My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 7]

Hi…it’s Kwon Yuri’s birthday today 🙂 Happy Birthday Seobang 😀

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 7

 

Yul belum merasa terlalu sehat namun ia telah berjanji pada Victoria untuk berangkat sekolah bersama. Mengabaikan omelan Soooyoung dan tatapan tajam Taeng, ia bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Taeng hanya geleng-geleng kepala dan membiarkan laki-laki jangkung itu melakukan apa saja semaunya.

“Mengizinkanmu menginap memang ide yang bagus Taeng!”

Taeng melihat Sooyoung dengan bingung.

“Maksud dia makanan, Tae.”

Yul langsung menyela. Sooyoung menyantap makanannya dan tidak repot-repot menunggu. Sebenarnya ia tidak pernah menunggu siapa pun ketika itu menyangkut soal makanan. Kecuali Sunny bunny-nya.

“Yah! Kau mengizinkanku menginap karena makanan? Seharusnya aku membiarkanmu kelaparan!”

Yul menertawakan mereka berdua. Setidaknya dua orang ini tidak pernah meragukannya. Sekarang, orangtuanya bahkan tidak memercayainya. Ia tersenyum sedih, Taeng menyadari wajah muram Yul dan langsung menjejalkan panekuk resep baru buatannya. Yah, itu resep ibunya, ia hanya sedikit mengubahnya.

“Habiskan Yul! Kau harus makan untuk sekolah hari ini.”

Tatapan Yul mendarat pada makanan itu. Sooyoung menyikutnya.

“Kau membutuhkannya untuk menghajar si wajah ikan itu.”

Yul melihat ke arahnya dan tersenyum lebar. Ia tidak tahu apa yang akan dilakukannya tanpa dua orang ini.

“Terima kasih kawan.”

~~~;~~~;~~~

Taeng pergi lebih dulu untuk menjemput Tiffany karena rumahnya agak jauh dari rumah Sooyoung. Sooyoung dan Yul berangkat bersama namun berpisah setelahnya karena rumah Sunny terletak berlawanan arah dengan rumah Victoria. Dengan segera Yul tiba di depan rumah Victoria, ia mengetuk pintu dan menunggu. Victoria membuka pintu dan tersenyum pada Yul.

“Pagi.”

Yul tersenyum pada gadis itu. Victoria menutup pintu dan ketika ia mendekati Yul, ia melihat memar-memar di wajah Yul.

“Yul, apa yang terjadi padamu?”

Victoria mengerutkan kening. Terakhir kali ia melihat Yul, dia sangat baik-baik saja. Sesuatu terjadi padanya.

“Tidak apa-apa Vic. Hanya luka kecil.”

Victoria menatap Yul tidak percaya. Dengan lembut ia menyentuh memar itu dengan telapak tangannya. Yul meringis kesakitan.

“Apa kau berkelahi? Katakan padaku Yul.”

Yul memegang tangan Victoria dengan lembut, ia menurunkan tangan gadis itu dan kembali tersenyum.

“Tidak usah mengkhawatirkanku. Bisakah kita pergi sekarang? Aku tidak mau terlambat.”

Victoria menganggukkan kepalanya dan membiarkan masalah itu berlalu. Ia menggandeng lengan Yul. Yul melihat ke gadis itu dan tersenyum sekali lagi.

‘Bagaimana mungkin aku bisa memberitahumu?’

+++

Sekolahan terlihat normal. Victoria berada di kelas yang lain, Yul mengantar gadis itu lebih dulu lalu pergi ke kelasnya. Ketika ia hendak memasuki ruang kelas, ia menubruk Jessica. Jessica hampir terjatuh namun Yul segera bereaksi dan menangkap pinggangnya. Jessica mendarat di dada Yul sementara punggung Yul bersandar ke dinding. Yul menatap langsung ke mata Jessica. Mata itu membuat kemarahannya mereda.

“Ma-maakan aku…”

Jessica langsung melepaskan dirinya dari lengan Yul dan masuk ke dalam kelas. Yul, yah dia terlihat seolah-olah dia baru saja terkena sambaran petir. Tidak bergerak sama sekali.

“Yul? Sedang apa kau di sini?”

Yul kembali tersadar setelah mendengar suara Taeng.

“Ap-apa?”

Sooyoung menjetikkan jarinya di depan laki-laki itu sementara Sunny terlihat khawatir.

“Kau baik-baik saja kawan?”

Yul mengangguk dan tertawa kikuk. Sooyoung memutar bola matanya dan meraih tangan Sunny memasuki kelas. Taeng mengikuti setelahnya.

“Kwon Yul! Kau tidak mau masuk?”

Yul melihat ke Taeng dan mengangguk lagi. Ia memberi isyarat pada laki-laki itu untuk masuk duluan. Ketika akhirnya Taeng pergi, Yul meletakkan telapak tangan di atas dadanya. Jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya. Sama seperti dulu.

“Aku tidak boleh jatuh cinta padamu.”

+++

Jessica tidak duduk di sebelah Donghae, ia duduk jauh di belakang. Ia sendirian, Jessica dapat merasakan matanya mulai berair namun ia tidak boleh menangis sekarang, ia bisa merasakan beberapa mata yang melihat ke arahnya seolah-olah dirinya semacam orang aneh.

‘Kau yang menyebabkan semua ini terjadi, Jessica.’

Ketika Taeng dan Sooyoung masuk, Jessica menunduk namun ia bisa merasakan pandangan mereka tertuju padanya. Yang membuatnya marah adalah kenyataan bahwa Donghae tidak memedulikannya. Seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Yul datang sedikit lebih terlambat dari Taeng dan Sooyoung namun Jessica tidak berani melihat ke arahnya. Tidak setelah mereka saling betubrukan beberapa saat sebelumnya. Ia tidak tahu sudah berapa lama ia memandangi lantai namun suara seseorang memaksanya untuk mengangkat kepalanya.

“Aku masih butuh penjelasan, Jung.”

Yul duduk di samping Jessica dan membuka bukunya. Ia bahkan tidak melihat pada Jessica namun tetap memusatkan pandanganya pada Donghae.

“Kemarin ayahmu memukulku dan memberitahuku jika aku tidak mau menikahimu keluargaku akan menjadi sasaran berikutnya. Jadi AKU AKAN MENIKAHIMU DENGAN DUA SYARAT. Pertama, kau tidak berhak mencampuri kehidupanku, termasuk kehidupan cintaku. Kedua, setelah bayi itu lahir…”

Yul melihat ke Jessica dan tersenyum sinis.

“…aku keluar dari kehidupanmu. Mengerti?”

Jessica bisa merasakan hatinya hancur setelah mendengar persyaratan itu. Namun ini pilihannya, ia harus menerimanya. Yul memutar bola matanya dan memalingkan muka. Jantungnya berdegup karena gadis itu namun pikirannyalah yang bisa memutuskan.

“Kenapa kau masuk sekolah? Pacarmu pasti sudah memberitahu anak-anak yang lain betapa manisnya kau.”

Pertanyaan Yul membuat Jessica terkesiap. Air matanya jatuh perlahan. Yul bahkan tidak memedulikannya, ia terus berbicara.

“Sama seperti di film di mana laki-laki populer tidur dengan gadis berambut pirang yang bodoh. Sayangnya, akulah yang akan menikahi gadis berambut pirang yang bodoh itu.”

Jessica menyeka air matanya dan meninggalkan ruang kelas. Ia berlari ke kamar mandi dan masuk ke dalam salah satu ruang. Ia mengunci pintu dan bersandar ke pintu. Jessica menangis habis-habisan. Ia kehilangan segalanya termasuk teman-temannya. Jessica merindukan teman-teman lamanya. Ia merindukan Taeng, Tiffany, Sooyoung, dan Sunny. Dan seseorang yang paling ia rindukan, Yul. Ia semakin terisak.

“Jess?”

Jessica berhenti menangis ketika ia mendengar seseorang memanggil namanya. Ia mengenali suara itu. Jessica membuka pintu dan Tiffany berdiri di hadapannya.

“Aku mendengar seseorang menangis. Aku semacam mengenali kalau itu suaramu. Apa yang terjadi?”

Jessica memeluk Tiffany. Tiffany mengusap-usap punggungnya dengan lembut dan membiarkan Jessica menangis di bahunya.

“Aku kehilangan…segalanya…Tiff. Aku tidak bisa…menahannya…lagi…”

Tiffany mendorong Jessica sedikit dan tersenyum padanya.

“Tidak. Kau masih memiliki aku. Sahabat selamanya, kau ingat?”

Tiffany membantu Jessica menyeka air matanya dan meraih tangan gadis itu menuntunnya ke studio musik. Tiffany menyuruhnya duduk.

“Kenapa kau masuk sekolah? Kau harus beristirahat di rumah.”

Emosi Jessica agak stabil setelah terlalu banyak menangis. Ia melihat ke Tiffany dengan raut wajah sedih.

FLASHBACK..

“Biarkan dia istirahat sehari.”

Mrs. Jung mencoba membujuk suaminya untuk mengizinkan Jessica diam di rumah hari ini namun Mr. Jung mengabaikannya.

“Kau akan pergi ke sekolah! Ayah tidak bisa membiarkan para wartawan yang berkeliaran di sekitar sekolah memalukan ayah! Ayah tidak akan membiarkan koran-koran besok menulis berita berjudul ‘Putri calon anggota majelis tinggi hamil ketika masih bersekolah dan menyebut dirinya sebagai ibu tunggal’…”

Jessica tidak berani menentang ayahnya dan menyetujuinya. Bagaimanapun, ia harus menghadapi konsekuensi atas perbuatannya.

END OF FLASHBACK..

Tiffany merasa kasihan pada Jessica. Mr. Jung tidak membantu meringankan tekanan yang dialaminya. Dia malah semakin menambah tekanan.

“Apa kau sudah berbicara dengan Yul?”

Jessica tidak bisa menceritakan apa yang terjadi sebelumnya pada Tiffany. Semua ini salahnya hingga Yul bersikap seperti itu. Jessica menggelengkan kepalanya. Tiffany menghela napas. Ia tahu Jessica mencoba berbohong padanya. Namun karena mood swing-nya sedang buruk, Tiffany memutuskan untuk membiarkannya.

“Bagaimana kalau makan siang nanti kau duduk dengan kami?”

Jessica menatap Tiffany.

“Aku yakin mereka membenciku, Tiff.”

“Duduklah dengan kami. Jangan khawatir.”

+++

Kelas telah dimulai namun Jessica masih tidak terlihat. Yul sedikit merasa bersalah telah mengatakan kata-kata itu.

‘Apa tadi aku bersikap kasar?’

‘Dia pantas menerimanya! Lihat apa yang sudah dia lakukan padamu.’

‘Tapi, itu bukan kesalahan dia sepenuhnya. Aku tidak bisa menghukumnya.’

‘Jawab aku. Pernahkah dia peduli padamu sejak peristiwa Yoona lalu?’

Yul mengembuskan napas keras-keras. Ia lalu memutuskan untuk mencarinya namun berhenti saat Jessica memasuki ruangan dan duduk di kursinya seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Yul menatap gadis itu sebelum kembali memalingkan muka ke papan tulis.

“Kalau kau belajar dengan giat, aku yakin kau tidak akan bodoh. Oh, maafkan aku. Kau terlahir bodoh. Cukup bodoh untuk bisa diperdaya ke tempat tidur. Beruntungnya Donghae.”

Jessica mencoba mengabaikan semua komentar kasar dari Yul. Ia tidak boleh membiarkan emosinya mengambil alih dirinya.

“Donghae terus memamerkanmu pada rekan timnya. Dia bilang kau sangat hebat. Karena aku akan menikahimu, bolehkah aku mendapatkannya juga?”

Jessica merasa hatinya melemah. Ia tidak boleh membiarkan Yul memenangkan ini. Ia tidak boleh menyerah sekarang. Beruntungnya Jessica, guru mereka memotong ucapan Yul dan menyuruhnya mengerjakan soal di depan. Sedari tadi Sunny kerap mengamati Yul dan Jessica, ia menggelengkan kepalanya. Sooyoung yang menyadari hal itu menulis sesuatu di secarik kertas.

Sooyoung melihat ke Jessica dan Yul secara bergantian dan menghela napas. Emosi Yul sendiri tidak benar-benar membantu mereka.

+++

Sooyoung tersenyum lebar ketika bel sekolah berdering. Dari semua jadwal, jadwal istirahatlah yang paling disukainya.

“Makananan! Aku datang. Cepatlah Bunny.”

Sunny menutup mukanya sendiri melihat betapa semangatnya pacarnya ketika menyangkut soal makanan. Taeng keluar dari ruang kelas mengikuti Sooyoung dan Sunny ke kantin bermaksud agar tidak menghajar Donghae karena Yul tidak mau menyebabkan masalah di sekolah. Yul meninggalkan ruang kelas dan pergi ke kelas Victoria. Jessica hanya duduk sendiri di sana.

“Hai sayang.”

Jessica mendongak dan melihat Donghae tersenyum lebar di depannya. Ia membenci laki-laki itu.

“Apa maumu, Donghae?”

Donghae meraih kursi dan duduk di depan gadis berambut pirang tersebut.

“Aku merindukanmu.”

Mata Jessica terbelalak. Setelah apa yang terjadi, Donghae masih bisa bertingkah biasa?

“Diam! Tiffany benar, aku sangat bodoh sudah percaya padamu!”

Donghae tersenyum sinis, ia menangkup wajah gadis itu. Jessica meronta-ronta namun Donghae jauh lebih kuat darinya.

“Kau tahu sayang, aku sungguh ‘merindukanmu’….”

Jessica tahu apa yang dimaksud Donghae. Ia mencoba untuk melepaskan dirinya. Donghae menarik gadis itu dan mendorongnya ke dinding, menghalangi gadis itu bergerak. Tangannya menutup mulut Jessica. Teman-temannya hanya tertawa dan mengawasi koridor untuk berjaga-jaga jika ada orang yang datang.

“Yul sedikit bodoh untuk mau menikahimu.”

+++

Yul lupa membawa ponselnya di tas. Ia menepuk kepalanya.

“Ah…aku butuh ponselku.”

Oleh karena itu ia kembali ke kelas. Ia lalu melihat tiga teman Donghae berdiri di depan pintu kelas.

“Apa yang mereka lakukan?”

Yul mulai merasakan sesuatu yang berbeda. Ia berjalan masuk ke pintu belakang secara diam-diam dan mencoba melihat ke dalam ruangan.

‘Jessica!’

Yul menghambur masuk ke dalam ruangan melalui pintu belakang dan mendorong Donghae dari Jessica. Ia kemudian mendorong Jessica ke balakangnya. Ia menatap wajah Donghae lekat-lekat.

“Ah…calon suaminya ada di sini…romantis.”

“Jangan ganggu dia Donghae.”

Donghae tersenyum sinis. Kwon Yul memerintahnya.

“Bagaimana kalau aku tidak mau?”

Jessica meraih lengan Yul dan menutup matanya.

“Kalau kau tidak mau, kami akan menghajarmu! Aku akan menikmatinya.”

Yul menoleh ke sebelah kanannya dan melihat Taeng dan Sooyoung. Ia tersenyum. Taeng menatap Donghae dengan penuh amarah. Pandangan Sooyoung tidak pernah meninggalkan teman-teman Donghae. Donghae melangkah mundur dan mengerutkan keningnya.

“Oke. UNTUK SEKARANG aku akan melepaskan dia. Ayo teman-teman.”

Donghae langsung keluar dari ruang kelas. Tatapan Taeng dan Sooyoung tetap terpaku pada mereka. Begitu mereka pergi, Yul berbalik dan mendorong Jessica. Ia kemudian berbalik dan pergi. Sooyoung mengikuti Yul namun tidak dengan Taeng. Ia melihat ke Jessica, sementara gadis itu tidak melihat padanya. Ketika Yul mendorongnya, Jessica bisa merasakan hatinya tercabik-cabik.

“Ayo. Kurasa kau harus makan siang. Tiffany menunggumu.”

Jessica mendongak dan melihat Taeng tersenyum padanya. Sejak tadi pagi ia merasa sedikit khawatir karena orang-orang tidak bersikap baik padanya termasuk Yul.

“Aku masih marah padamu atas apa yang telah kau lakukan pada Yul tapi aku merasa simpati dengan apa yang telah menimpamu. Kau tidak pantas diperlakukan seperti ini. Ini sudah keterlaluan.”

Jessica bisa merasakan matanya berair lagi. Tiffany dan Taeng tidak marah padanya seperti Yul dan yang lainnya. Taeng mengulurkan tangannya pada Jessica.

“Menyalahkanmu sendiri tidaklah adil buatmu. Donghae harus disalahkan juga.”

+++

Yul duduk di bawah pohon di mana ia selalu menghabiskan waktunya ketika ia merasa dunia ini menentangnya. Yul baru saja bertemu dengan Victoria dan karena berita itu menyebar dengan cepat, mereka bercekcok.

FLASHBACK…

“Apa kau mempermainku? Kukira kau laki-laki yang tulus, Yul!”

Yul mencoba meraih tangan gadis itu namun dia menolaknya.

“Aku ingin memberitahumu saat waktunya tiba. Aku hanya…”

Suara Yul terdengar sangat sedih. Ia tidak tersenyum seperti biasa. Victoria merasa terkhianati.

“Kapan? Semua orang di sekolah ini mengetahuinya! Aku orang terakhir yang mengetahui berita ini! Apa lagi yang kau rahasiakan dariku?”

Victoria mundur dari Yul. Matanya mulai berkaca-kaca. Yul tidak menyerah, ia tidak bisa melepaskan Victoria seperti ini.

“Ma-maafkan aku…kumohon Vic. Kumohon percayalah padaku. Aku tidak seperti itu. Kumohon…”

Yul meraih pergelangan tangan gadis itu dan memaksanya untuk melihat ke arahnya. Victoria kerap meronta-ronta. Ia mendorong Yul dan mencoba lari namun Yul berhasil menghentikannya dengan meraih tangannya sekali lagi.

“KENAPA KAU MEMPERLAKUKANKU SEPERTI INI? KAU SETUJU UNTUK MENIKAHINYA! APA KAU TIDAK MENCINTAIKU?”

Victoria mulai memancing Yul dengan semua teriakannya. Yul sudah muak dengan masalah-masalah ini. Selama beberapa hari terakhir ini hidupnya terasa seperti di neraka dan berbicara pada Victoria tidak membantunya. Ia mempunyai batas kesabaran.

“AKU MENCINTAI DIA! AKU MENCINTAI PEMBUNUH ADIKKU SENDIRI! AKU BENCI MENCINTAI DIA! INI MEMBUATKU SAKIT!”

Victoria menatap Yul tidak percaya. Kata-kata yang keluar dari mulut Yul menyadarkan Victoria betapa Yul tidak pernah mengatakan kata-kata itu padanya. Yul tidak pernah mencintainya. Yul melepaskan pergelangan tangan Victoria ketika ia melihat air mata yang mengalir dari pipi gadis itu. Ia telah mengatakannya. Jujur dan jelas.

“Vic…a-aku…”

Victoria berlari secepat mungkin dan meninggalkan Yul berdiri di sana sendirian.

END OF FLASHBACK..

Yul bergeser. Ia yakin sekarang Victoria bukan pacarnya lagi. Yul menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

“Maafkan aku Victoria. Aku sungguh minta maaf.”

~~~;~~~;~~~

TBC

BAMM!!! Tadinya gue mau double post eh ternyata part selanjutnya belom gue translate XD so please wait a little bit longer~

HAPPY BIRTHDAY KWON YURI!! SEOBANG!!

#유리야생일축하해 #HappyYulyulkDay

2345FA45536387A111BE46

2640FA475240553B18B529

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

57 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 7]

  1. kasihan yul oppa, tapi disini sica onnie juga kasihan..
    duh berat banget persyaratan yang yul oppa berikan, tapi wajar kalau yul oppa begitu..
    aduh masih bingung, benetan sica onnue yang bunuh yoong atau itu hanya kesalah faham aja ??
    yul oppa jujur sama perasaan oppa, kalau oppa emang masih mencintai sica onnie, jangan terbawa akan dendam.. itu kagak baik oppa..
    is benci banget gue lihat itu si ikan, pengen gue cincang terus kasih sama si komodo…
    lanjut tarra, selalu ditunggu, see you..
    happy birthday yul oppa, yul seobangnya sicababy..
    semoga ada kejutan dari sica onnie, aminn..
    snsd makin jaya dan makin solit..

  2. Thor knp updet ny tengah mlm mlu c.. penasaran sama Jessie yg membubuh Yoona.. itu ikan cucut banci bgt c berani ny sama cwe..
    HAPPY Birthday KWON YURI Wish U ALL THE BEST… GBU.. AMEN

  3. Sedih lhat jessica digituin ma yul,tp mau gmn lg wajar jg seh yul brsikap gitu.
    makin seru pkoknya dahc

    HBD Kwon Yuri….

  4. taeng bijak bingit, udah rela dh gue yul nikahin sica kalo gni ceritanya, kmrn kirain yul udah cinta vic trnyata engga.
    *peluk yul*

    HBD My Kwon :* I Love You

  5. aigoo yul mencintai sica..
    gw hrap yul bisa kayak lee gun.. wlo bkan anaknya gw pngen yul mmperlakukan sica dg baik…

    happyyulyulkday…

  6. Yul ternyata masih syg ma Sica yah,, dia bersikap dingin krn ingin menghindar dengan perasaannya sendiri.. Kasihan Sica…. Untung taeny masih mau terima jessica.. Yah sahabat slalu ada untuk selamanya.

  7. Annyeong ……
    Wahhh ,,Sica ini yng harus kau terima skarang .. bahkan keluarganya sm sekali gak perduli ….
    Dan s muka ikann, i hate youuu pngen gw telen rasanya ….aduhhh

    Yyeey .. Seobang birthday …
    All the best for you seobang …..kwon yuri …
    Dtunggu next chap nyahhh ….
    SEMANGAAAAAAAAAT !!!!!

  8. Oh trnyata kwon msh pny rsa m sica toh…tp krn mslh yoong dia jd berubah k sica…
    Yul jng dingin2 bngt k sica kasian dia udh d sakiti m ikan cupang…rsa ny pngn bakar tu orang….
    Untung aj taeny msh mau brsahabat m sica…
    HBD bt Kwon smg tambh segalany dech….
    Lanjut thor….

  9. Muncul cepat karena ultah kwon seobang,kan?hihi
    Ah padahal gw berharap banget taeyulsoo mukul wajah si ikan. 😦

  10. hdeuuh td nya gw sbel bgit ma sica tp lma2 gw kesian jg .. 😦
    yul lu udh mulai jth cintrong ma sica ? wew rumit nya idup mu nak ! kwkwkwkw
    donghae pgn gw toyor2in kpalanya ih dsni , sbel bgt gw hohohoh !! lntjt thor next chap dtggu *^▁^*

  11. Aaaaaaaaa gue sakit liat SicaBaby di gituiiin sma si FishFace,,Mr.Jung TERLALUUUUUU
    kasian yul juga menderitaaa,,,,tapi jangan gitu dong sana SicaBaby nyaaa,,,
    Semoga si FishFace kena batunya,,

  12. Huuuaaaa tarra lo bikin mata gue berkaca2 baca part ini, yulsic sma2 tersiksa dgn masalahnya,Untung Taeny msih mau baik sama sica, yul yg sabar aja ya’ apalagi yul dh jatuh cinta sama sica ….

    next tarra’ & ​ĤÀΡΡЧ ßÎЯŦН ÐªЎ kwon yuri \(•ˆ⌣ˆ•)/

  13. yaaaah happy birthday kwon yul sehat dan sukses selalu yoooo.hehhehe
    wiiih nih ff makin drama aja hiks kok yulsic makin kasian ya eeeh apa yul beneran cinta ama sica??
    penasaraaaaaan deh.
    thank you tara 🙂

  14. Annyeong,,,,
    wowwwwwwww yul dngin sm sica tp wjr kok dia yg jd korban gr2 ikang cupang,,,tp sica ksian jga,,,,,
    Pdhal sdh sngt2 brhrap ikan cupang hbis d tnjok yul cs,,,,
    Hadeuhhhh yul mngakui sm vic klw dia sbnrnya msh sngt2 mncntai sica,,,
    bwt kown yul HBD,,smga dbri umur pnjang,sht sllu dan smkin d ats sgla2 nya dri kwon Kw,,
    Ttp mnjdi kwon sjti d hti sica,,,,
    Ok dech next d tunggu cuy,,,ttp smngattttt,,,,
    Gomawo,,,,

  15. Annyeong 🙂
    ksihan jga y lhat Sica dsini.,
    Yul benci tpi cinta.,,
    Vic apa kau meralakan Yul dgn Sica.,? relakanlah #plakkenakklaungomong 😀
    aduh abang hae itu ngeselin binggo.,, pengen aku remes tu 😆
    TaeNy kalian memang care dan baik.,
    Yul kau memang ditakdirkan dgn Sica d crita ini., kayaknya.,, 🙂
    .
    oke deh bwt Kwon Seobang HPBD yah.,,
    selamat ulang tahun aku berdoa yg tebaik untukmu 🙂
    bwt Tarra semangat deh 🙂

  16. ahh kasian banget jessie digituin ama yul tp yul emang berhak sih gituin jessie karna secara gak langsung jessie dluan yg hancurin hidup yul. masih penasaran nih thor sama rahasia kematian yoona gak mungkin kn jessie bunuh dia.

  17. setelah fany yg simpati dg keadaan fany sekarang taeyeon pun juga simpati dg keadaannya dan benar apa yg dikatakannya tidak adil jika hanya sica yg disalahkan tapi donghae yg harus disalahkan
    lanjut lagi thor penasaran mau lihat yultaesoo menghajar donghae cs dan kejadian yg menimpa yoong masih jadi misteri

  18. smkin rumit j nh jd pnsrn gmn yulsic stlh mnikah apakah yul bkln mnyiksa sica ato mlh mlai memaafkn dan bljr untyk tak membenci

  19. Huuft syukur deh yul dateng tepat waktu buat menyelamatkan sica..kyyaaaaaaaa isi hati yul meledak sudah tentang dia cinta sica ..

    Wgwgwggww, guw tunggu next part yah tar..

  20. Ikh, baca ff ini bikin gw jengkel n gondok, trutama sm jessica!!
    Tapi gw tetep pengen baca klanjutannya… Aneh banget gw….

  21. mkin gregetan ma ni ff!!
    sica emank salah tp kata2 yul kterlaluan bgt#pooryulsic!
    ish…… si dongdong bner2 bre*****, lw gw ktemu ma org kyk gt d dunia nyata bkal gw bejek2!!
    salut bgt ma persahabatan sootaeri ma jeti, jd kangen ma sahbat2 gw nan jauh d sana#malahcurhat!!!

  22. Waah gw telat , ini beneran sica yg bunuh yoona ?? Gimana ceritanya kook bisa ? Ceritanya makin bkin penasaran .. Tapi yul jgn kejam2 gtu dong sm sica kasian dia . . Sumpah si ikan pengen gw goreng rasanya , jahat banget-_-

  23. yul kenapa ngomong nya kasar banget padahal dia bilang mencitain orang yg membunuh adik nya.
    kasian yul vic harus kandas karna masalah ini.
    donghae emang cowok ga punya perasaan banget!

  24. thor sebenarnya ada konflik apa yul ama sica…jgaa yang menyebabkan yoona meninggal?????
    trz blh minta pwnya ga thor yg MVTIYL special 🙂 🙂 🙂

    ceritanya sie bqn penasaran bgt 🙂

    gomawo sebelumnya 🙂 🙂

  25. iihhh makin gemes ama tuhh siikan kok nyeblin sihhh. .
    sabar deh ama yulll. .
    smoga dngn ada bayi bakal jd akur yulsic.
    thanks buat fany fany tiffany yg masih mau jd sahabat.y sica, muaachh. .
    lanjut
    keepwriting
    fighting (Y)

  26. haduuhhh ngeliat sica diperlakukan kyk gitu kasian jg tp itu smua kn krn keslhan sica sndiri
    yul msh dendam bngt sm sica tp sbnernya hatinya msh bwt sica, aiguuuuu mkin rumit nih
    gak prcaya kl sica yg bunuh yoong, psti ada salh paham tuh
    hae pgn gw cabik2 aja tuh, jahat bngt
    moga aja dendamnya yul udhan, kasian jg sica
    happy b’day yul seobang, god bless you

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s