Unlike Him [Epilogue]

Hi….

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Epilogue

 

“Sica!!” panggil Yuri. “Ayo kita pergi!”

“Sebentar!” katanya sambil mengikat rambutnya.

“UMMA!!!”

“UMMA!!!”

“UMMA!!!”

“Yah! Tunggu aku!” teriaknya sambil berlari mengejar mereka.

“Umma!” tuntut satu orang, meminta digendong oleh wanita berambut pirang itu.

Jessica tersenyum dan berlutut di hadapan gadis kecil itu, membuat mata mereka sejajar. “Oke, kemarilah!”

“Yay! Nado!” pinta yang lainnya, mengangkat tangannya ke udara, pada Jessica.

“Sini dengan Appa!” Yuri turun tangan dan anak kecil itu mengangguk penuh semangat, berlari ke dalam pelukannya.

“Kenapa Yoong dan Hyun digendong Appa dan Umma sementara aku berjalan?” Jisoo yang berusia 7 tahun cemberut, melihat kedua adik kembarnya digendong orangtuanya.

“Oh, kau mau naik ke punggung Appa?” Yuri menawarkan.

“Whii!!” Jisoo bersorak dan dengan segara memeluk ayahnya dari belakang.

Keluarga itu baru saja menyelesaikan piknik mereka ketika mereka memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar. Kwon Yoona dan Seohyun adalah putri kembar Yuri dan Jessica. Keduanya begitu lucu dan cantik, saat ini mereka telah menginjak usia 4 tahun.

“Umma, kodok!” tiba-tiba Seohyun menunjuk saat ia melihat sebuah katak yang melompat-lompat ke semak-semak.

Jessica terkekeh melihat kelucuan putri mereka yang paling kecil. Seohyun, sejak usia dini ia sudah menunjukkan bahwa dirinya dapat dengan mudah mempelajari hal-hal baru dan ia juga berbicara lebih awal daripada Yoona, hal ini membuktikan kecerdasannya. Di usianya, ia sudah mengetahui hal-hal seperti itu. Pada kenyataannya, ia sangat jeli dan terus bertanya ini itu. Seohyun dan Jessica mencoba untuk mencari katak itu lagi sementara Yuri, Yoona dan Jisoo berjalan mendekati sungai. Menurunkan putrinya, gadis kecil itu duduk di pangkuan Yuri sementara Jisoo duduk di samping ayahnya.

“Oppa!” panggil Yoona.

Jisoo menolehkan kepalanya ke arah Yoona dan tersentak ketika dirinya hampir mencium seekor katak di tangan gadis kecil itu.

“Yah!!!” sahut Jisoo dengan marah sambil beranjak dari duduknya dan memberikan tatapan dingin yang diwariskan ibunya. Setelah pulih dari kekagetannya, ia melihat ke arah adiknya yang sedang tertawa sementara mata ayahnya terbelalak.

Yuri memiringkan kepalanya. ‘Yoona sungguh anak yang jahil,’ pikirnya dan tertawa melihat anak-anaknya yang tengah saling berkejaran. Yoona sama seperti dirinya, dia sangat senang menjahili saudara-saudaranya. Dan seringkali Seohyun, putri mereka yang paling muda akan selalu berlari menghampiri ibunya, menangis karena ulah kakaknya, Yoona, yang mempraktikkan kejahilannya kepada adiknya. Yoona bahkan pernah mencoba memainkan tipuan pada orangtuanya.

“UNNIE!!!” panggil seseorang dan keluarga itu pun menoleh melihat Tiffany dan Taeyeon bersama putri mereka, Hyoyeon.

“Unnie!!” panggil Yoona, masih melarikan diri dari Oppa-nya.

Kim Hyoyeon berusia satu tahun lebih tua dari Yoona dan Seohyun. Taeyeon dan Tiffany tidak tahu kalau Tiffany bahkan sudah mengandung sebelum Jessica. Keduanya tidak menyadari hal itu dan mereka baru mengetahui berita tersebut ketika Tiffany sudah melewati trisemester pertamanya.

“Yoona! Seohyun! Jisoo Oppa!”

Tiga bersaudara itu berlari menghampiri anak kecil hiperaktif tersebut dan menyapanya. Tidak seperti apa yang telah diperkirakan YulSic sebelumnya, putri TaeNy terlihat berlawanan. Hyoyeon 5x lebih jahil daripada Yoona. Dia juga berisik, orangtuanya tidak tahu darimana dia mewarisi sifat tersebut. Tak lama kemudian mereka berempat bermain di kejauhan sementara orangtua mereka duduk-duduk di bawah pohon besar.

Sama seperti saat mereka SMA dulu, pasangan TaeNy terlihat sedang saling menyuapi Sandwich Tuna yang telah Jessica siapkan, sementara Yuri dan Jessica menonton anak-anak mereka yang tengah bermain dengan bahagia. Jessica duduk di pangkuan Yuri sementara laki-laki itu memeluknya dari belakang.

“Lihat mereka.” Gumam Yuri, mengencangkan pelukannya pada istrinya.

“Berlibur seperti ini memang menyenangkan.” Jessica menghela napas dan memejamkan matanya. Ia merebahkan kepalanya di dada Yul dan ingin beristirahat sejenak.

Yuri menggeser posisi Jessica sehingga dia bisa beristirahat dengan nyaman di pangkuannya sementara anak-anak sibuk bermain. Saat ini Jessica menjabat sebagai Direktur Utama di Jung Enterprises sedangkan Yuri memutuskan untuk tetap menjadi direktur perusahaan, dan pekerjaan itu sangat melelahkan mereka. Semua orang mengira bahwa Yuri akan merasa tidak enak dengan pengangkatan mendadak tersebut namun pada kenyataannya Yuri tidak menunjukkan reaksi negatif apa pun karena ia membuktikan bahwa ia akan mendukung dan membantu istrinya apa pun yang terjadi dan terutama dengan memiliki anak-anak mereka, dan sebuah keluarga yang utuh, ia tidak akan meminta lebih.

Ia mencintai keluarganya dan ia bahkan merasa lebih lengkap saat orangtuanya datang berkunjung, mereka tiba-tiba datang dari Eropa, bersama dengan keluarga Kim, orangtua Taeyeon, untuk bertemu dengan keluarga Jung. Ia merasa bangga untuk mengenalkan putranya kepada orangtuanya dan ia pun tidak menyangka bahwa mereka akan mencintai Jessica yang saat itu tengah mengandung Yoona dan Seohyun, ibunya langsung merangkul Jessica ke dalam pelukan begitu dia melihatnya. Lalu orangtuanya meminta maaf karena tidak bisa hadir di pernikahan mereka sejak orangtuanya saat itu sedang sangat sibuk. Sama halnya dengan pasangan TaeNy, bedanya orangtua Taeyeon mengomelinya karena dia tidak mengundang orangtuanya di pernikahan mereka. Dan mereka bahkan tidak tahu kalau Taeyeon telah menikah, mereka mengetahui berita itu dari interview Mr. Jung di acara berita yang direkam dan dikirim oleh kerabat-kerabat mereka.

Ketika hari mulai gelap, kedua keluarga itu pergi ke restoran favorit Jung Sister, Jessica dan Tiffany, saat SMA dulu. Masing-masing dari mereka memangku satu anak, Hyeyeon duduk di pangkuan ayahnya, Seohyun dengan Aunt Tiffany, Jisoo dengan ibunya dan Yoona dengan Ayahnya.

Saat menunggu pesanan, seperti déjà vu, Tiffany bersama dengan kakaknya dan anak perempuan mereka duduk di meja sementara Jisoo dengan suami mereka masing-masing pergi ke toilet.

“Bukankah sudah lama sejak kita semua makan di sini? Aku senang kita kembali ke sini dan kali ini dengan keluarga kita.” Kata Tiffany sambil membantu Hyoyeon meneguk minumannya.

“Terima kasih mommy!!” kata Hyoyeon dan kembali memainkan ponsel ayahnya.

“Sama-sama sayang.” Tiffany tersenyum.

“Kau benar, Tiff. Aku merasa sedikit tua.” Jessica tertawa.

“Umma,” panggil Seohyun, memotong obrolannya bersama Tiffany, saat itu Seohyun duduk bersama kakaknya, Yoona.

“Ada apa, sayang?”

“Unnie lapar.” Katanya sambil menunjuk kakaknya.

Jessica mendengus dan membuka lengannya untuk Yoona. “Yoona, kemarilah.”

Yoona segera menghampiri dan memeluknya. “Umma.” Rengeknya.

“Kapan Yoona tidak lapar, huh?” goda Jessica, mengecup pipi putrinya secara berulang-ulang, membuat Yoona tertawa. “Aku bertanya-tanya siapa yang shikshin di antara aku dan Yuri.”

“Kau!” jawab Tiffany.

“Yah! Aku bukan shikshin!” bantahnya.

“Shikshin!” kata Tiffany, menjulurkan lidahnya pada kakaknya, membuat anak-anak mereka menertawakan ibu mereka yang bertingkah kekanak-kanakan.

Tak lama kemudian Yuri, Taeyeon dan Jisoo kembali dan makanan mereka pun datang. Terakhir kali Jessica makan di sini, ia tidak bisa memakan steak jadi sekarang ia sangat mendambakan steak juicy dan lezat dari restoran tersebut.

Dengan antusias Jessica memotong-motong steak itu menjadi bagian-bagian kecil sehingga ia dan Jisoo bisa berbagi makanan. Sudah menjadi kebiasaannya, ia mengendus makanannya sebelum memasukan makanan itu ke dalam mulutnya, perutnya mendadak memberontak begitu jaringan tubuhnya mengolah apa yang telah ditelannya. Seketika raut wajahnya terlihat kusut dan ia hampir muntah.

“Kenapa, sayang?” tanya Yuri begitu ia melihat hanya Jisoo yang menyantap makanan mereka.

Jessica menggelengkan kepalanya. “Kau makan saja, Seobang. Jangan khawatirkan aku.” Ia tersenyum meyakinkan. Ia menoleh pada Jisoo yang tengah mengunyah daging itu dengan nikmat.

“Umma, katakan Ah!” kata Jisoo sambil menawarkan seiris steak berukuran tipis kepada ibunya.

Jessica menurut dan membuka mulutnya, namun begitu ia mengunyah daging tersebut sebuah sensasi yang tak asing lagi dirasakannya. Ia menurunkan Jisoo sebelum berlari ke toilet.

“Ugh, jangan seperti ini lagi.” Pikirnya saat ia kembali muntah. Ia merasa bahwa peristiwa ini pernah terjadi sebelumnya.

Yuri berlari dan seketika itu berada di belakang Jessica. “Sayang, kau baik-baik saja? Apa yang terjadi?”

Namun Jessica tidak bisa menjawab saat ia terus memuntahkan isi perutnya.

Begitu ia merasakan bahwa ia telah selesai, ia segera mencuci mulutnya berharap menghilangkan rasa pahit di dalam mulutnya. Dan begitu ia mengingat kejadian yang sama beberapa tahun lalu, tangannya langsung mendarat di perutnya.

“Jangan bilang kau…” Yuri menghentikan ucapannya, matanya terbelalak.

BENAR-BENAR DÉJÀ VU.

 ~FIN~

huahhh akhirnya selesai juga nih fanfic, big thanks to you guys yang udah setia nunggui gue update apalagi ikut komen, thanks 😀

i’m also thanking the author for giving me the permission ^^

*update terakhir sebelum gue hiatus buat UAS* byong 😀

happy new year n holiday. Hope you get the best holiday ever haha c u next year fellas~

credit: zhel @SSF

boiboi~

Advertisements

49 thoughts on “Unlike Him [Epilogue]

  1. Yg bener aja tuh klo sica hamil lagi hahaaa, ngalahin byun couple yg baru pnya anak satu ckckcK yulsic rajin banget bkinya wkwkk

  2. Annyeong,,
    Jiahahahahhahaha ngak kbyang hyo jdi ank taeny,,dan hyunie mlah ngungsi jd ank yulsic krain soojung yg bkal jd adik yoong,,,,
    Yulsic bnr2 mnglahkn couple byun,,taeny aj msih betah dngan 1 ank tp klkuan ny lbih dri mngurus 10 anak,,,
    Sica hamil lgi,,,hahahaha yul mmng jgo ya,,,sdh bkin aj smpai trbntuk BB dan GB,,,
    Bnr2 akhir nyang bhgia bwat taeny dan yulsic,,,,
    Ok siip
    Ttap smngat,,,
    Smga UAS nya lncar,,,
    Gomawo,,,,

  3. keluarga kwon dan kim yang bahagia ya..
    senang lihat mereka..
    hahaha mereka jahilnya minta ampun..
    oh my good, benran sica onnie hamil lagi ??
    deabak, yul oppa jjanng..
    cepat amat..
    see you and fighting friend..
    sampai juma di cerita yang lain nya..

  4. whaaaatt yulsic mo pnya baby lg, aiguuuuuuuu
    doyan bngt ya yulsic bikn anak, waahh yul appa memng pncetak gol yg hebat wkwkwkwk
    senengnya ngeliat smuanya happy ending

  5. wah yul hebat kalo sica hamil lg, banyak anak banyar rejeki kkkk
    makasih jg tarra udah nerjemahin ff2 yg bagus.
    happy new year and holiday too
    hitusnya jgn kelamaan 😀

  6. hyo anak.y tenih?? ngk kebayang gimna gokil.y kehidupan mreka hahaha

    eh busettttt hamil lgi?? sica tekdung lgi? widihhhh abang yul emejing bngt ini!!! haha skalian aja buat tim sepak bola wkwkwk
    aniway,thanks for u update taraaaaa hehe

  7. aigoo.,, tumben Yoong sma Hyun jdi sodara kembar., 🙂
    Yoong kau sangat jahil tpi Hyo 5x lbih jahil 😆
    Hyunie slalu membanggakan 😀
    .
    oh y Tarra aku sdh mention tpi knp aku blm dpt pw bwt MVTYL yg di protect.,??
    blehkah aku minta pwny.,,???
    smoga kau mndptkan pw itu 🙂 aku sangat berharap 😆
    oke makasih.,,,

  8. yeyyy akhirnya happy ending story ☺
    ya ampun itu Jess hamil lagi?? haahhah
    gak kebayang yulaic punya banyak anak.
    ditunggu ff yg lain thor

  9. Jessica hamil lagi?! haha, yaampuun. emg brp ronde sih kalian kalo main, hm? *mendadak byun*
    Seneng juga sih, akhirnya TaeNy punya anak juga, walaupun ttp kalah sama YulSic (??) =))

  10. Annyeong …..
    Wahhh finally ,,,kkeeee
    Gk nyngka yoonhyun jdi aank kmbar yulsic ..tp lucu jg ,,kkkee
    Sweet dah ni kluarga,.. ak jdi kngn moment mreka d real life ><
    Thanks jg buat tarraaa yng udh trans this fanfict ….kkkee
    Dtunggu yulsic lgi deh …. UAS jg smga lncar …..
    SEMANGAAAAAAAAAT

  11. wah Sicca hmil lgi tuh kyak nya,, mantep bnget dah Yul, msa psangan byun klah wkwkwk…
    Tpi gue puas nih bca epilog nya.

    Thx yo Tarra dah selesain nih ff.
    Thx jga udh apdet ybtp & ibtp.
    Semangat buat uas nya,
    klo udh selesai cpet blik ye.
    Oke see u next year…
    Bye…

  12. Woooooowwww kembaarrr anak YulSic,, dan duh itu panny sampe ga ngeh klo udah hamil,,, hahhab
    YulSic mau punya anak lagiiiii,,, deuuhhh hahahahahah doyan,,

  13. yulsic punya baby lg,,,!!!!
    wow daebakkk….
    gen yul mantp hbisss haha,,,

    happy ending yg sempurna…wkwk

  14. Uwaaa akhirnya selesai juga maraton ffnya
    Gilaakk sekali langsung kembar. Weit buset itu hamil lagee? Warbiyasah hahaha
    Gomawo tarra udah susah payah buat nerjemahin ke indo biar dinikmati para kaum delulu hahaha

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s