My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 9]

Hi…we just got our heart broken, didn’t we? thanks to our princess, Jessica. really, i am so devastated af

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 9

 

Mr. Jung dan istrinya sudah berada di ruang makan untuk sarapan. Melihat jam tangannya, pria itu mengeluh. Ia memanggil pembantunya.

“Bangunkan anak-anak. Aku tidak mau mereka terlambat.”

Pembantu itu mematuhi perintahnya dan pergi ke lantai atas. Ia mengetuk pintu kamar mereka.

“Nona Jung. Nona Jung. Ba-”

Sebelum ia menyelesaikan ucapannya, pintu itu mengayun terbuka dan Yul berdiri di depannya. Yul melihat ke arahnya.

“Kau boleh pergi sekarang.”

Yul lalu menutup pintu tanpa menunggu jawaban si pembantu. Ia sudah siap berangkat sekolah.

“Masih pagi.”

Yul melihat ke tempat tidur dan memandangi gadis berambut pirang yang masih tertidur nyenyak. Ia menghela napas.

“Bagaimana mungkin aku membangunkanmu?”

Yul berjalan ke samping tempat tidur dan sedikit membungkuk. Ia menyapu poni gadis itu ke samping dan menepuk pipinya dua kali. Tidak ada tanggapan. Kening Yul berkerut, ia kembali mencoba dan kali ini berhasil. Jessica terbangun. Yul meneggakkan tubuhnya dan melihat gadis itu. Jessica yang masih tidak sadar dengan sekelilingnya menggosok-gosok matanya.

“Bangun. Pergi mandi. Cepat!”

Jessica menatap Yul dan dengan tergesa pergi ke kamar mandi ketika Yul berteriak padanya. Yul pergi ke lantai bawah tanpa menunggu Jessica. Jessica telah selesai mandi dan memakai seragamnya, ia tersenyum. Semalam ia memimpikan sang pangeran merawatnya, ia berharap bahwa dirinya bisa tinggal di sana dan takkan pernah terbangun namun itu hanyalah permohonan yang takkan pernah terkabul. Jessica menghela napas. Hari ini adalah hari yang baru bagi dirinya dan Yul sejak sekarang mereka telah resmi menikah. Ia bisa membayangkan reaksi orang-orang di sekolah dan pastinya sekarang mereka membencinya.

“Yul, aku takut. Aku tidak tahu harus bagaimana.”

+++

Jessica turun ke lantai bawah dan melihat orangtuanya namun Yul tidak ada di sana. Ia merasa kecewa, ia kehilangan nafsu makannya. Mrs. Jung yang menyadari reaksi tiba-tiba putrinya tersenyum padanya. Mr. Jung tahu apa yang dipikirkan putrinya.

“Dia pergi tanpa sepatah kata pun. Sungguh tidak sopan.”

Jessica mengabaikan ayahnya dan berjalan ke pintu.

“Sampai jumpa ayah, ibu. Aku berangkat dulu.”

Jessica memutar kenop pintu dan melangkah keluar sebelum menutup pintu itu kembali. Jessica terkejut saat melihat Yul yang tengah bersandar di pintu mobil sport miliknya. Laki-laki itu memandangniya tanpa ekspresi

“Kau terlambat.”

Dalam hati Jessica merasa senang melihat Yul menunggunya. Setidaknya laki-laki itu tidak mengabaikannya.

“Ku-kukira kau sudah berangkat.”

Yul menjejalkan tangannya ke saku celana. Ekspresi wajahnya tetap sama.

“Aku tidak bisa membiarkan seorang gadis hamil berangkat ke sekolah sendirian begitu saja. Apalagi istriku sendiri. Masuk.”

Jessica tidak tahu kapan Yul mengambil kunci mobil miliknya tapi ia senang laki-laki itu mengambilnya dan mendengar Yul memanggil dirinya sebagai istrinya adalah perkembangan yang baik untuknya. Itu berarti Yul akhirnya terbuka padanya atau setidaknya dia tidak bersikap seperti minggu lalu. Ia masuk dan melihat ke arah Yul namun laki-laki itu tidak memedulikannya. Tiba-tiba Yul mendekat ke arah Jessica, ia bisa merasakan jantungnya berhenti berdegup ketika wajah Yul dekat dengan wajahnya. Napas laki-laki itu terlalu dekat dengan Jessica. Yul menarik sabuk pengaman dan memasangkannya untuk Jessica dan kembali menatap ke depan. Jantung Jessica berdebar dan wajahnya memanas. Ia menunduk karena malu, Yul tidak menyadari hal itu dan ia melajukan mobilnya.

+++

Yul memarkirkan mobil itu di tempat Jessica biasa memarkirkan mobilnya. Jessica tersenyum singkat.

‘Dia mengingat tempat parkirku.’

Mereka berdua keluar dan pergi ke loker mereka. Loker Yul dan Jessica berada saling berjauhan, seharusnya mereka berpisah ketika mereka tiba di persimpangan namun di luar dugaan Jessica, Yul mengikutinya. Jessica berhenti dan melihat ke arahnya.

“Lokermu…di sisi…yang lain…”

Kata-kata Jessica menggambarkan kegugupannya pada saat itu. Pandangan Yul tidak meninggalkan matanya. Jantung Jessica berdebar lagi. Untuk pagi itu saja ia sudah dua kali merasa seperti itu.

“Jalan. Aku sedang tidak mau berbicara denganmu.”

Kata-kata Yul terdengar dingin, ia mulai berjalan kembali dan menarik gadis itu untuk mengikutinya. Jessica tidak membantahnya dan membiarkan Yul menariknya. Ia tidak ingin berdebat dengan laki-laki itu pagi-pagi sekali.

Seperti biasa Taeng mengantar Tiffany ke kelasnya lebih dulu sebelum ia pergi ke kelasnya sendiri. Ia menubruk sepasang pengantin baru dan tersenyum pada Jessica sebelum memukul bahu Yul dengan main-main.

“Selamat atas pernikahanmu!”

Yul hanya mendengus dan kembali melangkahkan kakinya. Kali ini ia tidak menunggu Jessica. Taeng menggelengkan kepalanya dan menyuruh Jessica jalan duluan.

“Ngomong-ngomong, bagaimana dengan Yul? Apakah dia memperlakukanmu dengan baik?”

Jessica tersenyum lemah. Taeng mengetahui senyum itu, ia mempelajarinya dengan melihat Tiffany karena baik Jessica maupun Tiffany memiliki senyum yang sama.

“Aku baik-baik saja. Yul, dia mengabaikanku tapi ini bukan salahnya. Ini salahku. Setidaknya dia masih perhatian padaku. Aku sudah merasa puas dengan itu.”

Taeng menepuk pundak gadis itu dan merasa simpati padanya. Jessica tahu Taeng dan Tiffany berusaha menyemangatinya namun Yul pantas melakukan itu. Ia pantas diperlakukan seperti itu. Yul tidak seharusnya terlibat dalam masalah ini.

Mereka akhirnya tiba di ruang kelas. Yul duduk di bagian belakang sementara Taeng duduk di depannya. Jessica mencari tempat duduk lain karena Yul menduduki kursinya. Ia tidak ingin orang lain membicarakan mereka terutama Yul karena dia tidak bersalah. Jessica menemukan satu-satunya meja kosong di bagian ujung dan pergi ke sana berharap orang-orang tidak akan memedulikannya. Yul meraih pergelangan tangannya tanpa menoleh padanya.

“Duduk di sini.”

Jessica membeku, ia menatap Yul tidak percaya. Yul menariknya duduk.

“Aku tidak mau orang-orang membicarakan tentang bagaimana aku mengabaikanmu.”

Mata Jessica mulai berkaca-kaca. Yul melakukan semua ini hanya untuk menghindari orang-orang membicarakannya. Ia hampir mengira bahwa Yul benar-benar peduli padanya. Jessica menyeka air matanya dan memusatkan perhatiannya ke papan tulis. Ia tidak akan membiarkan emosinya mempermainkannya.

+++

Sesekali Yul mengedarkan pandangan hanya untuk bisa melirik gadis di sebelahnya, ia melihat Jessica menangis. Yul ingin menghapus air mata gadis itu namun ia tidak melakukannya. Ia terus memeriksa gadis itu utuk memastikan dia merasa nyaman. Menurut buku kehamilan yang dibacanya, wanita hamil harus berada dalam posisi yang nyaman, ia tahu bahwa dirinya bersikap dingin pada Jessica namun ia masih berdebat dengan batinnya. Ia belum bisa membuat keputusan.

‘Bersabarlah denganku, Sica.”

+++

Donghae memandangi pasangan pengantin itu, ia mengepalkan tinjunya dan menggertakkan giginya. Ia mengharapkan Yul untuk membenci Jessica tapi sepertinya Yul selalu berada di dekat gadis itu. Rencananya tidak berjalan sesuai keinginannya. Ia membanting tinjunya ke atas meja ketika Yul membawa makanan dan memberikannya pada Jessica. Salah satu rekan timnya menepuk pundaknya.

“Tenanglah. Aku dengar Yul masih bersikap dingin pada gadis itu.”

Donghae menoleh.

“DINGIN? LIHAT MEREKA! Seharusnya Yul membenci dia. Tapi bukannya benci, dia malah terus bersamanya!”

Rekan timnya mengerutkan kening. Kata-kata Donghae terdengar masuk akal, Yul terlihat nyaman berada di dekat Jessica.

“Lalu apa yang harus kita lakukan?”

Kening Donghae berkerut. Apa yang bisa ia lakukan untuk membuat Yul kembali marah pada Jessica? Tiba-tiba, Donghae tersenyum sinis.

“Aku tahu caranya. Kita akan memancingnya. Kita akan mengirimkan video ini padanya. Dia akan mengamuk!”

Semua rekan timnya tertawa. Donghae bisa mencium aroma drama yang akan datang.

‘Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang, Kwon.’

~~~;~~~;~~~

Jessica berjalan sendirian, ia ingin pergi ke perpustakaan. Taeng dan Tiffany ingin mengikutinya namun pada saat itu ia hanya ingin sendiri. Saat bel berdering Yul keluar dari ruang kelas, Jessica bisa mendengar siswa-siswa yang lain membicarakannya. Jessica merasa terluka dengan semua itu namun ia tidak menanggapinya. Ia hanya ingin sendiri.

Jessica masuk ke dalam perpustakaan dan pergi ke bagian terjauh, tidak ada seorang pun di sini dan tempat ini adalah tempat yang selalu dikunjungi Jessica ketika ia membutuhkan sedikit waktu untuk keluar dari kehidupannya. Ia duduk di lantai dan memejamkan matanya.

FLASHBACK..

“Jess. Biarkan aku dan Taeng ikut denganmu.”

Suara Tiffany terdengar perhatian sementara Taeng mengangguk padanya. Mereka khawatir jika siswa-siswa yang lain mulai cari masalah dengannya atau melemparkan sesuatu padanya seperti yang mereka lakukan sebelum ini. Jessica balas tersenyum.

“Aku akan baik-baik saja. Jangan khawatir. Pergilah dan nikmati makan siang kalian.”

Taeng melihat ke arahnya dan menghela napas dalam-dalam.

“Baiklah tapi tolong hati-hati. Kalau terjadi apa-apa jangan ragu untuk menelepon kami.”

Jessica mengangguk dan melangkah pergi.

END OF FLASHBACK…

“Yah, yah, yah. Lihat siapa di sini?”

Jessica mendongak dan melihat dua laki-laki yang tidak dikenalnya. Salah satu yang berbicara tersenyum sinis padanya dan yang satunya lagi tersenyum jahat.

“Kau Jessica Jung, bukan? Pe**cur sekolah?”

Jessica berdiri dan melangkah mundur. Tangannya gemetar.

“Aku mendengar banyak tentangmu. Aku dengar kau hebat.”

Jessica bisa merasakan telapak tangannya berkeringat. Ia mundur beberapa langkah hingga punggungnya menyentuh dinding. Ia ingin berteriak namun laki-laki itu segera menutup mulutnya dengan paksa. Laki-laki yang lainnya menahan tangannya, air mata Jessica bergulir menuruni pipinya.

“Tidak ada yang bisa mendengarmu. Aku ingin merasakanmu juga sejak Donghae bilang kau melakukannya secara cuma-cuma.”

Laki-laki yang menahan tangannya ke tembok tersenyum licik. Ia melihat ke temannya.

“Kau mau melakukannya duluan? Kita punya waktu sepuluh menit sebelum kelas dimulai.”

Laki-laki itu tersenyum sinis. Ia melihat ke arah Jessica dan mulai melepas kancing seragamnya. Tubuh Jessica bergetar hebat. Tangisannya tidak menghentikan tindakan mereka.

“Bersenang-senang?”

Kedua laki-laki itu berbalik dan melihat Yul berdiri di belakang mereka. Yul berjalan menghampiri mereka.

“Ini bukan urusanmu! Pergi!”

Ia mendesis pada Yul. Yul melayangkan tinjunya pada laki-laki yang menahan tangan Jessica. Yul lalu berbalik menghadap laki-laki lainnya dan dengan gerakan cepat menghindari pukulannya dan meraih kerah kemejanya namun sebelum ia sempat memukul laki-laki itu, seorang pustakawan menghentikannya.

“APA YANG KALIAN LAKUKAN? PERGI ATAU SAYA KIRIM KALIAN KE KEPALA SEKOLAH!”

Kedua laki-laki itu melihat ke arah Yul dan memberi peringatan padanya sebelum meninggalkan tempat tersebut. Pustakawan itu memberi tatapan peringatan pada Yul sebelum ia juga meninggalkan tempat itu. Yul langsung berbalik dan membantu Jessica yang masih menangis.

“Aku di sini…tidak apa-apa…”

Yul memeluk Jessica dan membiarkannya menangis membasahi seragamnya. Yul membelai rambut gadis itu. Jessica membenamkan wajahnya di dada Yul dan menangis tak terkendali. Seharusnya Yul tidak meninggalkan gadis itu, ia merasa bodoh karena meninggalkannya.

“Yul….”

“Hmmm…”

Yul bisa merasakan jantung mereka berdetak seirama.

“Aku mau…pulang…”

Yul melonggarkan pelukannya dan menatap Jessica, ia merindukan mata itu. Yul menyeka air mata gadis itu dengan ibu jarinya.

“Oke. Kita akan pulang.”

Yul merangkul pinggang gadis itu dan mengecup keningnya. Ia lalu menempelkan keningnya dengan kening Jessica, ia menatap mata Jessica dalam-dalam.

“Aku akan membawamu pulang.”

‘Maafkan aku, Yoong.’

~~~;~~~;~~~

Sooyoung tengah duduk di bangku dekat lapangan. Ia masih mengingat hari ketika Jessica menyingkirkan mereka demi Donghae. Sampai sekarang, Sooyoung tidak bisa menerima dia kembali dengan mudah.

FLASHBACK…

Jessica mendorong Sunny hingga gadis itu terjatuh ke lantai. Sooyoung membantu Sunny berdiri dan melihat ke Jessica.

“Kalau kau laki-laki, aku sudah akan memukulmu sekarang.”

Jessica tersenyum sinis. Ia melihat Sooyoung.

“Menjauhlah dari kehidupanku. Beritahu pacarmu.”

Sooyoung menggelengkan kepalanya.

“Kenapa kau melakukan ini?”

Jessica menatap padanya dan kembali menatap Sunny. Ia tertawa.

“Yah, seharusnya kau bertanya pada dirimu sendiri! Aku benci orang yang berpura-pura!”

Sooyoung mengepalkan tinjunya. Sunny meraih tangannya dan melihat ke arahnya.

“Jangan, dia teman kita.”

END OF FLASHBACK…

“Kau ingin membaginya denganku?”

Suara Sunny mengejutkan Sooyoung. Ia bergeser sedikit untuk memberikan ruang untuk Sunny. Sunny menggenggam tangannya dan tersenyum hangat padanya.

“Kau masih memikirkan Jess?”

Sooyoung mengangguk. Sunny menempelkan keningnya pada kening Sooyoung.

“Bisakah kau memaafkannya?”

Sunny menatap mata Sooyoung lekat-lekat. Mereka saling bertatapan untuk waktu yang lama.

“Bagaimana kalau aku tidak bisa?”

Sunny menggunakan tangannya yang bebas dan membelai pipi Sooyoung. Ia menutup matanya menikmati sentuhan gadis itu.

“Dia pantas mendapatkan kesempatan kedua, Youngie.”

Sooyoung membuka matanya. Ia benci ketika kata-kata Sunny benar.

~~~;~~~;~~~

TBC

asli mumet banget nih kepala :/ udah mah mau UAS eh malah dapet berita gak enak -__-“

gue balik lagi minggu….

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

68 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 9]

  1. duh donghae kenapa dendam bgt sm yul sih, yul mulai luluh ya.

    sakit, iya. kecewa, banget. tapi yasudalah udah pilihan dia.
    jangan sampe berhenti nulis atau nerjemahin ff yulsic ya tar!

  2. Emang kalo namanya cinta mau benci segimanapun tetep gak bisa di bohongin.

    yuri hyung, marry me *lho

    semangat thor, walopun berita Jess sama si koplak teler. anggap aja kaya di ff ini 😥

  3. ah makin seru nis ceritanya…
    sica onnie tenang yul oppa bakalan balik lagi ke onnie, tapi onbie tetap sabar ngadapin sikapnya..
    yul oppa mulai luluh kah ??
    bagus kalau begitu, yoong onbie pasti bahagia lihat oppa kembali lagi sama sica onnie, karena emang uda sebenarnya kayak gitu..
    is namjam ikan itu kok dendam benget sih sama yul oppa, apa jangan -jangan yang buat kecelakaan itu terjadi juga karena ulah dia, mungkin sih..
    lanjut tarra, selalu ditunggu ceritanya..
    see you and fighting..
    kita hanya bisa berdoa yang baik buat sica onnie atas pilihan dia..

  4. poor jessie kasihan banget liat dia dilecehin gitu
    dan yul yah sebenci apapun kalo emang cinta emang susah juga ya semoga aja semua masalah cepet selesai trs yulsic bisa bahagia

  5. akhir”ini jessica selalu bikin mumet pala emang*eh nyambung hehheh.
    hanya di ff saja yulsic bisa bikin shippernya senang 😥 Yul udah mulai baik lagi syukur deh sian sicanya di ejek mulu sama temen”ny duh donghae mau ngapain lagi tuh??
    btw semangat ya buat UAS nya semoga lancar”aja
    SEMANGAAAAAAT :))

  6. Lama kelamaan gw jd ikut kasiam sm sica. Walaupun awalnya ga setuju tp gpp deh yul sm sica. Toh yulsic emang sebenernya saling cinta.

    Btw ada brita baru apa sih tentang jessjung? #PLAKKK *kudet* cz gw emang sengaja ga pernah seaching brita tentang doski cz takut sakit hati lg kyk kemaren2. Tapi kalo ada yg mau ngasih tau gw bisa dong bagi infonya ^^

  7. Yul mulai menjinak.. Tu cwo cwo yg ggu Jessie pngen w silet rupa ny.. Soo jd orng pedendam tu ga baik.. Donghae eerr dy tu knp c benci bgt sama Yul.. emng Yul pnya salah ap ?!

  8. drama apa lagi yg akan di buat sie namja ikan???knp si donghae benci n ga suka ngliat yul bahagia ada apakah sebelumnya di antara mereka??
    yul mulai luluh nie….yoona kxknya setuju yul balikan ma sica??
    soo beri sica kesempatan k’2…..

    SEMANGAT YAA Thooor bwt UASnya…..moga lancar…..

    d tunggu next chap ok…

  9. Gue mah udh mumet sma jessica didunia nya, gue mau move on sma jessica didunia nyata.. Di ff kgak.. Cuma di ff aja jessica yg ngk bikin keki.. Terserah loe aja lh jess mau tinggal seatap nikah thun depan blanja di babyshop.. Trserah gue pusing njess.. Tarra lnjut trus nulisnya ini hiburan buat kita..

  10. Yul spertinya bakalan mulai agak mencair sama jessic tpi sbnerx gw nggak rela klo jessica hrus ngelahirin anakx donghae…
    No coment lah untuk brita jessica

  11. Soal brita smalem sbenarnya saya kecewa sama sica, tpi saya lebih memilih menunggu konfirmasinya langsung dri mulutnya sendiri, agar saya yakin :/

    Buat tuthor terus brkarya yah!! soalx saya sangat menyukai ff di wp ini 😉

  12. Annyeong,,,
    Ksian sica d cci trus d sklah nya,,,,itu ikan cupang bnr2 mnta d bkin ikan asin ya,,,kjam bner jd orang,,,lgian knpa jga dia sngt bnci sm yul,,,issssshhh aplgi vdeo yg mau dia sbar tu,,,jngn2 ad kaitan nya dngan sica,,,dsar nmja ikan,,,,,
    Hufffffff lgi2 brta yg bkin skit kpla dan skit hti,,,bngung sndri jdnya,,lbih baik mnunggu prnytaan lngsung dri bbir sica sndri,,agar jls,,,
    Ttp smngat cuy,,,smga UAS nya lncr,,,,
    Next d tunggu,,
    Gomawo,,,

  13. Soo blm bisa maafin sica tpi gpp yg penting yul udh mulai perhatian sama sicababy’y …. Hehee Lanjutt tarra, tetep semangat ya ‘ jgn smpe brita ini bkin lo gak konsen buat uas besok kekekee

  14. kasian sica d cueki yul..tp ttp aj yul ga tega liat sica d bgituin…..donghae jahat amat c..ud manfaatin sica masih pux rncana jahat….lnjut y…

  15. Annyeong …..
    Finally updtae ,sooo bersabar lah jessica jung ,wajar saja kwon yul barlaku agak keras. ><
    Dtunggu next update nyah ….
    SEMANGAAAAAAAAAAAT

  16. aaa ribet banget kehidupan jess..
    masih bingung knp jess tiba” berubah gitu, apa mungkin karena wktu yoong meninggal ga ad yg percaya sama dia ?

    balik cpt” thor
    fighting uas nya ‘-‘)/

  17. soo please maafin sica yaaa. . .
    udah degdegan ihh gmn nasib sica pas diperpus untu g ada seobang yul. .
    please jngn kmn” seoabng jagain sica dr si ikan nyebelin itu. .
    klo mau bls dendam langsung keyul aja ngomong langsung.
    lanjut
    keepwriting
    fighting(Y)

  18. Sama’an.Hati gue terguncang lagi sama berita *sensor* #lebaymodeon

    Tapi setidaknya sikap yul yang mulai bisa nerima jessica sedikit buat gue seneng..Walaupun cumn diff.

  19. Pedih asli liat njess di gituin,,,
    Dih si FishFace dendam banget,, ck dasar pecundang,,,
    Kayakayanya perkembanhan baik tuh YulSic,,,
    Thoorrr blm Twit guee @puri_kania
    Semangat thoorrr lanjutin ff nyaaa

  20. tak tega jg klo liat sica tersiksa bgitu.oiy kejadian yg sica ngekuarin soo n the gank saat dy ilang ingetan kn,tmn2 ny tw g klo sica ilang ingatan

  21. Gw kira lo ga bakal apdet gara-gara tuh berita kemaren~
    Be happy jess, gw tetep doain yang terbaik buat lo :’)
    Dan yang terbaik itu gw harap bukan Teler Kwon 😀

  22. trnyata soo msh benci bngt sm sica, moga aja sunny bs bwt soo maafin sica
    tuh kn kl nmnya udh cinta mati, yul gak bakaln tega ngeliat sica diperlakukn kyk gitu mskipun rasa benci yul sm sica msh ada
    sica yg sabar ya, yul psti bakaln berubah kok
    tuh donghae mo nunjukin video apaan ya?
    britanya njess, kl emng itu bneran, ya moga aja sica bs jaga diri dn mawas diri, krn gmnpun jg mereka kn blm merid
    ok lnjuttt lagi….

  23. aduuuuhh ga tega juga liat kehidupan jessie yg di bully.
    tapi mau kyk mana lagi udah kejadian, semoga yul cepat kembali bahagia jangan cuek trs.
    di tunggu next chapter nya

  24. Annyeong 🙂
    uwah makin greget nie cerita 😮
    Sica bersabarlah dgn Yul 🙂
    waduh video n rencana apa yg akan dilakukan oleh bang ikan itu.,???
    Youngie cbalah ikuti saran your bunny mu 🙂
    bwt Tarra semangat UASny..,

  25. Gak gampang maafin temen yang udah ngebuang(?) Temennya sendiri cuman buat cinta yang gak pasti! #sorrycurcol^_^

    Fighting thor!!^_^

  26. Yul wlau msih dngin ma Sicca, tpi dya perhatian tuh…bagus bagus…

    Ya udah lah, berdo’a ja smga emg itu yg trbaik buat dya…tpi smpah, gue msh blum rela…#yaelahsapague.

  27. Donghae ttep gk bisa diem ya nyebelin. Yul galau nya dh mulai kurang nih, udh cium jenong nya sica wkKwk

  28. jahat bgt si ikan gw goreng juga lu 🙂
    sica kasian d anggap sampah sekolah kali dia
    untung ada yul selamat deh tu princess

  29. Walau terasa masih sakit, tapi tak apalah..
    Ada perkembangan dari yulsic. :’)
    Gawat juga tuh kalau sica di ‘gituin’ lagi ma cowo Ngk di kenal gegara si donghae itu!

  30. yul is a hero bagi Jessica. untung yul cepat datang, lagian dua cowok b*****k itu mau cari mati. nich penggemar nya udah pada bwa parang. hhaha….. wkwkw….

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s