul oppa sica onnie semoga kalian hidup dengan bahagia ya..
    jangan pernah terpisah lagi..
    aduh yoong oppa datangnya gak pas banget yah, kan jadinya ganggu…
    ceyeh yulsic makin mesra aja..
    kalau di protec minta pw nya gimana ??
    lanjut chingu..
    semangat..

  25. Ooh ngerti kenapa Yoong dkurung sama Yul, karena Yul mau nglamar Sica biar Sica nyangka nya bukan Yoong ya ga sih?
    Sica rela lari jauh cuma demi Seobang bodoh nya, Yulsic sweet abis..

  26. Yeyeye yee yulsic again….
    Maafkan abangmu yoong.. dan lain kali kalo mau masuk kamar ketok kamar dlu ya.. hahah

  27. Oh i see i see itu kenapa yoong dibuat pingsan ternyata wkwkwk
    Itu kata2nya sweet banget dah oloh bikin meleleh pengen banget dilamar kek gitu dikasi petujuk2 haha *drama banget jadinya
    Next ep pasti nikah beneran nih haha

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s