Unlike Him [Chapter 17]

Hi…short update 😀

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 17

 

“UNNIE!!!! Kau harus ikut denganku sekarang! SE.KA.RANG!” teriak adiknya sambil berlari ke arahnya.

“A-apa yang terjadi?” Tanyanya ketika adiknya mulai menariknya menuju hanya-tuhan-yang-tahu-kemana.

“Kau harus ikut denganku! Tidak ada tapi-tapian…”

Segera, dua saudara perempuan itu pergi untuk berbelanja gaun, tas, sepatu dan perhiasan, dan Jessica tidak bisa menyembunyikan betapa bahagianya ia karena sudah lama mereka berdua tidak pergi belanja bersama. Setelah belanja, Tiffany membawa kakaknya ke Sauna kemudian mampir ke salon pijat. Tiffany memanjakan kakaknya seharian.

Hari sudah mulai gelap, Jessica merasa sedikit lelah pada saat yang sama ingin pulang dan tidur tapi kemudian sekali lagi adiknya menariknya ke sebuah kelab, kelab yang sering mereka kunjungi ketika mereka masih muda. Begitu mereka masuk, semua teman-teman kuliah Tiffany berada di sana untuknya, bridal shower. Semua orang menari mengikuti iringan suara musik ketika pesta dimulai. Jessica tidak tahu Tiffany memiliki banyak teman.

Tiffany terengah-engah saat ia duduk di samping kakaknya yang sedari tadi duduk di bar. “Unnie, kau harus bergabung dengan kami di sana!” ia tersenyum masih terengah-engah. “Aku minta Cosmopolitan!” Katanya pada bartender.

“Tiffany, kita pulang sekarang!” teriak Jessica agar didengar Tiffany. Begitu minumannya datang, Tiffany langsung meminumnya dalam satu tegukan.

“Apa, Unnie?” tanyanya.

“Kau terlihat mabuk, kita harus pulang sekarang!” Teriaknya lagi.

Tiffany tersenyum seakan tidak mendengar apa-apa dan kembali ke lantai dansa. Jessica menghela napas, “Aku minta sekaleng bir,” perintahnya.

Aku minta segelas whishky!”

Meminum birnya perlahan, Jessica berbalik untuk melihat adiknya sampai matanya tertuju pada pendamping barunya. Hampir menyemprotkan birnya, mata Jessica melebar, “Tidak mungkin…”

“Hai …”.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Hae…” 

Tanpa sadar ia berteriak, memeluk laki-laki yang tersenyum lebar di depannya. “Apa yang kau… kenapa kau… apa kabar...”

“Ketika aku menelepon tadi, aku sudah berada di bandara...” jawabnya dan memeluk gadis itu dengan erat.

“Bagaimana kau tahu aku di sini?”

“Aku menelepon Taeyeon dan dia mengantarku ke sini,” ia tersenyum.

Kau…aku membencimu…” Jessica cemberut.

Donghae tertawa dan mencondongkan tubuhnya untuk menciumnya. “Aku tahu, maafkan aku sayang dan tentu saja aku ingin mengejutkanmu.”

Jessica memeluknya lagi dan tersenyum, ia merasa senang Donghae ada di sana. Tapi tiba-tiba, ia menarik diri, “Bagaimana dengan pekerjaanmu. Kupikir kau tidak...

Donghae memotongnya, “Aku mengundurkan diri.”

“Apa… kau mengundurkan diri?” Serunya.

Sudah kubilang, aku akan melakukan segalanya...”

Jessica terharu mendengarnya. Ia tahu seberapa besar usaha dan kerja keras yang dikorbankan Donghae untuk mendapatkan pekerjaannya dan sekarang, dia kehilangan pekerjaan itu.

“Babo.”

“Hei, sekarang aku tahu apa artinya itu. Dan ya, aku tahu aku memang bodoh,akunya dan menarik gadis yang menatapnya marah ke dalam pelukan. “Sekarang kita lupakan saja tentang hal itu, oke? Dan karena ini adalah pertama kalinya kita berada di sebuah bar bersama-sama bagaimana kalau kita menikmatinya sebentar? Bagaimana kalau kita berdansa?

Jessica cemberut padanya tetapi ia meraih tangannya dengan senang hati. Itu memang kali pertama mereka berada di sebuah bar bersama-sama, dan ia menikmatinya.

Saat malam kian larut, mereka berdua merasa lelah dan memutuskan untuk beristirahat di sudut bar yang tidak terlalu ramai.

Tidak lama setelah itu Tiffany menemukan mereka dan bergabung dengan mereka. “Whoa! Hae, kau di sini! Semakin banyak alasan untuk berpesta, eh?ia tersenyum, terlihat mabuk. Ia lalu mengangkat tangan dan memanggil seorang pelayan. “Aku minta bir!”

“Yah Miyoung! Ayo kita pulang sekarang, kau sudah mabuk. Aku akan menelepon Taeyeon,kata Jessica berusaha menarik adiknya.

“Tidaaak,” jawabnya. “Oppa dan aku menyetujui pesta ini. Dan malam ini adalah malam terakhirku sebagai seorang gadis. Aku harus menikmatinya.”

Jessica dan Donghae hanya menghela napas dan membiarkannya. Bir pesanannya datang dan Tiffany  mulai menuangkan isinya ke gelas masing-masing.

“Unnie, bagaimana kalau kita bertanding? Siapa yang lebih dulu menghabiskan minuman ini akan menjadi pemenangnya dan yang kalah akan terkena pukulan di kepala.”

“Ini konyol Tiffany, bagaimana kalau kita pulang saja,” kata Jessica memutar bola matanya.

Di sisi lain Donghae hanya duduk diam di samping pacarnya yang marah.

“Tidak… kita akan pergi setelah kau menang.”

“Oke… baik.”

Tiffany bertepuk tangan dengan bersemangat dan menyerahkan gelas itu kepada Jessica. “Hae, kau akan menjadi jurinya. Jangan memihak dia, oke?ia melotot.

“Ah… ya,” Donghae menelan ludah.

Mereka memulai pertandingan kecil mereka.

“1… 2… 3… Go!” Kata Donghae dan kedua gadis itu mulai meneguk bir mereka. Tapi Tiffany yang merupakan peminum berat mengalahkan Jessica  dengan mudah.

“Ugh…” Jessica mengerang dan meletakkan gelas itu. Tiffany tersenyum lebar menunggu kakaknya.

“Tiffany menang!” seru Donghae.

 “Sekali lagi!” pinta Jessica. Ia akan berusaha sekeras mungkin untuk menang melawan adiknya.

“A-apa kau yakin?” Bisik Donghae ke pacarnya.

Jessica cepat mengangguk dan melanjutkan ke babak berikutnya. Permainan mereka berlanjut tapi terus dimenangkan oleh Tiffany. Hingga Tiffany pingsan dan jatuh di sofa. Pada saat yang sama Jessica sudah mabuk dan menahan matanya agar tetap terbuka demi memenangkan permainan ini. Donghae yang tidak minum menghampiri Tiffany dan mencoba untuk membangunkannya. Ia lalu memutuskan untuk menghubungi Taeyeon.

“Halo…” jawabnya, suaranya lemah, seolah-olah ia baru saja terbangun.

“Taeyeon, Tiffany pingsan, bisakah kau datang ke sini?” Kata Donghae di ponsel sementara melirik pacarnya yang sekarang dalam keadaan yang sama dengan gadis di sampingnya.

Dengan cepat Taeyeon datang dan membantunya.

*****

Di kediaman keluarga Jung, Taeyeon segera mengangkat tunangannya ke dalam.

Selamat datang, Tuan Taeyeon,” Mr. Lee membungkuk.

“Mister Lee, tolong dampingi Donghae ke kamar mereka, dan ngomong-ngomong, dia pacar Jessica,” perintah Taeyeon sebelum pergi langsung ke kamar mereka.

“Selamat datang di rumah keluarga Jung, Tuan Donghae,” pria tua itu membungkuk.

Donghae yang menggendong pacarnya, balas membungkuk dan tersenyum kepada pria tua itu.

“Mari ikut saya, tuan.” Dengan mengikuti pria tua itu, Donghae melihat-lihat sekitarnya. jadi seperti inilah rasanya berada di mansion Jung, pikirnya.

Tuan, sekadar informasi, Tuan Muda Jisoo tidur dengan kakek-neneknya,” kata Mr. Lee.

“Terima kasih,” ia tersenyum lagi, untuk beberapa alasan ia merasa gugup. Selama beberapa tahun terakhir, ia telah menunggu-nunggu hari ini.

Keduanya berhenti di depan pintu kamar Jessica, Mr. Lee membungkuk dan berpamitan padanya. Donghae membawa pacarnya ke tempat tidur berukuran queen dan membaringkannya di balik selimut. Mengembuskan napas keras-keras, Donghae melihat sekeliling ruangan, hingga beberapa saat seseorang mengetuk pintu.

“Ini dia,” bisiknya dan detak jantungnya berdebar lebih cepat dan lebih keras.

Ia berjalan perlahan menuju pintu dan memutar kenop.

Pria tua yang ia kagumi sejak lama datang berhadapan dengannya setelah tidak bertemu selama tiga tahun. Pria tua itu tersenyum padanya dan Donghae segera membalas senyumnya. 

“Selamat datang kembali, anakku.”

~~~;~~~;~~~

TBC

hohohoho ada apa?? i’ll be back at night 😀

credit: zhel @SSF

boiboi~

Advertisements

44 thoughts on “Unlike Him [Chapter 17]

  1. ini mksdny ap nh thor knp tiba tiba ad yg blg k hae “anakku” jgn jgn mr lee ato slh satu yg krj m klg jung org tua hae aigooo.hmm yul ny mn thor
    jgn2 sica dg g cinta lg m yul aduh duh duh

  2. Kya hae menyimpan sesuatu yg tdk diketahui sica mungkin sebuah rahasiia . .

    Yul kpan mau nongol klo gnie trus mah kesempatan buat dpetin sica ga ada …

  3. Gue.Masih.Benci.Baca.Part.Yang.Bertaburan.Moment.Haesic.Sementara.Yuri.Dibeberapa.Episode.Belum.Muncul.#Jedotinpala.

    Aneh juga sih gue tetep lanjut baca dan bikin hati gue nyesek.Padahal dari kemren” dah niat banget kalau si Yul gak muncul mau lewati ni ff(Gkdibacadulusampaikwonbabodatang).-_-

  4. anyeong..

    ko”anakku”
    hae ank siapa..

    hae rela ngelakuin apa aja
    buat sicca..
    gimna klo tibatiba yul dateng…

  5. Bnyk yg d skip bca ny gra2 msh ad si dong2…
    Yul mna yul mna thor…
    Scene akhir tu mksd ny ap noh….?????
    Lanjut thor…..

  6. annyeong ……

    ok,akhirnya dtang jga…. kkee
    daaan hey,trnyta lee donghae anak dri mr.lee … dunia bner” sempit ya … kkee
    tpi apa mksud donge wktu itu ya ??? ><
    sabar" in aj bebrpa chap ini full moment haesica ,smga cpt berakhir ….
    dtunggu next chap nya aja……
    SEMANGAAAAAAAAAAT

  7. waduh gue males liat momen nya haesica masa wkwkwk geli #dasarjomblo lol
    apa hae anaknya bapak jung???? O_O
    dan yul lama banget munculnya 😦

    fighting lanjutannya ^^)9

  8. Нåaa.????? Donghae?? Jgn bilang mrk kakak adik ato sodaraan thor, pany mabuknya parah amt smp pingsan..makin penasaran nih, dlanjut n -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ thor dah update

  9. apa”an ini..apakah hae bagian dr kluarga jung jga? bnerkah? klau iya brarti ada harapan buat yulsic dong..aseekk..^^ gue berharap haesica moment sgera lenyap.

    good job dah!! ni ff bner” bisa buat gw pnasaran abis ^^

  10. donghae anaknya mr. jung kahh.?? trus sika sma donghae saudaraan????? o_0
    pntes wktu itu lu blg ada rahasia besar sma donghae. taunya ini tohhj (?)

  11. oh my god, apakah namja ikan itu anaknya mr. lee ???
    aduh makin keren ini cerita..
    aduh sica onnie beneran cinta ya sama namja itu?
    jadi nasib yul oppa gimana ??
    apa mereka emang gak bisa bersatu ??
    yul oppa kapan munculnya sih ??
    lanjut tarra..
    ditunggu ya..
    see you..

  12. sbrnnya apa rncana hae deketin sicaa….

    trus dmn sich yuriiii….
    yuriii odisyooo…aischh..!!!!!##=###

  13. Panul panul minum ga aturan ya hmm
    Wew jd ada antara apa ini kluarga jung sama hae ? Kok si npk jung bisa ngucapin selamat dtg ? Apa jangan2 wktu di amrik mreka bedua pernah ketemu ?

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s