My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 2]

the second part is here 😀

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 2

 

Yul bangun agak terlambat dari biasanya namun masih belum terlalu terlambat untuk berangkat sekolah. Ia pergi mandi dan bersiap-siap. Ia lalu turun dan duduk dengan keluarganya di ruang makan.

“Selamat pagi ayah, ibu.”

Mr. dan Mrs. Kwon tersenyum padanya. Yul balas tersenyum dengan seulas senyum manis lalu menyantap makanannya. Mr. Kwon tengah membaca koran hari ini.

“Ah. Tn. Jung mencalonkan diri sebagai anggota majelis tinggi dalam pemilihan yang baru. Masyarakat kota ini pasti bangga dia tinggal di sini.”

Tanpa diduga Yul tersedak. Ia melihat ke ayahnya.

“Siapa? SUNGGUH?”

Mr. Kwon menatap Yul dengan pandangan menyelidik. Sebelumnya, putranya tidak pernah menunjukkan ketertarikan pada bidang politik. Mr. Kwon menaruh koran tersebut.

“Kau terlihat SANGAT tertarik dengan topik ini.”

Yul melihat ayahnya dan tibat-tiba sadar akan reaksi anehnya. Ia tidak menjawab pertanyaan ayahnya namun kembali melanjutkan makannya. Dengan cepat Yul mengambil tas dan beranjak dari kursi. Ia mengecup pipi ibunya dan meninggalkan meja.

“Sampa jumpa ayah!”

Mr. Kwon geleng-geleng kepala. Ia melihat ke istrinya.

“Jangan menatapku. Dialah yang mewarisi sifatmu.”

~~~;~~~;~~~

Kepala Jessica terasa sakit. Ia tidak ingin pergi ke sekolah namun ia tidak bisa bolos begitu saja. Ia bersiap-siap dan meninggalkan rumah kediaman keluarga Jung. Jessica menghidupkan mesin mobilnya dan segera pergi.

‘Astaga kepalaku sakit sekali.’

Jessica tidak bisa melihat jalanan di depannya dengan jelas dan sakit di kepalanya sangat mempengaruhinya. Jessica menghentikan mobilnya di tepi jalan. Ia menggunakan ibu jarinya dan mulai memijat pelipisnya secara perlahan-lahan.

~~~;~~~;~~~

Yul sedang dalam perjalanannya menuju sekolah dan melihat mobil sport Jessica di tepi jalan. Ia merasa enggan menghampirinya namun ia berpikir mungkin Jessica membutuhkan bantuan, dengan berat hati Yul menghampiri mobil tersebut. Ia mengetuk kaca jendela sisi pengemudi pelan-pelan. Yul menunggu sejenak. Tak ada jawaban.

“Kau baik-baik saja? Kalau kau mau, aku bisa membantumu.”

Yul berharap Jessica akan menjawabnya namun masih tidak ada jawaban. Dengan kaca jendela yang gelap, tidak mungkin Yul bisa memastikan kondisi gadis tersebut. Tangan Yul memegang gagang pintu namun benaknya menyuruh ia berhenti.

‘Bagaimana kalau dia tidak ingin diganggu?’

‘Dia mungkin sedang sakit atau semacamnya. Kenapa juga dia akan memarkirkan mobilnya di sini?’

‘Atau dia sedang ‘bersenang-senang’ dengan Donghae.’

“Aish…tidak ada yang bersenang-senang sepagi ini!”

Dengan perlahan Yul membuka pintu mobil itu dan melihat kepala Jessica di roda kemudi. Dia sangat berkeringat. Perlahan Yul segera mendorong gadis itu ke belakang. Raut wajah Jessica menunjukkan bahwa dia merasa sangat kesakitan. Yul menepuk lembut bahu gadis itu.

“Jessica. Apa kau sakit?”

Wajah Jessica semakin mengernyit. Ia bisa mendengar suara itu namun ia tidak bisa membuka matanya.

“…kepalaku…sakit sekali”

Raut wajah Yul berubah cemas. Dengan lembut ia menekan-nekan kening gadis itu berharap rasa sakitnya akan berkurang sejenak. Namun ekspresi Jessica tetap sama. Kesakitan.

“Aku akan mengantarmu pulang. Ok?”

Jessica tak peduli lagi siapa orang itu. Ia hanya ingin rasa sakit di kepalanya menghilang. Jessica mengangguk. Yul membuka pintu belakang dan dengan perlahan mengangkat Jessica bridal style. Ia mencoba hati-hati untuk menghindari agar tidak semakin menyakiti gadis itu. Yul berhasil menempatkan gadis itu di kursi belakang dengan selamat. Yul masuk ke kursi pengemudi dan mengantar Jessica pulang. Karena ayah Jessica merupakan orang yang sangat terkenal, semua orang tahu di mana mereka tinggal termasuk Yul.

“Bertahanlah, Jessica.”

~~~;~~~;~~~

“Di mana Yul?”

Pertanyaan Tiffany menghentikan tatapan Taeng padanya.

“Dia mungkin terlambat. Masih ada sisa 10 menit.”

Taeng menjawabnya dengan setengah hati. Tiffany yang menyadari nada suara Taeng segera bereaksi.

“Ada apa denganmu Taeng?”

Taeng menatap Tiffany dan tersenyum. Ia lupa betapa bencinya Tiffany mendengar nada seperti itu.

“Maafkan aku Fany-ah. Aku hanya terlalu sibuk menatapmu.”

Tiffany tersipu mendengarnya. Taeng tersenyum lebar. Ia tahu ia sudah mengenai hati gadis itu. Yah, Kim Taeng merupakan seorang playboy. Tentu saja ia mengetahui banyak kata-kata romantis. Namun ketika Tiffany datang ke dalam hidupnya, cinta Taeng hanya untuk gadis tersebut.

“Hentikan…kau selalu membuatku tersipu…”

Taeng mencondongkan tubuhnya namun begitu ia hendak mencium Tiffany, seseorang menariknya.

“Yah! Apa-apaan?”

Sooyoung menertawakannya. Jika tatapan Taeng bisa membunuh seseorang, Sooyoung pasti sudah mati saat itu juga. Tiffany tersenyum pada Sooyoung dan Sunny.

“Maaf Taeng.”

Sunny menarik Sooyoung untuk duduk di sampingnya. Karena mereka masih mempunyai sisa waktu 10 menit, Sunny tidak ingin menarik perhatian guru-guru pada mereka terutama di kantin.

“Di mana Yul?”

Tanya Sunny pada Tiffany karena Taeng dan Sooyoung masih berkompetisi dengan saling bertatapan.

“Aku tidak tahu. Aku sudah menelponnya tapi dia tidak menjawab.”

Tiffany menggelengkan kepalanya. Sunny mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Yul namun sama seperti Tiffany, ia juga tidak berhasil menjangkau laki-laki itu.

“Yul jarang seperti ini. Mungkin ada keadaan darurat?”

Suara Sooyoung memotong pikiran Sunny. Ia dan Taeng sepertinya sudah berhenti saling menyerang.

‘Aku punya firasat buruk.’

Namun sebelum Tiffany bisa menyuarakan pikirannya, bel sekolah berdering. Taeyeon, Sunny dan Sooyoung bergegas pergi ke kelas mereka sementara Tiffany pergi ke kelasnya. Hanya Tiffany yang berada di kelas berbeda.

~~~;~~~;~~~

Yul berhenti di depan rumah kediaman keluarga Jung. Dengan hati-hati ia mengangkat Jessica dari kursi belakang dan merangkulnya dengan erat. Yul berjalan menuju pintu dan menekan bel pintu. Setelah beberapa saat, seseorang yang mengenakan celemek membukakan pintu.

‘Mungkin pelayannya.’

Yul tersenyum padanya.

“Aku menemukan dia di tepi jalan, dia bilang sakit kepala. Kupikir aku harus mengantarnya pulang.”

Pelayan itu segera mengantar Yul untuk membawa Jessica ke kamarnya. Dengan perlahan ia merebahkan sang ice princes di tempat tidur. Yul kemudian mengambil selimut dan menyelimutinya. Ia memandangi Jessica.

“Aku berharap hubungan kita masih seperti dulu. Jaga dirimu Jessica.”

Yul berbalik dan ia melihat sebuah foto di atas meja di dekat pintu. Yul bisa merasakan hatinya serasa diremas-remas.

FLASHBACK…

“Oppa. Lakukan yang terbaik. Aku akan mendukungmu.”

Yul tidak bisa menghentikan air mata yang bergulir di pipinya. Ia adalah yang terbaik dalam segala hal namun ia tak bisa menghentikan semua ini terjadi.

“Berjanjilah padaku, kau akan bermain basket untukku.”

END OF FLASHBACK…

Yul berbalik menghadap Jessica dan tersenyum sedih. Ia kemudian berbalik lagi dan berjalan ke pintu. Sebelum ia pergi, suara Yul bergema di dalam ruangan.

“Aku merindukanmu.”

~~~;~~~;~~~

TBC

sorry gue masih UTS jadi gak bisa sering-sering update 😀 yang ‘spy’ itu gue cuma becanda kok, it just ada beberapa temen irl gue yang suka maen ke sini =__=

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

72 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 2]

  1. aduh chingu kok pendek amat sih ??
    tapi gue maklum sih kalau lhu uts, sama gue jugak lagi uts jugak…
    aduh makin penasaran sama cerita ini, apa lagi pas flasback nya itu..
    maksudnya apaban sih ?
    pusing gue nebak ini cerita, terlalu rumit tapi ceritanya seru..
    emang sica sama yul dulu pernah dekat ??
    terus kenapa orang ini kayak gak kenal gitu ya sekarang..
    lanjut thor..
    selalu ditunggu ceritanya..
    semangat jalanin uts nya dan juga semangat lanjutin ceritanya..
    see you.. 😀

  2. pendek amat nih chapter thor dan ternyata yul dan sica pernah deket dan mungkin pernah saling mencintai
    lanjut lagi thor kira2 apa yg menyebabkan mereka bisa saling membenci

  3. Tarra kok pendek bgt?
    Sbnrny apa yg dl pernah tjadi dgn yulsic?
    Mkin penasaran dgn klanjutanny..

    Tarra, kok mention ku g d bls? 😦

  4. Tara ko gw ngga dikasih pw part 1? Gw udah mention lu di twitter..
    Eeehh ngga dikirim2..
    Gw kan sering comment di wp lu.. TT______TT
    Klo lu baca comment gw ini tolong kirim pwnya ke @co__kim ya..
    Ditunggu

  5. Walaupun udah baca versi aslinya tapi tetep gw nungguin versi elu, habisnya yang part yoona dipotek authornyaaa kekkeeke
    Semangat yee buat uts nyaa ^^

  6. Ohh jadi mereka udah kenal dulu nya , trus skrg hubungan mreka jd dingin krna apa ? Gw makin penasaran . Itu sica pusing jangan bilang gara2 hamil anak donghae ? Andwee !
    Oke lanjuutt thor 😀

  7. Annyeong …..
    Wahh pndek bngt lah ini .. kkkee
    Tp yng pnting update lah ..,
    Yul itu mntan sica y ??? Kek nya iya ya ,,
    Tpi knpa bgini jdinya ,mlah sling benci ?
    Mksudnya sica nya ya …
    Penasaran dah …. dtunggu aja next chap nyah. …
    SEMANGAAAAAAAAAAAAT!!

  8. Yul baek bget y,, biar pun jessica dh menghina dia tpi yul msih tetap nolongin,, tpi aq pnasaran thro hubunga jessi ma yul d msa lalu tu apaan sih, kok pke flashbac sgala..

  9. W lewat deh chap 1ny..hmm.. tiap ad protek w lewat.. selaen twitter ad yg laen ga c.. buat minta pw.. nasib w kga prnah d kasi pw.. kacian.. Jessie sakit gws y jessie

  10. Sbnarnya ada hubbungan ap la sihh antra yulsic dlu . .
    Koq kyanya yul pduli bnget sma sica tp knpa sica mlah membenci yul . . ??????

  11. Oh, pendek bngt thor….
    Penasaran ad hub ap antara yulsic dluny???
    N npe kok jd gk akur…
    Lanjut thor…
    Jng lupa ff prince yul ny d tunggu…

  12. Hay thorrrr.
    gw nggak tau kalo part 1 trnyt lo protect. Syarat apa biar bisa dpt pw nya?
    Pendek sihh tapi oke lah. Jadi penasaran part 1 nya apa.
    Semangat UTSnya thorrr.
    Jgn lupain ffnya juga

  13. Chap ini emg pndek ya, perasaan bru mulai bca, udh mncul tbc aja…

    Thx yo tarra udh transletin ff yg mnarik…
    Dan g’ bosen gue blang,,, gue tnggu princess Yuri nya…

  14. Yul kau sungguh baik y.,,
    critany pendek bkin hti nyesek pula.,,
    mungkinkah YulSic sdh punya hubungan d masa lalu sperti sahabat atw???
    sunggguh mati aku jdi penasaran., #napamalahnyanyi 😀
    oke deh semangat Tarra., 🙂

  15. nah lho emng ada hubngan apa yuri sm sica, apa mereka dlu prnah pacran
    tp sica kok sgitu bencinya sm yuri
    yuri ngelakuin apa ya smpe bikn sica memusuhi yuri

  16. jiahhhh. .
    gubrak kirain ada bnran tuh spy. .
    oh ada hub apa yul ma sica?.
    itu yul liat gambar apa?.
    jngn” mereka smpet dkt?
    lanjut
    keepwriting
    fighting (Y)

  17. Waduh sica napa tuh?
    Terus apa hubungannya ma yul
    Yakin deh gue penasaraan
    Thor cara minta pw chap satu gmn?
    Gue minta alamat email dong soalnya gue kagak pny twitter
    #senyummanisbuatauthor

  18. eaa sapeu tuh yg bilang aku merindukanmu ? jangan bilang :-/

    ga seneb nih , suka ga ada si dongek 😀 …di chap ini kkeke

  19. hah… memang sulit buat mengabaikan seseorang yg pernah ada di hati kita. Haha..

    Entah aku harus comen apa buat sikap yul ini. “Kau terlalu baik yul”

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s