My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 8]

Hai 😀 gue cuma mampir sebentar

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 8

 

Jessica duduk di tempat tidurnya. Ia memandang berkeliling dan melihat ada yang berubah dengan kamarnya, kamar mereka. Sekarang Yul sudah resmi memilikinya. Jessica bisa mendengar suara air mengalir dari kamar mandi, Yul berada di dalamnya. Mereka baru saja menikah beberapa jam yang lalu dengan hanya dihadiri oleh keluarga mereka saja. Sekolah tetap sama bagi Jessica, ia dikeluarkan dari tim pemandu sorak. Rekan-rekan timnya membencinya dan guru-gurunya memperlakukannya dengan berbeda. Berita pernikahannya tersebar di seluruh surat kabar dan yang terpenting, Yul sama sekali tidak mengatakan sepatah kata pun padanya. Namun untungnya, TaeNy bersikap baik pada Jessica ketika orang lain memandang rendah terhadapnya termasuk Sooyoung.

FLASHBACK…

Taeng membawa Jessica ke meja mereka. Tiffany tersenyum melihat gadis itu dan menarik kursi untuknya duduk, dalam hati Jessica merasa bahagia. Setidaknya Tiffany memaafkannya dan Taeng tidak menilainya dengan kasar. Sunny tersenyum pada Jessica.

“Hai Jess. Senang kau ada di sini.”

Mata Jessica mulai berair lagi namun itu bukan karena ia merasa sedih namun karena sambutan hangat dari teman dekatnya. Jessica duduk.

“Yah! Apa yang dia lakukan di sini?”

Sooyoung yang baru saja selesai membeli makanannya berteriak pada Jessica. Jessica hanya bisa menundukkan kepalanya dan tidak berani melihat ke arah laki-laki bertubuh jangkung itu secara langsung. Sunny langsung berdiri dan mencoba menenangkan shikshin yang marah itu. Pandangan Sooyoung tetap tertuju pada Jessica.

“Soo! Jangan begitu! Dia adalah bagian dari kita.”

Suara Taeng terdengar tenang. Tiffany memberikan tatapan memohon pada Sooyoung namun laki-laki itu bahkan tidak terpengaruh.

“Kita? Dia tidak semestinya ada di sini dengan kita, Taeng! Dia meninggalkan kita! Kau ingat?”

Sunny berusaha keras menghentikan Sooyoung namun laki-laki itu tak peduli lagi. Jessica sendiri yang pergi meninggalkan mereka dulu.

“Kumohon! Bisakah kita duduk saja dan menikmati makan siang?”

Suara Sunny mengejutkannya, Sooyoung melihat Sunny dengan pandangan tidak percaya. Ia melempar makanannya ke atas meja dan pergi meninggalkan mereka. Sunny membungkuk pada Jessica dan melihat ke arahnya dengan ekspresi sedih.

“Maafkan aku Jess. Maafkan Sooyoung.”

END OF FLASHBACK…

Tanpa paksaan, air matanya mulai membasahi pipinya lagi. Akhir-akhir ini Jessica sering menangis. Semua yang terjadi bahkan membuatnya lebih rapuh.

“Aku tahu aku salah, tapi setidaknya bisakah aku diberi kesempatan kedua?”

Jessica memeluk lututnya dan menangis habis-habisan. Yul yang sudah selesai mandi mendengar Jessica, ia sedikit membuka pintu dan mengintip ke dalam kamar dan melihat Jessica menangis di atas tempat tidur mereka. Yul menutup pintu dan diam di dalam kamar  mandi.

~~~;~~~;~~~

Taeng masih berlatih karena pertandingan basket mendatang sudah berada di depan mata dan pelatihnya terus mengomel pada mereka untuk membawa piala kejuaraan itu kembali setelah mereka kehilangannya di hari Yul berhenti bermain. Harapan mereka berada di tangan Taeng dan Donghae. Taeng selalu mengabaikan laki-laki itu dan fokus dengan tugasnya. Masalah ini akan lebih mudah jika Yul masih bermain.

“Latihan yang bagus! Sampai jumpa besok! Di waktu yang sama!”

Semua anggota membungkuk pada si pelatih dan menghambur ke bangku untuk beristirahat sejenak sebelum berkemas pulang. Seperti biasa Taeng dan beberapa rekan timnya duduk agak jauh dari kelompok Donghae. Salah satu dari mereka menyikut Taeng.

“Kudengar Jessica hamil? Yul jadi kambing hitamnya?”

Taeng menggelengkan kepalanya dan meneguk air dari botol minumnya. Laki-laki pendek itu berbicara lagi.

“Masalahnya adalah bayi itu bukanlah bayi Yul. Tapi orang lain. Seks bebas.”

Taeng melihat ke arahnya dan mendorongnya hingga dia jatuh ke lantai.

“DIAM!”

Taeng maju dan meraih kerah baju laki-laki itu. Matanya dipenuhi dengan amarah. Ia baru saja akan memukul laki-laki itu ketika Tiffany datang entah dari mana dan meraih lengan Taeng. Ia melihat ke arah Taeng berharap menenangkan laki-laki itu.

“Jangan, Tae! Jangan bersikap seperti mereka. Ayo kita pergi…”

Taeng masih tidak melepaskan kerah baju laki-laki itu. Tiffany mengambil kesempatan dan menyentuh Taeng memohon untuk melepaskan laki-laki itu. Perlahan Taeng melepaskan cengkeramannya dan menurunkan tangannya. Tiffany menarik Taeng pergi dari mereka dan mengambil tas Taeng. Ketika mereka hendak pergi, Tiffany mendengar suara yang paling dibencinya.

“Bersikap pengecut, Kim?”

Taeng berbalik dan melihat ke arah Donghae. Jika bukan karena Tiffany yang memegang lengannya, ia pasti sudah menghajarnya saat itu juga.

“Si playboy Kim Taeng, benar-benar mematuhi seorang gadis?”

Tiffany langsung menahan Taeng dengan merangkul pinggangnya dari samping. Taeng menatap wajah Donghae seperti seekor elang yang marah, tangannya gemetar saat menahan amarahnya. Sebelum Donghae bisa mengatakan kata lainnya, Tiffany menarik Taeyeon keluar dari gedung olah raga dan berlalu pergi. Mereka tiba di ruang loker, Taeng segera melepaskan tinjunya ke salah satu pintu loker. Napasnya memburu.

“Tae. Kumohon jangan menyakiti dirimu sendiri.”

Pada saat itu Tiffany setengah menangis, ia tidak bisa melihat Taeng melukai dirinya sendiri. Melihat mushroom-nya menangis, Taeng memeluk gadis itu dan membiarkannya menangis dalam pelukannya.

“Maafkan aku mushroom. Aku tidak bisa mengendalikan amarahku. Aku hanya ingin meninjunya! Dia…”

Tiffany membungkam Taeng dengan sebuah ciuman. Taeng bisa merasakan air mata Tiffany. Ia menangkup wajah gadis itu dan mendorongnya perlahan ke dinding. Taeng melepaskan bibir Tiffany dan mulai meninggalkan ciuman di seluruh wajahnya.

“Maafkan aku…aku janji…aku akan mengendalikan…amarahku…”

Tiffany bisa mendengar kata-kata Taeng dengan jelas. Ia membiarkan Taeng menjelajahi wajahnya dengan mulutnya. Segera ia berhenti dan kembali memeluk gadis itu.

“Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan tanpa dirimu.”

+++

Jessica tidur dengan lelap setelah merasa lelah karena menangis tanpa henti. Yul akhirnya keluar dari kamar mandi dan mengenakan celana jins dengan kaus putih polos. Ia memandangi Jessica dan menghela napas dalam-dalam, ia menghampiri gadis itu dan duduk di dekatnya. Ia bisa melihat jejak air mata yang mengering di pipinya. Yul menyapu rambut Jessica ke samping dan merasa hangat, ia mengerutkan keningnya.

“Kau terkena demam. Itulah kenapa aku tidak suka kau terlalu banyak menangis.”

Yul berdiri dan pergi ke kamar mandi, ia mengambil kain bersih dan membasahinya. Ia lalu meletakkan kain basah itu di atas kening Jessica dan menyelimutinya. Yul mengambil beberapa obat dengan segelas air dan meletakkannya di atas meja samping tempat tidur, ia menulis catatan dan meninggalkannya di atas meja. Ia meninggalkan rumah kediaman keluarga Jung setelahnya.

~~~;~~~;~~~

Donghae memandangi sebuah foto, ia telah menatap foto itu selama 30 menit terakhir. Foto itu selalu menarik perhatiannya dan ia membencinya. Ia bisa mengingat hari di saat semuanya tidak serumit sekarang namun seseorang mengubahnya. Kwon Yul.

FLASHBACK…

“Hyung tunggu. Aku lelah.”

Laki-laki yang lebih muda berteriak pada kakaknya, Donghae tersenyum. Mereka memiliki hobi yang sama, basket, namun adiknya lebih berbakat daripada dirinya.

“Cepatlah! Kau harus berlatih untuk beasiswa itu, ingat?”

Adiknya tersenyum lebar dan mempercepat langkahnya, ia harus banyak berlatih untuk memenangkan beasiswa itu. Saingannya adalalah salah satu pemain terbaik Korea, Kwon Yul.

“Ayo kita mulai! Aku siap!”

Donghae mengoper bola pada adiknya dan menyuruh dia melakukan 1000 lemparan.

END OF FLASHBACK…

“Aku masih belum selesai, Kwon. Aku akan membuatmu menderita sepertiku.”

couple_kyuhyun_donghae_08072010180230-horz

+++

Yul berada di luar, kakinya membawanya pergi tanpa tujuan. Ia berdebat dengan dirinya sendiri. Sebagian dalam dirinya ingin memaafkan Jessica dan menerimanya sementara bagian lainnya semakin membencinya. Ia merasa bingung. Tanpa sepengetahuannya ia tiba di sebuah pantai, ia memandang sekelilingnya dan menyadari ia berada di pantai biasa ia membawa Yoona. Tempat favorit mereka. Yul berbaring di atas pasir dan menatap langit. Langit yang biasa ia lihat dengan Yoona. Ia sangat merindukan adiknya. Yul memejamkan matanya.

FLASHBACK..

Yul dan Yoona berbaring di pasir pantai. Yoona meringkuk di dekat Yul dan menjadikan dada kakaknya sebagai bantalnya, ia memejamkan matanya.

“Oppa. Bolehkah aku bertanya sesuatu?”

Mata Yul tetap menatap ke langit. Menyadari keheningan Yul, Yoona terus berbicara.

“Apa kau menyukai seseorang?”

Yul bisa merasakan jantungnya berdegup kencang saat Yoona mengatakan kata-kata itu. Yul meletakkan tangan kanannya di bawah kepalanya sebagai bantal.

“Ya.”

Yoona tersenyum lebar, ia bisa merasakan jantung Yul yang berdegup berbeda. Ia mengenali irama jantung kakaknya.

“Sica unnie?”

Yul terkesiap. Yoona benar-benar bisa membaca pikirannya.

“Bagaimana kau tahu?”

Yoona bergeser sedikit dan membuka matanya.

“Saat kau jatuh cinta, detak jantungmu berbeda. Aku juga bisa melihatnya dari matamu.”

Yul menunduk melihat Yoona, ia tersenyum.

“Apakah tebakanku benar?”

Yoona menatap ke langit seperti Yul.

“Tapi aku tidak tahu apakah dia menyukaiku atau tidak.”

Yoona bangkit dan duduk di samping Yul. Ia tersenyum lebar.

“Kau harus menyatakannya, oppa. Aku yakin dia juga menyukaimu.”

Dengan perlahan Yul mengangkat tubuhnya dan menatap adiknya.

“Bagaimana kalau dia membenciku?”

Senyum Yoona semakin lebar. Ia meraih tangan Yul dan meletakkannya di atas kepalanya.

“Dia tidak akan membencimu, tidak ada yang membenci oppa-ku. Yul oppa-ku adalah yang terbaik.”

Yul mendorong gadis itu dengan main-main dan tertawa.

“Kau tidak apa-apa kalau aku dengan Sica?”

Yoona tersenyum dan mengangukkan kepalanya berulang-ulang. Yul mendorong gadis itu lagi. Yoona merengek dan memukul pundak Yul. Mereka berdua tertawa.

END OF FLASHBACK…

Yul mengembuskan napas. Ia tidak membenci Jessica karena kesalahannya tapi ia membencinya karena rasa sakit yang disebabkan oleh gadis tersebut. Keluarganya menderita ketika mereka kehilangan Yoona. Ia bisa mengingat ibunya selalu menangis di tengah malam karena tidak ingin Yul melihatnya dalam keadaan seperti itu. Ayahnya kehilangan senyumnya karena tragedi tersebut. Yul tidak hanya kehilangan adiknya, ia kehilangan setengah hidupnya ketika Yoona meninggal. Keluarga mereka hancur. Butuh waktu setahun penuh untuk menyembuhkan luka-luka itu. Yul tidak akan pernah melupakan kejadian itu.

“Yoong. Apa yang harus aku lakukan? Aku sangat mencintainya tapi pada saat yang sama, aku juga membencinya. Aku ingin menjaganya tapi sebagian dari diriku ingin membuatnya menderita. Aku ingin bersamanya tapi aku tidak bisa mendeketinya. Setiap kali aku melihatnya terluka, aku bisa merasakannya juga. Aku bingung. Bantu aku, Yoong.”

Butiran air mata Yul mulai jatuh ke pasir. Ia tidak peduli jika orang-orang melihatnya dalam keadaan seperti ini, ia hanya ingin mengeluarkan beban yang mengimpit dadanya. Ia hanya ingin keadaan ini sama seperti sebelumnya.

+++

Jessica terbangun dan merasa pusing, ia bisa merasakan tubuhnya melemah. Ia melihat sekelilingnya dan menyadari Yul tidak ada. Jessica baru saja akan bangkit ketika ia merasakan sebuah kain basah menempel di kepalanya, dengan perlahan ia mengambil kain itu dan menaruhnya di samping.

‘Siapa yang menaruhnya?’

Jessica lalu menyadari selimut yang menutupinya, ia ingat bahwa dirinya tertidur tanpa selimut. Pandangan Jessica menangkap sebuah catatan di atas meja. Ia membacanya dan kembali meletakkannya.

untitled copy

‘Yul?’

Jessica mencoba berdiri namun begitu ia dapat berdiri, kepalanya terasa ringan. Jessica kehilangan keseimbangannya dan jatuh, namun ia tidak terjatuh ke lantai ketika dua lengan meraih pinggangnya untuk menahannya. Kepalanya mendarat di dada yang bidang. Jessica memaksakan dirinya untuk melihat penyelamatnya.

“Bukankah aku menyuruhmu tidur? Kau suka menyulitkan keadaan, huh?”

Kata-kata Yul terdengar kasar namun kata-kata itu terdengar berbeda bagi Jessica. Nada suaranya berbeda dari sebelumnya, dia terdengar perhatian. Yul perlahan kembali membaringkan Jessica di tempat tidur dan meletakkan kain basah baru di keningnya. Ia mengambil obat dan membantu Jessica meminumnya. Yul menyelimutinya lagi.

“Tidurlah. Aku tidak mau merawatmu besok.”

Jessica tidak bisa menjawab karena pengaruh obat, matanya terpejam dengan perlahan. Segera, Jessica kembali ke tidur lelapnya. Yul mengganti bajunya dan berbaring di samping Jessica. Ia memandangi gadis itu.

“Aku mencintaimu. Maafkan aku.”

Dengan hati-hati Yul membelai pipi Jessica dan mengecupnya. Malam itu, Yul tidak tidur dan menunggu Jessica sembuh.

~~~;~~~;~~~

TBC

Please Read!

gue bakal nge-post dua special chapter (Yoona’s accident + Jung vs Kwon) yang mana ngejelasin apa yang terjadi di antara mereka dulu 🙂 tapi sayangnya gue mau protect tuh chapter hahaha *smirk* jadi silakan buat kalian yang ngerasa bukan silent readers bisa dengan mudah minta pw ke gue lewat twitter/fb/email (link ada di fanfic list) dan buat para silent readers yang pengen baca juga mungkin bisa minta pw ke yang udah punya atau kalo berani minta langsung ke gue hahaha. Ok kebanyakan 😀 bye~

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

74 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 8]

  1. Yoona trnyata cwek krain cwok
    hehe
    Yul bngung antara benci & cinta..
    Cpet amir udah nikah,yul jngn kasar ya ma sica,kasian tuh.
    Donghae jhat bngt,gue tebas pale loe pke samurai..hihihi

    Gue tunggu protectnya Tarra
    tpi minta Pw nya ya
    xixi

  2. Yoona yeoja . Cieee taeny dasar ikah jahat,, yul kamu cinta sama sica tapi benci . . Rumit . . Jangan lama lama bencinya kasia sicababy .

  3. Tetep y benci benci tp cinta.. sgmna pun Jessie udh jahat sama Yul tp semua ny ga bakalan bisa merubah cinta ny Yul k Jessie.. penasaran sama next chap ny.. yg mao crta tentang gmna Yoong meninggal.. itu foto dua cwo kga ad bagos bagos ny.. jaoh bgt sama kwon Yul keren ny.. hahaha

  4. Annyeong,,,
    Issssshhhhh krna ad fany aj,,klw ngak sdh jdi bonyok t ikang cupang d hjar taeng,,,dsar bnci bkin mslh aj yg dia tau,,,,,,,
    Yul trnyta bngung t antra rsa cnta dan benci untuk sica,,,,
    Ok dech next d tunggu,,,,
    Ttp smngatttt,,
    Gomawo,,,

  5. ah parah, teang oppa yang sabar jangan kemakan omongan namja ikan itu..
    emang yul oppa uda lakuin apa sama adeknya namja ikan itu, sampek balas dendam segala..
    yul oppa cinta dan benci kah ??
    aku yakin yul oppa pasti gak akan benci lagi dama sica onnie, sica onnie jangan nangis terus, buat yul oppa baim lagi..
    penasaran sama masalah yoong, jung+kwon..
    lanjut tarra, jangan lama ya update nya..
    selalu ditunggu..
    fighting…

  6. ungkapan yul yg terakhir artinya dia udah maafin sica kah? semoga iya deh, kasian sm jenong kalo gni ceritanya,
    penasaran bingit tentang yoona

  7. yul bingung apa yg harus dilakukannya dan untungnya sebagian dirinya masih mencintainya
    upaya taeng utk menghajar donghae kembali gagal karena ada fany
    next chapter diproteck ya dan mudah2an gw boleh minta PWnya karena penasaran apa penyebab yoong meninggal sampai yul menuduh sica yg membunuhnya dan kira2 kapan yultaesoo bisa menghajar donghae and the gank

  8. Annnyeong ……
    Finally update ,pdahal bru kmren ya ….
    Tp sneng deh ,kan pling dtunggu …kkee
    Trnyta cpt udh nikah aja , sica emng hrus mrasakan penderitaan dlu ,sdikit menebus lah …….
    Wah yul galoo ya. Penasaran ap yng sbnernya trjdi sama yoona …><
    Daaan s ikan mau ngelakuin apa lgi sama yul ,aduh trnyta bgtu ya .. s donhek nyblin dah …
    Yulsic msing" mesti sabar ..*siip

    Ok,siap deh …dtunggu next chap nyah …
    SEMANGAAAAAAAAAAAT!!!!

  9. wahahaha kampret yg di protect bagian yg bakal bikin gua ngerti nih cerita haha. oke oke. btw jessica nangis dipelukan aku sini wkwk

  10. Mampirnya kurang lama thorrr . .
    Aku msih pnasaran jga sma hubungan hae sma yul dlu koq hae bsa sebenci itu sma yul . .
    Kelarin aja thorr msalhnya dignti sma sweett moment aja napa

  11. sica dengar gk tuh pernyataan yul???
    hahh miris bgt liat keadaan sica sperti itu..
    pengen peluk sicababy jdinya..

    kpan itu updatenya thor?????????????
    hri ini jg apa bsok”..

  12. Eh,udah main nikah aja…Gak ada kissing scene nih dipernikahan yulsic?#byunkumat
    Jadi donghae punya dendam kesumat sama yul…Errr itu kenapa fotonya ada setankyu?haha
    Tadinya gue mau nanya kenapa masa lalu yoonyulsic mash jdi rahasia dan bikin gue pusing 3 keliling mikirin mereka…Tapi gk jdi krena udh dojwb diakhir….Mau buka fb dulu kalo gitu mh.hehe

    Buat author 사랑해….사랑해…사랑해…(bacanya harus dinyanyiin kayak tiffany!#ngancempermirsa)

  13. bnr2 penasaran sama yg author protect nih..
    apa nih passwordnya??
    hehe..
    ksian jessica yg digituin sama tmn2nya..
    sebenernya apa yg terjadi sih???

  14. Akhirnya yulsic nikah juga . . Tapi gw kasian sm sica jd bahan bully dia disekolah .. Gw sumpahin si ikan nyesel udh ngelakuin itu kesica .

    Yul sebernernya cinta bgt sm sica , cm cinta terhalang sm dendamnya . Gw suka taenysun masih baikn sm sica . Suka bagian yul klo udh nunjukin kasih syg nya ke jess .
    Chap selanjutnya di protek ? Yaudah di tunggu kelanjutannya thor 😀

  15. Wiiihhhhh….
    Jujur ya neng .. dr awal treaser nih ff ampe part segini gw belom pernah baca apalagi ninggalin komen. Cuma pas tadi gw baca nih part, gw jd nysel sendiri. Gw ngga baca dr awal makanya gw masih bingung. Ntar dah gw baca semua.
    Eh ngemeng2 kapan nih ff yg judulnye panjang di post lagi ?? Tanggung neng tinggal dikit lagi hahaha….

  16. aish… knp taeng mau nonjok hae dthan2 sih fany biarin aja biar nyahok dia
    jd hae jg kehilangan adek ny…

    yul udh bsa nerima jessi tuh…

  17. yul kalau emang cinta tunjukin dong ga ush terlalu benci kan kasian sicanya,, itu jg donghae ngeselin banget.. lanjut thor semangat ya nulisnya!!!

  18. wakwaw gue bolakbalik ke fanfic ini baru dilanjut haha gasiasia gue balik lg, gue harap yulsic nyatu lg tanpa adanya gangguan dr siapapun termasuk ikan itu. pw gue sudah menunggu sepertinya hahahawaw

  19. Yul pasti maafin sica, krn cintanya itu lebih besar dari perasaan benci,
    Yaaah walaupun sica sbnarnya udah gah bisa di maafkan krn kenyataannya kesalahan dy ke yul lebih besar lagi -_-

    Tapi ttp yulsic dong,
    Kekkkekekee

    Ohya author saya minta dong alamat twitternya or fb ?

    Bisa?

  20. yesss ! yul udh mau ngakuin klo dia msh cinta sama sica..
    tinggal sica ny aja ni harus bertindak sprti apa…
    ff special ? sdh di post kah ? brb liat huahhhhh

  21. Ckck jadi si muka ikan dendam karna adeknya kalah basket sma yul,,,,
    Duuhhhhhh kesian sica klo di bully gtu bahkan guru jg ikut ikutan,,,,
    Ayoooo yul kasi ksmpatan kedua buat sica jaga sica dari org org yg mau jahatin dia,,,,,

  22. Wooow tarra sring2 aja nongol kyk gini.. Jd critanya donghae dendam.. Bnyk compliknya.. Tp ngk pp yulsic udh nikah.. Mdh2an ada kmajuan buat yulsic

  23. yoong di bunuh sica apa itu hanya ke salah fahaman aja ?
    knp donghae harus dendam ke yul karna alasan adik nya.
    kalau cinta sulit untuk benci orang yang di cintai, semoga yulsic bisa bahagia 🙂

  24. gue ska TaeNy ❤ ❤ ❤

    si ikan msh bkal mncul trz ya,,, ish gue hrap ntar dy cpet dpet krma d sni.

    Wah part akhir ntu kra2 Sicca dnger ucpan nya Yul g' ye…

    Gue mnta pewe dlu deh…

  25. semoga yul sama sica..

    dan donghae sama yuyun???? jadi bingung..

    aduh di protect. minta di fb aja ya thor hihihi…

    maaf baru comen. kmrn gagal mulu

  26. yulsic akhirnya menikah juga tapi kasian sicanya lw didiemin ama yul hiks…
    yul cinta toh ama sica jd penasaran apa yg membuat yul jd bnci ama sica deh.
    suka deh liat taeny baik ama sica juga hihi
    donghae dendam amat ama yul ya…

    tara lw aku boleh gak minta pw nya kan aku jarang koment nya *kedip”mata hehhehehe
    kalo boleeeeeeh minta ya hehehehe
    thanks …. 🙂

  27. huh.,, paling demen sma moment TaeNy., dpt feel bingggoo dah.,
    aigoo Yul kau hrs menentukanny skr., kau jga sdh jdi suami sahny Sica 🙂
    ommo apa yg mau dlakukan sma Hae..,?? dia mau bls dendam??
    .
    oke deh Tarra., aku mau minta pwny deh lwt twitter.,, 🙂

  28. ck jd semua.y ini gara si ikan yg mau bls dendam ama si yul!. .
    jahat juga yaa. .
    jahat juga ya siikan. .
    lanjut
    keepwriting
    fighting (Y)

  29. bnyak bngt yg bikn pensran, tuh adiknya hae ada hub apa sm yul smpe hae benci sm yul
    taeng emng gak bs apa2 tnpa tippa, taeny bikn ngiri aja
    yul bimbang bngt ya, antra bnci sm cinta, udh yul mulai sekrang gak ush mikirn yoong dlu
    urusin tuh istrimu, kasian kn kl nangis trus2an
    ok lnjutttt….

  30. Bikin makin penasaran apa yg terjadi dulu. Yul emg gentle ngt, ttep romantis sama sica walau keadaannya kyk gt

  31. okee siipp gw terengah engah baca nyaaa.. nyeseekk brohh
    anjirr bnerr daahh, mnta di caplok si donghae -,-
    etdaah dlu gw reader lu tara, tp udh lama kaga mampir, lupa dlu id nyaa apaan -,-

  32. UHHH…. kasihan yul. 😥 kalau aku jadi dia mungkin dah terjun ke laut tuh…

    Jess masih terlihat ngenes di chap ini..
    Grr.. Pengen banget lah tinju muka so donghae itu!!

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s