You’ll be the Prince & I’ll be the Princess [Chapter 2]

Hii….you know what?? jam segini gue masih ngerjain tugas -___- dan karena gue bete ga bisa jawab soal terakhir so gue update YBTP part 2.

enjoy~ 😀

~~~ ~~~~ ~~~

Title1d

Chapter 2: His Highness (Yul)

 

“Maaf maaf maaf maaf…”

Sooyoung telah meminta maaf berulang kali selama tiga puluh menit terakhir dalam perjalanan mereka. Yuri menyandarkan kepalanya ke jendela mobil, menatap kosong ke lampu-lampu kota bersamaan dengan melajunya sebuah Audi hitam A8 melewati jalan-jalan kota yang ramai, mengabaikan Sooyoung sepanjang waktu.

“Saya akan melakukan apa pun yang Anda minta!”

Yuri terus mengabaikannya. Hanya memikirkan pulang ke istana atau seperti yang selalu disebutnya ‘penjara kerajaan’ saja terasa cukup menyedihkan, apalagi ditambah tindakan pengkhianatan Sooyoung. Ia cukup tidak ingin memikirkan hal itu lagi.

“Saya benar-benar minta maaf…”

Kedua pria yang mengenakan setelan hitam di kursi depan mencermati mereka berdua. Mereka mungkin berpikir Yuri hanyalah seorang putri keras kepala dan sombong.

“Yang Mulia, saya mohon…”

Yuri benci istilah itu, terutama ketika itu keluar dari mulut sahabatnya. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa, istilah itu adalah hak asasinya dan di hadapan orang lain, Sooyoung dapat dengan mudah terkena masalah jika dia memanggil Yuri dengan nama kelahirannya.

“Kau berhutang padaku…”

Yuri akhirnya menjawab setelah permohonan yang tak terhitung jumlahnya. Ia tidak bisa membuat dirinya membenci sahabatnya.

“Anda memaafkan saya?” Sooyoung meraih tangannya, menatap Yuri dengan puppy-eyes-nya.

“Ya…” Yuri kembali memasang ekspresi bosan, “Telingaku akan cepat tuli kalau kau tidak menghentikan permintaan maafmu yang terus menerus.”

“Hore!” Sooyoung bersorak keras sejenak. Ia cepat-cepat menutup mulutnya ketika salah seorang pengawal seniornya berbalik dengan tatapan menentang.

*****

Sepuluh menit kemudian, mobil itu berhenti di luar lobi hotel besar.

“Kita tidak akan kembali ke istana?” Tanya Yuri. Sooyoung mengangkat bahunya. Dia juga tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Pengawal yang satu melangkah keluar dari mobil, menghentikan pelayan hotel yang hendak membukakan pintu mobil sementara pengawal yang lainnya berdiri menjaga mobil dari samping.

Seperti diberi aba-aba, dua pria bersetelan hitam muncul dari lobi hotel dan dengan cepat membentuk barikade manusia, mencegah tamu-tamu lain yang akan masuk atau keluar. Mereka saling memberi isyarat dan beberapa saat berikutnya, pintu mobil dibuka.

“Yang Mulia, silakan lewat sini.” Yuri melangkah keluar dari mobil, diikuti oleh Sooyoung sebagai pengawal yang mengantarnya sepanjang jalan melalui lift.

Setelah masuk ke lift, Yuri mulai mengajukan beberapa pertanyaan kepada para pengawal dan ternyata gagal. Dalam sekejap, lift mencapai lantai paling atas. Pintu lift terbuka menampilkan koridor tenang namun terang-benderang.

“Yang Mulia, Sir Yoon menunggu Anda di kamar presidensial. Mohon maafkan kami karena tidak mengawal Anda lebih lanjut. Kami harus pergi.” Para pengawal menundukkan kepala mereka.

“Tolong jangan menunduk padaku. Terima kasih untuk perjalanan mulus sejauh ini…” Jawab Yuri sopan bersamaan dengan ia dan Sooyoung yang balas membungkuk sopan. Bersama-sama mereka berdua berjalan menuju kamar hotel, pintu lift di belakang mereka tertutup.

Pintu kamar tersebut terbuka begitu Sooyoung menekan bel pintunya.

“Salam, Yang Mulia.” Seorang kepala pelayan membungkuk saat dia menyapa Yuri.

“Yang Mulia, saya harus meminta maaf karena tidak bisa menjemput Anda secara pribadi di bandara. Saya harap penerbangan Anda nyaman.”

“Memang, Sir Yoon…penerbanganku sangat nyaman. Aku tak sadarkan diri selama perjalanan.” Jawab Yuri dengan nada menyindir. Sooyoung menundukkan kepalanya karena malu. Kepala pelayan tua itu menyadarinya.

“Tolong maafkan saya karena sudah mengambil langkah tegas seperti itu, Yang Mulia. Sayalah yang memerintahkan pengawal pribadi Anda untuk melakukannya. Jika ada orang yang harus disalahkan, itu sudah pasti saya.”

“Jadi, masalah besar apa yang sudah membawaku pulang ketika ujian hanya tinggal dua minggu lagi? Apakah ay-…raja mengetahui hal ini?” Yuri menahan lidahnya, ia hampir menyebut sang raja dengan sebutan ayah. Ia melihat perubahan drastis di wajah kepala pelayan itu. Sebagai Kepala pelayan  rumah tangga kerajaan, Sir Yoon sedikit peka dengan istilah hormat.

“Mari, Yang Mulia. Silakan duduk dan saya akan menjelaskan semuanya kepada Anda secara rinci.”

Seorang pelayan kamar dengan cepat menyajikan teh panas kepada mereka bertiga.

“Kau boleh pergi sekarang.” Perintah Sir Yoon pada pelayan kamar itu.

Sekarang hanya mereka bertiga di kamar. Kepala pelayan dan Sooyoung mulai meminum teh mereka, sementara Yuri memandang ragu.

“Yakinlah, teh ini tidak apa-apa.” kata Sir Yoon.

“Itulah yang dia katakan 28 jam yang lalu…”

Wajah Sooyoung langsung memerah. Yuri masih mengungkit-ungkit kejadian itu!

Mungkin akan lebih aman untuk tidak membuatnya kesal. pikir Kepala pelayan.

“Sebelum saya mengatakan sesuatu, silakan lihat surat yang ditinggalkan oleh Yang Mulia Pangeran, kakak Anda.” Sir Yoon mengambil sebuah surat dari saku mantelnya dan menyerahkannya kepada Yuri. Sooyoung mengintip ketika Yuri membaca surat itu.

Pergi untuk liburan panjang

Batalkan pertunangan karena ketidakhadiranku

Aku tidak berniat menikahi seseorang yang belum pernah aku temui sebelumnya dalam sepanjang hidupku

Dan jangan repot-repot mencariku

Akan kembali setelah aku bersenang-senang

Tulisan tangan itu memang tulisan tangan kakaknya.

“Apa maksudnya ini?”

“Yang Mulia Pangeran telah hilang sejak kemarin. Kami telah mencarinya tapi saya takut Pangeran Yul telah meninggalkan negara ini.”

“Ke mana?”

“Rekor paspornya menunjukkan dia menuju Jerman. Namun dia bisa berada di mana saja di Eropa.”

“Apa maksud dari pertunangan ini? Aku belum pernah mendengar tentang ini sebelumnya. Aku bertaruh dia pasti pergi karena ini…”

“Itu adalah ide raja. Yang Mulia Pangeran sudah dijodohkan dengan putri dari Jung Enterprise bahkan sebelum mereka lahir.”

“Jung Enterprise? Maksudmu keluarga Jung yang memiliki jaringan hotel mewah terbesar di dunia?”

Kepala pelayan itu hanya menganggukkan kepalanya.

“Ini konyol. Bagaimana mungkin ayah melakukan itu bahkan sebelum kakak lahir?”

Sir Yoon berdeham sedikit sebagai pengingat pada penggunaan kata-kata Yuri.

“Raja dan Lord Jung telah berteman sangat baik sejak kecil. Mereka memutuskan untuk lebih mempererat persahabatan mereka dan telah membuat perjodohan ini ketika raja masih hanya seorang Pangeran Kerajaan. Jika raja memiliki seorang putra dan LordJung memiliki seorang putri atau sebaliknya, mereka akan dijodohkan. Lord Jung hanya memiliki dua putri. Jika mereka memiliki putra, Yang Mulia Putri juga pasti akan dijodohkan dengan putra mereka, jika Yang Mulia Pangeran menolak.”

Setelah mendengar informasi itu untuk pertama kalinya, Yuri merasa sedikit lega. Setidaknya, dia beruntung dia bukan bidak catur yang ditunjuk ayahnya dan temannya untuk diletakkan di atas papan catur dua puluh tahun yang lalu.

“Apakah ay- raja tahu kalau kakakku hilang?”

“Tidak… raja dan ratu sedang keluar negeri untuk kunjungan kenegaraan di Asia Selatan. Mereka hanya akan kembali dalam waktu seminggu lagi, saat pertunangan nanti.”

“APA? Pertunangan akan diadakan dalam satu minggu?”

Kakaknya bisa di mana saja sekarang. Bisa memakan waktu lebih dari seminggu hanya untuk menemukannya. Membawa dia kembali adalah masalah lain, kecuali tentu saja, semua orang di istana sepakat bahwa membius adalah solusi terbaik untuk mengangkut para pangeran atau putri yang tidak bersedia.

“Apakah tidak ada cara untuk menundanya sampai kakakku ditemukan?”

“Sayangnya tidak… raja telah mengatur pertemuan untuk pertunangan ini selama 3 bulan terakhir, tetapi Yang Mulia Pangeran selalu beralasan untuk menghindari pertemuan ini…” Yuri benar-benar bisa membayangkan suasana kacau balau yang dibuat kakaknya atas masalah ini, “Ini adalah pertemuan terakhir yang telah ditegaskan raja.”

Yuri tahu ketika ayahnya marah, tidak ada yang bisa menghentikannya. Sekarang setelah kakaknya menghilang, itu hanya akan membuat masalah menjadi lebih buruk.

“Karena itu, saya harap Yang Mulia Putri bisa membantu masalah ini sampai Yang Mulia Pangeran ditemukan.”

Membantu? Jenis bantuan apa yang dapat ia berikan? Memohon kepada raja atas nama kakaknya? Tidak ada cara lain untuk merahasiakan hal ini. Hilangnya Putra Mahkota akan menjadi berita utama dalam waktu seminggu, mempermalukan kehormatan keluarga kerajaan.

“Apa yang bisa aku lakukan?”

“Jika Yang Mulia Putri bisa berpura-pura menjadi Yang Mulia-”

“Berpura-pura? Maksudmu berpura-pura menjadi kakakku?”

“Ya, Yang Mu-”

“Benar-benar tidak masuk akal! Bagaimana bisa aku berpura-pura menjadi kakakku?” Yuri langsung memotongnya. Itu benar-benar ide yang konyol.

“Kembar…” Sooyoung berbicara, “Kalian berdua saudara kembar!”

“Berbagi ruang kecil selama 9 bulan tidak selalu membuat kita sama.”

“Tapi kenyataannya tetap saja, kalian memiliki kesamaan!”

“Lalu? Aku perempuan, bukan laki-laki!”

“Perkenankan saya untuk mengatakan sesuatu, Yang Mulia,” Sela kepala pelayan Yoon.

“Saya tidak akan menyarankan sesuatu yang sangat kurang ajar jika kita punya pilihan lain. Kami tidak mungkin membatalkan pengumuman pertunangan pada saat ini. Juru bicara raja telah mengeluarkan berita ini kepada pers. Pada saat ini, media sudah akan heboh. Setiap penundaan atau pembatalan akan…”

Dia berhenti sejenak, menghela nafas.

“Kami mengkhawatirkan martabat keluarga kerajaan dan saya yakin Anda tahu tentang Pangeran Jin…”

Yuri telah melihat kurangnya istilah hormat untuk pamannya, yang menjadi urutan ketiga di garis takhta, tepat setelah mereka. Ia tidak menyalahkan pamannya juga. Ibunya selalu memperingatkan mereka tentang paman mereka yang dulunya berada dalam garis pertama sejak kekuasaan ayah mereka sampai kelahiran mereka menggantikannya.

“Dia mungkin akan membuat masalah… yang bisa membahayakan posisi Yang Mulia Pangeran sebagai pewaris tahkta. Setidaknya hanya berpura-pura menjadi Yang Mulia Pangeran sampai dia kembali…”

Yuri tak bisa mengatakan apapun. Terlalu banyak hal yang dipertaruhkan. Martabat, masyarakat, keluarga, saudara kembarnya…

“Bahkan jika aku memotong rambutku dan berpakaian persis seperti dia, bagaimana kita bisa menipu orangtuaku? Hanya dengan sekali melihat dan mereka akan mampu membedakan kami. Dan jangan menyarankan operasi…aku tidak akan membuat diriku menjadi salinan persis kakakku…”

“Tak seorang pun kecuali orang-orang yang hadir di sini akan mengetahui hal ini… Bahkan para pengawal pun tidak tahu apa-apa tentang hal ini. Yang mereka tahu adalah bahwa Yang Mulia Putri telah diterbangkan ke sini untuk kunjungan kejutan untuk raja dan ratu, tapi kembali pulang setelah menemukan raja dan ratu ternyata sedang berada di luar negeri. Percayalah, Yang Mulia. Saya pasti akan melakukan yang terbaik untuk menutupi tindakan ini. Jika masalah harus muncul, saya akan memikul tanggung jawab penuh.”

Bisa jadi cara bicaranya yang lembut atau kepala pelayan Yoon memang memiliki karisma untuk membuatnya percaya padanya.

“Kurasa aku tidak punya pilihan selain ikut menyembunyikan hal besar ini… jadi aku memiliki waktu seminggu untuk bertransformasi menjadi Pangeran Yul-”

“Potong rambut…kau akan mengucapkan selamat tinggal pada rambut halus panjangmu… Dan kau harus memotong kuku-kuku itu! Berlatih tingkah laku Pangeran Yul… ini terdengar begitu menyenangkan!” Sooyoung memekik girang.

Yuri meringis dalam hati, membayangkan satu minggu dari sekarang, dia akan menjadi kakaknya…

“Yah! Hentikan… Kau membuat bulu-bulu di tanganku berdiri!”

“Pangeran Yuri atau Putri Yul?” Sooyoung terus bergurau.

Masalah serius tiba-tiba tidak ada lagi, seolah-olah menjadi interaksi yang menarik di antara kedua gadis itu. Sir Yoon tidak enak hati untuk mengabarkan berita buruk pada mereka, tapi ia harus.

“…Tepatnya bukan dalam satu minggu…”

“Huh?” Keduanya memberikan tatapan bingung.

“Calon Putri Mahkota akan tiba di Seoul dalam waktu 2 hari…”

~~~;~~~~;~~~

TBC

udah mulai ngerti kan alur ceritanya?? 😀

okay..gue mau lanjutin tugas gue yang tertunda 😛

credit : choki @SSF

boiboi~

Advertisements

53 thoughts on “You’ll be the Prince & I’ll be the Princess [Chapter 2]

  1. makin seru..
    gue yakin pasti jessjung ntar nyesal deh nangis2 kaya yg d chap 1, kalo uda ktemu ma putri yul. jatuh cinta deh pastinya mbak jessjung.
    d tunggu part 3 nya

  2. Paham koq…
    Thanks to Pangeran Yul yg uda kabur,setidaknya dgn cara spt itu Yuri bisa ketemu Sica baby nya….meski “nyamar”…
    Hahahahaha

    Tugasnya bisa ditunda lagi gak,buat lanjutin part 3???
    Hehehehehehe

  3. wah…oke sipp…keren jd ada penyamaran terselubung untuk menghindari perebutan tahta krajaan ama pamanx yul…coz pngeran sbnrx lg ilang….yg jd sdra kmbar yul sp y?horee…bntr lg yulsic ktmu…smga akur….mirip princess hour tp d gabung he’s beautiful..he…lnjut thor…

  4. HOHOHOHO NGGAK SABAR NUNGGU PART 3 HAHAHHAAH
    itu pasti kwon yuri seobang bakalan lebih keren dan lebih berkharisma dari yul hahahhaah
    ngerti dech ceritanya hahahahah

  5. Huahhhhh!!!!
    Ketinggalan 2 part…

    Wahhhh..langsung baca di part 2 tapi berasa tegang..seru nih part yang ini..meski tadi ada beberapa kalimat yang engga aku ngerti tapi gak papa lah..nyadari diri juga,,,ini kan translate jadi kalo tulisan sedikit acak ngibul ya,,gak papa..haha

    wahhh..jadi,ada pangeran yul dan putri yuri??kembar??
    Hmm..jadi,yuri bakalan jadi yul??motong rambut dll??yeyeyeye~
    pasti seru..

    oke ditnggu lanjutannya~

    mau lanjut ke part 1 dulu..hehe

  6. Ngerti kok thor, yyyyeeeeee…..yulsic bakal ketemuan….sica gk bakal nangis dach klo udah ketemu m yul….
    Lanjut thor…..semangat….

  7. Ngerti donk Tarra. Mka dri itu gue blang,gue ska ni ff. Mlah ngrep nya tuh pngeran Yul g’ ush mncul aja,biar Yuri ma Jessica.

  8. Ngerti donk Tarra. Mka dri itu gue blang,gue ska ni ff. Mlah ngrep nya tuh pngeran Yul g’ ush mncul aja,biar Yuri ma Jessica. Hahaha…..

  9. selamat tinggal rambut dan kuku. kalo gak mau, bs pake wig krn snsd sponsor wig.
    siap2 nerima pangeran yuri eh pangeran yuri. mereka pasti bertemu dan musuh hehehe

  10. bener dugaan gw,,,sica ama yul di jodohin..gw paham gw paham
    hati” loh yuri,,,bisa” kepincut ama sica,,
    yuri bkln bertransformasi jd cowok alias pura” jd pangeran yul si kembaran nya yuri…

    di tggu lnjtn nya^^
    fighting

  11. gue kasian ma yuri.. hahah.. pangeran yul nyesel deh ntr nolak nikah ma princess. siap2 aj klo ntar princess cintanya ama yuri hahah

  12. agak sedikit ngeri sih…
    gue bingung harus manggil apa, ya uda lah seperti dicerita aja..
    jadi disini yuri onnie ganti in yul oppa saudara kembarnya yang kabur akibat gak mau dijodohi gitu ??
    jadi yuri onnie jadi pangeran untuk sementara yah ??
    keren, makin penasaran…
    sica onnie mau datang…
    yuri oonie semangat ya, ini demi keluarga dan yang lain nya..
    lanjut chingu…
    selalu ditunggu..
    semangat..

  13. agak sedikit ngerti sih…
    tapi keren..
    yuri onnie jadi pangeran, alis ganti ini saudara kembarnya yang lari entah kemana akibat gak mau dijodohin…
    semanga yuri onnie pasti bisa ngejalanin semuanya…
    sica onnie mau datang korea..
    lanjut chingu..
    selalu ditunggu..
    semangat…

  14. jadi cerita nya yulsic di jodohin, dan yuri harus menyamar jadi yul karna kakak kembarnya melarikan diri. hmmmm….? 😑. menarik!.

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s