My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 11]

WOAH i’m free!!! miss me my update? kekeke here you go… udah gak gue protect soalnya blog gue kembali aman dari makhluk cialan XD

enjoy~

~~~;~~~;~~~

Chapter 11

 

“Kau ke mana saja, Yul?”

“…..”

“Jessica menunggumu dengan khawatir.”

“…..”

“Seharusnya kau menelepon.”

“…..”

Taeng menghela napas, ia menyerah berusaha untuk memulai percakapan dengan Yul. Tiffany menolehkan kepalanya untuk menghadap Taeng dan tersenyum menenangkan.

“Yul, jangan buat Jessica khawatir. Dia sedang hamil dan wanita hamil tidak boleh merasa tertekan.”

Yul tidak menanggapi pernyataan Tiffany, ia hanya menatap ke kaca jendela. Ketika Tiffany hendak menyerah, suara Yul bergema di dalam mobil.

“Apa kau mencintai Taeng, Tiff?”

Taeng melihat ke arah Yul dengan aneh.

“Aku mencintainya dengan sepenuh hatiku.”

Tiffany diam-diam tersenyum pada Taeng, laki-laki itu tetap melihat ke jalanan dengan perasaan senang di dalam hatinya.

“Jika Taeng berselingkuh darimu, apa yang akan kau lakukan?”

Tiffany terkesiap, ia tahu ke mana arah pembicaraan ini tertuju dan ia membencinya. Tiffany harus menjawab pertanyaan ini dengan hati-hati.

“Aku akan marah padanya.”

Pandangan Yul masih tertuju keluar. Ia bergeser sedikit.

“Apa kau akan memaafkan dia?”

Taeng bisa merasakan suasana tegang di dalam mobil. Kenapa Yul menanyakan semua pertanyaan ini? dengan tenang Tiffany menjawabnya.

“Aku tidak akan memaafkan dia setelah dia mengkhianatiku. Tapi aku akan memberikan dia kesempatan kedua untuk membuktikan dirinya dan berubah menjadi lebih baik.”

Tiffany tidak memalingkan mukanya, ia harus mengetahui jawaban Taeng. Yul memandangnya tanpa ekspresi.

“Meskipun dengan seseorang yang pernah kau sebut teman?”

FLASHBACK

“Aku akan kembali. Kau masih berhutang steak besar itu padaku, tahu.”

Donghae memukul bahu Yul dan tertawa. Yul mengerang kesakitan namun ia tersenyum. Donghae akan meninggalkan Korea karena ada urusan keluarga. Ia merupakan sahabat terbaik Yul selama setahun ini.

“Jadi aku terjebak di sini bersama Kyuhyun?”

Kyuhyun memelototi Yul sementara dua orang lainnya tertawa terbahak-bahak.

“Yah! Aku bukan bayi! Aku bisa menjaga diriku sendiri!”

Donghae mengacak-acak rambut adiknya.

“Ya, kau memang bayi. Lakukan yang terbaik Hyun. Aku mendukungmu!”

Laki-laki yang lebih muda itu mengangguk sambil tersenyum lebar. Yul tersenyum melihat dua saudara ini bersama-sama untuk yang terakhir kalinya hari ini.

END OF FLASHBACK

Taeng menghentikan mobilnya. Ia mencengkeram roda kemudi.

“PERNAH KAU SEBUT TEMAN. YUL. Dia bukan lagi teman kita.”

Yul baru saja akan membuka mulutnya lagi ketika Taeng yang keluar dari mobil juga menariknya keluar. Tiffany terkesiap, ia tahu ekspresi di wajah Taeng itu. Dia marah. Taeng mendorong Yul hingga terjatuh.

“Hentikan semua ini Yul! Aku sudah muak!”

Yul bangkit berdiri dan menatap Taeng. Ia mengepalkan tinjunya.

“Aku biarkan kau menyakiti Jessica dan aku biarkan kau berbicara kasar padanya! Tapi aku tidak bisa menoleransinya lagi! Teman-teman yang lain sudah memaafkannya Yul! Sadarlah!”

Mata Yul dipenuhi amarah. Ia maju selangkah.

“Kau tidak TAHU apa yang kurasakan, Taeng! Jadi diamlah!”

Taeng berusaha untuk menenangkan dirinya namun pandangannya masih terfokus pada Yul.

“APA YANG KAURASAKAN? YUL! KAU BUKANLAH ORANG YANG DILEMPARI SAMPAH SETIAP SAAT DI SEKOLAH ATAU ORANG YANG MENDAPATKAN SOROTAN DARI GURU-GURU! MEREKA MENYERANG DIA, YUL! Dan kau ingin aku memahami perasaanmu? Semua ini hanyalah omong kosong!”

Yul mendengus. Taeng tidak bisa memahami perasaannya.

“Dia mengandung bayi orang lain! Bagaimana PERASAANMU KALAU SESEORANG DATANG DAN MENGHAMILI TIFFANY?”

Kata-kata itu sudah melampaui batas. Taeng mencengkeram tinjunya kuat-kuat dan menghajar Yul. Ia meninju laki-laki itu dua kali. Yul berusaha mengelak namun ia tidak bisa melawan Taeng ketika berurusan dengan kecepatan. Yul mencoba melawannya dengan melayangkan pukulannya sendiri namun Taeng berhasil menahannya dan dengan cepat mendaratkan pukulan di wajah Yul dan menendang perutnya. Yul mengerang kesakitan, ia berlutut di tanah. Taeng menghampirinya lagi dan menendang wajahnya dengan lutut. Yul mengangkat tangannya di depan wajahnya namun ia terlambat. Pukulan itu kembali mengirim Yul ke tanah, bibirnya berdarah. Taeng meraih kerah bajunya dan mengangkatnya.

“Aku sudah muak denganmu! Jessica membutuhkanmu, Yul! Dia berbuat kesalahan tapi dia sudah menerima hukumannya sekarang! Bersikaplah dewasa!”

Tiffany berlari menghampiri Taeng dan menggenggam lengannya. Ia berharap semoga itu bisa sedikit menenangkannya. Yul masih tidak menanggapi. Taeng melepaskannya dan menarik Tiffany bersamanya. Lalu ia mendengar suara tangis. Yul menangis. Sesuatu yang jarang dilihat Taeng.

“A-aku mencintai…dia…tapi aku tidak tahu…harus berbuat apa…”

Kata-kata Yul bercampur dengan tangisannya.

“Aku tidak tahu…harus berbuat apa…”

Taeng berbalik dan kembali menghampiri Yul dan memeluknya.

“Kami akan membantumu Yul. Aku berjanji.”

+++

Jessica melirik ke pintu, ia telah melakukan itu untuk yang kesekian kalinya. Sooyoung geleng-geleng kepala dan menghela napas dalam-dalam.

“Jessica, jangan khawatir. Yul akan kembali dan masuk melalui pintu itu. Berhentilah melihat ke pintu.”

Mata Jessica sembab karena terlalu banyak menangis. Sudah hampir larut malam dan masih tidak ada tanda-tanda dari Yul atau TaeNy. Ia menolehkan kepalanya dan melihat ke TV namun acara di TV tersebut tidak bisa menghentikan kekhawatirannya. Jessica menoleh ke pintu lagi ketika ia mendengar suara seseorang di luar. Pintu pun terbuka menampilkan Yul, Tiffany, dan Taeng di belakangnya. Jessica akhirnya bisa tersenyum dan berlari menghampiri Yul. Ia memeluk laki-laki itu dengan erat. Yul merangkulkan tangannya di tubuh gadis itu. Wajah Jessica terbenam di dada Yul namun mereka bisa mendengar suaranya.

“Kau pergi ke mana? Aku sangat khawatir. Jangan lakukan itu lagi.”

Tiffany dan Taeng memandangi Yul dan Jessica dengan raut muram. Baik Yul maupun Jessica merasa terluka dan sakit. Kehidupan mereka terlihat rumit. Jessica melepaskan pelukannya dan memandang Yul. Ia melihat luka di bibirnya.

“Yul? Bibirmu terluka. Apa yang terjadi?”

Yul tidak menanggapi pertanyaannya namun tetap memeluk pinggang gadis itu. Ia melihat sekelilingnya dari Sooyoung ke Tiffany dan ke Taeng.

“Terima kasih teman-teman. Tapi bisakah kalian meninggalkan kami berdua saja?”

Memahami kata-katanya, mereka bertiga mulai berjalan keluar dari rumah. Taeng dan Yul saling bertatapan sebelum Taeng berpamitan dan tersenyum. Yul menganggukkan kepalanya juga. Jessica terlihat bingung, ia mendongak dan menatap Yul. Laki-laki itu membawanya ke sofa dan duduk. Mereka duduk dengan saling berhadapan. Yul memegang tangan Jessica dan mengusap-usapnya dengan lembut.

“Sica. Aku ingin kita saling jujur malam ini. tidak ada lagi kebohongan. Hanya kebenaran.”

Jessica menganggukkan kepalanya perlahan. Yul menarik napas dalam-dalam, ia harus mengetahui semuanya. Semua yang terjadi saat ini membuatnya bingung.

“Apa kau MENCINTAIKU?”

Mata Jessica mulai berkaca-kaca, ia menunduk namun Yul menangkup dagunya dan mengangkat wajahnya lagi.

“Katakan padaku Sica. APA KAU MENCINTAIKU?”

“A-aku…m-mencintaimu…”

Yul menghela napas. Ia menggerakkan tangannya dan membelai lembut pipi gadis itu.

“Sejak kapan?”

Jessica menatap Yul dan air matanya jatuh secara perlahan. Yul menghapus air matanya dengan ibu jari mengisyaratkan Jessica agar tidak takut.

“Sejak pertama kali aku melihatmu. Saat pertama ketika Yoona mengenalkanmu padaku.”

“Kenapa kau tidak memberitahuku?”

Yul bisa merasakan jantungnya berdebar. Ia tidak pernah tahu bahwa Jessica memiliki perasaan untuknya.

“Aku seorang perempuan, Yul. Aku tidak bisa mengatakan perasaanku begitu saja. Kau ingat malam terakhir kita chat? Aku membalas kalau laki-laki itu adalah kau. Kau tidak membacanya?”

Yul mengingatnya. Ia meraih tangan Jessica.

“Setelah apa yang terjadi pada Yoona, aku tidak pernah membukanya lagi. Itu mengingatkanku padamu.”

Jessica memegang tangan Yul di pipinya. Yul bisa merasakan dirinya kecewa mendengar semua ini. Selama ini, Jessica mencintainya.

“Tapi kenapa kau pergi pada Donghae?”

Jessica merasa tegang mendengar nama itu. Menyadari reaksi istrinya setelah mendengar nama itu, Yul menarik tangannya dari pipi Jessica dan menurunkan tangan gadis itu.

“Yul, kau menyalahkanku atas kematian Yoona. Aku bahkan menyalahkan diriku sendiri meskipun aku tidak bisa mengingatnya. Semua pertengkaran di antara keluarga kita membuatku frustrasi. Saat itulah Donghae datang ke dalam kehidupanku. Dia memberiku dukungan ketika kau tidak. Sejujurnya Yul, aku mulai merasa aman berada di dekatnya. Dia percaya padaku ketika kau menyalahkanku.”

Yul menutup matanya ketika mendengar semua penjelasan dari Jessica. Ia memang menyalahkan Jessica atas kejadian yang menimpa Yoona. Dan dengan semua bukti yang menunjuk padanya, Yul hanya ingin seseorang membayar kematian Yoona. Sejak itulah ia mulai belajar membenci Jessica.

“Aku mulai terpengaruh, aku menjauhi semua temanku untuk Donghae. Tiffany dan Sunny berusaha memberitahuku mengenai Donghae tapi aku mencampakkan mereka karena aku sangat marah padamu. Aku menyakiti mereka berdua karena dia. Setiap kali aku melihatmu, hatiku terasa sakit. Aku mengikuti apa pun yang Donghae minta dan kukira dia tulus. Ternyata aku salah.”

Air mata Jessica kembali menetes. Yul mengangkat tangannya dan menyekanya lagi. Ia menatap mata Jessica lekat-lekat.

“Aku ingin balas dendam padamu sehingga aku setuju untuk menjadi pacar Donghae. Segalanya berubah untukku. Aku mendapatkan teman-teman baru, menjadi kapten cheers dan menjadi siswa populer. Seperti yang aku bilang, aku terpengaruh dan menikmati semua perhatian yang aku dapatkan. Setidaknya saat itu, aku bisa melupaknmu.”

Yul menarik napas perlahan. Baik Yul maupun Jessica terlalu sibuk berusaha membuktikan kesalahan masing-masing.

“Aku marah padamu atas apa yang terjadi pada Yoona. Aku menjauhimu karena aku hanya ingin menyalahkan seseorang dan itu kau. Aku tidak bisa memaafkanmu karena aku tidak ingin menyalahkan diriku sendiri atas kematiannya. Saat itulah kita menjadi musuh.”

Jessica terisak. Semua ini salah paham. Kematian Yoona masih tidak jelas namun penjelasan Yul membuat beban di pundaknya terangkat.

“Sica. Apakah Donghae ayahnya?”

Jessica mengangguk perlahan. Yul bisa merasakan hatinya seperti tertusuk. Yul telah mengetahui hal itu namun mendengarnya langsung dari mulut Jessica membuat pernyataan itu terdengar pahit di telinganya.

“Aku melakukan kesalahan itu Yul dan aku sama sekali tidak bangga. Maafkan aku karena melibatkanmu dalam masalah ini. Maafkan aku.”

Yul menarik gadis itu kedalam pelukannya dan menenangkannya. Yul mengingat apa yang dikatakan Tiffany dan Taeng di mobil tadi.

FLASHBACK

“Dia mencintaimu.”

Yul menoleh ke Tiffany dengan bingung. Jessica mencintaiku?

“Kalau dia mencintaiku, dia tidak akan berpacaran dengan Donghae.”

Tiffany menatap Yul dan menghela napas.

“Hanya dua orang yang mengetahui rahasia ini, Yul. Aku dan Yoona.”

Yul mulai memutar beberapa kenangan dalam ingatannya. Ia mengingat saat Yoona mendesaknya untuk menyatakan cintanya pada Jessica.

‘Yoona mengetahuinya.’

Taeng melihat ke arahnya dan menyunggingkan seulas senyum namun dengan segera wajahnya berubah serius.

“Berhati-hatilah dengan Donghae, Yul. Dia merencanakan sesuatu.”

END OF FLASHBACK

“Sica, aku mencintaimu. Aku tidak bisa menarik kembali semua ucapan yang pernah aku katakan padamu sebelumnya. Tapi aku ingin bersamamu sekarang.”

Rated!!! –> (anak kecil gak boleh baca :P)

~~~;~~~;~~~

TBC

seperti biasa, gue belum dewasa buat nerjemahin NC lololol kalo pengen baca tinggal klik aja link-nya dengan catatan lo 18+ plus bisa baca english XD

C U later~

credit: bluppy @SSF

boiboi~

Advertisements

65 thoughts on “My Valuable Treasure is Your Love [Chapter 11]

  1. aiss kasihan yul oppa dan sica oppa, mereka sama-sama terluka dalam hal ini..
    taeny benar, yul oppa gak boleh bertindak membenci sica onnie, karen disini sica onnie juga menderita sama seperti yul oppa..
    masih penasaran gue sama kematian yoona onnie, pasti semua itu berhubungan dengan namja ikan itu..
    aiss emang ikan menyebalan…
    yul oppa jangan bertenkar lagi ya sama sica onnie, sekarang kalian sudah mengetahui parasaan masing-masing..
    yul oppa tetap waspada sama si namja ikan itu, pasti dia lagi merencanakan sesuatu..
    lanjut tarra, selalu ditunggu ceritanya..
    see you and fighting..

  2. Yuhuuu… Akhirnya yulsic baekan..
    Kasian yul dihajar ma Taeng,tpi gpp bkin yul bisa mikir dewasa..

    ditunggu next chap tarra

  3. yeaaaah update sama sama menderita, yaaah yul di pukul sama tae hahah , penasaran part selanjutnya di tunggu thooooorrrrr….

  4. Nah udah mulai nih yul mau nerima jessica dengan hati yg super tulus.. Kalo ngga ya mana mungkin bisa nc..hahahaha
    Kalo nc pake bhs inggris otak gw kaya mesti kerja dua kali..hahahahahaha
    But thanks thor udah update.. Next ditunggu ya..

  5. ah tarra gue msh kecil jadi kaga baca nc nya alis gue payah english hahaha
    akhirnya yulsic saling jujur, hih donghae ni punya rencana apalagi

  6. sebenarnya gw kecewa ma jalan ceritanya…
    kenapa yul harus dapat “bekasnya donghae”…
    bisa di ubah ndak sedikit,, misalnya yul selingkuh ma cewek lain, tus dy jg pnya anak dr selingkuhannya,, biar seimbang.
    jengkel jg sehh,, knp yul yg mesti tanggung jawab..

  7. akhirnya yulsic bsiksn juga, ahh itu donghae mau rencanain apa lagi coba badainya kok gak msu pergi sih thor dari yulsic 😦

  8. akhirnya yulsic bisa mengetahui kalo mereka saling mencintai tapi karena satu hal mereka jadi saling benci dan itu dimanfaatkan bener oleh donghae tapi untungnya sekarang mereka dah bersatu bahkan langsung berNC ria…
    tapi yg gw tunggu belum muncul dimana YulTaeSoo menghajar donge and the gank tapi malah yg ada tae menghajar habis2an yul
    ditunggu lanjutannya IBP & YBP tarra

  9. wiiiih bagian itu nya gak di translate pasti byk yg kcw tuh kekeke
    yulsic akhirnya..
    taeng nakutin lw dah marah ya?maen hajar aja
    tanks tarra di tunggu kelanjutannya loh. 🙂

  10. akhirnya yul bisa mulai mencoba maafin sica. memaafkan seseorang walaupun rasa sakit d hati masih terasa merupakan proses pendewasaan diri dan mencoba utk mengalahkan ego sendiri

  11. Annyeong .. .
    Yeeh update jga ……
    Bgus taeng pukul yul ,spaya sdar tp ksian jg si bgtu amat hdup yul _-_
    Finally ,ksalah pahaman yulsic udh kelar …
    Penasaran ya tpi ,bgus deh gk d translate ..kkkee
    So,dtunggu next chap nyah ….
    SEMANGAAAAAAAAT

  12. Apa yg terjadi sama donghae,yul dan kyuhyun?Apa kyuhyun mati?coz sampai chapter ini kyuhyun cuman ada dimasa lalu..Apa donghae nyalahin yul atas apa yg terjadi sama kyuhyun dimasa lalu?Dan gue harap mereka cuman salah paham.hehe
    Ini msih jdi mistery buat gue.Haha

    tarra..Ncnya bener” Daebak!!gue aja ampe nangis bacanya gegara gak ngerti.#lol

  13. Cinta yul ke sica lebih besar dri segalanya #eaa
    Itu yg membuat yul dpt memaafkan sica ,, 🙂

    Saya harap si ikan bisa secepatnya ke pelukan sang maha kuasa 🙂 amin! #plakkk

  14. Asik asik asik , akhirnya yulsic baekan juga thor 🙂
    Tp ngemeng2 itu donghae mau ngapain lg sih buat rencana yg nggak2 ne pasti hufffftt

  15. yee akhirnya kslhpahaman yulsic tlh slesai n yulsuc tw prsaan msg msg,hmm bhs inggris y…aduuuuuuhhhh pusing sy klo eng sub hiks hiks

  16. Akhirnyaaaaaaaaa… (apaan?) kekeke… Gue ga reti giberish,tp gue paham mereka ngapain :v keke.. So hot.. Yul maapin sica,sica ‘keluar’ Ampe 3x (apanya???) dan pelukaaaannnnnn… (coment apaan gue?) -_-

  17. haduh sebenernya ad dendam apa si ikan sama yul :s
    sica malah jdi korban gtu 😦 salah paham smua deh

    gw baca sexy time yulsic masa wkwkwkkw

  18. Yulsic akhirnya udah baikan ni….penasaran knapa si ikan dendam m yul pdhl sblm ny mrka sahabatan….
    Thor, d tunggu yg prince yuri ny donk….

  19. Annyeong
    Hahahaha akhirnya yulsic sdh baikkan,,,ishhh ksal bngt sm ikan cupang bnr2 mau d bkin ikan asin t,,,
    Syukur dech taeny bntu yul bwt lbih mngrti sikon yg sica almi,,,,btw sexy time yulsic hotttttt tu,,hahahahaha
    Next d tunggu
    Ttap smngat cuy,,,
    Gomaomao

  20. Taeri malah jdi tonjok2an gtu , tpi akhirnya bisa bkin yulsic baikan, semoga abis ini ga ada badai lagi buat yulsic ‘ apalagi kan udh ber NC ria tuh hahaa ‘ ….

  21. sbenernya ada mslah apa donghae ma yul trus npa yoona meninggal thor.tp untung da tae yg bsa meredam emosi yul wlau hrus brantem dlu.

  22. yulsic memulai dr awal lg…
    taeng emg serem ye klau udh marah maen embat ank org aja
    yulsic buat ank yg ver yuri nya…hehhe

  23. akhirnya ..
    kog aj brharap ntar sica kguguran yah..
    amin gak ya..???
    yg penying entar happy ending aja deh..
    maNCap bgt.. gituan gk d dlam kmar

  24. yeahhh akhirnya yulsic dah baikan, tp sayang tuh bag yg bgituan pake bhs inggris, mskipun gak ngrti smuanya tp dikit2 sih paham;-);-);-)
    seneng kl yulsic dah mesra2an
    tuh hae mo ngapain lg sih
    moga gak ada badai lg nih sm yulsic

  25. huwa…Taeng, lo keren ah, aku pada mu #plaaak 😀 .

    Eh itu Yul melanggar kta2 nya, kmaren kta nya g’ akan nyntuh Sicca sbelum bayi ny lahir (kyaknya klo gue g’ lupa), la trz itu mreka ngpa in??? Tpi syang yah g’ d transletin :-/ .

  26. ulalalalallala ada nc nyaaa trnyataa wakakakakak
    mayaann *plaakk lol
    yeess yulsic ku comeback, mdah”n aja sica keguguraann
    oke next

  27. Ngk terasa air mata mengalir gitu aja.. terharu ama yul.. 😥
    Ah taeng kau memang teman yg baik.

    Ara ada NC nya juga? 😀
    Kok pendek.. Ngk terasa~ DX

  28. weleh…weleh… hbis nangis nangisan dan saling jujur, ketrusan dech doremifasolasido.. ..dari Jessica. wkwkw……
    syukurlah Cinta yul sangat besar untuk Jessica. jadi yul bisa menerima dan memberi kesempatan kedua untuk jessi.

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s