Supernatural Girls and Haunted Boys [Chapter 4]

sorry kalo makin pendek haha

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

The help

 

Situasi mereka sangatlah sulit hingga menyebabkan mereka mengunjungi bibinya Amber, yang merupakan seorang paranormal. Mereka pergi dengan bus malam terakhir untuk dapat tiba di tokonya yang berada di ujung kota.

Gelap di mana-mana; semua toko telah ditutup.

Angin meniupkan lembaran-lembaran koran, salah satunya bahkan terbang melintasi kepala Yuri.

“Astaga, sobat!” ia mencengkeram bahu Amber dan bersembunyi di belakangnya.

“Jangan khawatir, kita sudah hampir sampai…kurasa.” Komentar Amber sama sekali tidak mengurangi ketakutan Yuri.

Tak berapa lama, keduanya tiba di ujung jalan dan memasuki toko paranormal itu. Baik dari dalam dan luar didominasi oleh lampu LED berwarna biru/ungu, yang mana semakin membuat Yuri merinding.

Mereka berdiri di tengah-tengah toko.

“Bibi Mary!” panggil Amber. Tiba-tiba, mereka mendengar langkah kaki yang menuruni tangga. Seorang wanita bertubuh mungil dan bertampang lemah lembut muncul. Entah bagaimana, sepertinya penerangan membuat wajah si wanita itu tampak kebiruan.

“Halo~ sudah kuduga kalian akan datang malam ini. Silakan duduk.” Suara bibi Mary terdengar ramah. Dia bisa menghancurkan pandangan negatif orang-orang terhadap paranormal. Ketiganya duduk di meja bundar yang ditutupi dengan taplak meja berpola bintang.

“Bibi Mary, kami butuh bantuan. Kami-”

“Biar aku tebak,” wanita itu menutup matanya dan tangannya menggantung di sisinya. “mm…mmm~…mm?” ia terus membuat suara-suara aneh saat ia bermeditasi.

“Sial! Apakah dia dirasuki oleh hantu mesum?” pikir Yuri.

Tiba-tiba bibi Mary tertawa dan membuka matanya. Mungkin dia menertawakan Yuri karena berpikiran yang tidak masuk akal seperti itu. “Aku lihat kalian berdua memiliki sedikit masalah.”

“Ya.” Amber mengangguk.

“Masalah besar,” tambah Yuri.

“Pacar kalian bisa dianggap sebagai hantu yang ‘ramah’. Aku lihat bahwa mereka meninggal dalam kecelakaan.” Wanita itu meninggalkan kursinya dan mengambil buku dari rak di belakangnya. Kemudian, ia kembali ke kursinya dan membuka bab 2 dari buku tersebut. “Kalian tahu, terdapat teori tentang malaikat pencabut nyawa yang mengabaikan jiwa-jiwa yang tewas dalam kecelakaan. Kematian seperti itu tidak muncul dalam jadwal si malaikat pencabut nyawa. Teori ini menjelaskan kenapa pacar kalian masih dapat terlihat; dalam kata lain, secara teknis pacar kalian tidak mati karena roh mereka masih ada di dalam tubuh mereka. Tapi secara umum, kita masih menganggap mereka makhluk halus karena mereka mati satu kali dan hidup kembali.”

“Lalu bisakah kita err melenyapkan mereka?” tanya Yuri.

“Hmm…membunuh seseorang yang sudah mati?” bibi Mary membuka halaman berikutnya. “Ah, aku menemukannya. Ada sesuatu yang disebut Rewind Effect. Mereka harus mati dengan cara yang sama lagi. Artinya adalah pacar kalian akan mati dalam tabrakan mobil lagi, ingat kematiannya tidak boleh disengaja, harus dalam ketidaksengajaan. Lalu mereka akan lenyap.”

“T-tapi itu sangat sulit karena mereka memiliki kekuatan supernatural. Mereka bisa menghentikan mobil yang akan menabrak mereka.”

“Ohh~ kekuatan super…” ia membalik halaman lainnya. “Pada dasarnya, semua hantu memiliki kekuatan, tapi mereka hanya bisa menggunakan kekuatan mereka sebanyak tiga kali dalam satu hari; kecuali mereka yang tewas karena dibunuh. Jika kalian membuat mereka mencapai batas maksimal mereka, mereka tidak akan bisa menghentikan mobil/truk.” Bibi Mary membuatnya tampak mudah untuk dilakukan.

Amber dan Yuri merasa bingung, tetapi bingung dalam dua konteks berbeda. Amber merasa bingung tentang apakah ia menginginkan Krystal lenyap atau tidak; karena ia sangat mencintainya, ia mungkin akan memberitahu Krystal tentang ‘rencana’ itu. Di sisi lain, Yuri mengalami waktu yang sulit untuk mencari cara melenyapkan mereka. Itu nyaris mustahil.

“Selama itu, aku menyarankan agar kalian bersikap baik terhadap mereka karena hantu bisa menjadi sangat sangat menakutkan.” Amber dan Yuri merinding ketika mendengar tiga kata terakhir.

Setelah itu, kedua laki-laki itu meninggalkan toko dan bibi Mary sendiri lagi. “hhhh…hhh~ mereka akan mengalami masalah besar, tapi kurasa itu adalah takdir mereka.” Menggeleng-gelengkan kepalanya, bibi Mary meninggalkan meja dan dengan perlahan menaiki tangga dan kembali tidur.

~~~;~~~;~~~

credit: cooliecoolie @AFF

boiboi~

Advertisements

41 thoughts on “Supernatural Girls and Haunted Boys [Chapter 4]

  1. yyahh yul cemen bgt sii haha hrusnya kan di bicarain dlu sma sica, jgn main” mau lenyap in aja wakakak.. seruseruu!!

  2. aahhh Tarra!! kenapa pendek banget??!! gw penasaran sama kelanjutannya,, lanjutt Tar jngan kelamaan yaa.. wkwkwk

  3. Annyeong
    Hahahahhaa hadeuuuuhhhh yul smpat2 nya mkir tntang hntu mesummm,,,,dsar otak ny bnr2 sdah konslet,,,,,jngn d bunuh lagi donk jungsis ny,,tp cri cra bgaimna klw mrka bisa pnya kehidupan yg kedua,,,llama msih pnya rasa yg bsar bwat babby jung,,,klw yul idiiiihhh tkut dluan sm sica,,,,
    Lnjut dech tarra,,,,,,,
    Ttap smngatttttt
    Gomaomao,,,,,

  4. kenapa yuri disini sikapnya nyebelin? biasanya dia selalu mempertaankan sica. eh sekarang malah mikir buat ngilangin sica.. sebel sebel sebel~~~

  5. duuh gemes, ini originalnya emang seuprit2 gini yak tp gapapa lah biar tara rajin update :p
    yul semangat bgt mau nglenyapin sica, kesannya dia ga punya perasaan apa2 ke sica 😦

  6. Sungguh tega kau papah yul kesian mamah sica yg cinta mati sama papah, eh! Emang mamah udah metong haha,,,, aku tau thor ini ff spesial stiap chap nya pueeendek ya >,<

  7. Annyeong ……..
    S yul bgtu takut nya ..lol
    Tp gak ada sedih” nya acan ya s yul ini ktutup ame tkut ,pngen d lenypkan pula mngkin biar bsa cri yng baru -_- # Eh
    Tpi masalah besar yng d hdapi ,??
    Penasaran dah ….
    SEMANGAAAAAAAAAAT

  8. haduh yul msh pnya pikirn mesum aja hahaha
    nah lho yul tega bngt mo bikn sica lenyap gitu aja, amber aja msh mikir2

  9. Amber msh me nimbang* antra di lenyapkan atau tdk, tp yul mlah cri cra buat lenyapin jung sist, tega amat lu bang ama pcar lo sndri…

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s