The S Squad [Chapter 2]

chapter 2 posted 😀

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 2

 

Setelah upacara orientasi berakhir, para agen khusus diizinkan kembali ke asrama mereka untuk beristirahat. Tak lama setelah mereka memasuki asrama, gadis berambut cokelat terlihat berjalan menghampiri dua sahabatnya dengan ekspresi yang tidak menyenangkan.

“Kalian berdua. Jelaskan. Sekarang.” Tiffany menatap keduanya.

“Err…” Taeng menggaruk belakang kepalanya, ia tidak tahu apakah harus berkata jujur atau tidak.

“Apa?” Tiffany melipat kedua tangannya dan terus menatap keduanya.

“Tadi aku sakit perut.” Ia menghindari tatapan sepasang mata itu, berharap gadis itu mempercayai jawabannya.

“Taeng…setidaknya kau bisa memberikan alasan yang lebih baik.” Tiffany jelas-jelas tidak mempercayai alasannya.

“Err, kami tersesat?” ia tersenyum bodoh.

“Bagaimana dengan lari mengelilingi lapangan untuk menjernihkan pikiranmu sehingga kau bisa memberiku alasan sebenarnya kenapa kau terlambat?” kesabarannya mulai menipis.

“Aku ada di kamar Jessica tadi. Taeng menghabiskan waktu untuk mencariku karena aku tidak memberitahunya. Itu sebabnya kami terlambat.” Kata laki-laki pendiam itu dan berlalu pergi setelahnya.

“Oh.” Tiffany tidak tahu bagaimana menanggapinya. Nama itu sudah menjadi isu sensitif, terutama bagi laki-laki berkulit kecokelatan tersebut, sejak peristiwa itu terjadi.

“Ugh Fany! Kukira kau akan mengerti isyaratku dan menunda masalah ini untuk sementara waktu!”

“Isyarat apa?! Kau tidak memberiku isyarat apa pun! Bagaimana mungkin aku tahu kalau itu menyangkut dia?!”

“Yah itulah kenapa aku tidak mau menjawab pertanyaanmu dan malah memberimu alasan-alasan bodoh. Aku akan mengejarnya.” Taeng mendesah. Ia mengkhawatirkan laki-laki itu. Sebelum ia sempat pergi, Tiffany meraih lengannya dan menghentikannya.

“Biarkan saja dia, TaeTae. Beri dia waktu untuk sendiri. Dia akan baik-baik saja.”

“Kuharap begitu.” Cepatlah membaik, Yul.

~~~;~~~;~~~

Yul duduk di atap asrama, dengan dinginnya hembusan angin malam yang menenangkan dirinya. Tempat itu selalu menjadi tempat favoritnya. Tempat favorit mereka. Setiap kali Yuri merasa sedih atau hampa, ia akan pergi ke atap ini karena tempat ini mengingatkan ia pada gadis itu. Gadis yang ia cintai lebih dari dirinya sendiri. Gadis yang ia janjikan untuk ia lindungi selama sisa hidupnya.

Flashback

Sepasang kekasih terlihat sedang bersama-sama di atap asrama, dengan pemandangan malam yang tampak sempurna di depan mata mereka. Yul terlihat sangat menikmati saat-saat itu. Ia merasa senang ketika ia merangkulnya dalam pelukan. Pelukan itu menunjukkan betapa berharganya gadis itu baginya.

“Yul.” Suaranya terdengar lembut dan merdu, suara itu terdengar seperti nyanyian pengantar tidur di telinganya.

“Hmm?” jawabnya, memejamkan mata untuk menikmati saat-saat itu.

“Kau tahu, kau seperti sang bulan. Kau adalah sumber cahaya dalam kegelapan. Kau menerangi dunia pada malam hari. Terutama duniaku. Kau adalah bulan milikku.”kata gadis itu, lebih mengagumi wajah rupawan di hadapannya daripada pemandangan malam yang indah.

Yul tidak bisa menahan senyumnya. Gadis itu akan selalu bersikap manis dan jujur dengan perasaannya terhadap Yul ketika mereka berbagi saat-saat seperti ini. Inilah kenapa Yul senang memeluk gadis itu.

“Jika aku bulanmu, maka kau akan menjadi bintangku yang paling terang.”

“Kenapa aku menjadi bintangmu?” gadis itu mengangkat kepalanya penasaran.

“Karena ketika sang bulan merasa kesepian pada malam hari, sang bintang akan selalu berada di sana untuk menemaninya hingga matahari terbit sehingga dia tidak akan sendirian.” Ia tersenyum pada gadis itu, merasa sangat beruntung karena ia menemukan gadis itu dalam hidupnya. Ia tidak bisa bayangkan bagaimana hidupnya tanpa gadis itu. Mungkin akan seperti ketika langit yang terlihat kosong dan gelap tanpa adanya bulan dan bintang pada malam hari. Bulan dan bintang, mereka akan selalu menerangi dunia bersama-sama. Sama seperti dirinya dan gadis itu, menerangi dunia mereka sendiri.

Flashback ends

Ia menatap langit malam dan menyadari tidak ada bintang di sana. Tak satu pun terlihat. Sang bulan yang kesepian menggantung di langit yang dingin dan gelap, sama seperti dirinya. Ia semakin merindukan gadis itu.

Merasa cukup untuk hari ini, ia kembali ke asrama sambil melirik langit malam yang kosong, berharap bintang yang bersinar itu akan muncul malam ini.

Sica baby, kau di mana?

~~~;~~~;~~~

TBC

Yul, Taeng, Soo, Yoong –> boy

Jessica, Tiffany, Sunny, Seohyun, Hyoyeon –> girl

boiboi~

credit: numbernine @AFF

Advertisements

48 thoughts on “The S Squad [Chapter 2]

  1. Bintang dimanakah kini jangan kau sembunyi tampakkan diri, bulan sepi menyendiri berselimut sunyi selalu mencari.

    Yang suka dangdut pasti tau bait yg diatas, wkwk,,..

    Hyo disini jadi cewek toh, ini sicanya kemana emang ?

  2. Kasihan yul d tggl sica…

    Bulan hampa tanpa bintang d sisi nya.seperti yul yg kesepian tanpa adanya sica?

    Where are you sica?

  3. aku kirain yul bilang abis dari kamar sica emang ketemu sica, ternyata sica baby nya yul ga tau dimana keberadaannya ya. ada hubungannya kah sama kecelakaan yul?
    di chapter 1 bertanya2 yg cowo siapa aja, yg cewe siapa, kejawab juga disini 😀

    Tarra jangan sampe bosen ya translate ff Yulsic 😀

  4. Annyeong ….
    Aduh yulsic knpa ?? Sica nya kmna ya ?
    Galo yah ‘-‘
    Pndek ya ini chap nyah ..
    Dtunggu next chap nyah ..
    SEMANGAAAAAAAAAAAAT

  5. sicababy kmn thorrr,,,,
    sang rembulan merindukan sangbintang,,,
    kasian yua oppa tarraa,,,kemblikn sicababynya dungggg….
    taeny slalu dorky,,seneng.lihat taeny,,
    tp sedih lihat yulsic,, adanya yul dlm kehampaann..
    kpn sica muncul lgi ditengah” mrekaa???.

  6. Lah ini pada kenapa dah hehehe. Sica kemana emangnya? Terus itu tadi yul ke kamarnya doang gitu tapi ga ada orangnya? Yaelah, hyo jadi cewe disini oke oke mahfum lah kalo gitu.

  7. sicababy dimanakah engkau berada. Kasian noh seobang lu galau gara2 ditinggalin ama lu :v tumbenn ye hyo jadi cewe,trs nnti hyo pasangannya ama siapa thorr ?? lanjutt thorr 😀 penasaran tauu :v

  8. Sica kan lg hijrah kecina hihihi 😜
    Duh kesian liat yul galau teruss..
    masih abu2 nih, next deh moga ad pencerahan hehe

  9. nah lho udh nongol aja nih si tbc
    yul jd cowok pendiam ya?tumben hehe
    ini nasibnya yulsic kok kyknya miris ya?emng sica kemna?

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s