My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 10]

Update di tengah-tengah UAS 😀 mumpung ada wifi keke

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 10

 

Tiffany berada di ruang OSIS. Sekolah telah usai namun ia masih terjebak dengan beberapa pekerjaan. Ia ingin memastikan semua dokumen untuk karnaval bulan depan sudah benar-benar beres dan sebagai ketua, Tiffany harus melakukannya dengan benar.

“Fany-ah.”

Ia bisa merasakan sepasang tangan yang melingkar di lehernya dan embusan napas hangat di kepalanya.

“Tae. Semakin sering kau menggangguku, semakin lama juga aku bisa menyelesaikan pekerjaanku.”

Taeng tersenyum. Ia melepas gadis itu dan duduk di dekatnya. Pandangannya tetap terpaku pada gadis di depannya.

“Berapa lama lagi?”

Tiffany tidak melihat ke arah Taeng dan menggelengkan kepalanya. Taeng menggaruk belakang kepalanya. Tiba-tiba ia tersenyum lebar, ia mencondongkan tubuhnya ke depan dan mencium bahu gadis itu. Dengan perlahan ia lalu bergerak ke bawah dan meninggalkan jejak ciumannya. Tiffany tidak bisa berkonsentrasi jika Taeng terus melakukan hal itu. Ia masih merasa gemetar meskipun ciuman-ciuman itu tidak mendarat di kulitnya.

“Tae. Kumohon hentikan. Aku tidak bisa berkonsentrasi.”

Taeng ignores her and go up and nibbles on the girl ear. Lucky them, no one is inside the room. Tiffany couldn’t control herself anymore and turn around before glue their lips together. Taeng smirks. He deepens the kiss and held tight on the girl waist. Tiffany closes her eyes and tilts her head a bit. Taeng waits for Tiffany to open her mouth before starts to taste her all over. Their tongue battles furiously. Tiffany let go of the kiss and pants. Taeng caresses the girl cheek. (a/n sorry gak mau translate lol)

“Aku tidak mau kau terlalu banyak bekerja. Malam sudah semakin larut.”

Tiffany membuka matanya dan menatap Taeng. Laki-laki itu selalu perhatian padanya. Dia bukan lagi Taeng yang pernah ia kenal dulu.

FLASHBACK

“Kau mencintai siapa?”

Raut wajah Jessica menunjukkan betapa terkejutnya ia mendengar berita itu. Tiffany berusaha menjelaskannya pada Jessica.

“Aku mencintai Tae, Jess. Aku tidak bisa menyangkalnya.”

Jessica menatap Tiffany dengan raut wajah marah. Ia tahu Taeng adalah sahabat Yul tapi laki-laki itu adalah brandal sekolah. Setiap gadis adalah sasarannya.

“Dia si brandal sekolah Tiff! Apa yang kau lihat dari seseorang seperti itu?”

Tiffany berusaha menenangkan Jessica namun gadis itu hanya menyilangkan tangannya dan menatapnya dengan marah.

“Dia memang brandal sekolah, tapi itu dulu. Dia tulus Jess. Dia mencintaiku.”

Jessica tidak memercayai telinganya, Tiffany benar-benar jatuh cinta pada si brandal itu?

“Kumohon Jess. Aku bilang ini padamu karena aku tahu kau akan mendukungku. Aku membutuhkan persetujuan sahabatku Jess, sebelum aku bisa mengenalkan dia pada keluargaku.”

Jessica melihat ke arahnya. Tangannya yang tersilang melonggar.

“Keluargamu? Taeng ingin menemui keluargamu?”

Tiffany mengangguk bahagia. Jessica tersenyum selebar mungkin dan memeluk sahabatnya.

“Tapi kalau dia menyakitimu. Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri!”

END OF FLASHBACK

Tiffany terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri dan itu membuat Taeng khawatir.

“Fany?”

“Huh?”

Tiffany melihat ke arah Taeng dengan ekspresi bingung. Taeng terkekeh.

“Kau melamun lagi.”

Tiffany menunduk menyembunyikan wajahnya yang memerah. Taeng menggunakan tangannya dan mengangkat dagu Tiffany untuk menghadap ke arahnya.

“Kemasi barang-barangmu. Aku akan mengantarmu pulang.”

~~~;~~~;~~~

Donghae menonton sebuah video dan tersenyum sinis. Ia tidak membenci Jessica namun ia melakukan itu karena Yul. Untuk balas dendam. Ia mengunggah video tersebut ke internet dan men-tag setiap teman sekolah yang dikenalnya.

“Mereka akan melihat wajahmu juga.”

Donghae menoleh pada temannya dan tersenyum sinis.

“Aku tidak bodoh. Saat aku merekamnya, aku memastikan wajahku tidak terlihat.”

Temannya tertawa, dia menonton video itu juga.

“Dia memiliki tubuh yang bagus. Aku iri padamu!”

Donghae kembali melihat ke video dan mengetik nama video tersebut.

+++

Yul tengah dalam perjalanan untuk membelikan Jessica sesuatu karena ia ingin memulai lembaran baru dengan gadis itu. Setidaknya dengan menunjukkan kepeduliannya mungkin masalah-masalah ini akan selesai dengan sendirinya. Yul tersenyum memikirkan saat-saat mereka pulang ke rumah tadi.

FLASHBACK

Yul merebahkan Jessica di tempat tidur dan pergi ke lemari untuk menemukan pakaian ganti yang cocok untuk gadis itu. Ia menemukannya dan memberikan pakaian itu pada Jessica sementara pandangannya berkeliaran ke sana ke mari. Ia masih sedikit malu dengan apa yang terjadi di sekolah sebelumnya.

“Ini. ganti dengan ini.”

Jessica mengambil pakaian tersebut dengan wajah yang masih memerah. Peristiwa yang terjadi sebelumnya hilang dari dalam benaknya ketika Yul datang dan menyelamatkannya. Jessica menatap lantai, ia tidak bisa melihat Yul dengan keaadaan tersipu malu. Yul hanya berdiri di sana.

“Yul…”

Yul langsung memotong ucapannya.

“Kau menginginkan sesuatu?”

Jessica bisa merasakan suasana di dalam kamar itu memanas. Ia perlahan melihat ke arah Yul.

“Kau…tidak keberatan…melihatku…ganti baju?”

Wajah Yul tiba-tiba memerah. Itulah sebabnya Jessica belum juga mengganti pakaiannya. Yul segera pergi ke kamar mandi dan mengunci dirinya di sana. Ia lalu mengingat sesuatu dan membuka pintu, ia pergi keluar dan kembali berdiri di depan Jessica sambil memainkan jari-jarinya.

“Er…a-aku…BOLEHKAHAKUMELIHATMU?”

Wajah Jessica semakin memerah. Jessica melakukan hal yang sama seperti Yul tadi namun tidak seperti Yul, ia mengunci pintu kamar mandi itu dan tidak keluar.

‘Pabo Kwon Yul!’

Yul menepuk keningnya secara berulang-ulang. Ia menghela napas.

“Yah Kwon Yul! Kenapa kau mengatakan itu? Sekarang dia akan mengira kau mesum!”

END OF FLASHBACK

“Apa yang kau lakukan padaku, Sica? Aku sangat jatuh cinta padamu.”

Yul tersenyum seperti orang bodoh. Tidak diragukan lagi, ia tidak bisa berhenti mencintai Jessica. Ponselnya berdering, Yul melihat nama pemanggil yang tak dikenalnya dan menjawabnya.

“Halo?”

“Kwon Yul.”

Ia bisa mendengar orang asing itu menertawakannya. Kening Yul berkerut.

“Kurasa kau harus membuka internet dan menontonnya.”

“Menonton apa?”

Orang asing itu hanya tertawa dan mengakhiri panggilan. Yul terlihat bingung, ia lalu menggunakan ponselnya dan masuk ke internet.

“Sebuah video?”

Yul memandang berkeliling dan menemukan sebuah bangku di dekat taman, ia berjalan ke sana dan duduk di bangku tersebut. Yul memainkan video tersebut dan matanya terbelalak melihat isi video itu.

wpid-sica.jpg

“Jessica….”

Yul bisa mendengar desahan-desahan dari suara yang tak asing lagi. Gerakan Jessica di dalam video tersebut membuat Yul menggenggam ponselnya dengan sangat kuat. Hatinya hancur berkeping-keping. Luka lamanya kembali berdarah. Yul menghentikan video tersebut, ia tidak sanggup melihatnya lagi. Ia mendongak dan melemparkan ponsel itu ke danau. Tanpa sadar, pipinya basah karena air matanya.

+++

Jessica masih menunggu Yul pulang, dia berjanji akan segera kembali namun sekarang sudah larut malam dan Jessica mulai merasa khawatir.

FLASHBACK

“Aku mau pergi membelikanmu sesuatu keluar.”

Jessica melihat Yul dengan malu-malu dan menganggukkan kepalanya. Yul menghampirinya dan membungkuk sedikit untuk mencium kening gadis itu. Jessica terkejut, ia mendongak dan ia bisa melihat Yul tersipu juga.

“Mulai dari sekarang bolehkah aku melakukan itu?”

Jessica menganggukkan kepalanya perlahan, Yul tersenyum padanya dan berjalan mundur ke pintu. Sebelum ia pergi, ia berbalik untuk menghadap Jessica.

“Aku tahu…aku selalu bersikap dingin padamu. Maafkan…aku. Mulai dari sekarang, aku janji aku akan menjagamu.”

END OF FLASHBACK

‘Kau di mana Yul?’

Jessica mengeluarkan ponselnya dan memanggil nomor Yul lagi namun tetap tidak ada jawaban. Jessica menekan nomor Tiffany dan memanggil sahabatnya.

“Jess?”

“Fany. Yul belum pulang juga. Aku khawatir.”

Jessica mulai menangis lagi, firasatnya mengatakan sesuatu telah terjadi pada Yul dan entah mengapa ia merasa itu ada hubungannya dengan Donghae.

“Jangan keluar, Jess. Aku akan menelepon Taeng. Kami akan menjemputmu.”

Jessica mengakhiri panggilan dan menunggu kedatangan Tiffany. 10 menit kemudian, dua buah mobil tiba di rumahnya. Orangtua Jessica tidak ada di rumah sehingga Tiffany tidak peduli untuk berteriak pada Jessica. Jessica berlari menghampiri Tiffany yang telah keluar dari mobil Taeng dan memeluknya.

“Yul hilang. Aku takut terjadi sesuatu padanya.”

Tiffany melihat ke arah Taeng dengan ekspresi cemas. Sooyoung berada di mobil lain sendirian. Taeng memberitahu dia sebelumnya.

“Aku dan Tiffany akan pergi mencari Yul. Soo bisakah kau menunggu dengan Jessica untuk berjaga-jaga kalau Yul kembali? Kita tidak bisa meninggalkan Jessica sendiri. Siapa yang tahu jika seseorang memutuskan untuk datang ke rumahnya malam ini?”

Sooyoung mematikan mesin mobilnya dan mengangguk pada Taeng. Tiffany melepaskan pelukan Jessica dan menyeka air matanya.

“Kami akan menemukan Yul. Jangan khawatir.”

Tiffany masuk ke dalam mobil dan Taeng melajukan mobilnya. Jessica masih menangis dan Sooyoung tidak tahu harus berbuat apa, ia menggaruk kepalanya.

“Erm…kurasa kita harus masuk ke dalam. Udara di luar sini dingin.”

Jessica tidak berpindah tempat. Sooyoung melihat padanya.

“Jessica, jangan khawatir. Dia akan selamat. Kau sedang hamil, ayo kita masuk.”

Air mata Jessica mulai menetes lebih banyak ketika ia mendengar kata hamil. Bayi ini bukanlah bayi Yul. Sooyoung teringat akan apa yang dikatakan Sunny sebelumnya. Ia menghampiri gadis itu dan memeluknya.

“Aku membencimu atas semua yang sudah kau lakukan pada Yul dan Sunny. Terutama Sunny. Aku membencimu atas semua masalah yang sudah kau buat. Aku membencimu karena kau menjauhi kami. Aku membencimu karena kau menyalahkan Yul. Tapi aku tidak bisa membencimu karena menjadi temanku.”

Sooyoung tersenyum sedih.

“Aku teman yang buruk kalau aku tidak bisa memaafkanmu. Aku teman yang buruk kalau aku bilang aku membencimu dan aku teman yang buruk kalau aku tidak memberimu kesempatan kedua. Jessica, aku tahu kau mengalami kesulitan atas semua yang terjadi, tapi aku ingin kau tahu bahwa tidak peduli apa pun kau masih memiliki teman-temanmu di sekelilingmu. KAU MASIH MEMPUNYAI KITA. Jadi, jangan menangis dan percayalah pada kami. Kami akan membawa Yul pulang.”

Jessica menganggukkan kepalanya dan Sooyoung membawa gadis itu masuk.

~~~;~~~;~~~

“Yul?”

Yul menolehkan kepalanya dan melihat Victoria di belakangnya. Ia tersenyum lemah, Victoria menyadari hal itu.

“Bolehkah aku duduk di dekatmu?”

Yul mengangguk dan mengizinkan Victoria duduk di sebelahnya. Victoria melihat mata laki-laki itu merah.

“Yul? Apa yang terjadi?”

Yul melihat ke Victoria dan tidak bisa menghentikan air matanya yang mengalir. Victoria menangkup pipinya dan menyeka air matanya. Ia memandangi wajah yang sangat ia cintai.

“Kau bisa menceritakannya padaku, Yul.”

Yul tidak tahu harus memulai dari mana. Ia merasa tidak berguna dan bodoh.

“Yul, apa ini karena video di website sekolah?”

Yul mengepalkan tinjunya kuat-kuat. Victoria melihatnya dan meletakkan tangannya di atas tangan Yul.

“Aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini, Vic. Rasanya sakit sekali.”

Victoria menatap Yul dan tersenyum.

“Aku membenci Jessica karena dia merebut kau dariku. Aku membencinya karena membuatmu terluka. Dia gadis yang beruntung untuk memilikimu, Yul. Aku tahu ini sulit Yul tapi dia membutuhkanmu sekarang.”

Yul menatap Victoria.

“Ketika kita berpacaran, aku menyadari kau tidak pernah mengatakan kalau kau mencintaimu. Aku selalu bertanya kenapa. Tapi kemudian aku tahu kenapa. Kau MENCINTAI JESSICA. Kau tidak pernah melupakan dia, kau hanya menyingkirkan perasaan-perasaan yang berada jauh di dalam hatimu. Yul. Aku bisa berjuang untuk mendapatkanmu tapi aku memilih tidak karena bagaimanapun kalian berdua ditakdirkan untuk bersama.”

Yul bergeser di kursinya. Victoria membuat Yul menolehkan wajahnya sekali lagi.

“Aku tahu dia berbuat salah sebelumnya, tapi dia tidak layak untuk diperlakukan seperti ini, Yul. Semua orang di sekolah membenci dia. Dia kehilangan segalanya, Yul. Sekarang, dia hanya memilikimu. Tanyakan pada dirimu sendiri. Bisakah kau berhenti mencintai dia?”

Yul menatap ke tanah. Bisakah ia berhenti mencintai Sica? Keheningan Yul membuat Victoria mengalihkan tatapanya dari Yul.

“Aku iri padanya. DIA MEMILIKIMU.”

Yul mengangkat kepalanya dan menghadap Victoria.

“Kenapa kau membantuku, Vic? Aku menyakitimu.”

Victoria tersenyum. Seulas senyum tulus.

“Karena melihatmu bahagia akan membuatku bahagia meskipun cintamu bukan untukku.”

Yul memandangi danau dan menggenggam tangan Victoria.

“Semoga kau menemukan seseorang yang akan mencintaimu lebih daripada aku.”

~~~;~~~;~~~

TBC

asli gue sebel banget sama UAS Functional Grammar tadi hahah

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

57 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 10]

  1. Bahaha tarra nii author yg bikin gue ngakak.. Klw ada yg errr~ dikit kgak translet.. Kn itu kissing doang… Mkasi tarra udh update disela2 uas nya.. Ditunggu lnjutannya abis nii yul brantam ma sica ngk ia?..

  2. Donghae jahat amat.. Nyebelin.. Kasian Sica kalau ditinggal ma Yul.. Semoga Yul kembali sadar dan kembali ke sica lagii.. Semangat thor !!

  3. Annyeong
    Hadeuhhh bru jga snyum lhat yulsic mlai dkat,,tp jd lngsung ksal gr2 ikan cupang pkai acra nybrin vdeo xx nya hadeuhhhhh jhat bnget t ikan,,,,smga yul lbih bjksna lgi ksian sica bkln smkin d bnci tu,,,
    Ok siip mksih update nya d tngah sbuk nya UAS,,
    Next d tunggu
    Ttap smngatttttttt
    Gomaomao

  4. Dasar ikan!!!!-_-
    Yuldad jessmom butuh kamu!
    Sooyoung akhirnya bisa maafin jessmom juga^_^
    Auntyvic baik banget^_^ bisa ngerelain yuldad tapi ini nggak boong kan auntyvic?.-.

  5. yulsic baru aja mau mulai kembali hubungan mereka tapi si dongo kembali merusak hubungan mereka dan gw makin ga sabar melihat YulTaeSoo menghajar habis2an si dongo and the gank
    ditunggu lanjutanya tarra

  6. Itu si donghe apaansi bocah banget temen temennya juga pd kek apa tau itu iyuh… Yul ampe nangis gitu sabar ya yul… Sica jahat juga si ahhh tp tp tp ah sudahlah yulsic badai banget haha

  7. Annyeong ….finally update jg ,thanks pkokny d tngah uas lgi ..kkkeeee
    So,s muka ikaaaan bner” benci lah ..kwon yul kuatkan hatimu, s ikan mga cpet.dpt gnjaran nya deh ..><
    Tp ngkut bingung jg klo msalah sica . ,

    Vict your so beauty full,bnran deh ….kkke
    Pnasaran next chap nyah ,so d tunggu aj …
    SEMANGAAAAAAAAAAAT

  8. Hadehhhhhhh……si ikan cri gara2 minta d goreng tu biar gk cri masalah mulu n gangguin yulsic…
    Bener kata vic tu yul si sica ny jng d tinggalin….
    Akhirny soo mau maafin sica…
    Thor, prince yuri ny kapan d lanjut lg…

  9. Waduh donghae kurang ajar bgt tuh
    Yul u harus ttp setia ma sica,,jangan kepancing emosi
    Sica tenang ajadeh yul ga papa kok

  10. Yulsic di takdirkan untuk bersama, jdi sekuat apapun badai yg menerpa mereka akirnya akan ttp bersama 🙂

    Yul namja yg baik,, dy pasti mengerti dan akan menerima sica kembali 😉

    Donghae??? Go to hell !!!

  11. pengen gue timpuk batubata tu si ikan, sialan bngt dah….
    Smoga omongan vic bkin yul gak benci lagi sma sica gegara abis liat videonya… Next tarra

  12. Vic masih ad gue ko.. itu ikan cucut minta gue cincang.. poor Jessie.. pngen liat dunk video Jessie yg real kaya gto ad ga.. hahahah

  13. tara knp gk di translate aja kekeke.
    aah donghae jht amt sih sebel da
    aku suka vic di sini baik bgt sama yul hmmm
    lanjut tara dan makasih ya 🙂

  14. yaelah nih dikit amat ya……
    yulsic udh mulai brmanis2an nih cieeee….
    haduh tuh si ikan mnta di jitakin, gangguin yulsic aja sih, msh pensran sbnernya si ikan ada maslah apa sm yul
    lama2 kasian jg liat sica, nangis trus sedih trus, udh yul blk lg sono sm sica, dia lg butuh km
    taeny mah ckckckck

  15. aiss taeng oppa gak hilang-hilang penyakit byuntaeng nya..
    ah kasihna sica onnie, baru aja berbaikan sama yul oppa uda dapat masalah baru lagi..
    semoga yul oppa gak salah dalam mengambil tindakan lagi, yul oppa jangan benci sivmca onnie lagi..
    kasihan dia, pasti sekarang sica onnie semakin dibenci to sama semua orang..
    aiss namja ikan itu kenapa jahat banget sih ??
    apa semua permasalahan dikeluarga yul oppa sebenarnya perbuatan dia ??
    aiss sebel gue lama-lama sama si ikan itu..
    lanjut tarra, selalu ditunggu ceritanya..
    soory gue baru baca lagi kelanjutannya..
    see you and fighting..

  16. Ishhhhhh,, di saat hbungan yulsic dh mulai membaik si ikan muncul buat kekacauan, rsekkk bner deh tu si ikan,, yul hrus sbar y jgn nyerah buat maafin jessica.

  17. annyeong…

    Ih, mkin ke sni, gue mkin benci ma si ikan…pengen gue *****.

    Krakter nya Vic kren deh, salut ma dia mga krakter nya ntar g’ brubah d sni.

    Pngen ngakak tiap ada yg g’ d transletin d sni,hahaha…

  18. Hae gila, nyebelin bgt. Akhirnya soo baikan sama sica. Vix bijak bgt. Yul plg lah, kasian sica nungguin wkakkwk

  19. sungguh bijaksana nya kau vic walau kau pernah terluka karna mencintai seorang kwon yul.
    d an syoo terima Kasih krn sdh memberi kesempatan ama jessi.
    gw kenapa ya?. lebay banget. # plaaaaak# hahaha….wkwkwk

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s