You’ll be the Prince & I’ll be the Princess [Chapter 13]

Hi…….guys……

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Title1d

Chapter 13: The Bear in shining armour

 

“Sunny, perkenalkan Yul.”

“Dan Yul…” G berhenti saat ia memimpin gadis itu dengan tangannya, memutar-mutarnya dalam sebuah putaran penuh, “Ini adalah keponakanku, Sunny!” G memperkenalkan dengan antusias.

“K-Kau bisa memanggilku Alex!” tambah Yuri buru-buru, mengulurkan tangan, yang disambut hangat oleh Sunny.

“Oh, kau memiliki nama yang sama dengan putra mahkota! Kebetulan sekali!”

“Ha! Haha! Itu adalah nama yang umum…hahaha, kurasa orang-orang sering menyangkutpautkannya,” jawab Yuri gugup sambil menatap G, berharap agar dia tidak akan mengungkapkan kebohongannya.

“Mm… A-Alex…” G berbicara dengan nada yang sedikit tidak wajar, “Baiklah, kalian berdua lanjutkan obrolan kecil kalian… Aku harus pergi untuk menyapa tamuku yang lain…” Dia mundur dengan halus.

“Oh! Dan…Alex! Jangan lupa penampilanmu nanti! Sunny, tolong jangan membunuhnya dengan …kau tahu apa maksudku…”

“Sampai jumpa, Paman!” Gadis energik itu melambaikan tangan dan berbalik menghadap Yuri.

“Jadi kau akan tampil malam ini?” Tanya Sunny, nada suaranya penuh rasa ingin tahu.

“Ya semacam itulah… Aku bermain biola…” Jawab Yuri dengan nada canggung, membuat gadis itu terhibur.

“Kurasa kau sedikit lucu. Kau sudah punya pacar?” Tanya Sunny tiba-tiba.

“Eh?”

“Jika tidak, bisakah aku menjadi teman kencanmu malam ini?” Sunny tersenyum dengan senyumnya paling menarik.

*****

“Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?” Laki-laki dibalik topeng itu bertanya ingin tahu.

Jessica menggelengkan kepalanya. ”Maaf, tapi kurasa kita belum pernah bertemu seb-”

“Tidak? Sayang sekali. Bagaimana mungkin aku belum pernah bertemu dengan seorang wanita cantik sebelumnya?”

Jessica menatapnya aneh sambil tetap diam.

“Aku Sungmin.”

Laki-laki itu tersenyum sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman. Namun, Jessica tetap tak bergeming. Ia tidak akan jatuh dalam perangkap laki-laki itu. Sungmin menyadari ketidakpedulian gadis itu dan menurunkan tangannya. Meskipun apatis, ia tidak akan membiarkan gadis itu lepas.

“Apa kau memiliki kencan?” Tanyanya sengaja.

Jessica mempertahankan sikap diamnya dan mulai menjauh, sampai laki-laki itu menambahkan.

“Kau terlihat sendirian…”

Kesal dengan godaan yang terus menerus dari laki-laki itu, Jessica berbalik dan berbicara berhadapan muka dengannya dengan nada menjauhkan diri.

“Maaf, aku sudah memiliki kencan…”

“Benarkah? Aku sudah mengamatimu sejak pertama kali kau menginjakkan kakimu di sini…kau datang dengan seorang teman…teman perempuan lebih tepatnya…”

“Kurasa itu bukan urusanmu …”

Dengan tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, Jessica hanya berbalik dan berjalan pergi.

Sungmin tertawa kecil pada ketidaktertarikan gadis itu.

“Aku akan membuatmu jatuh cinta setengah mati padaku malam ini…”

*****

Sooyoung bergegas menangkupkan tangannya pada ponsel dan mengamati sekelilingnya secara diam-diam. Ia berjalan cepat ke ruangan yang lebih sepi, sebelum melanjutkan percakapannya.

“Ke mana saja kau!?”

“Tentu saja berlibur!” Kata suara gembira itu di ponsel.

“Rahasia…Aku tidak akan memberitahumu…siapa tahu kau akan mengirim seseorang untuk membawaku kembali! Seperti apa yang kau lakukan pada kembaran jahatku…”

“Yah! Kwon Yul! Semua ini gara-garamu, Yuri harus menutupi jejak-jejakmu sekarang.”

“Tapi kulihat dia menikmati dirinya sendiri! Hahaha, insiden tamparan di bandara! Sungguh berita yang sensasional!”

“Aigoo! Kau saudara yang mengerikan! Kapan kau kembali!?!”

“Tidak sampai gadis itu pergi! Aku tidak akan menikahinya!”

“Kau tahu sangat tidak mungkin Jessica akan pergi, kan? Maksudku… pertunangan itu adalah keputusan Raja untuk kalian berdua.”

“Kalau begitu Yuri akan mengambil tempatku!”

“Apa kau bercanda? Dia tidak bisa mengambil posisimu selamanya! Bagaimana jika Raja dan Ratu mengetahui kebohongan itu? Hanya masalah waktu sebelum kebenaran akan terbongkar!”

Tidak ada tanggapan dari ujung sana.

“Setidaknya, kau harus mencari jalan untuk membatalkan pertunangan. Menjelaskan semuanya kepada orangtuamu. Mungkin mereka akan mendengarkan-”

“Mereka tidak akan mendengarkanku! Aku sudah membuat pendirianku jauh sebelum perjodohan itu ditetapkan dan tetap saja, perjodohan itu masih terjadi! A-aku tidak bisa menikahi Jessica! A-aku…Aku memiliki …AISH…orang lain yang aku sukai! Berhentilah menyuruhku!” Gumam Yul marah.

“Yah! Apa itu! Aku bahkan tidak menyuruh! Kau tidak perlu marah begitu!” tukas Sooyoung dengan marah.

*****

“Apa pacarmu cantik?” Tanya Sunny ketika mereka berdua berjalan menuju prasmanan.

“Mm…begitulah…” jawab Yuri gelisah.

Hanya beberapa saat yang lalu, ia telah berbohong pada Sunny tentang memiliki pacar dengan harapan untuk mencegah kesalahpahaman lebih lanjut. Sudah cukup ia berbohong dengan melibatkan calon putri mahkota.

“Begitulah?” Tanya Sunny.

“Y-Yah, maksudku…dia c-cantik…” jawab Yuri, tanpa sadar menggaruk pipinya.

Gambaran Jessica saat pertama kali Yuri melihatnya langsung muncul dalam benaknya. Bagaimanapun, gambaran itu bahkan lebih mengesankan ditambah dengan insiden tamparan.

“Kau terdengar seperti takut padanya!” Sunny tertawa saat ia melihat seringai konyol di wajah Yuri.

“Jika kau menghitung mendapatkan tamparan 4 kali dalam 4 hari…kurasa hampir seperti itu…”

“Apa kau serius?” Tanya Sunny dengan ekspresi tak percaya.

“Aku hanya bercanda…”

“Untuk sejenak kukira itu sungguhan!”

“Yah, itu sungguhan…”

*****

Untuk ketiga kalinya Jessica menoleh ke belakang. Setiap kali ia berbalik, ia pasti akan melihat laki-laki yang sama menyusul di belakangnya. Kali ini, bagaimanapun ia tidak melihat laki-laki itu. Ia merasa lega setelah terlepas dari pengganggu sialan itu, ia melihat ke depan, hanya untuk melihat satu tangkai mawar merah terangkat tepat di depannya.

“Apa kau tahu lambang dari bunga mawar ini?” Tanya Sungmin tulus.

Jessica tidak menjawabnya.

“Bunga ini melambangkan cinta pada pandangan pertama…Aku hanya ingin mengatakan kalau aku telah jatuh cinta padamu sejak pertama aku melihatmu…”

Jessica memutar bola matanya dengan jengkel. Jelas, laki-laki ini tidak akan menyerah meskipun ia memperlakukannya dengan dingin.

Alih-alih menerima mawar itu, ia mengangkat tangannya.

“Apa kau tahu tangan ini melambangkan apa?” Tanya Jessica manis.

Laki-laki itu mengangkat bahu. Jessica mengepalkan tangannya erat-erat, membentuk tinju.

“Ini adalah kepalan tanganku…Aku hanya ingin mengatakan kalau kau tidak mau pergi dari pandanganku mulai dari sekarang dan seterusnya…Aku akan membiarkan kau merasakan tinjuku.” jawab Jessica dingin, melambaikan tinjunya yang mengancam. Ia mengabaikan protes Sungmin sambil terus berjalan pergi.

“Sungguh gadis yang penuh semangat,” Sungmin menghela napas, “Tapi ini semakin menarik…”

*****

“…”

Tak ada tanggapan dari kedua sisi ponsel. Merasa sedikit bersalah karena berbuat ulah, Yul memecah keheningan.

“Apa pun itu, aku tidak akan menikahinya…” Yul melunakkan nada suaranya sambil tetap menjaga sikap pantang menyerahnya.

Jika saja semua ini berjalan sesuai dengan keinginannya…

Jika saja dia lebih cepat dan berani dalam mengejar gadis impiannya…

Mungkin…situasinya akan jauh berbeda sekarang…

Sooyoung mendengus kesal. Setelah mengenal satu sama lain sejak kecil dan menghabiskan sebagian waktu bersama-sama, itu bukan berarti ia tidak mengerti salah satu dari si kembar.

Mereka memiliki pengertian yang sama tentang perjodohan, itu adalah keputusan yang tidak masuk akal yang dibuat oleh para tetua.

Hal pertama yang ia rasakan saat ia mendengar perjodohan antara Yul dan Jessica dari Sir Yoon adalah tusukan kecil di sudut hatinya yang terdalam. Tapi ia segera mengesampingkan perasaanya, menganggap perasaanya hanya semata menyukai teman masa kecilnya. Dan selain itu, siapalah dia dibandingkan dengan status kerajaan sang pangeran. Itu sesuatu yang tidak harus dan tidak akan pernah terjadi.

Sekarang, dengan menghilangnya Yul dan penyamaran Yuri, telah menyebabkan sesuatu yang sama sekali berbeda. Tapi satu hal yang pasti, Yul tidak akan menyerah tanpa perlawanan.

Tapi mengapa ia bahkan peduli? Ia sama sekali tidak terlibat dengan masalah itu. Ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu murni karena kepeduliannya sebagai seorang sahabat.

“Kau tidak harus menikahinya…kenapa kau tidak membujuk orangtuamu atau membiarkan mereka tahu siapa gadis istimewa itu?” Sooyoung akhirnya menyuarakan pendapatnya.

“Mereka tidak akan mungkin menyetujuinya…” jawab Yul, terdengar sedikit sedih.

“Kalau begitu carilah jalan lain.”

“Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan!”

“Yah! Apa yang terjadi dengan orang yang memberitahuku dan Yuri untuk mengejar mimpi kami sendiri?”

Yul meringis sedikit pada ledakannya yang mengingatkannya tentang keputusan yang dibuat saat itu. Ia telah mendukung keduanya untuk mengejar sekolah musik mereka di luar negeri bahkan jika itu berarti harus berada jauh dari dua orang yang tumbuh dewasa bersamanya.

“Kau hanya harus pulang dan meyakinkan orangtuamu…bersama dengan Yuri kurasa…” Sooyoung menambahkan, kali ini dengan nada yang lebih lembut.

“Yuri? Apa hubungannya dengan dia?” Tanyanya, sedikit bingung atas penyebutan adiknya.

“Yul, kita punya masalah…”

“Apa yang terjadi?”

“Cinta terjadi…”

*****

“Alex, tunggu aku!”

Yuri mengerang dalam hati saat gadis itu berhasil mengimbangi langkahnya.

“Kukira kau lapar, kenapa kau berjalan begitu cepat?”

“Ah! Aku… erm…Aku harus pergi ke toilet pria!” Yuri berbohong tanpa melihatnya. Ia bersumpah kebohongannya semakin lebih baik dari hari ke hari. Bagaimanapun, sekarang ia hidup dalam kebohongan.

“Tapi aku mengambilkan ini untukmu…” Sunny membuat protes lucu sambil mengangkat kue-kue berukuran kecil di piringnya.

Arghhh sialan dia lucu sekali… apa itu yang coba G peringatkan padaku? Aegyo-nya!!!

“Aku akan kembali dalam satu menit!” Yuri bergegas pergi dalam kepura-puraannya untuk pergi ke kamar kecil. Ia mencoba untuk menahan aegyo mematikan Sunny.

“Alex!” Sunny cemberut kecewa ditambah dengan ekspresi yang menggemaskan, membuat hati para tamu pria di dekatnya meleleh.

*****

“Untuk terakhir kalinya kukatakan, aku benar-benar tidak tertarik padamu!” Jawab Jessica marah. Selama 5 menit terakhir atau lebih, laki-laki menjengkelkan itu tetap muncul dengan bertubi-tubi pertanyaan dan pengakuan cintanya.

“Aku hanya mengikuti hatiku,” Sungmin tersenyum.

“Apa yang harus aku lakukan agar kau mengerti kalau aku sudah memiliki pasangan?”

“Siapa namamu?”

“Aku akan bertunangan dalam waktu 2 hari.”

“Itu berarti aku memiliki waktu 2 hari lagi untuk membuatmu menyesali keputusan yang kau buat sebelum bertemu denganku…”

Jessica mengerang dalam hati.

“Kapan orang ini akan berhenti…”

“Nona, apa laki-laki ini mengganggumu?” Suara berat tapi prihatin secara tak terduga terdengar di sampingnya.

*****

Yuri berhasil mengelabui gadis itu. Ia menghela napas lega, berjalan melintasi kerumunan.

Di tengah pelariannya, ia melihat sesuatu yang tiba-tiba menarik perhatiannya. Jelas terlihat seperti pasangan yang tengah berdebat dengan si laki-laki yang mencoba untuk menenangkan gadisnya yang terus menyuruhnya pergi. Ini adalah sesuatu yang tidak akan ia campuri, hanya karena ia tidak ada hubungannya dengan mereka.

Tapi sesuatu memberitahunya bahwa itu tidak terlihat seperti yang dikiranya. Mungkin laki-laki itu mengganggunya, atau mungkin gadis itu dilecehkan?

Mungkin itu adalah daya tariknya dari mengenakan topeng, menjadi superhero mungkin? Bat Man mengenakan topeng, Spider-man mengenakan topeng, Iron Man mengenakan topeng, dan hampir semua super hero mengenakan topeng, kecuali Superman yang memakai celana dalamnya di luar…

“Super Black Bear untuk menyelamatkan!”

Frase khusus itu biasa ia gunakan di masa lalu. Dan hari ini, berkat dan bukan berkat kecelakaan berkuda sebelumnya, ia ingat bagaimana kilas balik itu dimulai. Ia tersenyum, bertanya-tanya apakah putri kecil yang ia selamatkan hari itu telah bertemu dengan ksatria berbaju bajanya.

“Aku akan bertunangan dalam waktu 2 hari.”

“Itu berarti aku memiliki waktu 2 hari lagi untuk membuat kau menyesali keputusan yang kau buat.”

Yuri hampir muntah ketika ia mendengar komentar narsis dari laki-laki itu.

“Ada apa dengan laki-laki ini dan kepercayadiriannya…”

Ia melihat jelas ekspresi jijik gadis itu.

Dugaannya benar. Laki-laki itu melecehkan si gadis. Dan Super Bear Yuri sedang mood malam ini.

“Nona, apa laki-laki ini mengganggumu?” Yuri sengaja memperdalam suaranya, berharap itu bisa membuatnya terdengar lebih pria, cocok untuk karakter seorang heroik.

Jessica menoleh. Seorang kesatria dalam baju besi yang bersinar telah muncul.

“Siapa kau?” Tanya Sungmin kasar, mengamati pendatang baru itu dengan cermat. Ia tidak senang laki-laki itu ikut campur.

Jessica tidak tahu mengapa… Mungkin ia hanya berharap untuk cepat menjauh dari Sungmin, atau mungkin da hanya membayangkan ksatria gagah berani di depannya ini bisa membantunya…

Mengabaikan Sungmin, Jessica angkat bicara, “Dia sudah melecehkanku sepanjang malam ini.”

“Seorang pria yang baik tidak seharusnya melecehkan seorang wanita baik. Ini adalah suatu tindakan memalukan.” Tambah Yuri untuk menjengkelkan laki-laki itu..

“Yah! Kau-”

Tanpa peringatan, Yuri meraih tangan Jessica dan berteriak ‘lari’. Jessica yang terkejut dengan tindakan tiba-tiba itu berlari bersama. Yuri berlari terampil di antara kerumunan yang mengenakan kostum dengan topeng berwarna-warni, yang membingungkan mata. Ia tertawa melihat Sungmin terjebak di belakang, dengan ekspresi bingung sambil mengedarkan pandangannya untuk mengikuti jejak mereka.

Di sisi lain, jantung Jessica berdegup kencang karena orang asing yang memegang tangannya dengan kuat. Seluruh skenario itu hampir menyerupai sebuah adegan kawin lari, dan jarak mereka semakin jauh. Orang asing itu menariknya menaiki tangga, jauh dari keramaian orang yang berisik. Itu adalah tangga marmer yang dikagumi Jessica dan ia sedang berjalan di atasnya dengan langkah tergesa-gesa. Ia tersenyum. Setidaknya, acara ini berubah menjadi unik dan mungkin romantis.

*****

“Kau bilang Yuri jatuh cinta pada tunanganku?” Yul terkesiap tak percaya.

“Koreksi…Jessica belum resmi menjadi tunanganmu…Tapi ya, kau benar.”

“Kau bilang adikku sudah jatuh cinta pada perempuan lain?!?”

“Mm…ya…kau telah mengulanginya dua kali sekarang…”

“Aku hanya tidak menduga hal itu terjadi…t-tapi bagaimana dengan Jessica? Apa dia sudah tahu kebenarannya?!”

“Tidak…dia belum mengetahuinya…dan itu masalah yang sedang kita hadapi! Jessica tidak tahu kalau pangeran yang dia cintai sebenarnya adalah seorang putri sejati! Dan ketika dia tahu…”

Keduanya berbicara bersamaan, “Habislah Yuri…”

Hening sejenak sebelum keduanya menghela napas di ponsel pada waktu yang bersamaan.

“Taruhan, berapa banyak tamparan yang akan Yuri dapat?” Tambah Yul.

*****

“Fiuh!” Yuri menarik napas dalam-dalam dan tertawa saat ia melihat gadis di belakangnya terengah-engah mencari udara juga. Keduanya telah menaiki beberapa anak tangga dan bersembunyi di salah satu balkon terbuka di tingkat atas. Udara di sana sangat dingin, cocok bagi mereka untuk menenangkan diri.

“Apa…kau…harus…berlari…secepat…itu?!” kata Jessica sambil terengah-engah.

“Yah, setidaknya… kita berhasil menyingkirkan…laki-laki itu!”

“Terima kasih atas…bantuanmu.”

“Tidak apa-apa…”

“Udara yang sejuk…bukan…” Yuri menambahkan, mencoba untuk memecahkan keheningan di antara mereka sementara embusan angin dingin yang nyaman melewati mereka.

Jessica hanya menganggukkan kepalanya, terlalu lelah untuk mengomentari apa pun. Sebaliknya, ia berpegangan pada tepi balkon dan mencondongkan tubuh ke depan untuk menikmati angin yang dingin. Bintang-bintang di atas terlihat sangat jauh dan sedikit dikaburkan oleh lampu-lampu kota yang terang, salah satu kerugian untuk tinggal di kota metropolitan.

Anehnya, tindakan ini sangat mengingatkan Yuri pada Jessica. Rasanya seperti sesuatu yang akan dilakukan gadis itu.

Keduanya tidak mengatakan apa pun saat mereka menenangkan diri di balkon.

“Jadi, apa yang kau lakukan di pesta ini sendirian?” Tanya Yuri sambil bersandar di balkon, menghadap interior ruang dansa sementara Jessica tetap dalam posisinya.

“Aku? Aku tidak benar-benar sendirian…Aku dengan seorang teman, tapi kurasa dia pasti berada di sebuah tempat sambil menikmati beberapa makanan.”

“Itu terdengar tidak asing…” gumam Yuri.

“Huh?”

Yuri tertawa, “Tidak, itu hanya mengingatkanku pada sahabatku.”

“Dan kau? Sendiri?”

“Ya, begitulah…Aku akan tampil nanti…”

“Ada pertunjukan?”

“Yup…A-aku akan…bermain…biola,” jawab Yuri malu-malu. Ia tidak berniat untuk membual tentang hal itu.

“Oh! Kalau begitu aku akan menantikan penampilanmu!” Jawab Jessica sungguh-sungguh dan tersenyum hangat.

Orang yang berdiri di sampingnya ini sangat jauh berbeda dibandingkan dengan laki-laki yang ia temui sebelumnya. Laki-laki misterius dibalik topeng ini membuatnya penasaran dan pada saat yang sama, nyaman. Di sini, tidak ada yang akan mengenalinya sebagai calon putri mahkota. Tidak ada pengawal-pengawal overprotektif yang mengikutinya sepanjang hari, tidak ada media yang terus-menerus mengganggunya. Selain itu, suasana nyaman yang tak dapat dijelaskan menyelimuti mereka.

“Apa kau menyukai seseorang?” Pertanyaan tiba-tiba gadis itu membuat Yuri terkejut.

Setelah melihat reaksinya, Jessica segera meminta maaf.

“Maafkan aku, mungkin seharusnya aku tidak mengajukan pertanyaan pribadi seperti itu…” Suaranya menghilang perlahan-lahan menuju akhir.

“Apa yang telah merasukiku?” Jessica mempertanyakan kekonyolannya sendiri.

“Sepertinya ada sesuatu yang membebanimu?” Tanya Yuri prihatin. Nada suara gadis itu entah mengapa menandakan kalau dia merasa terbebani oleh hal tertentu.

Jessica melihat ke dalam mata laki-laki itu dan melihat betapa ramahnya mata itu terlihat.

“Hanya saja aku mungkin membutuhkan seorang pendengar…tidak ada orang yang benar-benar bisa diajak bicara tentang masalah-masalah tertentu di Korea…ini…sedikit rumit…dan untuk beberapa alasan, kau terlihat bisa dipercaya.”

“Siapa pun yang berada dibalik topeng selalu bisa dipercaya…”

Tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Tak satu pun dari mereka telah memperkenalkan diri dan mungkin itu adalah hal terbaik yang dapat dilakukan. Dengan cara itu, tidak ada yang harus berpura-pura, tidak ada yang harus berlagak baik, tidak ada yang harus bertindak sebagai orang lain. Itu adalah fakta ironi. Memakai topeng dapat mengungkapkan jati diri seseorang.

“Yah, tampaknya tidak semua orang…ingat laki-laki itu?” canda Jessica.

Yuri menertawakannya, “Aku lupa…”

Ia menatap gadis itu dan bertanya hati-hati, “Bersedia untuk bertukar cerita?”

Untuk beberapa saat Jessica ragu-ragu sebelum mengangguk setuju. Tak ada ruginya dan selain itu, ia benar-benar ingin mengeluarkan pikiran itu dari benaknya.

“Pertama, kau menyukai seseorang, benar?” Tanya Yuri langsung.

Terkejut dengan pertanyaan langsungnya, Jessica mulai menyadari dampak dari pertanyaan yang ia ajukan sebelumnya.

“Bagaimana menurutmu?”

“Kau terlihat terbebani oleh masalah cinta…” Itu adalah pengamatan yang dibuat Yuri.

“Yah, para gadis biasanya membicarakan tentang cinta, diikuti dengan belanja dan lebih banyak belanja,” kata Yuri berdasarkan fakta.

“Bagaimana kau tahu tentang apa yang dipikirkan seorang perempuan? Kau bukan seorang perempuan!” Tanya Jessica sambil menertawakannya.

“Aku punya adik perempuan!” bantah Yuri. Tentu saja, ia tahu apa yang perempuan pikirkan, ia seorang perempuan.

“Untuk menjawab pertanyaanmu, ya aku memiliki masalah percintaan. Bagaimana denganmu?” Tanyanya.

Yuri sedikit bingung dengan kejujuran gadis itu. Gadis itu berbagi kisah nyata dan itu pasti akan tampak seperti pengkhianatan terhadap kepercayaan yang dia miliki padanya jika Yuri berbohong sebagai balasannya.

Mungkin bukan kebenaran seluruhnya…tapi tetap sebuah kebenaran…

“Ak-aku…eh-” Yuri berhenti. Jessica menatapnya dengan mata bersemangat.

“Ini rumit…”

Sebuah jeda lain.

“Aku bukan orang yang dia pikirkan…”

“Itu adalah apa yang kau pikirkan…” balas Jessica.

“Huh?”

“Bagaimana kau tahu jika dia benar-benar memikirkan tentangmu? Tidak mungkin untuk mengetahui apa yang dipikirkan orang-orang…”

“Itu tentu terdengar membingungkan…”

“Cinta itu membingungkan…”

“Aku setuju dengan itu.”

“Pertanyaan yang harus kau tanyakan adalah apa yang kau pikirkan tentang dia…”

“Dan kukira kau sendiri yang memiliki kesengsaraan cinta…”

“Setiap orang memiliki kesengsaraan cinta… cinta tidak selalu dibatasi hanya untuk pasangan. Cinta bisa saja dari orangtua ke saudara, dari teman kepada musuh. Cinta adalah sebuah istilah luas yang meliputi banyak hal.” Jawab Jessica mawas.

Berpikir tentang apa yang dia katakan, mungkin sudah waktunya Yuri harus mengikuti apa yang hatinya katakan. Ia berbalik menuju tepi balkon dan mencondongkan tubuh ke depan seperti yang dilakukan gadis itu.

“Aku jatuh cinta padanya…” Yuri berbicara langsung dari hatinya.

“Tidak pernah berpikir ini akan terjadi… ini benar-benar tidak masuk akal… ini seperti, cinta terjadi tanpa alasan apa pun…”

Jessica adalah seorang perempuan. Yuri tahu itu, namun, ia telah berputar tak terkendali menuju daya tariknya, tanpa alasan apa pun.

“Cinta terjadi karena suatu alasan…” Ujar Jessica.

“Apa alasanmu?”

“Cinta terjadi ketika kau mendengarkan apa yang hatimu katakan. Sungguh lucu bagaimana kita berbeda tetapi sama…Aku juga tidak pernah berpikir akan jatuh cinta padanya. Aku pernah membencinya tapi sebelum aku mengetahuinya, dia sudah menduduki tempat di sini,” Jessica menunjuk hatinya.

“Cinta itu membingungkan,” kata Yuri.

Jessica menertawakannya. Itu adalah apa yang ia katakan padanya beberapa saat yang lalu.

“Tapi apa yang membebanimu?”

“A-aku…tidak tahu bagaimana menyatakan perasaanku padanya…” ujar Jessica malu-malu.

Kali ini giliran Yuri yang tertawa.

“Di sini aku berpikir kau adalah ahli cinta!” goda Yuri.

“Mengetahui dan mengakui adalah dua hal yang berbeda!” Tegas Jessica.

“Sesulit itukah untuk mengatakan tiga kata?”

“Apa kau pernah mengatakan tiga kata itu padanya?”

Mereka berhenti sejenak untuk memikirkan pertanyaan masing-masing yang diajukan pada mereka.

“Ini tidak mudah…” jawab Jessica.

Jessica selalu memiliki kesulitan untuk mengekspresikan diri.

Bagaimana jika sang pangeran tidak menyukainya…

Bagaimana jika sang pangeran membencinya…

Bagaimana jika ini…Bagaimana jika itu…

Ia terlalu banyak memiliki pikiran yang memperkeruh penilaiannya. Pada akhirnya, ia terus menyimpannya sendiri.

“Aku tidak pernah bilang itu mudah… dan aku tidak pernah mengucapkan kata-kata itu…”

Yuri telah lama memutuskan untuk merahasiakan perasaannya. Mereka tidak memiliki masa depan. Ia tidak akan mampu memberikan Jessica kebahagiaan yang diminta seorang perempuan.

Mungkin itu hanya perasaan yang bodoh…

Mungkin itu hanya dia yang bingung…

Mungkin itu hanya…

Ia hanya harus meninggalkan masalah itu seperti sedia kala. Pangeran Yul dan Putri Jessica. Memang seharusnya seperti itu dari awal. Ia hanya bertahan untuk kakaknya. Dan ketika kakaknya kembali, kisah cinta dongeng itu akan lengkap.

Keduanya saling berpandangan pada waktu yang  bersamaan dan tatapan mereka bertemu.

“Cinta itu membingungkan…” Keduanya berbicara pada saat bersamaan dalam harmoni. Segera setelah menyadari seberapa baiknya mereka berbicara, mereka tertawa.

“Berbeda…” Jessica mulai pertama.

“Namun sama…” Yuri mengakhirinya dengan sempurna.

“Aku harus pergi…aku harus bersiap-siap untuk penampilanku…”

“Terima kasih telah membantuku sebelumnya dan mendengarkan ceritaku yang membosankan…”

“Itu tidak membosankan. Terima kasih telah mendengarkanku juga. Sampai jumpa lagi…” Yuri berbalik dan menuju kembali ke ruang dansa utama.

“Tunggu!” Teriak Jessica, membuat Yuri menghentikan langkahnya dan berbalik menghadapi dia sekali lagi.

“Siapa namamu?” Tanyanya ingin tahu.

“Maksudmu kode nama superhero?” Jawab Yuri genit dan perlahan-lahan mundur secara diam-diam.

“Apa pun itu?” Kata Jessica cemas. Ia berdiri diam, tetap berada di balkon, sementara laki-laki itu semakin menjauh.

Yuri menunggu saat yang tepat hanya ketika kerumunan orang lewat hendak datang di antara keduanya.

“Super Black Bear!” Dengan itu, sang ksatria berbaju baja menghilang ke dalam kerumunan.

Jessica langsung membeku ketika mendengar nama yang tak asing lagi.

“Siapa namamu?” Tanyanya, menahan air matanya ketika gadis kecil yang menemaninya saat ia tersesat, mulai mundur menjauh.

“Super Black Bear!” Teriak si gadis kecil, sebelum menghilang ke dalam kerumunan.

“Kau kah beruang itu?” Gumam Jessica tidak percaya.

~~~;~~~;~~~

TBC

sorry kalo banyak typo sama kata-kata yang kurang ngerti, belum gue edit lagi dan kalian nanya siapa G?? baca lagi deh part-part awal :/

how r u guys? have u been better?? lol gue jadi males update fanfic yang itu, gue ganti aja ya guys…gimana??? 😀

credit : choki @SSF

boiboi~

Advertisements

45 thoughts on “You’ll be the Prince & I’ll be the Princess [Chapter 13]

  1. Wahhh mereka secara tidak langsung curhat , cieee yulsic udah ada cinta di hati . Tapi kendalanya jessica taunya yuri cowo . Gmana ya pas sica tau yuri ternyata cewe ? Ga kebayang dah berapa tamparan yg yuri dapet mungkin 1 M(?) haha

    Lanjut thor ff nya makin seruu abiss .

  2. Yyyyyeeeee….yulsic ktmuan scra gk sengaja n curhat mslh mrka masing2…. “super black bear” yg udh nyelamatin sica dr sungmin….
    Oh jd yul yg asli jg pny orang laen yg d sukai ny…..
    Lanjut thor chap dpn sprtny makin seru dech….

  3. Cieee yulsic udah ngaku klo mereka saling cinta tpi kya’x bkal sulit bnget untk mreka sling ungkapin perasaanx tnpa topeng terlalu baxk yg mrka khawatirin…

  4. Anyeong tarraa….
    Waahhh…. gue kira td nye sica ketemu siape kali…. gak taunye si namja penuh aegyoo…
    Dan gue tebak yg disukain pangeran yul asli ntu soo ????? Siapa yg tau kalo soo trnyata suka jg sama pangeran yul ???
    Curhatannya yulsic seru daah…. ngalir aje gtu kaya grojogan aer yg keluar dr idung kalo abis nangis , hehehe…
    Dan super black bear ??? Jessica kn taunya die cewe, kenapa skrng brubah laki ? Gtu kali ya pikirannya sica ????
    Makin seru tara nih ff…
    Oh iyaahhh…. Lu udah prnah baca FF di AFF yg yulsic jdulnye ‘Doctor chek me please ?’ klo belom bisa kali masukin tuh FF jd Project baru luh yg bakal di translet…..
    Yaudah deh…. dilanjut aja taraaaa

  5. Jodoh g kmana.. Udh gede super black bear ktmu lg sma sica.. Dan yulsic udh ada cinta2 nya.. Menunggu perkembangan selanjut nya

  6. Jodoh emang g kmana.. Super black bear dtng lg buat jessica.. Yulsic udh cinta2an.. Kita tunggu perkembangan selanjut nya..

  7. Ikut taruhan dh Yuri dpt brapa kali tamparan kalo nanti Jesica tau dia bukan Kwon Yul yg asli…
    Hahhahhhahaha

    Para LS sedang berduka…
    Tp ak gk anti baca epep dgn maincast Taeny koq…ak gk peduli berita itu…
    Dilanjut aja dh…kalo emang alur critanya bagus…
    Hehehehehhhee

  8. Yulsic dagh saling suka cuman gak tau cara ngungkapinnya aja
    Sica masih inget ma super black bear

    Buat ff taeny dilanjut ja thor kan nanggung toh gak akan ada yg berbeda ko dari sebelumnya

  9. Aakh mereka sama sama jatuh cinta dan sama sama sakit karna cinta , kasihan yuri kalau jessica tahu mungkin ditampar tampari ampe pingsan .

  10. hahaaa….super black bear…sica paham ga y klo itu yuri?smga sica ngerti…ungkapan yg tdk lgsg…hehe…wah pangeran yul jtuh cinta ma sp tu?mpe sica aj d tolak…lnjut2

  11. super black bear dtg utk menyelamatkn putri sica yey..,
    kira” siapa cewek yg disukai pangeran yul??
    omo!kyk nya klo smpe sica tau kebenaran nya,,yuri bkln dpt 10 tamparan ato bhkn lbh..,

    di tggu lnjtn nya^^
    fighting

  12. Sunsun np kompak gngguin yulsic y? Haha., king n queen of aegyo SMEnt lucu bgt ^^
    .
    Wah kykx Sooyoung ada prasaan trpndm sm Yul, apa bkl ada SooYul love moment d’epep ini? *hnya tuhan n author yg tw*
    .
    SUPER BLACK BEAR udh ktmu, ayo kejar sica!!! N brsatulah dgn yuri… ^^

  13. ><
    gue hampir mati terbang… Iiih gemes sama si yuri… Super black bear untuk menyelamatkan!! wkwkk
    Lanjut thor.. Ditunggu 😀

  14. sayangNya sica tauNya yuri itu cowokk.. tp gpp lah.. toh yg sbenerNya d jodohin ama jessica kan yul bkn yuri.. takdir eiyh

  15. yulsic udah mulai ngungkapin cintanya masing2 secara ga sadar nih
    tp kaya ya yuri mulai pesimis
    sica bakal masih suka sama yul atau bakal berpaling ke super black bear ya
    walaupun itu orang yang sama, dan lagi sica kan tau ya superheronya itu gadis

  16. Cieee…yulsic curhat dengan identitas yg berbeda nih 🙂
    Sebenarnya siapa wanita yg disukai pangeran yul asli ?

  17. Yeay super black bear,,,,
    Sadar family sadar mrka saling curhat tentang seseorg yg sbnrnya ada di hadapannya,,, apa bnar mrkka ga ngenalin stu sama lain bahkan dri pandangan mata sekalipun,,,

  18. berawal dgn kebencian ujungnya ada setitik cinta dihati mrka masing2,,tp bgaimana klo sica tau siapa yuri sbnrnya,akahkah kisah mrka berakhir rumit atau kah akan berakhir bahgia???
    dtunggu lanjutannya thor..

  19. Fiuhhh.. Gue kira cowok yg ketemu Sica itu pangeran yg asli.. Ternyata……. Wkwkwkwk.. YulSic dikejar2 King ‘n Queen of aegyo..
    Gak sabar sm next part nih…

  20. Jodoh bgt yulsic bs slg curhat2 an kyk gt dan super black bear kembali menyelamatkan my princess, gmn y klo sica tau klo itu yuri dan yuri tu cewek

  21. Wah dugaanku dipart sebelumnya semuanya salah besar!!Tapi ak yakin kalau pangeran yul itu cinta ama sooyoung dan juga sebaliknya..Walaupun soo berusaha menampik perasaannya.Dan scene yg terkhir benar-benar keren…”Super black bear!” Dan pastinya bikin jessica heran..secara dulu dia ketemu super black bear seorang gadis kecil…Lah sekarang?Pria?haha

  22. yeeeyy sica ktemu super black bear.. tp kog brubah cwok nah lho bngung gk tuh sica…

    pasti yul asli sukanya ama soo.. kira” sica klo tau yul cwek gmana ya reaksinya???
    lanjut thor penasaran bingit…

  23. Pas sica ngomong dia disebuah tempat sambil menikmati makanan udah ketebak itu si sikhshin sooyoung haha ..
    Yuri sma Sica udah sma” cinta ,, v malu” buat ngungkapin lucu” ..
    Next chap

  24. gw yakin kl yg di sukai pngeran yul itu soo, mkanya dia menolak untuk menikah dgn sica
    tuh kn kl yg nmnya jodoh psti gak kemn2, si super black bear akhirnya ktemu lg sm sica
    hayo di lnjut seru nih thor

  25. curhat nih ceritanya…
    jess sadar dong super black bear lu itukan cewe bukan cowo..
    ntar stlah yuri kembali jd cewe baru itu super black bear lu

  26. super black bear itu yul oppa ??
    jadi yul opppa yang sebenarny gak mau nikah sama sica onnie gara-gara dia sukak sama cewek lain, tapi wanita itu siapa ya hh.

    youngie onnie cemburu kah ??
    lanjut chingu..

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s