The S Squad [Chapter 13]

you ready guys??

enjoy~

~~~ ~~~~ ~~~

Chapter 13

 

Yul tengah mengisi peluru pistolnya untuk melakukan latihan menembak babak pertama ketika Yoong muncul di ambang pintu.

“Hei hyung, Seo memanggil kita, dia bilang dia berhasil mendapatkan informasi.” Dengan itu, mereka berlari ke arah ruang rapat.

Ketika mereka datang, semua anggota sudah berkumpul, duduk mengitari meja. Mereka duduk di kursi terdekat sebelum Seohyun memulai rapat.

“Unnie, oppa, setelah lima hari ini, aku ingin mengumumkan kalau aku berhasil mendapatkan beberapa petunjuk.” Katanya sambil meng-klik remote tanpa kabel. Layar hologram kembali muncul menampilkan beberapa hasil screenshot, dan nomor-nomor digital berwarna merah terlihat di atasnya.

“Setelah menunggu selama satu minggu, aku menyimpulkan kalau bos mereka, yang diasumsikan berada di dalam mobil akan tiba di markas setiap pagi sebelum matahari terbit kira-kira sekitar pukul 0530, dan akan berangkat ketika jam menunjukkan angka 12 atau 0000 setiap tengah malam. Kesimpulan ini diperoleh dari hasil penyelidikan selama empat hari, minus tiga hari pertama karena dia tidak muncul.” Jelas Seohyun dengan menunjukkan screenshot sementara yang lain menganggukkan kepala.

“Ini berarti, kita memiliki waktu 5 jam 30 menit untuk mengeluarkan Jessica dari tempat persembunyian.” Tiffany berdiri di samping Seohyun.

“Kita punya banyak waktu.” Kata Sooyoung.

“Tidak. Untuk saat ini kita belum yakin dengan keadaan di dalam. Siapa tahu, mungkin di dalam ada lebih banyak anggota.” Tiffany beralasan.

“Jadi kita akan mulai merencanakannya sekarang?”

“Kita akan segera merencanakannya, setelah nanti aku menjatuhkan kelereng hitam ini ke markas mereka untuk mengakses tempat itu.” Kata Seohyun.

“Nanti?”

“Ya. Aku, Seohyun dan Taeng akan pergi ke tempat itu malam ini.”

“Tapi, ini terlalu mendadak Tiffany.”

“Aku tahu, tapi Jessica tidak bisa menunggu lebih lama lagi Sunny.” Katanya.

“Seohyun akan memasukkan kelerengnya begitu pintu terbuka dan setelah itu kita akan pulang, itu saja. Kita akan kembali ke markas dan mengakses tempat persembunyian bersama-sama dari komputer.” Jelas Tiffany.

“Yah setidaknya ajak beberapa dari kami, untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu.” Saran Hyoyeon.

“Aku juga inginnya begitu tapi itu hanya akan menarik perhatian yang tidak dinginkan. Kita tidah ingin menggagalkan misi ini bahkan sebelum kita memulainya, bukan? Lagipula, Taeng akan berada di sana jika terjadi apa-apa.” Tiffany meyakinkan rekan-rekan timnya.

Tapi siapa yang ia bodohi jika ia bilang ia sama sekali tidak gugup. Siapa yang tidak akan gugup ketika mereka akan menyusup ke tempat persembunyian organisasi kriminal terbesar di Asia? Tapi Tiffany tidak punya waktu untuk mengkhawatirkan hal itu. Nyawa sahabatnya taruhannya. Lagipula, ini bukan misi yang sebenarnya. Mereka hanya harus pergi ke sana, menunggu pintu terbuka dan memasukkan kelereng itu lalu mereka pergi, semudah itu. Tidak akan terjadi apa-apa, ‘kan? Ia mengesampingkan kekhawatirannya sebelum membubarkan rapat untuk melakukan persiapan untuk malam ini.

~~~;~~~;~~~

Mereka bertiga tengah menunggu jam 12. Tiffany sudah memberitahu Seohyun kalau mereka hanya memiliki satu kesempatan dan jika mereka mengacaukannya, maka mereka akan harus menghadapi The Black Dragons secara langsung. Mendengar kata-kata unnie-nya. Seohyun mulai merasa cemas. Ini adalah kali pertamanya melakukan misi lapangan. Setiap kali, ia hanya akan diam di balik layar untuk memandu rekan-rekannya. Seohyun tidak ingin mengendalikan kelerengnya di udara tapi menggulirkannya ke dalam, sederhananya karena akan lebih normal kelereng itu bergulir di bawah daripada berterbangan.

Ketika jam digital di dalam mobil berbunyi, menandakan akan dimulainya hari, Seohyun keluar dari mobil dan bersembunyi di balik semak-semak di mana anak buah The Black Dragons mengaktifkan pintu untuk terbuka. Pada awalnya Tiffany menolak idenya, dengan alasan kalau itu terlalu gila dan berbahaya dan Seohyun beresiko tertangkap. Tapi Seohyun meyakinkannya, memberitahunya kalau itu adalah tempat teraman dan tidak terpantau oleh kamera-kamera di sekitar.

Jantungnya berdebar-debar dan Seohyun bisa mendengar detak jantungnya di gendang telinganya. Ia harus memastikan kalau kelereng itu bergulir masuk tepat ke dalam. Ia tidak boleh gagal atau perjalanan mereka kemari akan sia-sia. Ia berdoa semoga pengalamannya pergi ke tempat bowling dengan rekan-rekannya selama waktu luang mereka akan menguntungkannya dalam situasi ini. Memeriksa jam tangannya, ia mempunyai sisa waktu 20 detik untuk menenangkan diri. Perasaannya terasa lebih buruk dibandingkan ketika ia sedang mengerjakan tugas untuk lulus sebagai agen resmi. Hal ini menyadarkannya bahwa rekan-rekan timnya mungkin harus merasakan perasaan seperti ini setiap kali melakukan misi dan kekagumannya pada mereka semakin bertambah.

Menarik napas dalam-dalam dan memeriksa sekelilingnya sekali lagi, Seohyun bersiap-siap di posisi. Yoong sudah memberitahunya sebelumnya kalau ia harus membungkuk ketika ia menggulirkan bola bowling sehingga ia bisa mengurangi pergesekan yang disebabkan oleh bola yang menggelinding di lantai, dan daya kerja bola akan meningkat sehingga bola bisa bergulir lebih cepat.

Memandang sekelilingnya mencari jalan masuk untuk kelerengnya, ia melihat tombol merah tersembunyi jauh di dalam semak-semak. Jadi itu yang mereka lakukan untuk membuka pintunya. Pikirnya. Sebelum ia bisa melihat lebih dekat, tanah yang dipijaknya bergetar dan pintu pun terbuka. Sekarang  saatnya. Ia membungkuk dan menarik tangannya ke belakang, dan melemparkan kelereng itu sekeras mungkin, seperti yang diajarkan Yoong padanya. Kumohon kumohon kumohon. Dan kelereng itu pun masuk. Dalam hati ia berterima kasih kepada Yoong karena telah mengajarinya bermain bowling, sebelum kembali ke tempat persembunyiannya tadi, menungggu mobil musuh melaju. Seohyun lalu bergegas kembali ke mobilnya sebelum Taeng menginjak pedalnya, kembali ke markas mereka. Sekarang yang harus mereka lakukan adalah menyelidiki tempat persembunyian itu, sebelum menjalankan misi penyelamatannya.

Namun tanpa sepengetahuan mereka, sepasang mata memperhatikan pergerakan mereka. Orang itu lalu menutup helmnya, dan mengikuti mereka bertiga.

~~~;~~~;~~~

Setelah mereka tiba di markas, anggota-anggota yang lain segera berkumpul di depan komputer, dengan Seohyun memimpin mereka, mengetik di keyboard. Lalu ruangan yang asing muncul di layar.

“Apa-apaan ini…”

Tempat persembunyian itu berlawanan dengan perkiraan mereka. Tempat itu gelap dan pencahayaannya buruk. Tempat itu lebih terlihat seperti stasiun kereta api bawah tanah jaman dahulu, dengan dinding yang retak-retak dan berwarna kehijauan karena lumut. Meskipun luarnya terlihat modern dan keren, dalamnya tidak bisa dikatakan seperti itu. Mengendalikan kelerengnya dengan hati-hati, beberapa kursi baja terlihat di sekitar, dan kursi kantor ditaruh di depan meja kayu besar menghadap ke sisi lain. Terdapat pintu di ujung, tapi Seohyun tidak bisa menavigasikan kelerengnya ke dalam ruangan tersebut karena tidak ada celah kecil di bawahnya. Seolah-olah pintu tersebut dibuat persis seperti pintu-pintu yang ada di ruang tahanan, tidak ada celah dan tidak ada apa-apa, mengunci orang-orang di dalam untuk selamanya.

Mereka tidak dapat berkata-kata. Mereka tidak bisa membayangkan Jessica dikurung di tempat dengan kondisi buruk seperti itu. Seperti namanya, Jessica adalah sang ice princess. Meskipun dia dingin seperti es, dia masih tetap diperlakukan seperti seorang putri. Dia adalah putrinya Yul. Jessica akan selalu mengeluh setiap kali Yul memeluknya dengan tubuh penuh keringat setelah berlatih seharian, atau ketika Sooyoung berbicara dengan mulut penuh makanan. Dia akan selalu memastikan kalau rekan-rekannya membiasakan hidup sehat, dengan alasan itu untuk kebaikan mereka sendiri sehingga mereka tidak akan mudah sakit. Dan mereka akan menggoda Jessica karena memiliki penyakit OCD tapi mereka tahu dia melakukan itu demi kebaikan mereka.

Yul menahan air matanya, putrinya tidak pantas dikurung di tempat seperti itu. Putrinya harus diperlakukan seperti layaknya anggota kerajaan, dengan penuh cinta dan kasih sayang. Perasaan Yul campur aduk, ia tidak tahu harus merasakan apa. Haruskah ia merasa bersalah karena putrinya dikurung di lingkungan seperti itu dan tidak menyelamatkannya dari dulu, atau marah karena The Black Dragons mempunyai nyali untuk mengurung putrinya.

Rahangnya menegang dan tinjunya mengepal. Ia berharap pemimpin gang itu tidak akan berakhir di tangannya karena ia akan memastikan pemimpin itu menderita dua kali lipat atas apa yang dilakukannya kepada Jessica. Jika tidak, ia akan membunuhnya dengan tangannya sendiri.

Siapa pun kau, kau akan membayar atas apa yang kau perbuat kepada putriku. Jessica.

~~~;~~~;~~~

TBC

no no not yet 😀

credit: numbernine @AFF

Advertisements

38 thoughts on “The S Squad [Chapter 13]

  1. hampir misinya sucses,,,ada pengintai lainnya ,,siapa” kira” dia,,,?
    bisa menghancurkan misi klo giniii,,,,aicchhhh
    moga si klereng berjalan keras mencari keberadaan sicaa,,,
    good yul kumpulkan smua kekuatannmu bt balas dendm terhdp perlakuan yg dilakukan ke ice princessmu,,,gregetan”,action dimulai,,,

  2. Hiiiing ad yg liat mreka dan di ikuti?? Kira2 siapa yaaa??? Ap mungkin itu boa???? Semoga saja..
    Duuhh mkin greget bcanya klo uudh bhas buat nyelamatin mommy gw.. semoga misi nya sukses

  3. Makin penasaran kira kira siapa ya yg ngikutin TTS berharap itu boa yg mau ngasih info ke mreka buat nyelametin sica . wah kalo yul smpai tahu keadaan sica gmana skrang hahhaha habis tu naga hitam hahaha

  4. Aduh aduh… semoga aja yg mengikuti taetiseo bukan anak buah black dragon gawat kalau sampai mereka yg mengekor. bisa gagal nih misi penyelamatan ice princess, bisa2 mereka yg diserang. Smoga orang yang pake helm itu BOA unnie. 🙏

  5. Dsini seo emang jd center nya, aku tkut rencana merka ga sperti apa yg diharapkan ..
    Yul udh bngkit lg , klo dia udh pnya tkad sperti itu otomatis lawan yg ada dihadapannya pun abis smua

  6. hai thor
    gw adalah silent reader yg insaf
    sorry ye baru komeng ff lu hehe
    gw suka karya lu
    semangat thor ngelanjutin nih ff

  7. hai thor
    gw ini silent reader yg insaf
    sorry ye bru muncul di ff ini 😦
    gw suka banget karya lo thor haha
    semangat thor buat ngelanjutinnya
    fighting!!!!

  8. and finally your back! 😀
    untung bgt itu seo bisa masukin kelereng nya, tp yg ngikutin mereka siapa? semoga boa, bkn anggota black dragon. jgn sampe mereka kenapa” deh

  9. wuuiihhh ikut tegang bacanya, moga aja misi mereka brhasil, ntuh sp yg naik motor?
    awas aja kl sica knp2, abis tuh black dragon sm kwon yul

  10. Siapa yg ikutin taetiseo ya, jahat kah atau baikkah -_- semoga dia ga jahatin merrka deh..
    Yul marah besar tiati lo blackdragon 😡

Comment ^^~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s