My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 3]

Hi…short update 🙂

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 3

 

Yul sangat benci bolos sekolah. Sekolah sangatlah penting baginya namun jika itu demi Jessica…

“Aduh!”

Tanpa sadar Yul menabrak seorang gadis. Gadis itu terjatuh di lantai dan meringis kesakitan. Yul segera membantu gadis itu berdiri dan membungkuk minta maaf.

“Maafkan aku! Aku tidak bermaksud untuk menabrakmu! Maafkan aku!”

Gadis itu tertawa melihat Yul seperti ini. Ia langsung menghentikan Yul dan menyebabkan laki-laki itu melihat padanya.

“Tidak apa-apa. Aku tahu kau tidak bermaksud menabrakku.”

Yul menatap gadis itu dan tersenyum malu-malu. Wajahnya terlihat seperti malaikat. Suaranya terdengar seperti lantunan syair. Yul tidak ingin mengedipkan matanya khawatir gadis itu akan menghilang. Menyadari bahwa Yul menatapnya, gadis itu menjentikkan jarinya di depan Yul.

“Aku masih di sini tahu.”

Yul terkesiap. Ia merasa malu pada dirinya sendiri karena bertindak seperti itu. Ia tersenyum kikuk.

“Menatap orang lain seperti itu tidaklah sopan Mister…”

“Kwon Yul!”

Yul segera merespon, menyebabkan gadis itu menertawakannya. Ia menggaruk belakang kepalanya dan berkeringat.

‘Aish…berhentilah bersikap kikuk Yul!’

Gadis itu berhenti tertawa dan mengulurkan tangannya pada Yul.

“Victoria Song. Senang bertemu denganmu, Yul.”

+++

“Apa yang kau pikirkan Tae?”

Taeng melihat ke Tiffany. Matanya penuh dengan rasa keingintahuan.

“Apa kau menyadari kalau Jessica juga tidak hadir?”

Tiffany mengangguk. Taeng berhenti berjalan dan menoleh pada pacarnya.

“Yul dan Jessica tidak hadir di hari yang sama, ini terlalu kebetulan. Ada yang salah.”

Tiffany menatap padanya dan menghela napas dalam-dalam.

“Tae, kau hanya paranoid. Aku yakin mereka sedang beristirahat di rumah karena sakit.”

Mau tak mau Taeng setuju dengan Tiffany, namun kejadian serupa sebelumnya melintas dalam benaknya.

“Fany-ah, kau ingat kalau Yul memiliki insting yang kuat ketika itu berhubungan dengan Jessica?”

FLASHBACK…

Mereka sedang berada di sebuah perkemahan. Yul merasa tidak enak, bukan karena tubuhnya yang sakit namun perasaan aneh ini selalu datang padanya. Perasaan yang memberitahunya bahwa Jessica sedang dalam bahaya.

“Aku akan mencarinya. Kalian tunggu saja di sini.”

Sebelum Taeng dan Sooyoung bisa menghentikannya, Yul sudah menghilang dari pandangan mereka.

“Kenapa begitu peduli padanya? Kau tidak keberatan memberitahuku lagi, Taeng?”

Taeng tidak menjawabnya. Pandangannya tertuju ke hutan di depannya, berharap tidak akan terjadi sesuatu pada mereka.

“Jessica! Jessica!”

Suara Yul bergema di dalam hutan. Ia tidak akan merasa puas sampai ia menemukan Jessica. Ia meneruskan langkahnya berharap untuk bertemu gadis tersebut. Kenapa repot-repot menyelamatkannya? Yul tak bisa menjawabnya. Beberapa saat kemudian matanya menangkap sesuatu. Sesosok tubuh. Yul mempercepat langkahnya dan menghampiri tubuh tersebut. Itu adalah Jessica.

“Jessica? Bangun!”

Yul meletakkan jarinya di bawah hidung Jessica. Gadis itu masih bernapas. Yul mencoba membangunkannya namun usahanya sia-sia. Merasa putus asa, Yul menggendong gadis itu bridal style dan dengan cepat berjalan ke perkemahan.

“Bertahanlah Jessica.”

END OF FLASHBACK..

Keheningan Tiffany menjelaskan semuanya. Taeng tahu Tiffany sangat membenci topik ini. tidak hanya Tiffany namun yang lainnya juga. Mereka berjanji untuk tidak menceritakannya kepada orang lain. Taeng masih dapat mengingat apa yang terjadi selanjutnya.

FLASHBACK..

Donghae memukul Yul. Yul jatuh ke tanah sambil memegangi rahangnya.

“Jangan mendekati Jessica lagi!”

Yul menggertakkan giginya dan berdiri. Tanpa memberikan perlawanan, Yul berlalu pergi. Beberapa saat kemudian, Jessica kembali sadar. Satu-satunya wajah yang ia lihat hanyalah Donghae. Ia bangun dan memeluknya.

“Terima kasih sudah menyelamatkanku.”

END OF FLASHBACK..

Mau tak mau Tiffany bahkan semakin membenci Jessica.

“Dia benar-benar tidak pernah tahu siapa yang menyelamatkannya. Aku kasihan padanya.”

Taeng menghela napas. Ia meraih tangan Tiffany dan kembali berjalan.

“Tidak pernah sekali pun.”

~~~;~~~;~~~

Jessica terbangun dan merasa sedikit lelah. Ia melihat ke sekeliling dan menyadari ruangan yang dikenalanya. Kamarnya sendiri.

“Sayang, kau sudah bangun?”

Jessica menoleh ke asal suara itu. Donghae berdiri di ambang pintu sambil tersenyum. Jessica balas tersenyum.

“Kau mengantarku pulang?”

Donghae mengangguk. Jika Jessica berpikiran seperti itu kenapa dia harus mengubahnya?

“Kepalaku terasa sakit.”

Donghae duduk di dekat Jessica dan mengusap-usap punggungnya dengan perlahan.

“Kau harus beristirahat. Aku akan menunggu di sini, oke?”

Jessica mengangguk dan tersenyum pada Donghae. Ia menarik selimut dan menyelimuti Jessica. Jessica yang masih merasa lelah, tertidur dengan cepat.

“Kau harus BERISTIRAHAT untuk MALAM INI.”

Danghae tersenyum menyeringai dan meninggalkan ruangan. Sebentar lagi semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang ia rencanakan.

~~~;~~~;~~~

FLASHBACK…

“Oppa!”

Yoona mencoba mengejar Yul namun gagal karena Yul berlari lebih cepat darinya. Yul menertawakan adiknya.

“Ayolah Yoong! Kita tidak mau ketinggalan filmnya!”

Yoong berhenti dan cemberut. Yul yang melihatnya langsung berhenti dan tersenyum padanya. Ia kemudian menghampirinya dan menampar pipi gadis itu dengan main-main.

“Hentikan. Aish…”

Yoona menjulurkan lidahnya dan semakin cemberut. Yul tertawa kecil, ia lalu membungkukkan badannya sedikit dan membelakangi Yoona.

“Ayo. Aku akan menggendongmu.”

Yoona tidak bisa menahan senyumnya melihat Yul bertingkah seperti ini. Yul selalu menjaganya. Yoona kerap tersenyum dan melompat ke punggung Yul. Yul menegakkan tubuhnya dengan Yoona yang berada di punggungnya dan kembali berjalan.

“Oppa? Bisakah kita seperti ini selamanya?”

“Kau mau?”

Yul bisa merasakan ada sesuatu yang beda dengan nada suara Yoona namun ia tidak tahu apa itu.

“Aku ingin tinggal bersamamu selamanya. Hanya aku dan oppa dan ibu dan ayah. Hanya kita.”

Yoona mendaratkan kepalanya di bahu Yul.

“Suatu hari nanti, kau akan mempunyai kehidupanmu sendiri Yoong.”

Yoona tidak menjawab. Yul menghentikan langkahnya.

“Tapi aku janji, aku akan ada di sana.”

END OF FLASHBACK..

Yul membuka matanya. Mimpi itu terus kembali. Mimpi itu terus menghantui Yul hingga sekarang. Yul bergeser di tempat tidurnya. Selama 4 tahun terakhir ini, ia selalu tidur sendiri. Tanpa Yoona.

“Aku merindukanmu Yoong, aku merindukan Jessica dan aku merindukan kita.”

~~~;~~~;~~~

Donghae membawakan makanan untuk Jessica ke dalam kamarnya. Jessica sedang mandi. Donghae tersenyum dan meletakkan nampan di atas meja samping tempat tidur.

Jangan terburu-buru sayang, malam ini aku akan memenangkan taruhanku.’

Orangtua Jessica menghadiri undangan makan malam di kota sehingga Jessica ditinggal bersama para pembantu dan karena Donghae menemaninya, para pembantu sudah pulang ke rumah. Jessica keluar dengan mengenakan jubah mandi. Ia duduk dan mengeringkan rambutnya. Donghae menatap padanya dan tersenyum.

“Aku membuatkan makanan untukmu. Kau mau makan malam?”

Jessica tersenyum dan menganggukan kepalanya. Ia pindah ke tempat tidur dan duduk di samping Donghae. Donghae menyuapi Jessica dan seulas senyum jahat tersungging di bibirnya. Ia membiarkan gadis itu menghabiskan makanannya. Setelah setengah jam kemudian, akhirnya Jessica telah menghabiskan makanannya. Donghae menaruh piringnya.

“Aku merindukanmu.”

Donghae mengecup pipi kanan Jessica. Ia mengusap pipi kiri gadis tersebut.

“Aku mencintaimu.”

Jessica merasakan adanya sesuatu yang berbeda dengan Donghae namun ia tetap diam.

“Aku MENGINGINKANMU.”

Donghae mencium bibir Jessica dalam-dalam. Ketika ia merasakan Jessica membalas ciumannya, Donghae mendorong gadis itu perlahan dan membaringkannya di tempat tidur dengan Donghae diatasnya.

“Donghae, Aku……”

Donghae mulai mendaratkan ciuman-ciuman di wajah gadis itu. Jessica berusaha untuk menolaknya namun nafsunya telah mengambil alih pikirannya.

“Aku akan membuatmu menjadi milikku.”

Malam itu, Jessica menyerahkan dirinya pada Donghae. Ia bahkan tidak bisa berpikir jernih lagi dan lebih buruknya, Donghae berhasil melakukan dua hal. Pertama, akhirnya ia bisa merasakan gadis itu dan kedua, ia memenangkan taruhan.

~~~;~~~;~~~

TBC

sorry guys kali ini Yuri gak bisa nyelametin Sica 😀

*re-post banyak typo XD

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

65 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 3]

  1. aduh sica onnie bodoh amat sih jadi orang..
    onnie ayu buka mata mu, yang selalu menolong onnie itu yul oppa bukan namja ikan itu#donghae.
    sumpah gue kesal banget pas si ikan itu nonjok yul oppa, dasar ikaan kagak tau terima kasih..
    jadu yul oppa sama sica onnie uda saling kenal ya, terus yul oppa punya dongsaeng yaitu yoong oppa (onnie)..
    yang jadu pertanyaan aku, sekarang yonng oppa kemana cobak ??
    kenapa yul oppa selalu mimpi tentang dia, jadi aneh..
    aku yakin sica onnie bakalan nyesal karena ngelakuin itu, mau gimana lagi itu kan juga salah dianya..
    si ikan gue goreng baru tau rasa loh..
    lanjut chingu..
    selalu ditunggu ceritanya..
    semangat..

  2. Arghhhhhhh donghaee gwe bunuh lo
    Yaaaa thor knapa yuri gk dateng buat nyelametin sica#todongauthor wakaka
    Arghh yul ksian amat..huaa
    Sica sadar dong 😥

  3. sica terlalu percaya dg apa yg donghae lakukan dan selalu menyangka kalau yg selama ini menyelamatkannya adalah donghae dan sepertinya kali ini yul gagal menyelamatkan sica dari donghae
    lanjut lagi thor penasaran apa yg akan terjadi pada sica dan apa yg membuat yul berpisah dg yoong

  4. Annyeong,,,
    Issssshhh knpa sica ngak nydar yul yg sllu jd phlwan bwt dia,,,bkn nya sech ikan cupang,,,
    It lg hbis dech sica srhkn kprwnnan bwt ikan cupang abisss dech tbuh nya,,,entr slsai it dia d tngglin glran ssh nya entr bru yul d cri,,,,
    Issshhhhh bnr2 kurang ajr ikan cupang,,,,
    Yul ayo hjr aj t ikan jdkn dia ikan asin,,,,,
    Next,,,d tunggu ttp smngattt,,,,,,
    Gomawo,,,,

  5. Huaaaaaa….sica kok….
    Si ikan d bakar aj dech…
    Yul gk bz nyelametin sica kli ini…
    Penasaran m yoonyul…
    Lanjut thor….

  6. Aaakhh jinja, gue kira yul bisa slametin sica dsni, eh malah dgn mudahnya donghae menang dri taruhanya…. Sica bego bngt sih ikh kesel gue ….

    Gue tunggu kelanjutanya tarra ….

  7. Annyeong ……

    Whatt thisss ??? Aduh” gak adkah yng mnyelamatkan sica ? Ckck
    Si ikan bneran dah .. gw aja deh nyelametin dah … wkwk ,bklan ngenes dah khidupan sica dri skarang ….
    Tpi ksian s yul, gak sekalipun dia d pandang sica ….. hhft
    Penasaraaan dah gmna T_T
    Dtunggu aja …
    SEMANGAAAAAAAAAT!!

  8. yah thor thor thor knpa sica udh ga ….. aaaarght andwae ~T_T~
    awas ajah tu donghae iiiisssshh tau deh udh ga berfikir jernih lg gw *sambil.banting.piring-,,-‘
    aaah sica jg pabbo 😦

  9. Hey, i just came by to support your project. Sorry I couldn’t get here faster since i couldnt find the right time to do so plus i thought of leaving a moral support comment. Do i make any sense? Hahaha.. Anyway nice translation. Thanks to all the indonesian movie i have seen back in the days. Good luck and thanks!

      • I can understand Indonesian language a little. Yeah i saw all your readers. You got a lot of readers. Nice. they sounded frustrated. You might get people throwing bricks at you later on. Lol. I myself got frustrated reading it. It has been such a long time since i read it. Thanks to you i’m reading it again. Keep up the update! Goodluck! ^^

      • really? i hope there’s no mistranslated part. yeah, but just a few who commenting lol
        and i’m sorry if you’ll not see the ‘smut‘ part cause i’ll probably cut that part out or just let it be just the way it is, in English is fine but in Indonesian errr i feel awkward tbh XD

      • It’s okay if you decide to cut the smut part. It will definitely be awkward translating in your own language. And yeah you did a great job translating. Keep up the good job.

  10. Hey, i just came by to support your project. Sorry I couldn’t get here faster since i couldnt find the right time to do so plus i thought of leaving a moral support comment. Do i make any sense? Hahaha.. Anyway nice translation. Thanks to all the indonesian movie i have seen back in the days. Good luck and thanks!

  11. Gadis misterius diawal iti siapa???Yoona,kah?atau jangan” itu gue.#dihajarmassa.
    Mkin penasaran sama hubungan yulsic dimasa lalu trus sekarng mlh nmbh sama yoona.Dan yoona sebenarnya kemana?

    Huwaaa itu yg diakhr apa?Andwe!!

  12. haaaaah tau ah nyebelin bgt ini sicanya juga mau aja di apa”in donghae mana di jadiin bhn taruhan lagi huhu mkn nyebelin iiih jitak pake golok nih donghaenya.

  13. annyeong…

    Huwaaa…gue benci ikan!!! Eh tpi ikan bakar enak ye…wkwkwk…
    Smoga deskripsi’in nya cma smpe d sni aja, klo next ny msh ada, jngan di transletin yo Tarra.kasian gue ma jenong.

  14. Yul punya insting kuat jika menyangkut Sica.,, punya ikatan bantin jga psti 🙂
    enak bener tu jdi abang Hae.,, yg nolong Yul eh malah dia yg cri muka :p
    Yul mrindukan Yoong.,?? mang Yoong kmna??
    aduh truhan yg parasitisme., 🙂
    psti akan terjdi.,, y psti tau lah., x_x
    nice story deh.,, 🙂

  15. ommaaiiggootttt
    jadi donghae selalu hadir hanya saat setelah yuri menyelamat kan sica ???
    dn knapa taeny yg tau itu gk ngomong yg sbnr nyaaa ?
    aaiishh menjijikaann sekalliiiiii.. di tambah dgn sica yg menyerahkan diri hanya demi taruhan si donghae ???
    esmosiii jiwa gw
    okay next dlu taraa

  16. omg sica bangunnn. .
    aduh sica apa yg lo fikirin. .
    kok w ga ikhlas ya. .
    trus gmn klo sica hamil, trus siikan ga mau ngku.
    andweee. .
    masih penasaran ada kisah apa dibalik yulsic.
    lanjut
    keepwriting
    fighting (Y)

  17. WHAAAAATTTT andweeee jahat bngt loe bang hae
    ya ampun sica buka mata loe donk, slama ini yg slalu prhatiin loe itu yul bkn si bang ikan

  18. Donghae selalu ganggu yulsic moment di manapun dan kapanpun. Poor yul, selalu ada buat sica tp sica nya gk tau

  19. kenapa gw kesal banget baca part ini.
    Jessica bodoh!.
    dan gw lebih kesal ama author nya yg ga bisa nyelamatin Jessica. 😠😡

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s